Langsung ke konten utama

NUBUATAN YANG DIHITUNG MUNDUR UNTUK 14 BULAN KEDEPAN


14 April 2018 - 14 Juni 2019

IJINKAN PEMBANGUNAN KEMBALI AKAN BANGSA KITA YANG DIBERKATI INI MENUJU PADA KEBAIKAN, KEHEBATAN, DAN KEMULIAAN ALLAH KITA YANG MAHA KUASA.



gbr & tulisan: www.jonathan-david.org



KITA TIDAK BOLEH MENUNDA  MUJIZAT KITA TETAPI TUNJUKKAN KEKUATAN DAN AMBIL TINDAKAN.

BUANG SEMUA BENIH-BENIH NEGATIF DARI DALAM HATI KITA - TUHAN SEDANG MENABUR BENIH KERAJAAN YANG BARU DAN SEGAR.

BUATLAH DIRI KITA TERSEDIA DAN TERHUBUNG DENGAN TUHAN DAN PARA PEMIMPIN.

JADILAH BAGIAN DARI PEMBUATAN SEJARAH.

PERCAYA PADA APA YANG TUHAN TELAH TARUH DALAM HATI KITA DAN KITA AKAN MELIHAT REALITANYA DENGAN SEGERA.


Invasi DoaPeringatan Profetk

   Kita telah mendorong dengan kuat meminta dalam Roh untuk akselerasi dari pemenuhan nubuatan (untuk Malaysia, Indonesia dan negara-negara domba lainnya) untuk segala bangsa.
   Kita harus memimpin bangsa kepada Tuhan dan kepada destinynya.
   Kita harus memberitakan firman, berdoa, dan bernubuat seperti pada hari-harinya Yehezkiel di Lembah Tulang-Tulang Kering.
   Kita harus memiliki harapan dan mengambil bagian dalam perjalanan nubuatan yang akurat ini. Kita percaya diri bahwa Tuhan telah memulai pekerjaan yang baik dalam kita, dan Tuhan akan menyelesaikannya.
   Kita (sekitar 550) berkumpul pada tanggal 14 April 2018 untuk berdoa bagi GE14 dan Tuhan memperkeras dan meningkatkan kapasitas kita untuk terus meneruskan berkemenangan dalam Roh dalam periode yang terbatas selama 14 bulan. 14 bulanNya Tuhan ini adalah intervensi supranatural yang luar biasa bagi bangsa kita
   Kitab Daniel adalah penuntun yang sangat penting untuk diikuti sebagaimana sejarah bangsa-bangsa disingkapkan disitu. Kronologi kerajaan-kerajaan dunia ini disingkapkan secara progresif sehingga kita yang berdoa “KerajaanMu datanglah, KehendakMu jadilah di bumi seperti di surga” akan menjadi yang pertama untuk melihat penyingkapan itu. Kita harus menaikkan intensitas invasi doa kita dengan aliran profetik. Representasi Kerajaan akan ada oleh Tuhan kita Yesus Kristus.


Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: “Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.””
Wahyu 19:10

   Tuhan ingin supaya kita diyakinkan secara penuh bahwa adalah keinginan Bapa untuk memberikan kepada kita kerajaan-kerajaan.


I.      AKAN ADA MUSIM NUBUATAN UNTUK PERJUMPAAN DENGAN TUHAN

Perjalanan kita dengan Tuhan harus menginspirasikan perubahan yang diarahkan oleh kewaspadaan akan nubuatan yg ada dan ketaatan mutlak. Kita harus akurat pada timing spritual karena itu adalah kunci untuk masa penuaian spiritual. Kata-kata profetik akan mensejajarkan dan menyesuaikan kita kepada pentingnya waktu. Kita akan diberkati dan menjadi berkat ketika kuasaNya tinggal dalam kita.

Kita tidak boleh melewatkan waktu migrasi kita. Ini adalah waktu yang penting untuk menyeberang dan mengambil alih!

