Langsung ke konten utama

Siklus Perubahan Ekonomi - Bagian 1

Siklus Perubahan Ekonomi - Bagian 1 oleh Dr. Jonathan David, 

(pesan ini pertama dibagikan pada tahun 2008 dan ditayang ulang pada Upper Room 36, 37 2022 dan terakhir Upper Room  185 - 15 April 2025)

Pesan ini membahas prinsip-prinsip finansial dari sudut pandang Alkitab, khususnya Injil Lukas dan Kitab Maleakhi. Penulis menekankan pentingnya melayani dan menghormati Tuhan dengan perpuluhan, merujuk pada Maleakhi 3:10 dan konsep rumah perbendaharaan sebagai sumber berkat dan perlindungan ilahi dari "belalang pelahap". Selain itu, pesan ini menyoroti perlunya menabur benih untuk memulai siklus panen, menganjurkan penaburan yang berlimpah di tanah yang subur, dan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu. Secara keseluruhan, pesan utamanya adalah bahwa kesejahteraan finansial datang dari hubungan yang benar dengan Tuhan dan ketaatan pada prinsip-prinsip-Nya.

1. Siklus Perubahan Ekonomi

Tuhan berbicara tentang siklus perubahan ekonomi, yang digambarkan dengan tahapan-tahapan tertentu.

  • Siklus ini mencakup:

    • 7 tahun kelimpahan ("lembu gemuk"). Periode November 2012 hingga November 2019 disebut sebagai akhir dari tahun-tahun berlimpah.

    • 5 tahun kekurangan ("lembu kurus"). 2020-2025

    • 4 tahun krisis ("lembu berdarah"). 2025-2029

    • 3,5 tahun kekacauan ("lembu mati"). 2030-2033

    • Keruntuhan terakhir.


Penting untuk berkonsentrasi pada tahun-tahun kelimpahan (2012-2019). Apa yang dikatakan ekonom tidak penting karena mereka "tidak tahu jalannya"; penting untuk mendengar dari "atas" (Tuhan).

  • Seperti pada zaman Firaun dan Yusuf, masa 7 tahun kelimpahan sangat penting. Yusuf, dengan roh yang luar biasa, membimbing Mesir dan mengubah kebijakan ekonominya, membangun sistem yang kuat yang melindungi umat Tuhan selama 400 tahun sampai mereka meninggalkan Mesir. Tuhan ingin melakukan pekerjaan luar biasa dalam hidup Anda, terutama di area ini.

2. Melayani Tuhan vs. Melayani Mamon (Kekayaan)

Mat 6:24 Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

  • Mamon adalah roh jahat yang menguasai seluruh sistem Babel.

  • Pada akhirnya, ini semua tentang uang, bahkan bagi mereka yang religius.

  • Ada dua dinamika: melayani Tuhan atau menjadi hamba kekayaan dan sumber daya.

  • Kita harus berkuasa atas kekayaan, bukan kekayaan yang menguasai kita.

  • Mencintai uang dapat membawa banyak cobaan dan penderitaan.

3. Perspektif Spiritual tentang Keuangan dan Kekayaan

Tuhan ingin membantu membereskan keuangan.

  • Prinsip Tuhan bukanlah skema cepat kaya; prosesnya mungkin lambat tapi pasti.

  • Firman Tuhan diberikan agar kita memiliki apa yang telah direncanakan Tuhan; Dia memberi hal baik tanpa menambah kesedihan.

  • Banyak orang kaya kehilangan kesehatan, teman, atau memiliki kehidupan keluarga yang buruk; mereka kaya secara eksternal tetapi kering secara internal. Kita perlu terbebas dari "kutukan" ini.


Hidup tanpa tujuan spiritual digambarkan seperti "hamster" yang terus berlari di roda tanpa henti (rat race). Ini adalah perjuangan kompetitif untuk kekayaan dan kekuasaan.

