Langsung ke konten utama

YESUS ANAK DOMBA ALLAH (part2)

MEMBANGUN "ZOE" ANAK DOMBA ALLAH 

Hati kita sering dikacaukan dengan pengertian Anak Allah dan bukan Anak Domba Allah. Kau sering kecewa karena Anak Allah berarti Dia setara dengan Allah, berarti Dia ada untuk hidup kita. Itu sebabnya banyak orang Kristen yang tidak bisa bertahan sampai garis-akhir. 


Kau mungkin masih dalam gereja, tapi tidak lagi mengikuti Tuhan di mana Dia ada sekarang.  Dia punya program, punya proyek, punya rencana atas alam-semesta ini dan kau tidak mengetahuinya. Itu menunjukkan kau tidak sedang mengikut Dia. Kau cuma sedang ada dalam gereja dan menganggap dirimu Kristen. Ada banyak orang dalam gereja, tapi banyak orang dalam gereja yang tidak pernah mengikut Tuhan. Mereka gagal mengikut Tuhan. Berurusan dengan orang banyak lebih sulit daripada berurusan dengan orang sedikit. Itu sebabnya  Tuhan menetapkan 12 rasul dan bukan 5000 rasul. Cukup dengan 12 rasul Dia bisa menggoncangkan dunia. Muncul rasul Paulus yang menggoncangkan dunia.
Saya tidak ingin saudara terhilang.  Ada banyak orang sudah terhilang, meskipun selalu hadir dalam gereja. Saya kuburkan ketika dia mati, tapi sebelumnya dia sudah terhilang. Jangan salah mengenal  Tuhan, memandang Tuhan untuk kebutuhan dirimu sendiri. Kita harus memandang Tuhan untuk mengetahui kebutuhan Dia. Itu sebabnya jangan bawa anak-anakmu dan mengajarkan hal-hal yang salah tentang Tuhan, bawa mereka kepada hidup saya. Jangan bawa mereka kepada proyekmu dan cita-citamu, karena kau tidak memahami tentang Tuhan dengan benar. Penting sekali memahami Tuhan dengan benar, supaya kita bisa membawa generasi berikutnya dengan benar. 
Setelah jaman hakim-hakim berakhir, Alkitab berkat, orang Israel berjalan dan berbuat  yang benar menurut pandangannya dan keinginannya sendiri. Tapi dalam Tuhan hanya ada satu jalan, yaitu jalan Tuhan. Bukan jumlah yang Tuhan pentingkan, tapi kualitas kasihnya, siapa yang layak dan bisa mengerjakan dengan serius. Berapa banyak dari saudara yang serius untuk memahami, apa yang saya bisa dapatkan dari Tuhan? Tanpa diajarkan mereka sudah mengambil sikap seperti itu. Tapi kita harus bisa memahami apa yang menjadi kebutuhan dan tujuan Tuhan.  Hanya segelintir orang dalam gereja yang paham. Kita ada untuk Tuhan, baru kita dapat bekerja sama dengan Tuhan.
Pandangan tentang Yesus itu harus benar. Renungkan ini dalam satu minggu kedepan. Lihat kembali dan evaluasi kembali bagaimana pandangan saudara terhadap Yesus. Kalau hanya mengetahui bahwa Dia adalah Anak Domba Allah seperti yang ditulis di Alkitab, kau belum bisa melihat Dia dengan benar.
Luk9:18-21
(Luke 9:18)  Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?"

(Luke 9:19)  Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit."

(Luke 9:20)  Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah."

(Luke 9:21)  Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun.

