Langsung ke konten utama

KETEGUHAN HATI DANIEL (Daniel's Steadfastness)

Saat Teduh 13 Feb 2025


Daniel tidak mau menajiskan diri dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja. Mereka tinggal di Babel, dimana segala sesuatu seperti makanan dan minuman untuk orang-orang istimewa termasuk untuk raja, itu dipersembahkan dulu kepada dewa lalu kemudian di dalam makanan itu juga ada darah dan apabila makanan itu dimakan maka mereka akan mendapatkan kekuatan dari dewa-dewa Babel. Itu yang terjadi dan ini menajiskan, itu najis di MATA Tuhan. Mereka itu adalah tawanan, hidup di negeri orang asing, mereka itu kehilangan hak hidup sebenarnya, tetapi sekarang atas anugerah Tuhan mereka terpilih karena Nebukadnezar mencari orang-orang untuk melayani di kalangan raja dari orang-orang hebat.


Apa yang sudah ada sebelum Daniel dan kawan-kawannya dipilih? KETETAPAN HATI. Daniel BERKETETAPAN HATI untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja. Ini penting untuk kita BANGUN di dalam diri kita. Kebanyakan orang di dalam gereja adalah SESUDAH masuk ke dalam pencobaan dia berusaha untuk tetap teguh kemudian dia bergumul dan bergumul dan berdoa kepada Tuhan. Apakah Daniel saat itu berdoa kepada Tuhan? Sama sekali tidak. Dia sudah berketetapan hati untuk tidak menajiskan dirinya. Ini suatu yang penting dibangun di dalam hidup kita, karena mengandung KEHENDAK BEBAS yang ada pada kita.




BACA dan RENUNGKAN

Daniel 1:3 Lalu raja bertitah kepada Aspenas, kepala istananya, untuk membawa beberapa orang Israel, yang berasal dari keturunan raja dan dari kaum bangsawan, : 4 yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja, supaya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim. 5 Dan raja menetapkan bagi mereka pelabur setiap hari dari santapan raja dan dari anggur yang biasa diminumnya. Mereka harus dididik selama tiga tahun, dan sesudah itu mereka harus bekerja pada raja. 6 Di antara mereka itu ada juga beberapa orang Yehuda, yakni Daniel, Hananya, Misael dan Azarya.


Daniel 1:8 Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya. 9 Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu; 10 tetapi berkatalah pemimpin pegawai istana itu kepada Daniel: "Aku takut, kalau-kalau tuanku raja, yang telah menetapkan makanan dan minumanmu, berpendapat bahwa kamu kelihatan kurang sehat dari pada orang-orang muda lain yang sebaya dengan kamu, sehingga karena kamu aku dianggap bersalah oleh raja." 11 Kemudian berkatalah Daniel kepada penjenang yang telah diangkat oleh pemimpin pegawai istana untuk mengawasi Daniel, Hananya, Misael dan Azarya: 12 "Adakanlah percobaan dengan hamba-hambamu ini selama sepuluh hari dan biarlah kami diberikan sayur untuk dimakan dan air untuk diminum; 13 sesudah itu bandingkanlah perawakan kami dengan perawakan orang-orang muda yang makan dari santapan raja, kemudian perlakukanlah hamba-hambamu ini sesuai dengan pendapatmu." 14 Didengarkannyalah permintaan mereka itu, lalu diadakanlah percobaan dengan mereka selama sepuluh hari. 15 Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja. 16 Kemudian penjenang itu selalu mengambil makanan mereka dan anggur yang harus mereka minum, lalu memberikan sayur kepada mereka. 17 Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi.


Ketika Daniel dan teman-temannya diharuskan makan dari santapan raja, apa yg Daniel lakukan? 


Mengapa Daniel menolak makan santapan raja yang sebenarnya adalah makanan yang

mewah dan mahal?


Mengapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya terpilih oleh Aspenas kepala istana raja?

Karakteristik apa yang mereka miliki? Dari suku mana mereka berasal? Jadi apa yang sudah TERBANGUN di dalam hati mereka sebelum mereka terpilih, sebelum mereka menghadapi pencobaan? (Daniel 1:3-6)


Apa sebenarnya yang sedang Daniel cs pertaruhkan dengan ketetapan hatinya itu?

Bagaimana INTERVENSI Tuhan dalam masalah yang mereka hadapi?


Jadi kapan seharusnya kita membangun ketetapan hati itu? Ketika kita ada di marketplace,  ketetapan hati dalam hal apa yg harus kita bangun?


PENDALAMAN


Mari kita bedah pertanyaan-pertanyaan tersebut berdasarkan FT Daniel 1:3-17.

1. Ketika Daniel dan teman-temannya diharuskan makan dari santapan raja, apa yang Daniel lakukan? Mengapa Daniel menolak makan santapan raja yang sebenarnya adalah makanan yang mewah dan mahal?