Bahkan burung ranggung di udara mengetahui musimnya, burung tekukur, burung layang-layang dan burung bangau berpegang pada waktu kembalinya, tetapi umat-Ku tidak mengetahui hukum Tuhan.  Yeremia 8:7

“Beginilah firman Tuhan semesta alam: Bangsa ini berkata: Sekarang belum tiba waktunya untuk membangun kembali rumah Tuhan!” Maka datanglah firman Tuhan dengan perantaraan nabi Hagai, bunyinya: ““Apakah sudah tiba waktunya bagi kamu untuk mendiami rumah-rumahmu yang dipapani dengan baik, sedang Rumah ini tetap menjadi reruntuhan?”
Hagai 1:2-4

Setan akan mencoba untuk mengubah waktu untuk membingungkan kita kapan kita harus bergerak. Kita harus berjalan bersama dengan Tuhan.

Kita harus melihat proses bagaimana prinsip-prinsip ilahi bekerja lebih kuat di bumi.

I.      Alam roh jahat dikendalikan oleh tipu daya dan muslihat merupakan kunci utama untuk mereka bekerja.
II.    Iblis akan memimpin orang-orang kepada tempat yang penuh dengan kesengsaraan dan keputusasaan.
III.   Mereka akan mencoba untuk mengalahkan kita, mengotori kita, dan menantang kita. Intimidasi mereka kadang berhasil karena mereka menggunakan perkataan untuk menipu bangsa-bangsa
IV.  Mereka akan menyombongkan diri (Daniel 7:8, 20) ketika mereka pikir mereka menang.
V.    Mereka akan terus menyerang kita untuk membuat kita lelah, dan merasa ditaklukan (Daniel 7:21, 25)
VI.  Setiap pekerjaan punya tanggal kadaluarsa untuk penyelesaiannya. Pekerjaan iblis juga punya tanggal kadaluarsa. Ketika kita bertindak dalam ketaatan pada kehendakNya di surga, Tuhan akan mengambil tempatNya dan memberikan penghakiman demi keuntungan para orang-orang kudus.

“Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;”
Daniel 7:9

“Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka, sampai Yang Lanjut Usianya itu datang dan keadilan diberikan kepada orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi dan waktunya datang orang-orang kudus itu memegang pemerintahan.”
Daniel 7:21-22

“Lalu Majelis Pengadilan akan duduk, dan kekuasaan akan dicabut dari padanya untuk dimusnahkan dan dihancurkan sampai lenyap. Maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Yang Mahatinggi: pemerintahan mereka adalah pemerintahan yang kekal, dan segala kekuasaan akan mengabdi dan patuh kepada mereka.”
Daniel 7:26-27

VII. Orang-orang kudus harus menerima Kerajaan (Daniel 7:18). Mereka harus diberdayakan oleh Roh Kudus untuk menguasai Kerajaan (Daniel 7:18). Mereka harus melindungi Kerajaan (Daniel 7:22). Mereka tidak boleh terjebak dalam perangkap musuh. Tipu daya, pencemaran, pemecah-belah akan membawa kebusukkan dan kemerosotan dalam hidup mereka (Daniel 7:25-27).

VIII.        Di Hari Terakhir Orang-orang Kudus harus menjadi orang kuat dalam kota. Di Hari Terakhir, Orang-Orang Kudus harus mengambil tempat mereka di surga. Maka kekuasaan setan akan dihancurkan. Setan dan para malaikatnya tidak akan cukup kuat karena kita telah menjadi lebih kuat. Setan dan para malaikatnya tidak lagi memiliki tempat di tingkap-tingkap langit karena Tuhan telah mengambil tempatNya dan kita mendapatkan tempat kita di tingkap-tingkap langit.


“Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.”
Wahyu 12:7-8

“Berkatalah Daniel, demikian: “Pada malam hari aku mendapat penglihatan, tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar,”
Daniel 7:2

“Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka,”
Daniel 7:21

“Dari bani Isakhar orang-orang yang mempunyai pengertian tentang saat-saat yang baik, sehingga mereka mengetahui apa yang harus diperbuat orang Israel: dua ratus orang kepala dengan segala saudara sesukunya yang di bawah perintah mereka.”
1 Tawarikh 12:32

II. AKAN ADA PERGESERAN-PERGESERAN PROFETIK

Ini akan mengambil tempat di berbagai insititusi dan setiap domain.

Kita akan mengetahui paradigma/cara berpikir/mindset/pergeseran yang akan mengambil tempat dimana-mana. Kita harus mengubah cara kita berpikir atau kita akan menjadi tidak relevan lagi. Kita akan tertinggal dari kemajuan dan perkembangan di sekitar kita. Kita akan selalu melakukan hal yang sama, lagi dan lagi, seperti hamster dalam roda putar.

Orang-orang akan berpindah kepada gagdet, mesin, teknologi, alat yang lebih bagus untuk membantu kita bergerak lebih cepat kepada prakarsa perubahan yang Tuhan lakukan. Hanya mereka yang berubah akan tetap bekerja. Kita harus percaya pada Tuhan sehingga kita berjalan dalam hikmat, pewahyuan, dan pemahaman sehingga ketika waktu dan cara berpikir orang sedang dalam frekuensi yang sama, kita bisa melangkah maju untuk memimpin bangsa.

Pergeseran-pergeseran Profetik artinya adalah perubahan dalam pola pikir yang akan membawa kita lebih tinggi ke level berikutnya. Pergeseran-pergeseran Profetik juga artinya kita siap untuk merubah gaya hidup kita untuk menggenapi firman.

Pergeseran-pergeseran Profetik akan mengijinkan orang-orang untuk berpindah kedalam daerah yang Tuhan telah panggil kita untuk kuasai. Ketika Reformasi Terakhir menjamah gereja, Pencurahan Terakhir memenuhi gereja dengan kepenuhan Roh Kudus. Kerajaan yang tidak tergoncangkan akan menjadi hasil dari membangun secara akurat. Gereja yang sakit dan lemah tidak akan bisa menyembuhkan dunia yang sekarat.

Menggerakkan Gereja Kepada Reformasi

1.    Mengubah arah gereja, dari mencari banyak orang untuk dijadikan murid, kepada menemukan orang-orang strategis.

2.    Mengubah arah gereja, dari keuntungan pemuridan kepada harga dari pemuridan untuk menjaga prioritas tujuan dari pemuridan dengan fokus.

3.    Mengubah arah gereja, dari kepuasan diri sendiri kepada berjalan dalam destiny korporat alasan dari tujuan Kerajaan.

4.    Mengubah arah gereja, dari dikuasai oleh kuasa setan kepada mengalahkan dan menggulingkan kuasa setan. Mentalitas garis depan harus mengganti mentalitas zona nyaman.

5.    Mengubah arah gereja, dari melihat Yesus memenuhi kebutuhan manusia kepada melihat Yesus bertemu dengan tantangan-tantangan dosa, sakit-penyakit, dan setan, dan juga melihat Yesus memenuhi kebutuhan BapaNya.

6.    Menggerakkan gereja, dari memulai dengan baik sampai menyelesaikan dengan penuh kekuatan, bertahan dalam segala badai.

7.    Mengubah arah gereja, dari mengumpulkan keramaian orang kepada mengubah atmosfir untuk mentransformasi seluruh area. Gereja Mula-Mula adalah gereja yang mengumpulkan banyak orang, sedangkan Pada Zaman Akhir Gereja Kerasulan itu memerintah di bumi.

8.    Mengubah arah gereja dari ketakutan kepada iman dalam penglihatan akan nubuatan dan masa depan profetik.

9.    Mengubah arah gereja, dari selalu menghalangi kepada selalu pada jalannya sehingga konsisten selalu adalah pilihan yang sederhana untuk menjadi pemimpin glocal ketika bertindak.