Yesus melarang mereka menceritakan bahwa Yesus adalah Messias. Dengarkan saya. Saudara tidak perlu memberitahukan kepada anak-anak saudara Tuhan yang kau kenal, mengerti? Saudara hanya beritahukan kepada anak-anak saudara, jalannya untuk mengenal Tuhan dengan benar. Yesus melarang mereka untuk menceritakan bahwa Dia adalah Messias.
Kebanyakan kita mengatakan Yesus terlahir di Bethlehem, bla...bla...tapi akhirya apa? Mereka mengenal Tuhan secara agamawi. Mereka tidak pernah mengenal Tuhan dengan benar. Mereka hanya mengenal Tuhan sebagai juruselamat dan pemberi berkat. Itu sebabnya mereka tidak kuat berjalan bersama Tuhan. 
Dia diperkenalkan Yesus sebagai Anak Domba, meskipun Yohanes mengetahui bahwa Dia Anak Allah. Sebelum mujizat terjadi, dia perkenalkan Yesus sebagai Anak Domba. Dua muridnya meninggalkan Yohanes untuk seterusnya dan mengikut Yesus.
Yohanes sendiri diperkenalkan oleh Bapa, Yesus sebagai AnakNya yang diperkenan (Anak Allah), bukan sebagai Anak Domba Allah. Itu suara yang dia dapatkan di sungai Yordan. Tapi Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus sebagai Anak Domba Allah, karena dia ingin memurnikan motivasi orang lain ketika mengikut Yesus. Kalau dia perkenalkan Yesus sebagai Anak Allah, maka motivasi mereka adalah Anak Allah untuk aku. Anak Allah untuk menjawab kebutuhanku. Ini yang sering terjadi. Itu sebabnya Yohanes Pembaptis membagikannya dengan benar.
Contohnya Andreas. Dia ikut Yesus meninggalkan Yohanes, masuk ke fase baru meninggalkan fase yang lama (Yoh 1) sampai pada kematiannya. Saudara harus mencontoh Andreas dalam gereja Tuhan, karena Yesus belum melakukan mujizat.  Mujizat belum terjadi, dan baru terjadi di fasal 2. Apa yang melekat di hati Andreas? Rupanya dia sudah diperkenalkan dan diperjelas oleh Yohanes, bahwa Yesus adalah Anak Domba Allah.
Mengikuti Anak Domba adalah orang-orang yang bersedia menanggalkan haknya. Siap sedia berkorban untuk kebutuhan Allah. Mereka harus menjalankan misi-Nya Tuhan.  Misi-Nya  Yesus sebagai Messias yang menghapus dosa dunia. Yohanes memperkenalkan dan menantang murid-muridnya untuk mengikuti Yesus, seseorang yang melepaskan haknya dan otoritasnya dan hanya berjalan dalam ketaatan kepada Bapa. Maukah kau mengikuti seseorang yang pada akhirya Dia harus dikorbankan. Banyak orang yang mempertimbangkan itu. Jika demikian caranya Yesus diperkenalkan, sebelum Dia melakukan mujizat, maka murnilah hati dan motivasi mereka ketika  mereka mengikut Yesus.
Ay22. Point pertama yang sangat penting, benarkah pengenalan saudara akan Yesus. Siapa Aku ini? Bukan dari mulutmu, tapi keyakinanmu itu yang penting.
Poit kedua, Anak Manusia harus menanggung penderitaan dan ditolak dan dibunuh. Itulah kau harus melihat figure Yesus secara utuh, yang sama dan tidak pernah berubah. Jangan hari ini melihat Dia sebagai Raja, besok sebagai Tuhan, nanti sebagai Juru Selamat. Itu namanya katarak rohani. Kau harus tetap melihatNya sebagai Anak Domba Allah.
Mat 16:
Di dunia ini banyak kategori orang. Ada yang disebut gereja, orang percaya, orang yang sudah lahir baru, orang Kristen, masing-masing menurut kriterianya.  Saudara boleh pilih, tapi yang di sebut gereja  oleh Yesus di Mat 16 adalah gereja. Dia hanya membangun gereja. GerejaNya adalah mereka yang  memahamiNya. Yang dilakukan oleh Yesus adalah pada gereja-Nya.
Yesus memiliki 12 rasul. Yang 12 ini  ternyata ada di kitab Wahyu.  Mereka sebagai batu, sebagai tembok, sebagai pintu bagi Bait Suci, Yerusalem yang turun dari sorga. Artinya, gereja itu kekal dan selalu dipakai oleh Tuhan dipamerkan ke dunia dan ke sorga. Mereka memiliki kesaksian Yesus. Tapi apa yang dibangun oleh orang percaya? Tidak ada. Orang percaya tidak ada disebut di kitab Wahyu.
(Matthew 16:20)  Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.

Sama dengan di Lukas 19, Yesus juga melarang murid-murid-Nya memberitahukan kepada siapa pun.
Mat 16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.

