Langsung ke konten utama

Mengaktivasi Firman yang Diperkatakan dengan Memperkatakan Firman Kehidupan

Pengantar

Khotbah ini, yang disampaikan oleh Dr. Jonathan David, berfokus pada pentingnya mengaktifkan Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya sekadar mengetahui atau mendengar Firman, melainkan menerapkannya dan membiarkannya menjadi bagian integral dari keberadaan kita. Khotbah ini menekankan bahwa Firman Tuhan adalah hidup, aktif, dan memiliki kuasa untuk mengubah, menyembuhkan, dan membangkitkan.

Ini adalah  RINGKASAN khotbah yang mencakup seluruh poin utama dan memberikan gambaran yang mendalam tentang isi khotbah tersebut. Semoga ringkasan ini bermanfaat!


Poin-Poin Utama

1. Firman Allah itu Hidup dan Kuat

Dr. Jonathan David membuka khotbah dengan mengutip Ibrani 4:12, yang menyatakan bahwa Firman Allah itu hidup dan kuat, lebih tajam dari pedang bermata dua. Firman ini mampu menembus jiwa, roh, sendi-sendi, dan sumsum, serta mampu membedakan pikiran dan pertimbangan hati. Ini berarti Firman bukan sekadar kata-kata di atas kertas, melainkan kekuatan yang aktif dan dinamis yang mampu mengubah manusia dari dalam.

  • Perubahan Supranatural: Khotbah ini menekankan bahwa akan ada perubahan supranatural, kebangkitan gereja yang kuat dalam beberapa bulan mendatang. Ini akan terjadi ketika umat Tuhan memiliki kepercayaan penuh pada Firman-Nya, karena hidup kita bergantung pada Firman tersebut.

  • Firman sebagai Hidup: Roh Tuhan menunjukkan bahwa Firman Allah itu hidup, memberikan kehidupan, dan pertumbuhan. Firman itu hidup dalam diri kita karena Firman itu sendiri hidup.

  • Firman yang Aktif: Firman Allah tidak diam atau pasif, tetapi aktif dan terlibat dalam kehidupan kita. Firman mampu menciptakan materi untuk mujizat, menciptakan tubuh baru, pikiran baru, dan dunia baru.

  • Firman yang Tajam dan Efektif: Firman Allah sangat tajam dan efektif, bekerja dalam diri kita dengan presisi dan akurasi. Firman juga tidak berkompromi, membedakan antara iman dan bukan iman.

  • Firman sebagai Penilai: Firman Allah adalah hakim terakhir atas hati nurani kita. Jika hati kita lebih besar, kita akan melakukan apa yang benar di mata Tuhan, sehingga Dia berkenan. Firman menilai, mengevaluasi, dan memegang standar.

2. Firman Allah Memberikan Penerangan dan Pembersihan

  • Menyetujui Niat Hati: Firman Allah menimbang setiap niat hati, dan menyediakan perkenanan Tuhan sepanjang hidup kita.

  • Menerangi Jalan: Firman Allah menerangi jalan kita, tidak ada yang tersembunyi dari terangnya.

  • Membersihkan: Firman Allah membersihkan kita, membuat kita murni dan tidak bercela di hadapan-Nya. Kita dipanggil untuk berjalan di hadapan Tuhan dengan tidak bercela.

3. Firman Kerajaan dan Anak-Anak Kerajaan

Khotbah ini membahas tentang firman Kerajaan dan anak-anak Kerajaan berdasarkan perumpamaan dalam Matius 13:3-8 dan 13:40.

  • Perumpamaan Penabur: Firman Kerajaan diumpamakan seperti benih yang jatuh di berbagai jenis tanah, menggambarkan respons manusia yang berbeda-beda terhadap Firman. Sebagian benih jatuh di pinggir jalan, di tanah berbatu, di tengah semak duri, dan di tanah yang baik. Hanya benih yang jatuh di tanah yang baik yang berbuah.

  • Anak-Anak Kerajaan: Dalam perumpamaan tentang gandum dan ilalang, ada anak-anak Kerajaan (gandum) dan anak-anak dunia (ilalang). Pada akhir zaman, ilalang akan dikumpulkan dan dibakar, sementara anak-anak Kerajaan akan bersinar seperti matahari.

  • Akhir Zaman: Yang dimaksud dengan akhir zaman bukanlah akhir dunia, tetapi akhir dari zaman dosa, dan dimulainya zaman anak-anak Bapa.

