Langsung ke konten utama

GEREJA MASA DEPAN” (Bagian 1 UR #222)


THE UPPER ROOM 222 – 3 Maret 2026
“GEREJA MASA DEPAN” (Bagian 1)

1. Identitas dan Posisi Gereja

  • Jawaban dan Solusi: Gereja dipanggil untuk menjadi jawaban bagi bangsa-bangsa, di mana Allah menaruh solusi di dalam diri umat-Nya.

  • Hasil Karya Allah: Umat Tuhan adalah hasil karya tangan-Nya yang diciptakan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah, bukan sekadar pekerjaan baik biasa.

  • Otoritas Kristus: Segala kuasa telah dikembalikan kepada Yesus, dan melalui Dia, setiap "sertifikat kematian" atau rencana jahat musuh terhadap umat-Nya dibatalkan.

  • Bejana Kehormatan: Setiap individu, terlepas dari perasaan kecil atau latar belakangnya, adalah bejana kehormatan yang melayani berdasarkan kasih karunia.



2. Pergerakan dan Transformasi Gereja

​Allah sedang menggerakkan gereja melalui beberapa transisi strategis:

  • Dari Keramaian ke Murid Strategis: Bergeser dari sekadar mengejar jumlah massa menjadi mencari dan membina murid-murid yang strategis.

  • Dari Manfaat ke Harga Pemuridan: Berpindah dari menikmati keuntungan menjadi memahami harga yang harus dibayar demi tujuan pemuridan.

  • Dari Kepuasan Pribadi ke Tujuan Korporat: Fokus beralih dari kebutuhan diri sendiri menuju penyelesaian rencana Allah secara bersama-sama.

  • Dari Kewalahan ke Kemenangan: Mengubah posisi gereja dari yang merasa tertekan menjadi penakluk kekuatan musuh.

  • Dari Iman ke Pandangan Profetik: Bergerak melampaui iman dasar menuju visi masa depan yang dinyatakan oleh Roh Kudus.


3. Mandat Pembangunan Kembali (Yesaya 61)

  • Membangun Reruntuhan: Umat Tuhan diberi mandat untuk membangun kembali reruntuhan kota yang sudah berabad-abad sunyi dan runtuh.

  • Pola Pembangunan: Tuhan memberikan cetak biru (blueprint) dan pola pembangunan langsung ke dalam hati umat-Nya untuk mereformasi masyarakat.

  • Pelayan Allah di Istana: Umat Tuhan disebut sebagai imam dan pelayan Allah yang seharusnya memiliki pengaruh di tingkat kepemimpinan atau "istana" untuk memengaruhi pemerintah.

  • Kembali ke Paradigma Asli: Pembangunan kembali ini bukan merujuk pada masa lalu yang dekat, melainkan kembali ke kekuatan asli seperti di Loteng Atas (Upper Room).


4. Kunci Kemenangan dan Kekuatan

  • Kuasa Kesepakatan: Ketika umat Tuhan sepakat dan memutuskan untuk tetap pada takdir ilahi, neraka pun tidak dapat menggoyahkannya.

  • Ketaatan dan Disiplin: Pentingnya belajar ketaatan sebagaimana Yesus belajar ketaatan, serta mengambil keputusan dengan cepat tanpa menunda-nunda.

  • Urapan yang Menghancurkan Penindas: Urapan yang datang seperti sungai deras berfungsi untuk membebaskan orang-orang dan menghancurkan penindasan musuh.

  • Mentalitas Garis Depan: Keluar dari zona nyaman dan gua persembunyian untuk memiliki mentalitas medan perang demi merebut kembali wilayah, kesehatan, dan keluarga.


5. Pesan Praktis bagi Jemaat

  • Kesehatan dan Gaya Hidup: Pentingnya menjaga kesehatan emosi dan fisik (istirahat cukup, makanan hijau, buah-buahan) sebagai bagian dari persiapan spiritual.

  • Penyetaraan (Alignment): Orang-orang dengan frekuensi spiritual yang sama akan berkumpul untuk saling berbagi firman yang hidup.

  • Pelayanan Terbaik: Jika orang datang ke gereja, mereka berhak mendapatkan yang terbaik—baik itu firman maupun sumber daya pertumbuhan lainnya.


