Langsung ke konten utama

Kekecewaan dalam Mengikut Tuhan

dan bagaimana Abraham Menjadi Teladan Iman.


Hal-hal apa yang mengecewakan banyak orang dalam mengikut Tuhan? Banyak orang merasa kecewa dalam mengikut Tuhan tetapi mereka tidak berani memberikan pernyataan bahwa dia kecewa terhadap Tuhan. Hal yang bisa menyebabkan kita kecewa terhadap Tuhan adalah oleh karena kita merasa Dia telah berbicara kepada kita, telah berjanji kepada kita, mengatakan sesuatu kepada kita tetapi semuanya itu tidak menjadi REALITA.


Kalau kita mau belajar dari FT, Abraham disebut BAPA orang BERIMAN, tetapi dari apa yang Tuhan janjikan kepada dirinya, dia belum menerima seluruhnya dari apa yg Tuhan janjikan semasa hidupnya. Tapi dia tidak pernah menunjukkan bahwa dia kecewa, dia tidak pernah mengatakan bahwa Allah itu pendusta. Dia tetap MEMPERCAYAI Allah. Bahkan, Allah menyamakan penyebutan nama pribadiNya sebagai:  ALLAH ABRAHAM, ALLAH ISHAK DAN ALLAH YAKUB.  ALLAH ABRAHAM itu ALLAH BAPA; ALLAH ISHAK itu adalah ALLAH PUTRA;  dan ALLAH YAKUB atau ALLAH ISRAEL adalah ROH KUDUS.




BACA dan RENUNGKAN

Roma 4:17 seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" --di

hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. 18 Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu,” 19 Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. 20 Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, 21 dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. 22 Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.


Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa. Apa yang membuat Abraham

PERCAYA PENUH kepada JANJI Allah ini, kepada PERKATAAN Allah ini, padahal saat itu

dia dan Sara sudah sangat lanjut usianya? Pribadi Allah yang seperti apa yang Abraham

KENAL dan PERCAYAI? (Roma 4:17)


KONDISI apa yang membuat Abraham TIDAK PUNYA DASAR atau ALASAN sekecil

apapun untuk BERHARAP dan PERCAYA kepada JANJI Allah itu? Tetapi mengapa

Abraham tetap BERHARAP dan PERCAYA, mengapa IMANNYA tidak menjadi lemah dan

ia juga tidak bimbang karena ketidakpercayaan terhadap janji Allah itu? Apa yang menjadi

KEYAKINAN Abraham terhadap Allah? (Roma 4:20-21)


Malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, hal apa yang membuat

IMANNYA Abraham semakin DIPERKUAT? Bisakah IMAN saudara DIPERKUAT kalau

saudara selalu MELIHAT kepada FAKTA2 LAHIRIAH, selalu menuntut penggenapan janji

Allah itu terjadi di masa hidup saudara?


PENDALAMAN

Mari kita bahas poin-poin kekecewaan dalam mengikut Tuhan dan bagaimana Abraham menjadi teladan iman:

Hal-hal yang Mengecewakan Banyak Orang dalam Mengikut Tuhan:

  • Janji yang Tak Kunjung Terwujud: Ini adalah akar dari banyak kekecewaan. Seseorang merasa Tuhan telah berjanji (melalui firman, mimpi, nubuatan, atau perasaan pribadi), tetapi janji itu tak kunjung menjadi kenyataan. Ini bisa berupa kesembuhan, berkat finansial, jodoh, promosi pekerjaan, atau pemulihan hubungan. Ketika waktu terus berjalan tanpa ada tanda-tanda penggenapan, kekecewaan mulai tumbuh.

  • Doa yang Tak Terjawab: Seseorang berdoa dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu yang sangat penting baginya, tetapi Tuhan seolah diam. Ini bisa terasa seperti Tuhan tidak peduli atau tidak mendengar.

  • Penderitaan yang Tak Berkesudahan: Termasuk sakit yang tidak kunjung sembuh. Mengapa orang baik menderita? Mengapa orang yang setia justru mengalami kesulitan bertubi-tubi? Pertanyaan-pertanyaan ini seringkali muncul ketika seseorang menghadapi penderitaan yang tampaknya tidak ada habisnya.

  • Ketidakadilan: Melihat orang jahat makmur dan orang benar menderita bisa menimbulkan kekecewaan. Mengapa Tuhan membiarkan ketidakadilan terjadi? Mengapa Ia tidak segera menghukum orang jahat?

  • Kehidupan yang Monoton: Awalnya, mengikuti Tuhan terasa menyenangkan dan penuh semangat. Namun, seiring waktu, kehidupan bisa terasa monoton dan kering. Rutinitas ibadah terasa hambar, dan hubungan dengan Tuhan terasa jauh.

  • Ekspektasi yang Tidak Realistis: Terkadang, orang memiliki ekspektasi yang tidak realistis tentang kehidupan Kristen. Mereka berpikir bahwa setelah menjadi Kristen, semua masalah akan hilang dan hidup akan selalu bahagia. Ketika kenyataannya tidak demikian, mereka merasa kecewa.

  • Ajaran yang Menyesatkan: Beberapa orang kecewa karena mereka merasa telah diajarkan ajaran yang salah atau tidak lengkap. Mereka merasa dibohongi atau dimanipulasi oleh pemimpin agama.

Teladan Abraham dan Relevansinya:

Abraham adalah contoh luar biasa tentang bagaimana menghadapi kekecewaan dengan iman. Mari kita bahas pertanyaan-pertanyaan berdasarkan Roma 4:17-22:

  1. Apa yang membuat Abraham PERCAYA PENUH kepada JANJI Allah? Pribadi Allah yang seperti apa yang Abraham KENAL dan PERCAYAI?

