Langsung ke konten utama

Musa: Iman dan Pengorbanan

BACA dan RENUNGKAN


Ibrani 11:24-27

Karena iman maka Musa, setelah dewasa,

  • menolak disebut anak puteri Firaun, karena

  • ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati

  • kesenangan dari dosa.

  • Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada

  • semua harta Mesir, sebab

  • pandangannya ia arahkan kepada upah.

  • Karena iman maka

  • ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja.

  • Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.


Matius 17:1 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. 2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. 3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.




Pertanyaannya tentang Musa ini:


  1. Musa MENOLAK DISEBUT anak puteri FIRAUN, apa sebenarnya yang DITOLAK oleh Musa? Apakah Musa hanya menolak DISEBUT, hanya menolak PREDIKAT atau STATUS sebagai anak puteri Firaun saja? Puteri Firaun mengasuhnya seperti anaknya sendiri, apa yang telah dan akan Musa PEROLEH sebagai anak puteri Firaun? Lalu apa yang HILANG dalam hidupnya ketika dia MENOLAK ibu angkatnya, puteri Firaun?


  1. Apakah sebabnya Musa LEBIH SUKA menderita SENGSARA dengan UMAT ALLAH

daripada untuk SEMENTARA menikmati kesenangan dari dosa sebagai seorang

PANGERAN Mesir yang penuh kehormatan dan kekayaan tapi dia MATI, TERHILANG dari rencana Allah?


  1. Ia menganggap penghinaan karena Kristus, apa yang Musa TELAH LIHAT di alamnya Allah, di kerangka acuan waktunya Allah tentang PRIBADI KRISTUS? Padahal Musa dan Kristus itu tidak hidup di zaman yang sama, ada perbedaan waktu 1300 tahun menurut WAKTU DUNIA, waktu yang tidak KEKAL.


  1. Pandangannya ia arahkan kepada UPAH, REWARD yang jauh lebih besar dan lebih mulia daripada yang akan di dapatnya dari kerajaan Mesir. Apakah UPAH, REWARD yang Musa peroleh RIBUAN TAHUN kemudian? (Matius 17:2-3) Inilah yang Musa lihat di alam Roh sehingga dia rela menderita sengsara dengan umat Allah daripada menjadi putra mahkota pewaris kerajaan Mesir. Apakah kita mau menerima UPAH seperti yang Musa peroleh? Upah Musa mungkin hanya 2 menit saja dia berdiri di samping Kristus disaksikan oleh ketiga rasul lalu dicatat dalam kitab Matius.


  1. Ia bertahan SAMA SEPERTI ia melihat apa yang tidak kelihatan, apa yang membuat Musa bisa BERTAHAN TETAP TEGUH, tidak TERGOYAHKAN? Apa yang membuat dia MAMPU melihat apa yang tidak kelihatan secara FISIK?


PENDALAMAN

  1. Apa sebenarnya yang DITOLAK oleh Musa? Musa tidak hanya menolak sebutan atau status sebagai anak putri Firaun. Dia menolak seluruh paket yang menyertai status itu:

    • Kehidupan mewah dan berkuasa: Sebagai anak angkat putri Firaun, Musa akan memiliki akses ke kekayaan, kekuasaan, dan kemewahan kerajaan Mesir. Dia akan menjadi seorang pangeran, dihormati dan dipatuhi.

    • Keamanan dan kenyamanan: Dia akan terhindar dari penderitaan, penindasan, dan perbudakan yang dialami oleh bangsanya, Israel.

    • Potensi menjadi Firaun: Secara tidak langsung, ada kemungkinan Musa bisa naik tahta menjadi Firaun, penguasa Mesir.

  2. Yang hilang dari hidupnya: Musa kehilangan semua hal di atas. Dia meninggalkan kehidupan yang nyaman dan berpotensi berkuasa untuk memilih hidup sebagai orang buangan, hidup dalam kesengsaraan bersama bangsanya.

  3. Mengapa Musa LEBIH SUKA menderita SENGSARA dengan UMAT ALLAH daripada menikmati kesenangan dosa?

    • Identitas sejati: Musa menyadari identitas sejatinya sebagai orang Israel, bagian dari umat pilihan Allah. Kesenangan duniawi tidak bisa mengkompensasi pengkhianatan terhadap identitas dan keyakinannya.

    • Nilai kekal: Musa mengerti bahwa kesenangan dosa hanya bersifat sementara, sedangkan penderitaan bersama umat Allah memiliki nilai kekal di mata Tuhan.

    • Ketaatan pada panggilan: Musa merasakan panggilan Allah untuk membebaskan bangsanya. Kesenangan duniawi akan menghalangi dirinya untuk memenuhi panggilan itu.

