Langsung ke konten utama

Hidup Kekal Dalam Kristus

Saat Teduh 17 Feb 2025

Apa yang dikatakan di Wahyu 1:1, inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah
kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi, BUKAN apa yang AKAN TERJADI, tetapi apa yang HARUS SEGERA TERJADI, itu sebabnya Yesus bisa memberitakan bahwa Dia akan menderita dan mati padahal itu sepenuhnya adalah KEPUTUSAN dari diriNya, berarti kita juga bisa. Karena ada AREA dimana tidak ada CAMPUR TANGAN Iblis, tidak ada CAMPUR TANGAN daripada Tuhan, sepenuhnya. Karena itu jauh-jauh hari kita harus BENAHI kehendak kita, kita harus TANGANI pikiran kita, maka kita akan MEMBANGUN KETETAPAN HATI. Lalu kemudian Yesus memberitakan apa lagi? Dia katakan bahwa Dia akan BANGKIT, kemudian Dia akan NAIK ke sorga, dikatakan kalau Anak Manusia DITINGGIKAN, Dia beritakan itu secara jelas. Berarti Dia sudah tahu dengan ketetapan hatiNya, dengan kehendak yang digunakanNya, Dia sudah tahu apa yang akan dikerjakan oleh Allah di depanNya.


BACA dan RENUNGKAN
Wahyu 1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala, 11 katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."


Wahyu 4:1 Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini. 2 Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang.


Yohanes 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.


1 Yohanes 5:11 Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. 12 Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.

  1. Pada HARI TUHAN, tidak dikatakan pada HARI MINGGU atau hari lain menurut
    KALENDER MANUSIA. Berarti HARI TUHAN ini menurut KALENDER atau ACUAN
    WAKTU siapa? ACUAN WAKTU Tuhan itu berlaku atau mulai dari mana sampai kapan?

  2. Apa yg kita peroleh dari Allah ketika kita percaya dan menerima Yesus Kristus? Apakah HIDUP yang KEKAL itu? Hidup KEKAL itu ada di dalam Anak Allah, Yesus, juga ada di dalam kita yang memiliki Anak, apa artinya? Kapan dan dimana kita akan mengalami hidup yang kekal itu, hidupnya Allah itu?

  3. Pada hari Tuhan, apa yang dialami oleh Yohanes? Saat itu secara fisik Yohanes ada dalam penjara di pulau Patmos, tetapi secara roh, Yohanes ada dimana? Di alam apa, di dimensi apa? Siapa yang membawa dia masuk ke alam itu?

  4. Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh, bagaimana kita bisa masuk ke alam kekekalan, ke alamnya Allah?

  5. Bagaimana seseorang bisa DIKUASAI oleh Roh? Apa yang harus kita serahkan kepadaNya? Setelah kita dikuasai Roh apa yang akan kita DENGAR dan LIHAT? (Wahyu 1:10; 4:1-2)


PENDALAMAN


1. Pada HARI TUHAN, tidak dikatakan pada HARI MINGGU atau hari lain menurut KALENDER MANUSIA. Berarti HARI TUHAN ini menurut KALENDER atau ACUAN WAKTU siapa? ACUAN WAKTU Tuhan itu berlaku atau mulai dari mana sampai kapan?

  • Hari Tuhan menurut Kalender/Acuan Waktu Siapa? Hari Tuhan menurut acuan waktu Tuhan sendiri, bukan kalender manusia. Ini adalah waktu yang ditentukan dan diinisiasi oleh Tuhan untuk tujuan-tujuan khusus-Nya.

  • Acuan Waktu Tuhan berlaku mulai dari mana sampai kapan?  Waktu Tuhan berlaku dari kekal sampai kekal.

    • Waktu Tuhan bisa menunjukkan waktu penghakiman dan intervensi ilahi: Ini bisa merujuk pada peristiwa spesifik di masa lalu, masa depan, atau yang terjadi secara berkelanjutan.