10.  Mengubah arah gereja dari mentalitas zona nyaman kepada mentalitas garis depan untuk menyeberang dan mengambil alih. Ini adalah pikiran yang mampu memiliki mentalitas spirit penakluk (datanglah sendiri).


Pergeseran Paradigma Untuk Reformasi Gereja

1.    Kita harus melihat waktu-waktu untuk tetap relevan kepada hari-hari yang kita hidupi.
2.    Kita harus memutuskan untuk memulai perubahan untuk membawa kita kepada level berikutnya.
3.    Kita harus memperkuat dinamika dalam Rumah untuk membangun pengaruh yang sedang berlangsung dalam kota.
4.    Kita harus menemukan dimensi-dimensi Firman dan Roh untuk membawa perbedaan dengan memberdayakan tenaga kerja.
5.    Kita harus tahu demonstrasi dari kuasa Roh Kudus dengan menciptakan atmosfir iman yang agresif.
6.    Kita harus membangun sesuai desain bukan dengan sembrono.
7.    Arah yang kita ambil harus difokuskan pada pola, pada tujuan Tuhan dan UmatNya.
8.    Kita hanya bisa memperluas daerah kekuasaan kita dengan selalu selaras dengan tugas.
9.    Posisi rohanj kita harus bertumbuh untuk memperluas daerah kita.
10.  Destiny korporat akan menjadi realita dengan kuasa kesatuan. Kepemimpinan yang strategis, kepengikutan yang diberdayakan, dan faktor Allah akan menginspirasi kegerakan orang yang akan meliputi bumi.


III. AKAN ADA PERIODE DIMANA SETIAP DOMAIN AKAN DIGONCANGKAN

Kita tidak akan pernah bisa menggagalkan rencana setan jika kita berjalan secara biasa saja dan rasional. Kita harus mendemonstrasikan Spirit Melihat dan kekuatan roh menopang satu sama lain. Kita harus memodelkan perkataan Allah dan pengesahan Allah atas kepercayaan kita pada KarakterNya sebagai Allah dan sebagai Bapa.

Kita harus melihat apa yang sedang mengambil tempat dalam roh kita ketika Tuhan sedang menggoncangkan segala sesuatu yang bisa digoncangkan.

   Apakah Tuhan sedang membuang kotoran dari tumpukan emas?
   Apakah emas memiliki nilai yang lebih sekarang?
   Apakah emas yang ada dalamku akan dipakai?
   Berapa banyak emas yang ada setelah proses penyulingan.
   Saya menemukan bagaimana mengidentifikasi deposit surga yang ada dalamku.
   Hanya goncangan yang berpusat pada Tuhan yang akan membuka pintu surga.


Masa-masa goncangan adalah tanda dan alamat. Tuhan menangkap perhatian kita. Kita menjadi agen perubahan. Kita begitu dikejutkan oleh kesadaran akan Allah dan kita tahu pekerjaanNya di atmosfir. Kita begitu diubahkan dengan hadiratNya.


IV. SISTEM FINANSIAL AKAN DIGONCANGKAN DAN KEBIJAKAN-KEBIJAKAN DITARIK KEMBALI.

Di berbagai tempat, orang-orang akan kehilangan deposit tetap mereka, tabungan mereka, investasi mereka, dan modal mereka. Tetap waspada. Lindungi apa yang menjadi milik kita.

Kurangi pengeluaran, bangun pengontrolan uang.

Gunakan wawasan profetik untuk menghasilkan uang, mengelola uang untuk melipatgandakan. Buat sasaran untuk menguasai uang. Ambil tanggung jawab pribadi untuk belajar dan membangun kecerdasan finansial.