Sejak waktu itu....Yesus pertama-kali pada waktu itu berbicara tentang gereja. IA mendapati ada sekelompok manusia yang memahami siapa Dia yang sebenaraNYA, sebagai MESSIAS. Sejak saat itu IA menyatakan dengan tegas dan tetap teguh menyatakan bahwa Dia adalah Anak Domba Allah.
Ay22.23.
(Matthew 16:22)  Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."

(Matthew 16:23)  Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Itulah pikiran kebanyakan orang, menginginkan Yesus sebagai Tuhan yang menguntungkan hidupnya dan bukan Anak Domba. Saudara menentangnya sama dengan murid-murid. Dan pandangan seperti itu sama juga dengan pandangan iblis. Pikiran kita bukan memikirkan pikiran Allah.
1.Sejauh kau kenal Yesus sejauh itu kau bisa ikut Dia. Tetap miliki kerinduan untuk mengenali figure Yesus sebagai Anak Domba Allah.
2. Miliki alasan mengikuti Yesus seperti alasan Andreas. Ketika dia temuka Yesus sebagai Anak Domba, dia memiliki kekuatan penuh untuk mengikut Dia.  Jangan figure Yesus itu kuat sebagai pemberi berkat, kalau berkat itu tidak terjadi kau akan undur. Tapi orang yang mengenal Dia sebagai Anak Domba Allah, jika diberkati dan tidak diberkati, kau tetap kuat.
3.  LUKAS 9:24. Sebelum membuat keputusan untuk mengikuti Yesus, kau harus menyangkal dirimu, memikul salibNya dan baru pada poin yang ke-3 kau bisa mengikuti Yesus.
a. Menyangkal diri = kau harus kehilangan hakmu dulu.
b. Memikul salib  setiap hari = menanggung kesusahan dan penderitaan dulu dalam mengikuti Yesus, siap sedia menjadi anak domba dan siap dikorbankan.
c. Membuat keputusan untuk mengikut Yesus.
Menyangkal diri = artinya kehilangan hak, hidup dalam ketaatan, siap sedia dikorbankan;
Memikul salib = menjadi korban = memberikan perpuluhanmu dan perpuluhan kedua,
Dosa terbesar orang Farisi dan Saduki adalah mereka kuat dengan hukum, tapi tidak memiliki kasih. Tidak boleh menolong domba yang terperosok di hari Sabat.
Jangan pula kau memberikan korban dengan perpuluhan dan perpuluhan kedua, tapi persembahanmu merosot. Itu artinya memegang hukum tapi mengorbankan kasih. Tuhan menghendaki kasih (hukum yang pertama), bukan mengutamakan korban. Ketaatan lebih baik daripada korban.
Ketika memikul salib orang lain yang bisa melihat. Ketaatan itu dilihat orang. Ketaatan bukan jalan kepada berkat, tapi jalan menuju salib, menuju penderitaan, menujuk kematian dan dikorbankan. Menuju kematian tidak ada  nama. Kau masih mau mengikuti Yesus dalam ketaatan dan memikul salib?
Kesaksian orang-orang yang diberkati  bisa menyesatkan motivasimu dalam mengikuti Yesus, karena kau dan mereka tidak melihat salib yang dipikulnya. Pastikan dirimu taat kepada Dia untuk menjadi korban buat Dia, barulah kau bisa mengikuti Dia dengan benar. Bila ketaatan itu membuat kau menjadi figure untuk memikul salib itulah kesaksian yang benar. Bukan salib Yesus, tapi salibmu. Ketaatan yang benar bukan karena untuk memperoleh berkat, tapi demi untuk dapat mengikuti Yesus kemana pun Ia berada.

