Langsung ke konten utama

Musim Yang Baru (Preparing the Bride Session 16)

Musim Yang Baru

Sesi khotbah kali ini menjelaskan metafora musim sebagai siklus kehidupan dan akses spiritual yang diberikan Tuhan kepada umat-Nya melalui Kristus. Papa Djonny menganalisis ayat-ayat Kitab Suci, khususnya dari Kitab Kidung Agung, untuk menggambarkan karakteristik ideal gereja sebagai setia, memiliki iman yang kuat, dan menghasilkan buah rohani dalam berbagai musim kehidupan. Penekanan diberikan pada pentingnya menyimpan firman Tuhan dan menanggapi panggilan-Nya untuk memasuki musim-musim baru dengan harapan dan penyerahan diri.



Pendahuluan

Saudara-saudara diyakinkan telah menantikan Firman kebenaran. Pada sesi lalu telah disampaikan bahwa setiap saudara memiliki akses khusus kepada Allah Bapa melalui Kristus, di mana Allah Bapa dapat mengakses saudara dengan cepat dan tanpa gangguan dari iblis, seperti yang dialami Ayub.

Hari ini akan dilanjutkan mengenai karakteristik gereja yang diharapkan Tuhan menjadi kekasih-Nya.

Gereja yang dulunya bukan umat, dijadikan umat dan kemudian menjadi kekasih Tuhan.


Pembahasan Sesi ini dari Kidung Agung 2:10-13

Kid 2:10 Kekasihku mulai berbicara kepadaku: "Bangunlah manisku, jelitaku, marilah! 11  Karena lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu. 12  Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita. 13  Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pohon anggur semerbak baunya. Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!

Ayat 10-13 Kidung Agung kekasih (gereja) yang membayangkan kekasihnya (Tuhan) berbicara. Ini dipahami sebagai pemahaman rohani tentang kehidupan gereja.

  • "Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah" adalah ajakan kekasih untuk bersama-sama memasuki musim yang baru.

  • "Lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu": Ini menandakan berakhirnya masa sulit atau gangguan.

  • "Di ladang telah nampak bunga-bunga": Ini melambangkan munculnya pengharapan baru karena bunga adalah cikal bakal benih. Musim yang baru berisi pengharapan baru.

  • "Tiba musim memangkas".

  • "Bunyi tekukur terdengar di tanah kita": Ini menunjukkan kehidupan yang semarak.

"Pohon ara mulai berbuah": Bagi manusia, ini adalah indikator pergantian musim seperti yang dikatakan Yesus dalam Matius 24:32. 

Mat 24:32 Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.

Si gadis Sunam memahami ini sebagai ajakan kekasih untuk berjalan bersama di musim yang baru.

  • "Bunga pohon anggur semerbak baunya": Ini juga merupakan bagian dari gambaran musim baru.

  • Ajakan "Marilah" menunjukkan keinginan untuk berjalan bersama-sama.

  • Gembala yang baik tidak akan membiarkan dombanya mati kedinginan atau sakit karena hujan.

  • Musim yang baru selalu menimbulkan pengharapan baru dan melahirkan sikap berserah penuh kepada Tuhan.


Kapasitas Gereja sebagai Kekasih Tuhan

Kekasih Tuhan (gereja) harus memiliki kapasitas atau potensi untuk hidup dalam akses yang Tuhan berikan, yaitu menyembah Allah dalam roh dan kebenaran. Iblis tidak bisa hidup dalam roh dan kebenaran.

  • Gereja harus mengenali kepribadian kekasihnya (Tuhan) dan yakin akan perkataan-Nya.

  • Musim yang baru akan selalu melahirkan pengharapan yang baru.

  • Sebagai kekasih Tuhan, gereja diharapkan untuk selalu memasuki musim yang baru dan tidak berulang-ulang dalam masa kekelaman.


Allah menginginkan pergantian musim untuk meng-upgrade dan membuat gereja lebih kokoh.

  • Gereja harus memiliki kemampuan untuk menyimpan Firman nubuatan dan menggenapinya tepat pada waktunya. Yesus sendiri menggenapi semua yang tertulis tentang Dia dalam Kitab Taurat, Kitab Nabi-nabi, dan Kitab Mazmur (Lukas 24:44).

Luk 24:44 Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

  • Ajakan Tuhan adalah untuk melupakan masa lalu dan memiliki iman yang teguh untuk masa depan.

  • Perlindungan Tuhan membuat gereja tetap setia dan teguh dalam setiap musim.


Musim yang baru akan menjadi masa tuaian besar (Wahyu 14:14-16). Gereja dipersiapkan untuk melanjutkan momentum dan kesempatan Tuhan di musim yang baru untuk menuai.

Why 14:14 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya. 15  Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: "Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak." 16  Dan Ia, yang duduk di atas awan itu, mengayunkan sabit-Nya ke atas bumi, dan bumipun dituailah.

  • Gereja bekerja untuk suatu musim, tetapi juga untuk musim yang akan datang.

  • Tuhan menjadikan gereja sebagai istri-Nya dalam kesetiaan (Hosea 2:18). Allah akan memfasilitasi hidup gereja dengan kemampuan untuk siap menghadapi setiap musim.

Pembahasan dari Kidung Agung 2:14

Kid 2:14 Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"

  • Setelah musim hujan selesai, dikatakan "Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu".

Dulu kekasih berkata "matamu seperti merpati", namun sekarang dikatakan "merpatiku", menunjukkan jati diri gereja yang setia dan teruji.

"Di celah-celah batu" atau "tempat rahasia" (in the secret place) adalah tempat di mana iblis tidak dapat mengakses, seperti saat bersedekah, berdoa, dan berpuasa secara tersembunyi (Matius 6:4, 6, 18).

Mat 6:4 Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu." 

6  Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

18  supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."



  • "Perdengarkanlah suaramu": Suara merdu adalah suara doa, pujian, dan penyembahan yang datang dari batin yang tulus tanpa kepahitan (seperti merpati yang tidak memiliki empedu). Roh Kudus sendiri berdoa untuk kita dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan (Roma 8:26).

Rm 8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.


  • "Elok wajahmu": Allah melihat gereja elok seperti Musa yang dilihat elok oleh orang tuanya yang beriman (Ibrani 11:23, Kisah Para Rasul 7:20). Keelokan ini karena iman (Ibrani 11:6). Manusia ditakdirkan seperti cermin yang menggambarkan rupa Allah.

Kristus telah memerdekakan kita (Galatia 5:1), dan kemerdekaan ini harus digunakan untuk melayani dengan kasih (Galatia 5:13, 1 Petrus 2:16).

Gal 5:1  Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Gal 5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

1Ptr 2:16 Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.

Gereja sebagai kekasih Tuhan memiliki karakteristik kesetiaan dan iman yang teguh, tanpa kepahitan, sehingga suaranya menyukakan Tuhan. Hanya gereja yang dapat mengakses Allah di tempat rahasia roh dan kebenaran.

Kesimpulan

  • Gereja dipanggil untuk memasuki jati diri yang baru sebagai merpati Tuhan, memasuki musim yang baru sebagai kekasih Tuhan.

  • Allah terus bekerja mencapai tujuan-Nya dalam hidup gereja.

  • Panggilan "merpatiku, kekasihku, jelitaku, manisku" adalah kata-kata kasih yang membawa peningkatan pemahaman tentang Tuhan.




Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...