Langsung ke konten utama

SIKLUS FIRMAN

DIMENSI FIRMAN DAN PERLAKUAN FIRMAN DI DALAM (INNER SPIRIT being)
-
Mari kita kembali ke Firman itu untuk melihat kembali dan menyegarkan jiwa kita akan Firman. Tujuannya adalah supaya firman itu benar-benar bisa bekerja efektif dalam hidup kita.

Saya ingin kaitan bagaimana kita memperlakukan firman di dalam roh kita. Jadi ini adalah firman yang sudah ada di dalam manusia roh kita (inner side of our spirit being).
Persoalannya adalah di mana-mana orang mengambil benih itu untuk kehidupannya sendiri, sehingga kerajaan sorga terabaikan. Padahal siklus dari benih Kerajaan sorga itu tidak boleh terputus, sampai kerajaan itu nyata di bumi ini. (Yes 55:10-11).
 
Kalau kita bicara tentang Firman ini berarti ada Roh yang menyertai kemana pun firman ada.
Tuhan sedikit menjelaskan kepada saya, bahwa firmanNya itu berfungsi seperti cairan infus bagi manusia roh kita, sebab dikatakan: manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

(Deuteronomy 8:3)  Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

Untuk informasi saja, dalam dunia medis ternyata ada 15 jenis cairan infus dengan masing-masing manfaatnya. Misalkan untuk dehidrasi, shok (kasus deman berdarah), dehidrasi akut (akibat luka bakar), cairan elektrolit untuk pengganti asupan oral (makanan), untuk bayi yang lahir prematur, atau berupa cairan koloid dengan molekul besar (sehingga tidak menembus membran kapiler) untuk mengisi cairan intravaskuler, dll.  


Heb 3:15   "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman.

Hati adalah kelenjar terbesar di dalam tubuh. Pada orang dewasa berat hati rata-rata 1,4kg.  Hati berfungsi membersihkan,  memproduksi berbagai senyawa dan mengedarkan senyawa-senyawa itu (nutrisi, enzim, etc) ke dalam darah. Jika hati menjadi keras (hepatitis), maka hati tidak bisa menjalankan fungsinya.
Mudah-mudahan kita bisa mengerti cara kerja bagaimana firman itu bekerja di dalam manusia roh kita, membersihkan, menyegarkan, menyembuhkan, memulihkan, memberikan nutrisi, memberikan kekuatan, memberikan kemauan, membangun, memberikan kekekalan, dlsb .

Sekarang mari kita lihat lagi beberapa dimensi firman dan perlakuan kita terhadap Firman.
Dua jenis firman:
1. Firman seperti roti
2. Firman sebagai benih
Perlakuan Firman Oleh Yakub
(Genesis 28:20)  Lalu bernazarlah Yakub: "Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai….
Lihat sikap manusia lama kita mirip dengan manusia lama Yakub. Ia telah menerima firman-Nya dalam bentuk mimpi di Betel. Ia melihat ada tangga dari bumi dan sorga, dan malaikat-malaikat beraktivitas.
Responnya terhadap firman yang dia terima: Yakub masih mengutamakan berkat jasmani "roti untuk kumakan dan pakaian untuk dipakai." Jadi dia memakai firman itu seluruhnya bagi kepentingannya, bagi hidupnya sebagai berkat jasmani.
Ia belum mengijinkan Tuhan berdaulat atas hidupnya, kecuali Tuhan memberkati dia dulu, barulah...kau Tuhan Allah kakekku, Allah bapaku, akan menjadi Tuhan Allahku.
Kejadian 28:21  sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.
SIKLUS FIRMAN
(Isaiah 30:23)  Lalu TUHAN akan memberi hujan bagi benih yang baru kamu taburkan di ladangmu, dan dari hasil tanah itu kamu akan makan roti yang lezat dan berlimpah-limpah. Pada waktu itu ternakmu akan makan rumput di padang rumput yang luas;

2Co 9:10  Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu;
Roti boleh kau makan dan nikmati. Tapi benih harus bisa kau lipatgandakan dan menumbuhkan buah-buah kebenaran.

FIRMAN SEBAGAI BENIH Mat 13:37-43
1. Firman itu adalah benih kebenaran yang baik, yang ditaburkan (sow)
2. Penaburnya adalah Anak Manusia;
3. Firman itu memiliki siklus: benih, tanaman dan tuaian.
4. Firman itu menguji hati manusia / anak-anak kerajaan
5. Kerajaan sorga diumpamakan seperti sebuah benih, tapi ia bisa bertumbuh menjadi pohon dan berbuah. Siklusnya tidak pernah berakhir. Sebagian untuk kita makan, sebagian untuk di tanam lagi, sehingga tumbuh lebih banyak lagi.
6. Walau pun kita yang menerima benih itu, menumbuhkannya, menghasilkan buah-buah, dst.; tujuan benih itu diberikan bukan untuk kita, tapi bagi kepentingan Kerajaan sorga, bagi kemajuan Kerajaan Sorga. Bonusnya boleh kita makan dan pergunakan. Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya, maka semua akan ditambahkan kepadamu.

7. Existensi Kerajaan sorga.
Sama seperti Tuhan memberkati, menyembuhkan, mengusir roh jahat, membuat kita sukses adalah untuk tujuan KerajaanNya. Semua itu untuk meng-konfirmasi kepada dunia bahwa KerajaanNya sudah datang.
8. Kerajaan sorga itu sendiri akan diberikan kepada kita. Jadi, firman yang kita ambil itu adalah mengubahkan hidup kita menjadi anak-anak kerajaan. Terlahir dalam kerajaan artinya masuk dalam aspek supranatural, pertumbuhan yang tanpa batas. Anda dan saya akan masuk pada level-level yang belum pernah kita temui selama ini. Artinya kita mulai bisa menjamah dimensi roh, sebab Firman dan Roh akan selalu bekerja sama mewujudkan tujuan Tuhan.                        
God is making all things new, He is not making all new things.”                     
Eventhough God had ended His work of creation things, but He never stop working in you His dear ones.
 diambil dari buku ps Djonny Tambunan: Church Manifestation of God’s seed -

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...