V. APA YANG KAMI KIRA TIDAK AKAN PERNAH TERJADI (DI MALAYSIA) AKAN TERJADI.

I.      Akan ada kebijakan-kebijakan baru untuk mengontrol penyalahgunaan secara politik. Akan ada orang-orang dengan pendirian yang benar yang menjadi penjaga hukum damai, kebenaran, dan keadilan.
II.    Munculnya generasi baru yang tidak tamak, oposisi radikal terhadap korupsi. Mereka tidak akan bisa dibeli atau dijual.
III.   Tuhan dengan perkenananNya akan menunjuk orang strategis yang memiliki kompetensi untuk melakukan tugasnya. Laki-laki dan perempuan yang kita pikir tidak akan kita temukan, mereka ada untuk membangun kembali bangsa.
IV.  Para politikus yang tidak melayani rakyat akan jatuh di pemilihan berikutnya, walaupun mereka mungkin kandidat yang bisa menang.
V.    Perpecahan antar ras, prasangka antar agama, dan penekanan budaya yang berlebihan akan dihancurkan. Mereka yang terus menyebarkan kebencian akan dipenjara dan direhabilitasi.
VI.  Sebuah sistem politik baru akan muncul dan akan ada perubahan yang tidak bisa dicegah dalam hal tersebut.
VII. Generasi masa depan akan memiliki masa depan di Negara Malaysia.
VIII.        Tidak akan ada toleransi tersisa bagi korupsi, penyalahgunaan politik dan ketidakharmonisan antar ras.
IX.  Akan ada pembagian kekayaan dan sumber daya yang sama rata, mengejar pemberantasan kemiskinan. Pemerintah harus menjadi pemerintah yang membawa damai, kemakmuran dan kemajuan.
X.    Akan ada reformasi yang dalam akan nilai-nilai Ilahi di setiap insititusi menuju pentahbisan pribadi dan pengabdian kepada gaya hidup yang kudus, sehat, dan bahagia.
XI.  Akan ada peningkatan secara spektakular dalam kepemimpinan wanita yang akan mengeset Rumah sesuai dengan tatanannya. Yang saya maksud adalah dalam Gedung Parlemen! Perempuan bangkit untuk memimpin adalah faktor penting yang akan memberikan stabilitas, keamanan, dan keselamatan, karena perempuan lebih protektif dan pragmatis!
XII. Kebutuhan akan organisasi segala agama untuk bangkit mengambil tempat mereka dalam membangun kembali Malaysia Baru. Perkenanan Tuhan akan bertahan seumur hidup. Semoga segala impian kita terjadi dalam Malaysia Baru.
XIII.        Harapkan yang tidak pernah diharapkan. Terus memiliki keyakinan apa yang Tuhan telah janjikan. Tidak ada yang mustahil.
XIV.       Tuhan akan memberikan penghakiman dalam kebenaran dengan keadilan dan kesetaraan. Takut akan Tuhan akan mendatangi mereka yang tahu perkenanan Allah. Orang-orang benar akan menjadi pemegang standar. Perkenanan Tuhan itu untuk seumur hidup.
XV.Kejahatan akan diekspos. Hal-hal yang tersembunyi akan disingkapkan. Kebohongan, tipu daya, dan penurunan moral dalam administrasi dan pemerintahan.
XVI.        Akan ada perubahan-perubahan yang drastis. Setiap sistem bisa gagal maka setiap struktur akan diteliti.
XVII.      Tindakan kekerasan dari berbagai ras, agama, dan politik akan dipandang rendah. Konflik akan berakhir. Perpecahan antar ras akan dipulihkan. Orang-orang harus tahu bagaimana menghormati kepercayaan/agama orang yang lain.
XVIII.    Mari kita membebaskan diri kita dari kegelapan di sekitar kita. Jadilah terang dan garam bagi dunia. Saya melihat hari dimana kebebasan tanpa rasa takut, kemerdekaan tanpa kekerasan dan kemenangan tanpa rasa malu.


