Langsung ke konten utama

CINTA YANG SEMULA

KASIH YANG MULA-MULA ADALAH IKAT-JANJI
Ketika Yesus diutus ke bumi ini untuk menyelamatkan dosa dunia ini IA menyadari bahwa IA pergi dari sorga ke bumi ini TANPA RETURN TICKET.

Siapa yang bilang IA datang dari sorga dan pasti kembali lagi ke sorga? Belum tentu. Yesus diutus Bapa sebagai manusia biasa seperti kita yang masih bisa tertarik kepada dunia ini.

Filipi 2:7  melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan *menjadi sama dengan manusia.*

*Selama 30 tahun IA betul-betul menjalani hari-harinya seperti kita. Tunduk di bawah otoritas kedua orangtuanya.*

Yohanes 1:29  Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: *"Lihatlah Anak domba Allah*, yang menghapus dosa dunia.

Yohanes Pembaptis memperkenalkan YESUS sebagai Anak domba Allah. Bukan sebagai Mesias, bukan sebagai Anak Allah dan juga bukan sebagai Raja. Inilah pengenalan yang paling akurat.

Filipi 2:8  *Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.*

Anak domba adalah lambang ketaatan mutlak.

APA YANG MENYEBABKAN YESUS BERHASIL? Titik awal keberhasilan Yesus adalah mengosongkan diriNya, merendahkan diriNya seperti Anak domba Allah. Tapi ada lagi hal yang utama dan kita akan temukan alasannya, karena IA LAKUKAN TERUS KASIH YANG SEMULA KEPADA BAPA dalam ketaatan mutlak.*

Wahyu 2:4-5  Namun demikian *Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.*
Sebab itu ingatlah *betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah* dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan *Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.*

*Di Wahyu, YESUS KRISTUS mengingatkan kita untuk TIDAK PERNAH meninggalkan KASIH kita yang mula-mula kepada-NYA.* Begitu besar dan dalamnya kasih yang mula-mula itu di mataNYA. *TUHAN sendiri tidak pernah melupakan kita karena kasih yang mula-mula ini.* TUHAN memegang dan memenuhi semua janji-Nya bukan karena jerih payahmu dan ketekunan mu. Dan bukan juga karena pengorbananmu dan penderitaanmu oleh karena memuliakan nama-Nya. Hei... bukankah IA menjanjikan mahkota untuk pekerjaanmu, penderitaanmu, jerih payahmu demi NAMA-NYA? Di ayat-ayat sebelumnya DIA tahu semuanya itu, tapi karena Anda dan saya telah melupakan KASIH YANG SEMULA apa yang Anda dan saya lakukan semuanya menjadi sia-sia.
Ketika Anda dan saya telah melupakan KASIH YANG SEMULA, kita dianggap dan diperhitungkan sudah GAGAL dan telah JATUH. Tuhan sendiri akan mencabut pengakuan-Nya dan legitimasi kita sebagai gereja-Nya, jika kita tidak bertobat. Kaki dian adalah lambang jemaat.

Wahyu 2:2a-3  Aku tahu segala pekerjaanmu: baik *jerih payahmu maupun ketekunanmu.*
Dan engkau tetap sabar dan *menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.*

Ingatlah dan selalu ingat untuk mengasihi Tuhan dengan kasih yang SEMULA.

Yeremia 31:3  Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.
Bapa memiliki kasih SEMULA dan itu kekal, sebab IA adalah Bapa yang kekal, Yang Awal dan Yang Akhir.

Dan sekarang IA melanjutkan kasih setia-Nya, tapi tidak pernah IA meninggalkan kasihnya yang SEMULA, yang kekal, yang setia, yang telah memilih kita sejak sebelum bumi ini dijadikan.
Efesus 1:4  Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

*Kasih yang SEMULA bagi orang percaya adalah ketika engkau menerima kasih-karunia-Nya dan pengutusan-Nya menjadi duta-duta kerajaan-Nya; yaitu ketika kau dilahirkan kembali dibaptis dengan air dan dengan ROH Kudus.*

Jadi KASIH YANG SEMULA juga adalah ikat-janji mu dengan YESUS KRISTUS sebagai calon Mempelai Kristus.

Begitu besarnya arti ikat-janji ini. Ikat-janji dilakukan oleh kedua-belah pihak. Tidak bisa sendiri. Tuhan tidak pernah gagal melaksanakan ikat-janji ini. Dari pihak manusia lah yang dapat menggagalkan dan mengaborsi ikat-janji SUCI ini ditengah perjalanan hidupnya.

YESUS juga memiliki ikat-janji dengan Bapa Sorgawi. Lihatlah!
Lukas 3:21-22  Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit
dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: *"Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan." *

Apa yang terjadi di sini? Inilah saatnya misi YESUS sebagai Penebus dosa dunia, bukan sekedar Juru Selamat. Bisa saja Anda dan saya sudah menerima keselamatan (salvation) itu tapi belum sepenuhnya ditebus (redeemed). Anda dan saya sudah dipindahkan dari tempat gelap kepada terang. Sudah dilahirkan kembali sebagai ciptaan yang baru dalam kerajaan-Nya.