  • Daniel berketetapan hati untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan anggur raja. Dia meminta izin kepada pemimpin pegawai istana agar tidak perlu menajiskan dirinya. (Daniel 1:8)

  • Daniel menolak karena makanan dan minuman tersebut dianggap najis di mata Tuhan. Alasan penolakan ini berdasarkan pemahaman bahwa santapan raja kemungkinan besar telah dipersembahkan kepada dewa-dewa Babel dan mengandung unsur-unsur yang dilarang dalam hukum Taurat (seperti darah). Mengkonsumsi makanan tersebut dapat dianggap sebagai bentuk penyembahan berhala dan pelanggaran terhadap perintah Tuhan.

2. Mengapa Daniel, Hananya, Misael dan Azarya terpilih oleh Aspenas kepala istana raja? Karakteristik apa yang mereka miliki? Dari suku mana mereka berasal? Jadi apa yang sudah TERBANGUN di dalam hati mereka sebelum mereka terpilih, sebelum mereka menghadapi pencobaan? (Daniel 1:3-6)

  • Mereka terpilih karena mereka berasal dari keturunan raja dan kaum bangsawan Israel (Yehuda), tidak bercela, berperawakan baik, memahami berbagai hikmat, berpengetahuan banyak, dan cakap bekerja di istana raja. (Daniel 1:3-4, 6)

  • Karakteristik mereka adalah:

    • Berasal dari keturunan terhormat.

    • Memiliki tata krama dan disiplin tinggi

    • Fisik yang prima (tidak bercela, berperawakan baik).

    • Cerdas dan berpengetahuan luas.

    • Mampu berbahasa dan belajar dengan cepat.

  • Sebelum mereka terpilih, sudah tertanam dalam hati mereka ketaatan kepada Tuhan dan hukum-hukum-Nya. Ini terlihat dari ketetapan hati Daniel untuk tidak menajiskan diri, yang menunjukkan bahwa ia sudah memiliki prinsip-prinsip yang kuat berdasarkan imannya. Ketaatan ini lebih penting daripada posisi atau kenyamanan duniawi. Mereka tidak mencari zona nyaman.

3. Apa sebenarnya yang sedang Daniel cs pertaruhkan dengan ketetapan hatinya itu? Bagaimana INTERVENSI Tuhan dalam masalah yang mereka hadapi?

  • Daniel dan teman-temannya bukanlah mempertaruhkan posisi mereka bekerja di istana (Daniel 1:4), tapi mempertaruhkan nyawa mereka. Bagi mereka pekerjann itu tidak penting, karena di sana bukan mencari pekerjaan. Mereka mempertahankan prinsip kebenaran. Menentang perintah raja bisa berakibat fatal. Bukan hanya bagi mereka, juga buat Aspenas, kepala (rumah tangga) istana.

  • Intervensi Tuhan:

    • Allah mengaruniakan kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana kepada Daniel, sehingga pemimpin tersebut bersedia mempertimbangkan permintaannya. (Daniel 1:9)

    • Allah memberikan hikmat dan pengertian kepada mereka, sehingga mereka lebih sehat dan kuat (termasuk 10 kali lebih cerdas, ay 20) dibandingkan orang-orang yang makan santapan raja. (Daniel 1:15, 17)

    • Percobaan sepuluh hari dengan makanan sayuran menunjukkan bahwa kesehatan dan kekuatan mereka tidak bergantung pada makanan mewah raja, melainkan pada berkat Tuhan.


4. Jadi kapan seharusnya kita membangun ketetapan hati itu? Ketika kita ada di marketplace, ketetapan hati dalam hal apa yang harus kita bangun?

  • Ketetapan hati harus dibangun sebelum kita menghadapi pencobaan, sebelum kita terjun ke marketplace / workplace. Seperti yang ditunjukkan oleh Daniel, ia sudah memiliki prinsip yang kuat sebelum ia ditempatkan di lingkungan istana.

  • Di marketplace (dunia kerja, bisnis, lingkungan sosial), ketetapan hati dapat dibangun dalam hal-hal berikut:

    • Integritas: Menolak suap, korupsi, atau praktik bisnis yang tidak jujur.

    • Etika / etos kerja: Menolak bergosip, berbohong, atau menjelek-jelekkan rekan kerja.

    • Prioritas: Menjaga keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, dan pelayanan kepada Tuhan.

    • Kesaksian: Berani menyatakan iman kita secara sopan dan relevan di tempat kerja.

    • Penggunaan waktu / etos kerja: rajin, tekun, ulet, disiplin. Menolak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak produktif atau merusak rohani.


Kunci utama dari kisah Daniel adalah bahwa ketetapan hati yang dibangun sebelum pencobaan datang akan menjadi fondasi yang kuat untuk tetap setia kepada Tuhan, bahkan di tengah tekanan dan godaan. Ada bagian sisi manusiawi kita yang menjadi  ‘hak prerogatif’ yang memang tidak bisa diintervensi oleh Allah, malaikat dan iblis, yaitu kehendak bebas (free will) kita. Ini harus menjadi tameng dan perlindungan pertama kita sebelum kita mengambil keputusan atau kita jatuh dalam pencobaan?


Beranda (Home)
Hari Proof

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...