Langsung ke konten utama

YESUS ANAK DOMBA ALLAH (part1)

Menjadi Jalan kepada Anak Domba Allah
 Bukan siapa yang penting yang membawa berita Injil dulu kepada kita. Mereka membawa kemasan yang tidak utuh, memberikan apa yang mereka ketahui. Sorga menginginkan kita secara utuh mengetahuinya. Jangan salahkan mereka. Bagaimana seharusnya kita memandang Yesus?



 Saudara masih di tempat ini bukan karena saudara istimewa. Mungkin juga satu demi satu di antara saudara akan terhilang. Mengapa mereka mencintai dunia setelah belasan tahun? Apakah firman itu terlalu keras? Persoalan bukan tidak mengikuti gereja, tapi meninggalkan Tuhan, tidak lagi ikuti instruksi Dia. Itu yang berbahaya. Ada ribuan orang mengikuti Yesus. Tapi ketika di salib hanya ada perempuan-perempuan dan sebelum mati, baru Yohanes muncul. Kemana yang lainya? Ada 5012 murid, mega church, tapi kemana? Mungkin firman ini harus diberikan kepadamu belasan tahun lalu: mengapa banyak orang gagal mengikut Tuhan. Yoh 1:29-34 Ay 32-34 adalah peristiwa di sungai Yordan di mana Yohanes Pembaptis mendengar suara Bapa di sorga. Dia melihat Roh Kudus turun ke atas diri Yesus seperti burung merpati: Dia inilah AnakKu yang Ku kasihi. Yohanes percaya itu suara Bapa dari sorga. Dan ia telah melihatnya (see). Melihat secara fisik. Dia lihat Roh Kudus turun seperti burung merpati. Dan dia mendengar suara. Yohanes menerima kesaksian dengan keyakinan: Yesus ini Anak Allah. Ay35. Yohanes berdiri dengan kedua muridnya. Salah satunya bernama Andreas (ay40). Ay36. Liatlah Anak domba Allah! Ay37. Kedua murid itu langsung mengikut Yesus. Andreas dan salah satunya. Ada pertanyaan yang aneh buat kita. Yohanes memberikan kesaksian kepada orang lain: Lihatlah Anak Domba Allah. Ini tidak seperti kesaksian yang Yohanes terima dengan keyakinan. Harusnya apa yang kita saksikan adalah apa yang kau yakini. Mengapa dan ada apa dengan Yohanes sehingga dia tidak membagikan seperti kesaksian yang dia terima? Ay40. K Andreas dan salah satu murid Yohanes yang lain yang mengikuti Yesus; mereka tidak pernah kembali lagi kepada Yohanes. Mereka pergi seolah-olah pergi tanpa pamit. Kita tau Andreas mengikuti Yesus setia sampai mati. Ketika Yohanes Pembaptis dipenggal kepalanya, Yesus menyingkir. Tentu bersama-sama murid-murid-Nya, termasuk Andreas. Mengapa seolah-olah Andreas itu seperti murid durhaka, tidak melayat mantan gurunya? Pasti ada alasannya. Ay34. Yohanes berkata: Dan aku telah melihat-Nya. Ay35. Yesus lewat dan Yohanes berkata: Lihat.... Behold....the Lamb of God. See = lihat; Behold = dipegang; artinya bukan hanya melihat secara lahiriah tetapi memahami secara dalam, mencermati dan menelusuri (have insight); Yohanes Pembaptis adalah protokoler kerajaan untuk mengatakan pada banyak orang siapakan dirimu sebab Tuhan akan datang sebagai Raja. Yohanes menyiapkan jalan, bukan karpet merah, tapi menyiapkan kehidupan. Dia juga tidak bilang kepada menteri PU. Artinya, dalam hidup kita Tuhan mau pakai kita menjadi titik masuk buat KerajaanNya termanifestasi di bumi. KerajaanNya akan nyata di bumi ini; saudara merupakan jalan bagi Dia. Saudara harus menjadi pemerintahan Tuhan dalam menjalani hidup saudara, karena ada yang memerintah. Itu yang disebut jalan. Ay35-37 adalah ayat yang cukup panjang. Saking panjangnya jadi disingkat saja. Selama Andreas jadi murid Yohanes Pembaptis di komselnya sudah dijelaskan terus-menerus tentang: Anak Domba Allah dan bukan tentang Anak Allah. Tapi mana Anak Domba Allah itu Andreas belum tau dan Yohanes juga belum tau. Jadi ketika Yohanes berseru: Behold....the Lamb of God! Ah...ini Dia.....Anak Domba Allah! Hanya Yohanes Pembaptis dan orang-orang yang selevel itu punya hikmat seperti itu; untuk bersaksi untuk membawa orang – bukan kepada dirinya - tapi kepada Yesus. Dia sudah menyiapkan jalan kepada mereka untuk mengikuti Yesus setia sampai mati. Mat 3:1 Yohanes Pembaptis pastinya berasal dari Kerajaan Sorga. Tidak mungkin mereka yang berasal dari Kerajaan Sorga berkata: Terimalah Yesus sebagai Juru Selamat. Yohanes tidak mengatakan neraka adalah masalah buat hidup saudara. Yesus bukanlah spesialis ahli untuk memindahkan saudara dari neraka ke sorga. Ketika Yesus mati Dia turun ke Hades dan ke Alam Maut (). Dia memegang kunci-kunci kehidupan dan alam maut. Jika saudara ikut kepadaNya, Raja dari Kerajaan Sorga itu; maka tidak