BIARLAH RESTORASI DIMULAI. IJINKAN REFORMASI TERUS BERLANGSUNG.

Rumah Untuk Semua ~ Harapan Untuk Semua ~ Tempat Perlindungan Untuk Semuai

Ps. Jonathan David – Muar

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Percepatan dan Kelahiran Ishak (MKS #46)

Khotbah ini berfokus pada percepatan rencana Tuhan melalui kehidupan Abraham . Tuhan mengubah identitas Abraham untuk melepaskannya dari pola hidup lama yang menghambat janji ilahi. Melalui penafsiran kitab Kejadian 17 , pp Djonny  menekankan pentingnya respons yang akurat terhadap firman Tuhan serta peran penyunatan batiniah dalam hubungan bapa-anak rohani. Jemaat diajak untuk hidup tidak bercela agar dapat menjadi bagian dari rencana agung universal Allah sebagai gereja yang sejati. Fokus utamanya adalah bagaimana perkataan profetik dari otoritas rohani mampu mengubah kepribadian seseorang menjadi ahli waris janji Tuhan. Akhirnya, sumber ini menegaskan bahwa menjadi keturunan Abraham berarti memiliki dimensi kehidupan Allah yang terwujud melalui ketaatan total. Berikut adalah catatan lengkap dari khotbah "Ibadah JMD Bandung 12 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 46" : 1. Konsep Percepatan (Acceleration) dan Ketetapan Allah Percepatan Ilahi: Kejadian 17 berbicara ...

Tujuh Gunung Budaya (UR #235)

Sesi  Dr. Tunde Bakare  kali ini membahas konsep tujuh gunung budaya sebagai kerangka pengaruh dalam masyarakat. Beliau menekankan pentingnya peran orang percaya di berbagai bidang seperti pemerintahan, pendidikan, media, ekonomi, keluarga, dan hiburan . Beliau secara tegas menolak klasifikasi gereja sebagai gunung agama , melainkan mendefinisikannya sebagai gunung rumah Tuhan yang harus berdiri di atas segala sistem lainnya. Melalui referensi Alkitabiah, ia mendorong jemaat untuk menjadi generasi surga terbuka yang memiliki kejeniusan kreatif dan solusi spiritual bagi dunia. Penjelasan ini menggambarkan kehidupan sebagai permadani yang kaya , di mana setiap elemen budaya dijalin untuk menyatakan kedaulatan Tuhan di bumi. Secara keseluruhan, pesan ini mengajak individu untuk beroperasi dengan hikmat ilahi guna membawa transformasi nyata di tengah masyarakat.   The Rich Tapestry of the Seven Cultural Mountains Berikut adalah catatan lengkap sesi pengajaran Dr. Tund...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

Pemulihan Identitas Melalui Percepatan dan Ikat Janji (MKS #47)

Sesi ini masih membahas konsep percepatan ilahi melalui teladan kehidupan Abraham. Penulis menekankan pentingnya transformasi jati diri dari manusia lama menjadi manusia baru sebagai syarat mutlak agar rencana agung Tuhan tergenapi. Melalui penjelasan kitab Kejadian 17 dan 18, sumber ini menguraikan bahwa ketaatan pada otoritas bapa rohani dan respons yang akurat terhadap firman adalah kunci perubahan karakter. Khotbah tersebut menegaskan bahwa perubahan kepribadian seseorang akan menentukan kualitas kunjungan dan pergerakan Tuhan dalam hidupnya. Selain itu, ditekankan bahwa benih firman yang diterima harus mewujud dalam tindakan nyata agar janji Tuhan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. Secara keseluruhan, teks ini mengajak jemaat untuk menanggalkan sifat-sifat lama demi mengenakan identitas baru yang sesuai dengan takdir ilahi . Ibadah JMD Bandung 19 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 47 Berikut adalah catatan lengkap mengenai rencana Tuhan bagi keturunan Abraham, tr...