  • Tuhan telah membebaskan kita dari "rat race" ini.

  • Orang Farisi yang adalah "hamba-hamba uang" tersinggung dan mencemooh ketika Yesus berbicara tentang tidak dapat melayani dua tuan. Jika kebenaran menyinggung, itu karena ada sesuatu yang perlu diperbaiki di dalam diri. Kebenaran seharusnya membebaskan.

  • Penting bagi Tuhan untuk berurusan dengan hati kita, agar kita tidak menjadi pencinta uang, agama, pengetahuan, atau status. Kita perlu dibebaskan untuk menghadapi kebenaran dengan kedewasaan.

4. Tujuh Prinsip untuk Keuangan yang Baik

Prinsip Pertama: Layani dan Hormati Tuhan dengan Perpuluhanmu

  • Perpuluhan bukanlah praktik Perjanjian Lama, tetapi praktik untuk keimamatan kekal Kristus (aturan Melkisedek), yang berbeda dengan Keimamatan Harun yang sudah usang.

Setiap kali Melkisedek disebutkan, perpuluhan juga disebutkan.

Pesan perpuluhan ini adalah pesan terakhir dari Tuhan sebelum masa 400 tahun keheningan di Perjanjian Lama (setelah Maleakhi).

  • Maleakhi 3:10 menginstruksikan untuk membawa seluruh persembahan persepuluhan ke dalam rumah perbendaharaan.

    • Rumah perbendaharaan adalah rumah Tuhan, gereja tempat Anda menerima kehidupan.

    • Ini seperti "bank" spiritual tempat persediaan makanan (berkat) disimpan; jika Anda sakit atau membutuhkan, Anda dapat masuk dan mengklaimnya. Ini adalah tempat pertukaran, di mana yang diberkati di surga dapat diakses di bumi.

    • Cara Anda memperlakukan rumah Tuhan dan orang-orang di dalamnya (gembala, pemimpin) memengaruhi akses Anda ke berkat rohani. Menyerang rumah itu dapat menyebabkan keuangan mengering dan mendatangkan kutukan. Hubungan yang akurat dengan rumah Tuhan melepaskan sumber daya dan perkenanan Tuhan.


  • Dengan membawa seluruh perpuluhan, Anda menguji Tuhan (Maleakhi 3:10) apakah Dia tidak akan membukakan tingkap-tingkap (jendela) langit dan mencurahkan berkat sampai melimpah.

    • "Jendela surga" berarti perkenanan dan mata Tuhan tertuju pada hidup Anda; Dia akan bergerak melalui hidup Anda.

    • Berkat itu akan dicurahkan sampai melimpah di tempat Anda bekerja, dalam pekerjaan, panggilan, dan apa yang Anda lakukan. Anda akan diberkati di bidang keahlian Anda.


Tuhan tidak membutuhkan uang Anda; Anda menggunakan uang untuk memuliakan Dia.

  • Di surga, emas adalah bahan jalan; jika Anda memiliki masalah dengan uang, Anda memiliki masalah serius.

  • Menyalahgunakan sumber daya ini (uang) dapat menghancurkan hidup Anda.

  • Jangan membawa sebagian, tetapi seluruh perpuluhan.


  • Tuhan berjanji untuk menghardik belalang pelahap (pengganggu).

    • Ini berarti tidak ada yang akan bisa menyabotase keuangan Anda. Uang Anda akan bernilai.

    • Inflasi, pemerintah, atau pemungut pajak tidak akan bisa mencuri uang Anda.


Melakukan pekerjaan Tuhan (seperti memberi atau menolong orang) akan diberi upah, bahkan jika orang yang Anda tolong menyalahgunakan sumber dayanya.

  • Perpuluhan adalah ujian pribadi dan kemitraan dengan Tuhan: Anda mengurus rumah-Nya, dan Dia akan mengurus belalang pelahap untuk Anda.