1 Petrus 2:9  Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Kolose 1:13  Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;

YESUS tidak memindahkan kita ke sorga, karena itu bukan misiNya. misiNya adalah mengutus kita ke dalam dunia ini.

Yohanes 17:11, 15-18  Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
*Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia,* tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.
Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula *Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;*


IKAT-JANJI DARAH
Namun tujuan utama misi YESUS adalah untuk MATI bagi dosa dunia. DIA menyadari ketika mendengar kata BERKENAN dari Bapa itu artinya adalah KEMATIAN. Itu artinya SALIB. Itu artinya DUNIA ORANG MATI. Itu artinya NERAKA. Itu artinya pengkhianatan. Itu artinya PENOLAKAN. Itu artinya KUTUK DOSA. Itu artinya MAUT. Semua itu tidaklah menggentarkan hati YESUS karena ikat-janji Nya dengan Bapa. Hanya satu-satunya hal yang menggoncang-goncangkan hatiNya yaitu TERPISAH DARI BAPA. Itu yang membuat darah keluar dari pori-pori NYA ketika berdoa di Taman Getsemani.
Lukas 22:44  Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

*Ikat-janji YESUS-BAPA adalah ikat-janji darah.*
Lukas 22:20  Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.

Yohanes 17:4  Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.

YESUS melaksanakan ikat-janji Nya dengan menyelesaikan pekerjaan yang Bapa berikan. Dan saat Dia sudah menyelesaikannya itulah saat memuliakan Bapa dan menerima kemuliaan Bapa.

*Ada banyak persamaan antara ikat-janji YESUS-BAPA dengan ikat-janji YESUS-KITA.*
1. Dasar yang dipakai KASIH Yang SEMULA
2. Memikul Salib
3. Domba
4. Dipilih, diurapi Roh Kudus
5. Diutus ke dalam dunia

MENGHORMATI IKAT-JANJI
Sebagaimana YESUS telah SELESAI melaksanakan ikat-janji Nya dengan Bapa, DIA juga menghendaki kita sebagai umatNya yang telah ditebus untuk melaksanakan ikat-janji kita dengan Nya sampai tuntas.

Inti daripada mengikuti Yesus adalah rela berkorban.
Matius 10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya (bukan salib Kristus) dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

Bagaimana kita mengenal Yesus Kristus? Bagaimana responmu terhadap ikat-janji ini? Ketika Yesus sebagai Anak Domba ALLAH yang sudah tersembelih itu mengingatkanmu akan KASIH YANG MULA-MULA itu? Ketika IA mencari imanmu itu sebenarnya IA mencari kasih yang mula-mula itu.

Masihkah Anda dapat mengasihiNya ketika Anda diberi peran sebagai Lazarus yang makan dari remah-remah si kaya?

Masihkah Anda bersyukur ketika usahamu bangkrut dan istrimu meninggalkanmu?

Ayub tidak pernah bersungut-sungut dan tidak pernah mengucapkan kata yang salah terhadap TUHAN di dalam segala penderitaannya, padahal dia tidak berbuat salah. Dia tetap menjaga kesalehan, kejujuran, takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan.

Apakah Anda masih berusaha dan menanti-nantikan Yesus lewat dan berusaha menjamah ujung jubahNya seperti perempuan dengan pendarahan selama 12 tahun itu?

Jujur lebih mudah mengatakannya daripada mengalaminya sendiri. Hanya dengan penyerahan penuh kepada Roh dan tetap mengingat kasih yang mula-mula, menghormati ikat-janji kita dengan Tuhan maka kita dimampukan untuk apa pun yang Tuhan kehendaki.

*Jangan mengasihi Tuhan karena apa yang diberikan dan dikerjakanNya untukmu.* Itu akan menjadi batu sandunganmu sendiri. Jangan mengukur kasih Tuhan dan perkenananNya dengan berkat-berkat yang kau terima. Itu menempatkan dirimu sendiri di tepi jurang.

*Kasih dan Perkenanan Bapa untuk Yesus memulai misiNya sampai mati di kayu salib.* Jadi kasih dan perkenananNya harus kita dapatkan bukan untuk memperoleh berkat-berkat, tapi supaya kita layak menjadi alatNya yang menyelesaikan misiNya.

Matius 6:8  Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena *Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.*

Roma 12:2  *Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini," tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Kasihi Yesus mu karena Dia ADALAH Anak Domba ALLAH Yang Sudah Disembelih. Anak domba tidak bisa melawan dan hanya TAAT. Kasihi Yesus karena Dia layak.

Ingatlah ini. *TUHAN memegang dan memenuhi semua janji-Nya bukan karena jerih payahmu dan ketekunan mu, bukan pelayananmu, bukan pengorbananmu dan penderitaanmu, bukan perpuluhanmu, bukan berapa banyak jiwa yang sudah kau layani, tapi oleh karena Dia ingat KASIHMU YANG MULA-MULA itu. Dia menghormati ikat-janji Nya dengan kita.*


With blessings

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...