    • Prioritas pada Kebenaran: Musa lebih menghargai kebenaran dan keadilan daripada kesenangan dan kekayaan duniawi. Ia memilih untuk hidup sesuai dengan prinsip-prinsip kebenaran, meskipun harus menderita.


  1. Apa yang Musa TELAH LIHAT di alamnya Allah tentang PRIBADI KRISTUS?

    • Nubuat tentang Mesias: Musa mungkin telah membaca dan memahami nubuat-nubuat dalam kitab suci (yang pada zamannya berupa tradisi lisan atau cerita dari kedua orangtuanya semasa pengasuhan atau tulisan kuno di perpustakaan istana) tentang kedatangan seorang Mesias, yang akan menjadi penyelamat umat Allah.

    • Rencana keselamatan Allah: Dari didikan kedua orangtuanya dan apa yang dibacanya di perpustakaan istana, Musa mungkin telah memiliki pemahaman tentang rencana keselamatan Allah melalui pengorbanan Kristus.

    • Nilai pengorbanan Kristus: Musa mengerti bahwa pengorbanan Kristus akan membawa keselamatan bagi umat manusia, dan dia ingin menjadi bagian dari rencana itu, meskipun harus menderita. Iman itu timbul karena firman yang diterimanya.

    • Kekekalan: Musa memahami bahwa melalui Kristus ada kekekalan bersama dengan Allah. Ia memilih yang kekal daripada kesenangan duniawi yang sementara.


  1. Apakah UPAH, REWARD yang Musa peroleh RIBUAN TAHUN kemudian?

    • Kemuliaan di Gunung Transfigurasi: Penampakan Musa bersama Elia di Gunung Transfigurasi (Matius 17:2-3) merupakan salah satu upah yang Musa terima. Ini adalah pengakuan atas kesetiaannya kepada Allah dan perannya dalam rencana keselamatan.

    • Pengakuan dan penghormatan: Musa dihormati sebagai nabi besar dalam Yudaisme, Kekristenan, dan Islam. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk hidup setia kepada Allah.

    • Warisan iman: Musa meninggalkan warisan iman yang abadi. Keteladanannya dalam ketaatan, keberanian, dan kesetiaan kepada Allah terus menginspirasi orang-orang dari generasi ke generasi.

Apakah kita mau menerima UPAH seperti yang Musa peroleh? Upah Musa tidak hanya berupa momen singkat di Gunung Transfigurasi, tetapi juga menjadi warisan iman yang abadi. Kita juga bisa menerima upah serupa jika kita setia kepada Allah dan mengikuti panggilannya dalam hidup kita. Upahnya bukan selalu berupa kemuliaan duniawi, tetapi lebih berupa damai sejahtera, sukacita, dan hubungan yang erat dengan Allah. Yang terpenting dalam hidup kita adalah realitas kehadiran Allah dari hari ke hari.

Apa yang membuat Musa bisa BERTAHAN TETAP TEGUH, tidak TERGOYAHKAN?

  • Iman yang kuat: Iman kepada Allah adalah dasar dari keteguhan Musa. Dia percaya bahwa Allah akan menepati janji-Nya dan membebaskan bangsanya.

  • Fokus pada upah kekal: Musa mengarahkan pandangannya kepada upah kekal yang akan diterimanya di surga. Ini membantunya untuk mengabaikan penderitaan duniawi dan tetap setia kepada Allah.

  • Hubungan pribadi dengan Allah: Musa memiliki hubungan yang erat dengan Allah melalui doa dan persekutuan. Ini memberikan kekuatan dan penghiburan kepadanya di tengah-tengah kesulitan.

  • Keberanian: Musa memiliki keberanian untuk berdiri teguh meskipun menghadapi ancaman dari Firaun.

  • Visi yang jelas: Musa memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin dicapai, yaitu membebaskan bangsanya dari perbudakan. Visi ini membantunya untuk tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh godaan duniawi.

Apa yang membuat dia MAMPU melihat apa yang tidak kelihatan secara FISIK?

  • Iman dan pekerjaan Roh Kudus: Iman yang bertumbuh dalam Abraham atas dukungan Roh Kudus, memberi Musa kemampuan untuk melihat realitas rohani yang tidak dapat dilihat oleh mata jasmani.


Dengan merenungkan kisah Musa, kita dapat belajar untuk mengutamakan Allah di atas segala sesuatu, untuk mengarahkan pandangan kita kepada upah kekal, dan untuk hidup dengan iman yang kuat. Semoga renungan ini memberkati dan menginspirasi kita semua.


Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...