    • Dimulai dari sebelum Penciptaan hingga Kekekalan: Acuan waktu Tuhan mencakup seluruh rentang waktu dari sebelum penciptaan, waktu penciptaan alam semesta hingga kekekalan. Hari Tuhan bisa terjadi kapan saja dalam rentang waktu tersebut.

    • Suatu keadaan Rohani: Lebih dari sekadar hari tertentu dalam kalender, "Hari Tuhan" dapat merujuk pada suatu keadaan rohani di mana seseorang mengalami hadirat dan kuasa Tuhan secara khusus.

2. Apa yg kita peroleh dari Allah ketika kita percaya dan menerima Yesus Kristus? Apakah HIDUP yang KEKAL itu? Hidup KEKAL itu ada di dalam Anak Allah, Yesus, juga ada di dalam kita yang memiliki Anak, apa artinya? Kapan dan dimana kita akan mengalami hidup yang kekal itu, hidupnya Allah itu?

  • Yang kita peroleh dari Allah: Ketika kita percaya dan menerima Yesus Kristus, kita memperoleh:

    • Hidup yang kekal (Yohanes 5:24, 1 Yohanes 5:11-12): Ini adalah inti dari keselamatan.

    • Pemindahan dari maut ke dalam hidup (Yohanes 5:24): Kita dibebaskan dari hukuman dosa dan diberikan kehidupan baru.

    • Roh Kudus: Roh Kudus tinggal di dalam kita, memampukan kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah.


  • Hidup Kekal itu apa? Hidup kekal bukan hanya tentang hidup selamanya, tetapi juga tentang kualitas hidup. Ini adalah:

    • Persekutuan dengan Allah: Menjalin hubungan yang intim dan abadi dengan Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus.

    • Kemenangan atas maut dan dosa: Memiliki kepastian bahwa dosa kita telah diampuni dan kita akan hidup bersama Allah selamanya.

    • Keluar dari kebodohan dan kesia-siaan hidup: ini berarti keluar dari sistem Babel dan sistem duniawi yang sudah tercemar

    • Keluar dari kehidupan lahiriah dan masuk kepada kehidupan ilahi.

    • Kehidupan yang dipenuhi dengan kasih, sukacita, dan damai sejahtera: Menjadi serupa dengan Kristus dalam karakter dan perbuatan.


  • Hidup Kekal ada dalam Yesus dan dalam kita yang memiliki Anak: Ini berarti bahwa:

    • Yesus adalah sumber hidup: Hidup kekal tidak dapat diperoleh di luar Kristus. Kita harus datang kepada-Nya dan percaya kepada-Nya.

    • Kita menjadi satu dengan Kristus: Ketika kita percaya kepada Yesus, kita dipersatukan dengan-Nya dan menerima kehidupan-Nya.


  • Kapan dan dimana kita mengalami hidup kekal?

    • Saat ini (Yohanes 5:24): Kita sudah memiliki hidup kekal sejak kita percaya kepada Yesus. Ini adalah kehidupan baru yang dimulai saat ini.

    • Setelah kematian: Hidup kekal kita akan mencapai kepenuhannya setelah kematian, ketika kita berada bersama Kristus di surga.

    • Dalam Kerajaan Allah yang akan datang: Hidup kekal akan mencapai puncaknya ketika Kerajaan Allah datang dengan penuh kuasa dengan langit yang baru dan bumi yang baru (diperbarui) di mana hanya terdapat kebenaran.


3. Pada hari Tuhan, apa yang dialami oleh Yohanes? Saat itu secara fisik Yohanes ada dalam penjara di pulau Patmos, tetapi secara roh, Yohanes ada dimana? Di alam apa, di dimensi apa? Siapa yang membawa dia masuk ke alam itu?

  • Yang dialami Yohanes:

    • Dikuasai oleh Roh (Wahyu 1:10): Ini adalah pengalaman di mana Roh Kudus mengendalikan pikiran, emosi, dan kehendaknya.

    • Mendengar suara nyaring seperti bunyi sangkakala (Wahyu 1:10): Ini adalah suara Allah yang berbicara kepadanya.

    • Melihat penglihatan tentang Yesus Kristus yang mulia (Wahyu 1:12-16): Ini adalah penampakan ilahi yang menunjukkan kemuliaan dan kuasa Kristus.


