Langsung ke konten utama

CINTA YANG SEMULA

KASIH YANG MULA-MULA ADALAH IKAT-JANJI
Ketika Yesus diutus ke bumi ini untuk menyelamatkan dosa dunia ini IA menyadari bahwa IA pergi dari sorga ke bumi ini TANPA RETURN TICKET.

Siapa yang bilang IA datang dari sorga dan pasti kembali lagi ke sorga? Belum tentu. Yesus diutus Bapa sebagai manusia biasa seperti kita yang masih bisa tertarik kepada dunia ini.

Filipi 2:7  melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan *menjadi sama dengan manusia.*

*Selama 30 tahun IA betul-betul menjalani hari-harinya seperti kita. Tunduk di bawah otoritas kedua orangtuanya.*

Yohanes 1:29  Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: *"Lihatlah Anak domba Allah*, yang menghapus dosa dunia.

Yohanes Pembaptis memperkenalkan YESUS sebagai Anak domba Allah. Bukan sebagai Mesias, bukan sebagai Anak Allah dan juga bukan sebagai Raja. Inilah pengenalan yang paling akurat.

Filipi 2:8  *Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.*

Anak domba adalah lambang ketaatan mutlak.

APA YANG MENYEBABKAN YESUS BERHASIL? Titik awal keberhasilan Yesus adalah mengosongkan diriNya, merendahkan diriNya seperti Anak domba Allah. Tapi ada lagi hal yang utama dan kita akan temukan alasannya, karena IA LAKUKAN TERUS KASIH YANG SEMULA KEPADA BAPA dalam ketaatan mutlak.*

Wahyu 2:4-5  Namun demikian *Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.*
Sebab itu ingatlah *betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah* dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan *Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.*

*Di Wahyu, YESUS KRISTUS mengingatkan kita untuk TIDAK PERNAH meninggalkan KASIH kita yang mula-mula kepada-NYA.* Begitu besar dan dalamnya kasih yang mula-mula itu di mataNYA. *TUHAN sendiri tidak pernah melupakan kita karena kasih yang mula-mula ini.* TUHAN memegang dan memenuhi semua janji-Nya bukan karena jerih payahmu dan ketekunan mu. Dan bukan juga karena pengorbananmu dan penderitaanmu oleh karena memuliakan nama-Nya. Hei... bukankah IA menjanjikan mahkota untuk pekerjaanmu, penderitaanmu, jerih payahmu demi NAMA-NYA? Di ayat-ayat sebelumnya DIA tahu semuanya itu, tapi karena Anda dan saya telah melupakan KASIH YANG SEMULA apa yang Anda dan saya lakukan semuanya menjadi sia-sia.
Ketika Anda dan saya telah melupakan KASIH YANG SEMULA, kita dianggap dan diperhitungkan sudah GAGAL dan telah JATUH. Tuhan sendiri akan mencabut pengakuan-Nya dan legitimasi kita sebagai gereja-Nya, jika kita tidak bertobat. Kaki dian adalah lambang jemaat.

Wahyu 2:2a-3  Aku tahu segala pekerjaanmu: baik *jerih payahmu maupun ketekunanmu.*
Dan engkau tetap sabar dan *menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.*

Ingatlah dan selalu ingat untuk mengasihi Tuhan dengan kasih yang SEMULA.

Yeremia 31:3  Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.
Bapa memiliki kasih SEMULA dan itu kekal, sebab IA adalah Bapa yang kekal, Yang Awal dan Yang Akhir.

Dan sekarang IA melanjutkan kasih setia-Nya, tapi tidak pernah IA meninggalkan kasihnya yang SEMULA, yang kekal, yang setia, yang telah memilih kita sejak sebelum bumi ini dijadikan.
Efesus 1:4  Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

*Kasih yang SEMULA bagi orang percaya adalah ketika engkau menerima kasih-karunia-Nya dan pengutusan-Nya menjadi duta-duta kerajaan-Nya; yaitu ketika kau dilahirkan kembali dibaptis dengan air dan dengan ROH Kudus.*

Jadi KASIH YANG SEMULA juga adalah ikat-janji mu dengan YESUS KRISTUS sebagai calon Mempelai Kristus.

Begitu besarnya arti ikat-janji ini. Ikat-janji dilakukan oleh kedua-belah pihak. Tidak bisa sendiri. Tuhan tidak pernah gagal melaksanakan ikat-janji ini. Dari pihak manusia lah yang dapat menggagalkan dan mengaborsi ikat-janji SUCI ini ditengah perjalanan hidupnya.

YESUS juga memiliki ikat-janji dengan Bapa Sorgawi. Lihatlah!
Lukas 3:21-22  Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit
dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: *"Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." *

Apa yang terjadi di sini? Inilah saatnya misi YESUS sebagai Penebus dosa dunia, bukan sekedar Juru Selamat. Bisa saja Anda dan saya sudah menerima keselamatan (salvation) itu tapi belum sepenuhnya ditebus (redeemed). Anda dan saya sudah dipindahkan dari tempat gelap kepada terang. Sudah dilahirkan kembali sebagai ciptaan yang baru dalam kerajaan-Nya.