  • 10% (perpuluhan) adalah milik Tuhan, dan 90% sisanya juga milik-Nya. Anda tidak bisa melakukan kebenaran setengah-setengah; Anda harus bertindak benar dalam penggunaan 90% juga.

Untuk maju secara finansial, Anda harus bertransaksi dengan baik dengan rumah-Nya.

  • Jika Anda membangun rumah-Nya, Dia akan membangun rumah Anda. Jika Anda memperhatikan umat-Nya, Dia akan memperhatikan orang-orang Anda. Ada pertukaran: Anda menjaga ladang-Nya, Dia menjaga rumah dan keluarga Anda.

  • Tidak membayar perpuluhan akan mendatangkan belalang pelahap.

  • Ada hukum dalam akuntansi spiritual yang tidak bisa dilanggar; jangan mencoba memanipulasi pembukuan.

  • Berbaik hatilah kepada rumah Tuhan, berkati mereka saat kembali, dan berikan hidup Anda untuk rumah itu; ketika Anda melakukannya, Dia akan berjuang demi Anda.


Melayani Tuhan dengan perpuluhan harus dilakukan tanpa rasa malu dan takut. Tuhan adalah Tuan yang baik yang selalu membayar dengan baik.

  • Anda bekerja untuk Tuhan, bukan untuk gereja itu sendiri; di mana pun Anda berada, lakukan seperti untuk Tuhan. Jangan memandang gereja sebagai sumber keuangan Anda; Tuhan adalah penyedia Anda.

  • Apa yang ditabur akan kembali dalam takaran penuh. Bahkan jika orang lain tidak melakukan bagian mereka, Anda akan tetap diberi upah jika Anda telah menyelesaikan bagian Anda.


Prinsip Kedua: Taburkan Benih agar Siklus Tuaian Kita Dapat Dimulai

Ketika Anda menabur, Anda memulai sebuah siklus tuaian.

  • Taburkan benih dengan tepat sesuai dengan apa yang Roh Kudus tunjukkan. Jangan menahan-nahan benih taburan Anda.

  • Sow the best seed. Jika Tuhan menunjukkan area untuk menabur, Dia tidak ingin porsi yang sedikit.


Jika Anda menabur dengan berlimpah, Anda menuai dengan berlimpah. Jika Anda menabur benih apel, Anda mendapatkan pohon apel.

  • Mukjizat tidak bekerja pada uang, tetapi bekerja pada iman. Jangan memberikan uang untuk "membeli" mukjizat; berikan iman Anda.

  • Jumlah berkat (tuaian) yang datang bergantung pada kita; kita bisa menunda atau menghancurkan masa depan kita dengan tidak menabur.


Anda harus menabur untuk menuai.

  • Untuk mendapatkan tuaian yang lebih baik di masa mendatang, Anda harus menabur yang terbaik di masa sekarang.


Kita perlu menabur di tanah yang subur.

  • Mengurangi pengeluaran yang tidak perlu adalah cara terbaik untuk memiliki lebih banyak uang untuk ditabur.

  • Menabur di tanah yang salah (tidak subur) tidak akan menghasilkan tuaian. Perumpamaan penabur menunjukkan bahwa benih yang jatuh di pinggir jalan akan hancur; penabur yang cerdas tidak akan menabur seperti itu.

Menabur Firman Tuhan di hati dapat mengungkapkan hal-hal di dalam diri dan menyebabkan pergumulan internal.

  • Ketika Anda mulai menabur, Anda memulai siklus yang memungkinkan Anda terhindar dari penghukuman dunia. Apa yang terjadi di sekitar Anda tidak harus menghancurkan hidup Anda, seperti tulah Mesir tidak datang ke Gosyen.

  • Ini karena Anda menuai apa yang Anda tabur, dan Anda akan diberkati sepenuhnya.


Baca juga pesan terkait: Upper Room 36, Upper Room 37




Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...