Luk 10:3 Yesus mengutus murid-murid dan kita sebagai anak domba ke tengah-tengah srigala. Kau harus memiliki hal yang sama, dengan jatidiri yang sama, yaitu sebagai anak domba.
Memikul salib berarti ada darah tercurah. Ada hidup “bios” yang terhilang.
Markus 12:41-44. Orang kaya memberikan dari apa yang sudah tidak dibutuhkannya. Tapi apa yang dipersembahkan oleh janda ini dia berikan semuanya kepada Tuhan, dia tidak melindungi hidupnya “bios”, dan memberikan seluruh nafkahnya. Janda ini melepaskan bios-nya. Itu adalah buah ketaatannya dari Luk9:24 Barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan..., tapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.
Ia bisa menyelamatkan hidup yang kekal “zoe”. Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyaiya dalam segala kelimpahan. (yoh 10:10).
Kau harus mematikan “bios”, baru bisa mengalami kebangkitan “zoe” atau hidup ilahi dalam diri saudara.
Habel membangun “zoe” dalam memberikan persembahan. Darahnya bisa berbicara kepada sorga. Walau pun sudah dibunuh dan mati, Habel masih bisa berkomunikasi dengan Tuhan, karena dia membangun “zoe” sehingga dia selalu bisa berkomunikasi dengan Tuhan.  Adam dan Hawa sudah terputus hubungannya, tapi Habel membangun lagi komunikasi itu. Tuhan masih bisa terhubung dengan bumi, dengan Kain yang sudah membunuh Habel karena adanya “zoe” di bumi.
Yoh 21:15
Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Jemaat = domba-dombaKu. Feed my lamb.  Jadikan dulu mereka domba-dombaKu (Petrus harus mengerti dulu Luk 9:24).
(John 6:60)  Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"

Lima ribu orang itu sehari sebelumnya menerima mujizat dari lima roti dan dua ikan. Mereka puas dan kenyang.  Tapi sehari sesudahnya Yesus memberikan firman dan mereka mengatakan “siapa yang tahan untuk mendengarnya?” Yesus ingin menjadikan mereka sebagai domba-dombaNya dan memberikan mereka makanan yang keras seperti rumput. Mereka tidak mau, tidak menyukainya sehingga menolaknya.

Yoh 6:66  Sejak dari waktu itu bayak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.
 Kita tidak boleh mempertahankan “bios” (kebutuhan hidupmu, egomu, etc.) demi membangun “zoe”.
“Bios” itu membangkitkan keduniawian.
Luk 9:25-26.
Ay 26. Barangsiapa malu dalam menyangkal diri dan memikul salib ...dan mengalami kerugian. Kita akan banyak kehilangan....kehilangan ketidaksabaran saya, kehilangan kerakusan saya..... Dalam pikiran kita, jika kita adalah pengikut Yesus yang sejati, harusya diberkati... kita jadi malu....
..apabila Ia datang dalam kemuliaan-Nya... Maukah engkau dalam kemuliaan-Nya atau dalam berkat?
Wah 14:1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion ...
Sion = gereja yang tidak biasa-biasa
Ay4. 144.000 = jemaat yang selalu mengikuti Anak Domba itu kemana saja Ia pergi.
Itu sebabya di Luk 9:... Aku juga malu....tapi barangsiapa dia tidak malu, maka Dia juga tidak akan malu...mereka akan selalu ada bersama-sama dengan Anak Manusia dalam kemuliaanNya.
Gangguan terbesar mengikuti Yesus itu datang dari dirimu sendiri, bukan dari pasanganmu, dari anak-anakmu atau dari orangtuamu.
144000 adalah orang-orang yang sudah mencapai garis akhir.
Luk 9-Ay27 Pengenalan engkau akan Tuhan, bagaimana kau membangun dirimu menjadi anak domb juga. Ini cara yang tidak lazim buat dunia.  Ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Allah. Jangan ukur mengikuti Dia dari hal-hal lahiriah. Jangan katakan: Tuhan jadikan aku sebagai direktur perusahaan demi kerajaanmu. Bukan itu. Tanpa dirimu berobah jadi anak domba kau tidak bisa melihat Kerjaan. Dengan dirimu sebagai anak domba, kau bisa melihat.
Mat 5:8  yang murni hatinya, ini mengenai motivasi.
Yoh 16:16 Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku lagi dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku.
Sesaat lagi kau akan melihat aku lagi secara natural, tapi sebentar lagi kau akan melihat aku secara spiritual.  Kita harus bisa melihat Yesus secara spiritual......because I go to the Father.
1 Yoh 3:2
Mengapa banyak orang gagal mengikut Yesus, karena mereka melihat Yesus menurut gambaran mereka sendiri dan juga secara natural. Kita harus dapat melihat Dia ketika Dia menyatakan diriNya dan melihat Dia dalam keadaan yang sebenarNya sebagai Anak Domba Allah. Kau harus selalu upgrade sehingga bisa menjadi seperti Dia.

psDjonny_02Okt2016

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...