  • Secara Roh, Yohanes ada dimana? Secara fisik, Yohanes berada di Pulau Patmos. Namun, secara roh, ia dibawa ke:

    • Alam Roh: Dimensi spiritual di mana Allah dan malaikat-malaikat berada.

    • Masa Depan: Penglihatan-penglihatan yang diberikan kepadanya menyingkapkan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di masa depan.


  • Siapa yang membawa Yohanes masuk ke alam itu? Roh Kudus (Wahyu 1:10, 4:2).

4. Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh, bagaimana kita bisa masuk ke alam kekekalan, ke alamnya Allah?

  • Dikuasai oleh Roh: Untuk masuk ke alam kekekalan dan alam Allah, kita perlu:

    • Memiliki hubungan pribadi dengan Yesus Kristus: Ini adalah dasar dari segala-galanya.

    • Berserah kepada Roh Kudus: Mengizinkan Roh Kudus untuk memimpin dan mengendalikan hidup kita. Berarti mudah diarahkan dan menerima kekuasaan dan kemuliaan Roh. 

    • Mencari hadirat Allah: Melalui doa, penyembahan, dan perenungan firman Allah.

    • Hidup dalam ketaatan kepada firman Allah: Melakukan apa yang diperintahkan Firman.


5. Bagaimana seseorang bisa DIKUASAI oleh Roh? Apa yang harus kita serahkan kepadaNya? Setelah kita dikuasai Roh apa yang akan kita DENGAR dan LIHAT? (Wahyu 1:10; 4:1-2)

  • Bagaimana Dikuasai oleh Roh?

    • Mengakui ketidakberdayaan kita: Baik secara jasmaniah dan rohaniah, menyatakan bahwa kita tidak dapat hidup sesuai dengan kehendak Allah tanpa pertolongan Roh Kudus. 

    • Mengundang Roh Kudus untuk memenuhi kita: Berdoa dengan sungguh-sungguh agar Roh Kudus memenuhi hidup kita.

    • Menyerahkan kendali hidup kita kepada Roh Kudus: Membuat keputusan untuk mengikuti pimpinan Roh Kudus dalam segala hal.

    • Melatih diri untuk peka mendengar suara Roh Kudus: Memperhatikan bisikan lembut Roh Kudus dalam hati kita.


  • Yang harus diserahkan: Kita harus menyerahkan:

    • Kehendak kita sendiri: Mengizinkan kehendak Allah yang terjadi dalam hidup kita.

    • Pikiran kita: Memfokuskan pikiran kita pada hal-hal yang benar, suci, dan mulia.

    • Emosi kita: Mengizinkan Roh Kudus untuk mengendalikan emosi kita.

    • Seluruh agenda hidup kita: Menjadikan Allah sebagai prioritas utama dalam hidup kita.


  • Setelah Dikuasai Roh, apa yang akan kita Dengar dan Lihat?

    • Dengar:

      • Suara Allah (Wahyu 1:10): Bimbingan, petunjuk, arahan, dan wahyu dari Allah.

      • Kebenaran Firman Allah: Rhema, pemahaman yang lebih dalam tentang Alkitab (logos).


    • Lihat:

      • Penglihatan (Wahyu 4:1-2): Penampakan ilahi yang menyingkapkan kebenaran rohani.

      • Kemuliaan Allah: Kesadaran akan hadirat dan kuasa Allah dalam hidup kita.


Kesimpulan:

Pesan dari Wahyu dan Yohanes menekankan pentingnya hubungan pribadi dengan Yesus Kristus dan penyerahan diri kepada Roh Kudus. Ketika kita mengizinkan Roh Kudus untuk mengendalikan hidup kita, kita dapat mengalami hadirat Allah secara nyata, menerima bimbingan-Nya, dan hidup dalam kuasa-Nya. "Hari Tuhan" bukan hanya tentang waktu tertentu, tetapi juga tentang keadaan rohani di mana kita hidup dalam persekutuan yang erat dengan Allah.

Semoga memberkati. 


Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...