    • Abraham mengenal Allah sebagai Allah yang Mahakuasa dan Setia. Dia percaya bahwa Allah sanggup melakukan apa pun yang Dia janjikan (Rom 4:21), bahkan menghidupkan orang mati dan menciptakan sesuatu dengan Firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada (Roma 4:17).

    • Abraham memiliki pengalaman pribadi dengan Allah seperti intervensi Tuhan melalui imam besar Melkisedek, bagaimana Allah memberikan kemenangan terhadap musuh-musuhnya. Dia telah melihat Allah menepati janji-janji-Nya sebelumnya. Pengalaman ini membangun kepercayaan dalam hatinya. 

    • Abraham mengenal karakter Allah sebagai yang tidak mungkin berdusta. Dia percaya bahwa Allah adalah Allah yang benar dan adil, dan Dia tidak akan pernah mengingkari janji-Nya.


  1. KONDISI2 apa yang membuat Abraham TIDAK PUNYA DASAR atau ALASAN sekecil apapun untuk BERHARAP dan PERCAYA kepada JANJI Allah itu? Tetapi mengapa Abraham tetap BERHARAP dan PERCAYA, mengapa IMANNYA tidak menjadi lemah dan ia juga tidak bimbang karena ketidakpercayaan terhadap janji Allah itu? Apa yang menjadi KEYAKINAN Abraham terhadap Allah?

    • Usia lanjut Abraham dan Sara: Secara fisik, mereka sudah tidak mungkin memiliki anak. Abraham berusia sekitar 100 tahun, dan Sara mandul serta sudah mati haid.

    • Kenyataan yang bertentangan dengan janji: Tidak ada tanda-tanda bahwa janji Allah akan menjadi kenyataan selama 10 tahun Abraham tinggal di Kanaan (Kej 16:3). Bahkan selama 14 tahun setelah Ismael lahir Allah tidak pernah berbicara dengan Abraham.


  1. Mengapa Abraham tetap berharap dan percaya?

    • Fokus pada janji Allah, bukan pada keadaan. Abraham tidak terpaku pada kenyataan bahwa dia dan Sara sudah tua. Dia memilih untuk memfokuskan pikirannya pada janji Allah yang Mahakuasa.

    • Keyakinan akan kuasa Allah. Abraham yakin bahwa Allah sanggup melakukan apapun, bahkan yang mustahil bagi manusia (Roma 4:21).

    • Iman yang tidak bimbang. Abraham tidak membiarkan keraguan dan ketidakpercayaan menguasai hatinya. Dia memilih untuk percaya dengan sepenuh hati kepada Allah.


  1. Malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, hal apa yang membuat IMANNYA Abraham semakin DIPERKUAT? Bisakah IMAN saudara DIPERKUAT kalau saudara selalu MELIHAT kepada FAKTA2 LAHIRIAH, selalu menuntut penggenapan janji Allah itu terjadi di masa hidup saudara?

    • Iman Abraham diperkuat dengan merenungkan janji Allah dan karakter-Nya. Semakin dia memikirkan tentang kuasa dan kesetiaan Allah, semakin kuat imannya.

    • Iman Abraham diperkuat dengan memuliakan Allah. Dia tidak mengeluh atau menyalahkan Allah atas situasinya. Sebaliknya, dia memuji Allah dan bersyukur atas janji-janji-Nya.

    • Iman kita tidak bisa diperkuat jika kita hanya melihat pada fakta-fakta lahiriah. Jika kita hanya fokus pada apa yang bisa kita lihat dan rasakan, kita akan mudah kecewa dan kehilangan harapan. Iman sejati membutuhkan kita untuk percaya kepada Allah, bahkan ketika kita tidak melihat bukti penggenapan janji-Nya.


Pelajaran bagi Kita:

  • Kekecewaan adalah bagian dari kehidupan Kristen. Tidak ada seorangpun yang kebal terhadap kekecewaan. Yang penting adalah bagaimana kita merespons kekecewaan itu.

  • Jangan biarkan kekecewaan menguasai Anda. Pilihlah untuk memfokuskan pikiran Anda pada Allah dan janji-janji-Nya.

  • Berdoa dan mencari hikmat dari Tuhan. Minta Tuhan untuk memberi Anda kekuatan dan penghiburan dalam menghadapi kekecewaan.

  • Belajar dari teladan Abraham. Percayalah kepada Allah, bahkan ketika Anda tidak melihat jalan keluar dan sementara kondisi mengatakan hal yang sebaliknya. Ingatlah bahwa Allah setia dan Dia akan menepati janji-Nya pada waktu yang tepat.

  • Ingatlah bahwa rencana Allah lebih besar dari pemahaman kita. Kita mungkin tidak selalu mengerti mengapa Tuhan mengizinkan sesuatu terjadi, tetapi kita bisa percaya bahwa Dia memiliki rencana yang baik untuk hidup kita.

Kesimpulan:

Kekecewaan adalah tantangan yang tak terhindarkan dalam perjalanan iman. Namun, dengan belajar dari teladan Abraham, kita bisa mengatasi kekecewaan dan tetap setia kepada Tuhan. Ingatlah bahwa Allah Mahakuasa, setia, dan Dia selalu punya rencana yang baik untuk hidup kita. Jangan biarkan kekecewaan merampas iman Anda. Teruslah berharap, percaya, dan memuliakan Allah. Teruslah mencari Dia, karena  Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia (Ibr 11:6).



Beranda (Home)
Hari Proof

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...