Postingan populer dari blog ini

Membuang Cela Masa Lalu, Hidup Tanpa Noda (MKS #44)

Khotbah ini mengulas perjalanan iman Abraham dalam upayanya hidup tanpa cela di hadapan Allah berdasarkan Kejadian 17:1 .  Meskipun Abraham taat, ia masih membawa pola pikir duniawi yang diwarisi dari ayahnya, Terah, terutama melalui keterikatannya pada Lot dan Ismail . Kehadiran Lot dianggap sebagai bentuk kontaminasi spiritual karena Abraham belum sepenuhnya melepaskan keterikatan keluarga untuk mengikuti rencana murni Tuhan. Pp Djonny menekankan pentingnya kemitraan yang kudus dengan Roh Kudus agar manusia tidak menyimpang dari tujuan ilahi. Melalui kisah ini, jemaat diajak untuk membenahi hati dan memastikan bahwa hikmat Allah , bukan ambisi manusia, yang menuntun langkah hidup mereka. Akhirnya, pesan utama adalah tentang pemurnian diri dari segala cela agar penggenapan janji Tuhan dapat terwujud sepenuhnya. Ibadah JMD Bandung 28 Juni 2026 - Ps. Djonny Tambunan - Manusia Kerajaan Sorga 44 Berikut adalah catatan lengkap berdasarkan materi khotbah: 1. Jalan Hikmat Allah...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...

Percepatan dan Kelahiran Ishak (MKS #46)

Khotbah ini berfokus pada percepatan rencana Tuhan melalui kehidupan Abraham . Tuhan mengubah identitas Abraham untuk melepaskannya dari pola hidup lama yang menghambat janji ilahi. Melalui penafsiran kitab Kejadian 17 , pp Djonny  menekankan pentingnya respons yang akurat terhadap firman Tuhan serta peran penyunatan batiniah dalam hubungan bapa-anak rohani. Jemaat diajak untuk hidup tidak bercela agar dapat menjadi bagian dari rencana agung universal Allah sebagai gereja yang sejati. Fokus utamanya adalah bagaimana perkataan profetik dari otoritas rohani mampu mengubah kepribadian seseorang menjadi ahli waris janji Tuhan. Akhirnya, sumber ini menegaskan bahwa menjadi keturunan Abraham berarti memiliki dimensi kehidupan Allah yang terwujud melalui ketaatan total. Berikut adalah catatan lengkap dari khotbah "Ibadah JMD Bandung 12 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 46" : 1. Konsep Percepatan (Acceleration) dan Ketetapan Allah Percepatan Ilahi: Kejadian 17 berbicara ...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Menjadi Keturunan Abraham Melalui Kristus (MKS #40)

Khotbah yang disampaikan oleh PP Djonny dalam ibadah GPK JMD Bandung (31 Mei 2026) berjudul "Manusia Kerajaan Sorga 40" mengupas tuntas tentang bagaimana Allah mewujudkan pemerintahan-Nya di bumi melalui manusia rohani, dengan mengambil contoh kehidupan dan iman Abraham. Berikut adalah pesan khotbah tersebut secara detail beserta poin-poin pentingnya: 1. Keselarasan antara Jiwa (Pikiran) dan Roh Belajar dari Iman Abraham: Merujuk pada Ibrani 11:17-19 dan Kejadian 22, ketika Abraham diperintahkan untuk mempersembahkan Ishak, ia melakukannya tanpa ragu. Mengapa? Karena ada keharmonisan total antara roh dan jiwanya (pikirannya). Mengatasi Konflik Internal: Sering kali manusia gagal karena apa yang ada di dalam roh (iman) bertubrukan dengan apa yang dipikirkan oleh jiwa (logika kedagingan/fakta dunia luar). Abraham tidak mengalami konflik ini; pikirannya tunduk dan selaras dengan iman rohaninya, sehingga ia percaya Allah sanggup membangkitkan orang mati sekalipun. 2. Konsep ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

*PERBEDAAN ANTARA ORANG PERCAYA, ORANG KRISTEN DAN GEREJA*

*Ini bukan soal beda penyebutan, tapi sangat berbeda secara mendasar. Ada spirit yang berbeda yang bekerja dibalik penyebutan orang Kristen.* Siapakah saudara? Orang percaya, orang Kristen atau Gereja? Kita bisa mengaku-ngaku atau merasa diri sebagai apa dan siapa. Petunjuknya adalah ayat Alkitab yang mana yang paling saudara sukai, itu menunjukkan siapa saudara sebenarnya. Saya percaya jika diadakan survey mayoritas  orang Kristen akan menjawab Mazmur 23 adalah ayat-ayat favoritnya. Murid-murid pertama pertama kali disebut sebagai orang Kristen di Anthiokia, karena mereka terkenal sebagai pengikut Kristus. Sebutan orang Kristen itu adalah pandangan dan opini dari orang dunia. *Kita tidak boleh dibentuk oleh karena opini dunia, tapi dari perkataan dan pandangan Allah sendiri, karena opini dunia berasal dari benih si jahat.* Jangan puas dan bangga menjadi orang Kristen oleh karena dipanggil dan disebut orang dunia seperti itu, tapi lihatlah apa kata Tuhan sendiri mengenai oran...