  • Malaikat akan Mengumpulkan: Anak Manusia akan menyuruh malaikat untuk mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan.

  • Orang Benar Bercahaya: Pada waktu itu, orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka.

4. Dimensi Profetik

Khotbah ini memperkenalkan konsep "Dimensi Profetik," yang akan dibahas lebih lanjut di masa depan. Selain dimensi Roh dan dimensi Firman yang sudah dibahas, dimensi profetik akan melengkapi pemahaman kita tentang bagaimana Tuhan berbicara dan bekerja dalam kehidupan kita.

  • Realitas Firman Nubuat: Ini adalah waktu di mana firman-firman nubuat, janji, dan mimpi yang belum tergenapi akan menjadi realita.

  • Firman Berkualitas: Kita harus mengambil firman yang Tuhan janjikan dan berikan, serta menjadikannya firman yang berkualitas, firman Kerajaan yang datang dari Sang Raja segala raja.

  • Orang Benar Bersinar: Waktu bagi orang-orang benar sedang dimulai, dan mereka akan bersukacita serta bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa.

5. Tanggung Jawab Terhadap Kualitas Firman

  • Penabur dan Pendengar: Penabur bertanggung jawab terhadap kualitas Firman yang disampaikan, sementara pendengar bertanggung jawab terhadap kualitas hatinya.

  • Kuasa untuk Menaklukkan: Firman Kerajaan membawa pemerintahan Tuhan untuk menaklukkan semua pertentangan.

  • Kuasa untuk Perubahan: Firman Kerajaan memberi kita kuasa untuk alami perubahan. Kehidupan yang tidak berubah tidak membawa kemuliaan bagi Tuhan. Kuasa dari kehidupan yang diubahkan adalah kuasa untuk mengubahkan kehidupan.

  • Kuasa untuk Menang: Firman Kerajaan memberi kita kuasa untuk menang. Kita seharusnya telah menerima kasih karunia demi kasih karunia dan kebenaran demi kebenaran, sehingga kita diposisikan dengan benar.

6. Penglihatan dan Kedatangan Kristus

  • Penglihatan tentang Perahu: Papa mendapatkan penglihatan tentang banyak perahu di laut yang membentangkan layarnya tetapi tidak bisa menyeberang karena layarnya salah posisi. Kita harus menurunkan layar dan menaikkannya kembali ke posisi yang benar.

  • Pencurahan Terakhir: Roh Kudus akan mencurahkan pencurahan terakhir serentak di bangsa-bangsa.

  • Kedatangan Kristus: Yesus akan datang dengan orang-orang kudus-Nya. Kita harus hidup sepanjang mungkin sebab kita akan diubahkan dalam sekejap mata dan dibawa naik dalam kemuliaan-Nya.

  • Firman Kerajaan yang Penting: Firman Kerajaan sangat penting dan Tuhan sudah memberikan Injil Kerajaan pada gereja-Nya, meskipun kita mungkin belum sepenuhnya memahami apa itu firman Kerajaan.

  • Kuasa untuk Menaklukkan: Firman Kerajaan memberikan kita kuasa untuk menaklukkan kekuatiran, dunia, dan kekayaan. Firman Kerajaan datang dari Sang Raja, sehingga firman-Nya hidup, aktif, dan lebih tajam dari pedang bermata dua.

7. Firman Kerajaan Membentuk Anak-Anak Kerajaan

  • Kesempatan Luar Biasa: Firman memberikan kita kesempatan luar biasa untuk menavigasikan hidup.

  • Impartasi Roh Kudus dan Pewahyuan: Tuhan memberikan impartasi Roh Kudus dan pewahyuan Roh Allah, sehingga kita semakin dekat dengan-Nya.

  • Upgrade dan Update: Anak-anak Kerajaan akan segera meng-upgrade dan meng-update hidupnya dalam semua yang Tuhan sedang katakan dan kerjakan, sehingga kita memenuhi syarat untuk mewarisi Kerajaan Bapa.

8. Mengaktivasi Firman dengan Memperkatakan Kehidupan

  • Analogi Kartu Kredit: Kita harus mengaktivasi Firman seperti kita mengaktivasi kartu kredit setelah disetujui oleh bank.

  • Yesaya 6:5-7: Kita perlu mengalami pembersihan bibir oleh bara dari mezbah, sehingga kesalahan kita dihapus dan dosa diampuni.

  • Yesaya 49:2: Mulut kita dibuat menjadi pedang yang tajam dan kita dilindungi di dalam naungan tangan-Nya.