1 Petrus 2:9  Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Kolose 1:13  Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;

YESUS tidak memindahkan kita ke sorga, karena itu bukan misiNya. misiNya adalah mengutus kita ke dalam dunia ini.

Yohanes 17:11, 15-18  Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
*Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia,* tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.
Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula *Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;*


IKAT-JANJI DARAH
Namun tujuan utama misi YESUS adalah untuk MATI bagi dosa dunia. DIA menyadari ketika mendengar kata BERKENAN dari Bapa itu artinya adalah KEMATIAN. Itu artinya SALIB. Itu artinya DUNIA ORANG MATI. Itu artinya NERAKA. Itu artinya pengkhianatan. Itu artinya PENOLAKAN. Itu artinya KUTUK DOSA. Itu artinya MAUT. Semua itu tidaklah menggentarkan hati YESUS karena ikat-janji Nya dengan Bapa. Hanya satu-satunya hal yang menggoncang-goncangkan hatiNya yaitu TERPISAH DARI BAPA. Itu yang membuat darah keluar dari pori-pori NYA ketika berdoa di Taman Getsemani.
Lukas 22:44  Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

*Ikat-janji YESUS-BAPA adalah ikat-janji darah.*
Lukas 22:20  Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.

Yohanes 17:4  Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.

YESUS melaksanakan ikat-janji Nya dengan menyelesaikan pekerjaan yang Bapa berikan. Dan saat Dia sudah menyelesaikannya itulah saat memuliakan Bapa dan menerima kemuliaan Bapa.

*Ada banyak persamaan antara ikat-janji YESUS-BAPA dengan ikat-janji YESUS-KITA.*
1. Dasar yang dipakai KASIH Yang SEMULA
2. Memikul Salib
3. Domba
4. Dipilih, diurapi Roh Kudus
5. Diutus ke dalam dunia

MENGHORMATI IKAT-JANJI
Sebagaimana YESUS telah SELESAI melaksanakan ikat-janji Nya dengan Bapa, DIA juga menghendaki kita sebagai umatNya yang telah ditebus untuk melaksanakan ikat-janji kita dengan Nya sampai tuntas.

Inti daripada mengikuti Yesus adalah rela berkorban.
Matius 10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya (bukan salib Kristus) dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

Bagaimana kita mengenal Yesus Kristus? Bagaimana responmu terhadap ikat-janji ini? Ketika Yesus sebagai Anak Domba ALLAH yang sudah tersembelih itu mengingatkanmu akan KASIH YANG MULA-MULA itu? Ketika IA mencari imanmu itu sebenarnya IA mencari kasih yang mula-mula itu.

Masihkah Anda dapat mengasihiNya ketika Anda diberi peran sebagai Lazarus yang makan dari remah-remah si kaya?

Masihkah Anda bersyukur ketika usahamu bangkrut dan istrimu meninggalkanmu?

Ayub tidak pernah bersungut-sungut dan tidak pernah mengucapkan kata yang salah terhadap TUHAN di dalam segala penderitaannya, padahal dia tidak berbuat salah. Dia tetap menjaga kesalehan, kejujuran, takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan.

Apakah Anda masih berusaha dan menanti-nantikan Yesus lewat dan berusaha menjamah ujung jubahNya seperti perempuan dengan pendarahan selama 12 tahun itu?

Jujur lebih mudah mengatakannya daripada mengalaminya sendiri. Hanya dengan penyerahan penuh kepada Roh dan tetap mengingat kasih yang mula-mula, menghormati ikat-janji kita dengan Tuhan maka kita dimampukan untuk apa pun yang Tuhan kehendaki.

*Jangan mengasihi Tuhan karena apa yang diberikan dan dikerjakanNya untukmu.* Itu akan menjadi batu sandunganmu sendiri. Jangan mengukur kasih Tuhan dan perkenananNya dengan berkat-berkat yang kau terima. Itu menempatkan dirimu sendiri di tepi jurang.

*Kasih dan Perkenanan Bapa untuk Yesus memulai misiNya sampai mati di kayu salib.* Jadi kasih dan perkenananNya harus kita dapatkan bukan untuk memperoleh berkat-berkat, tapi supaya kita layak menjadi alatNya yang menyelesaikan misiNya.

Matius 6:8  Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena *Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.*

Roma 12:2  *Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini," tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Kasihi Yesus mu karena Dia ADALAH Anak Domba ALLAH Yang Sudah Disembelih. Anak domba tidak bisa melawan dan hanya TAAT. Kasihi Yesus karena Dia layak.

Ingatlah ini. *TUHAN memegang dan memenuhi semua janji-Nya bukan karena jerih payahmu dan ketekunan mu, bukan pelayananmu, bukan pengorbananmu dan penderitaanmu, bukan perpuluhanmu, bukan berapa banyak jiwa yang sudah kau layani, tapi oleh karena Dia ingat KASIHMU YANG MULA-MULA itu. Dia menghormati ikat-janji Nya dengan kita.*


With blessings

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...