mungkin saudara akan ke neraka. Tidak ada masalah dengan neraka buat hidupmu; Maka kesaksian Yohanes tidak salah memberitakan: Kerajaan Sorga..... Yohanes 1: Ada banyak orang mengikut Yesus karena mujizat.... Mereka tidak bisa bertahan. Ada 6 alasan orang (mungkin lebih) mengapa dia mengikut Yesus. Tapi ke-6 hal ini tidak memberikan fondasi yang kokoh, tapi sangat rapuh/lemah. Waktu Yohanes Baptis berkata: Behold.....Dia adalah Anak Domba Allah.... itu terjadi dan dicatat di Yohanes pasal 1. Padahal Yesus pertama kali memulai pelayananNya dan mujizat pertama kali adanya di pasal ke2. Jadi apa yang diterima oleh Andreas dan murid satunya lagi adalah dasar yang kokoh. Bukan karena mereka sudah melihat mujizat. Ini alasan yang lemah/rapuh dalam mengikuti Tuhan Yesus: kalau saudara mengikuti Yesus di dasarkan pada apa yang sudah diperbuat oleh Tuhan dalam hidupmu dan membuatmu mengambil keputusan ikut Yesus, itu lemah... karena didasarkan pada kegagalan dan kepahitan terhadap dunia, mengalami hancur hati terhadap dunia tanpa Tuhan, lalu ambil keputusan akan ikut Yesus Di dasarkan pada kesaksian di suatu pertemuan atau KKR, kesaksian dari orang-orang yang telah mengikuti Yesus pada masa hidupnya, lalu kita juga tertarik mengikuti Dia. Kalau berdasarkan hal-hal lahiriah dan bukan iman saudara akan meninggalkan Tuhan; karena iman bicara mengenai perkenanan Tuhan. Ibr 10:36, ketekunan-endurance. Ay37-38. Orang benar akan bertahan karena iman. Jika tidak tekun / mengundurkan diri, Tuhan tidak suka (displeasure); Apa yang Tuhan inginkan adalah ketekunan ilahi atau iman sebelum Dia menjadikan janji-Nya itu. Sebelum itu terbangun, janji-Nya tidak terjadi. Didasarkan pada pemahaman atau sudut pandang manusiawi. Ams 16:2; Ams12:15. Bapa yang benar mengorbankan anak. Bukan bapa berkorban demi anak. Anak bungsu yang pergi tidak pernah dicari oleh bapanya. Bapa di sorga mengorbankan AnakNya yang tunggal. Kebanyakan kita mengikuti Yesus karena kebutuhan kita, bukan kebutuhan Tuhan. Mengikuti Yesus itu berkorban habis-habisan tanpa mendapatkan apa-apa. Di dalam rumah anak harus berkorban bagi bapa rohani. Kalau didasarkan pada pandangan,bahwa mengikut Yesus Kristus itu tidak akan ada kesusahan. Yoh 17:12-16. Dunia membenci kita (kesusahan). Yesus tidak minta kita diambil dari dunia(kesusahan), tapi lindungi mereka dari yang jahat. Jika kita alami kesusahan artinya sama seperti Yesus (ay16) artinya kita ada di jalan Yesus. Tuhan ingin membangun karakter kesetiaan dan pribadimu kepada Dia bukan didasarkan kepada berkat dan kondisimu; itu adalah lebih berharga dan bersifat kekal. Itu lebih berharga bagi Tuhan. Berarti Andreas mengikuti Yesus bukan pada 6 dasar itu, tapi sebagai Anak Domba Allah. Wah14:1 Anak Domba Allah berdiri di bukit Sion. Di gereja yang tidak biasa-biasa. Kita menantikan saatnya perwujudan nyata gereja Sion. Buka juru selamat tapi Anak Domba Allah yang berdiri di situ. 144.000 = 12 x 12 x 1000. 12 pertama angka Tuhan. 12 kedua angka rasuli. Ini jemaat yang rasuli. 1 orang mengalahkan 1000; 1 orang mengejar 1000. Artinya kapasitas maksimum dan potensi maksimum 1000 orang. Mereka menemukan potensi hidupnya karena mengijinkan pemerintahan Tuhan. Karena itu disebut jemaat rasuli. Ay2-3. Tingkat penyembahan yang ada di tempat tinggi. Hanya 144.000 yang bisa mengerti. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempua. Perempuan-perempuan = roh Isebel; roh Babel (wahyu 17,18). Ini hubungan spiritual; tidak dicemari; tidak terkontaminasi. Bisakah kau melihat Dia sebagai Anak Domba Allah dan bukan juruselamat? Jika ya. Ay4. Mereka ditebus dari antara manusia. Mengikuti kemana pun Anak Domba pergi. Ditebus supaya menjadi korban sulung bagi Allah. Dia adalah batu penjuru kepala/utama. Kita juga batu-batu penjuru. Apa pun legitimasi atau predikat yang Tuhan berikan kepada Yesus, diberikan juga kepada mereka. Setelah ditebus, kita bukan dibawa ke rumput hijau di sorga, tapi harus menjadi korban bagi Tuhan sebagai anak domba juga. Luk 10:3 Aku mengutus kamu seperti anak domba..... Tanpa menjadi anak domba kau tidak siap. Ini adalah dasar yang kuat dan teguh. Miliki dasar yang kuat dan teguh sehingga saudara bisa bertahan kemana pun. Dari Alfa sampai Omega, bahkan sampai selama-lamanya. Amin.

 Ps.Djonny Tambunan_25Sep2016

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...