  • Yesaya 55:11: Firman yang keluar dari mulut Tuhan tidak akan kembali dengan sia-sia, tetapi akan melaksanakan apa yang dikehendaki-Nya.

  • Yesaya 59:21: Roh Tuhan dan Firman-Nya tidak akan meninggalkan mulut kita dan keturunan kita sampai selama-lamanya.

  • 2 Korintus 3:6: Kita menjadi pelayan-pelayan dari perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum tertulis, tetapi dari Roh yang menghidupkan.

  • 2 Korintus 4:2, 13: Kita menolak perbuatan tersembunyi yang memalukan, menyatakan kebenaran, dan menyerahkan diri untuk dipertimbangkan di hadapan Allah. Kita percaya dan berkata-kata sesuai iman yang kita miliki.

  • Kuasa Firman: Firman Tuhan memiliki kuasa untuk mengangkat mata yang buta, telinga yang tuli, dan hati yang keras. Tuhan mengubahkan mereka dengan kuasa Roh-Nya.

  • Melihat Kemuliaan Tuhan: Sekarang kita dapat melihat keselamatan di saat kita melihat ke Sorga. Kita didudukkan bersama Kristus jauh lebih tinggi dari kuasa roh jahat.

9. Cara Mengaktivasi Firman yang Diperkatakan

  1. Perkatakan Seluruh Pesan Firman Kehidupan:

    • Kita harus memberitakan seluruh firman hidup kepada orang banyak. Firman itu adalah firman yang memberikan kehidupan.

  2. Berkata-kata dalam Nama-Nya:

    • Kita merepresentasikan Tuhan ketika berbicara. Iblis akan mendengarkan karena nama kita menyatu dengan Kristus.

    • Kita tidak boleh mengkompromikan kebenaran atau mundur.

  3. Jangan Berhenti Berkata-kata:

    • Firman Tuhan tidak akan berbohong. Jika kita membungkam suara kita, kita akan pergi untuk selamanya.

    • Jangan izinkan firman dipenjarakan dalam hati atau pikiran. Jangan biarkan gangguan menjauhkan kita dari menggenapi firman.

    • Kita harus mentaati firman, menginternalisasikannya, mendeklarasikan ketetapan-Nya. Kita harus memiliki firman yang merdeka.

  4. Berkata-katalah Setiap Hari dan dari Sejak Pagi Hari Sekali:

    • Kita harus berkata-kata sebelum fajar menyingsing.

    • Kita harus mengaktifkan firman melalui perkataan kehidupan.

    • Kita harus mengizinkan firman nyata setiap hari.

    • Kita harus berbicara dengan lidah seorang murid.

  5. Berkata-katalah untuk Memenuhi Yerusalem dengan Doktrin yang Akurat:

    • Firman harus bertumbuh dengan perkasa dalam diri kita.

    • Kita harus mengizinkan Tuhan untuk berbicara kepada kita.

    • Tidak ada doktrin yang tidak akurat. Iblis tahu siapa Yesus, dan siapa Paulus.

  6. Berkata-katalah sebagai Seorang Saksi:

    • Kita harus menjadi saksi yang melihat secara langsung.

    • Kita harus memberitakan apa yang Tuhan sedang kerjakan.

  7. Berkata-katalah dan Roh Kudus akan Mengkonfirmasinya:

    • Roh Kudus bersaksi dalam hati kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.

  8. Ada Harga yang Harus Dibayar untuk Berbicara:

    • Kita harus bersiap menghadapi tantangan dan kesulitan.

  9. Perkatakan Apa yang Tuhan Perkatakan pada Kita:

    • Kita harus lebih taat kepada Allah daripada manusia.

  10. Perkatakanlah dan Beritakanlah Kristus Saja:

    • Kita harus memberitakan Yesus kepada orang lain.

10. Firman Menjadi Manusia dan Kemuliaan Tuhan

  • Yohanes 1:1-5: Firman adalah Allah, segala sesuatu dijadikan oleh-Nya. Di dalam Firman ada hidup, dan hidup itu adalah terang manusia.

  • Yohanes 1:14: Firman menjadi manusia, dan kita melihat kemuliaan-Nya.

  • Yohanes 1:16-18: Kita menerima kasih karunia demi kasih karunia dari kepenuhan-Nya. Yesus menyatakan Bapa kepada kita.

11. Karunia dan Porsi dari Tuhan

  • Karunia Perorangan dan Korporat: Kita menerima berkat secara individu dan korporat.

  • Porsi dari Tuhan: Tuhan memiliki porsi bagi setiap kita, kita melayani tubuh-Nya, Kristus, bangsa-bangsa, dan umat Tuhan dengan kekuatan dan kemampuan kita.

  • Porsi Ganda: Kita akan menerima porsi ganda dari Tuhan ketika kita melayani dan mengalir dalam pengurapan-Nya.

  • Keturunan Diberkati: Keturunan kita akan dikenal di antara bangsa-bangsa, dan orang lain akan mengetahui bahwa kita adalah keturunan yang diberkati Tuhan.

12. Tanda-tanda Pengurapan

  • Identitas Kita: Kita akan memiliki identitas yang jelas sebagai anak-anak Tuhan.

  • Yesaya 62:1-2: Sion akan menjadi tempat kebenaran, dan bangsa-bangsa akan melihat kemuliaan kita.

13. Mujizat Firman Menjadi Manusia

  • Kesadaran akan Tuhan: Firman menciptakan kesadaran yang besar akan Tuhan.

  • Melepaskan Kasih dan Belas Kasihan: Firman melepaskan kasih dan belas kasihan Tuhan.

  • Menyelaraskan Diri dengan Tuhan: Firman menyelaraskan kita dalam hubungan dengan Tuhan.

  • Menginspirasi Keyakinan: Firman menginspirasi keyakinan kita kepada Tuhan.

  • Menerangi Hati Nurani: Firman menerangi hati nurani kita.

  • Keyakinan akan Tuhan: Firman membawa keyakinan yang lebih dalam akan Tuhan.

  • Penyerahan Diri: Firman memampukan kita untuk menyerahkan diri kepada pembersihan dari Allah.

  • Pengakuan Manusia: Firman memampukan kita untuk menyetujui pengakuan manusia.

  • Pilihan yang Tepat: Firman memampukan kita untuk membuat pilihan yang tepat dalam Tuhan.

14. Impartasi dan Proses Pemulihan

  • Konsep Kebenaran: Kita harus menerima konsep kebenaran.

  • Roh Kebenaran: Kita harus menerima Roh Kebenaran.

  • Frekuensi Roh: Kita harus menerima frekuensi Roh.

  • Hikmat untuk Melaksanakan: Kita harus menerima hikmat untuk melaksanakan.

  • Kebenaran dan Kedurhakaan: Kita harus waspada terhadap penyesatan dan dusta yang mungkin terjadi.

15. Langkah-Langkah yang Harus Diambil

  • Terima Konsep Kebenaran: Kita harus memahami konsep kebenaran dari sudut pandang Tuhan, bukan dari sudut pandang kita sendiri.

  • Terima Roh Kebenaran: Kita harus menerima Roh Kudus sebagai Roh Kebenaran, yang akan menuntun kita kepada segala kebenaran.

  • Terima Frekuensi Roh-Nya: Kita harus mengizinkan Roh Kudus untuk berbicara kepada kita dan menggerakkan hati kita.

  • Menerima Hikmat: Kita harus menerima hikmat untuk bertindak dan melaksanakan Firman Tuhan.

  • Membuat Pilihan yang Tepat: Kita harus membuat pilihan yang tepat yang didasarkan pada Firman dan bukan pada perasaan atau keinginan daging.

  • Memberitakan dan Menyatakan Firman Kristus: Kita harus memberitakan dan menyatakan Firman Kristus kepada semua orang.

  • Mentaati Tuhan: Kita harus dengan gairah mentaati Allah dan mempraktekkan Firman-Nya.

  • Memperkatakan dan Menerapkan: Kita harus memperkatakan Firman dan menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

Kesimpulan

Khotbah ini mengakhiri dengan penekanan bahwa Tuhan ingin memanifestasikan diri-Nya dalam hidup kita melalui Firman-Nya. Kita harus mengaktifkan Firman yang telah diperkatakan dengan memperkatakan kehidupan, sehingga mujizat dapat terjadi. Dr. Jonathan David mengajak semua pendengar untuk terus menggali Firman, menerima pewahyuan, dan membiarkan Firman itu mengubah dan memulihkan kehidupan kita. Dengan demikian, kita akan menjadi bagian dari pekerjaan Tuhan dalam memulihkan dan mentransformasi bangsa-bangsa.


Untuk mendapatkan PDF dokumen selengkapnya klik Link ini.

 

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...