Langsung ke konten utama

Divine Expectations of His Bride (Preparing the Bride #25)

Ekspresi Kepribadian dari Iman Yang Setia

Khotbah ini yang menjelaskan karakteristik gereja yang Tuhan harapkan sebagai kekasih-Nya, menggunakan kitab Kidung Agung pasal 4 sebagai dasar. Pembicara menafsirkan simbol-simbol fisik yang digunakan untuk memuji gadis Sunam—matanya seperti merpati, rambutnya seperti kawanan kambing, dan giginya seperti domba—untuk menggambarkan sifat rohani yang dicari Tuhan dalam jemaat-Nya. Mata mewakili iman dan kesetiaan, rambut melambangkan kemuliaan Kristus yang terpancar melalui kasih karunia, dan gigi menggambarkan sikap dewasa dalam menerima dan mencerna firman Tuhan yang menghasilkan buah dan keteguhan. Khotbah ini menekankan bahwa Tuhan melihat batin dan mencari iman yang teguh yang menghasilkan kesetiaan dan kemuliaan-Nya.




Di sini akan diuraikan karakteristik gereja yang diharapkan Tuhan sebagai kekasih-Nya, yang merupakan ukuran pengharapan Tuhan dan hasil pekerjaan Roh Kudus serta Firman-Nya dalam membentuk kehidupan jemaat. Tujuannya adalah agar hidup jemaat diselaraskan dengan kehendak Tuhan dan dijadikan seperti apa yang Tuhan harapkan, sebagai kekasih dan istri-Nya dalam keadilan, kebenaran, dan kesetiaan.

Hos 2:19 (2-18) Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang.

Karakteristik ini dikontraskan dengan kepalsuan rohani dan hal-hal supranatural yang dapat menipu banyak jemaat dan menyesatkan. Hal-hal supranatural yang berkenan kepada Tuhan dikerjakan oleh Tuhan melalui Roh Kudus dan Firman-Nya, memberikan iman untuk membedakan perbuatan Allah dari yang bukan.

Kidung Agung pasal 4 dijadikan perumpamaan, dimana pujian Sang Gembala kepada gadis Sulam (Shulamite) menggambarkan Kristus memuji gereja-Nya. Perjumpaan Sang Gembala dengan gadis Sulam di Yerusalem adalah saat yang penting dan berbahaya, serupa dengan saat Kristus mengunjungi gereja-Nya melalui Roh Kudus dan Firman-Nya. Kunjungan ini menyingkapkan keadaan sebenarnya.


Secara khusus kita akan membahas pujian Sang Gembala dalam Kidung Agung pasal 4 ayat 1 dan 2:

Kid 4:1 Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau! Bagaikan merpati matamu di balik telekungmu. Rambutmu bagaikan kawanan kambing yang bergelombang turun dari pegunungan Gilead. 2  Gigimu bagaikan kawanan domba yang baru saja dicukur, yang keluar dari tempat pembasuhan, yang beranak kembar semuanya, yang tak beranak tak ada.


Mata bagaikan merpati di balik telekungmu

Ini adalah pujian terhadap penampilan dan karakter gadis pujaan/kekasih.

Ini adalah gambaran bagaimana Kristus memuji gereja-Nya.

Mata merpati melambangkan binatang yang monogami, mengekspresikan kesetiaan cinta yang tenggelam dalam bola kesetiaan. Merpati juga binatang yang menampilkan kedamaian. Mata ini mengekspresikan kepribadian si gadis.

Kepribadian yang dipuji ini datang dari dan karena iman. Dengan iman seseorang bisa berdiri teguh dan mengalami kesetiaan.

Kesetiaan (faithfulness) adalah buah Roh menurut Galatia 5:22.

Gal 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,

Dalam bahasa Yunani, kata untuk kesetiaan / faithfulness (g4102) adalah pistis, kata yang sama digunakan untuk iman.

Kesetiaan (faithfulness) memberikan gambaran pengertian kepenuhan iman. Iman yang penuh membuat seseorang mengekspresikan sikap yang setia

Telekung itu seperti penutup muka/hijab. Pujian ini diucapkan meski mata terhalang, menunjukkan pujian yang dilihat oleh Tuhan terhadap hidup jemaat. 

Mata mengekspresikan iman. Iman tidak didasarkan pada apa yang terlihat, melainkan bukti dari segala sesuatu yang tidak terlihat (Ibrani 11:1).

Yesus bisa melihat iman meskipun secara fisik tidak terlihat (contoh wanita sakit pendarahan, empat orang pengusung orang lumpuh, wanita Kanaan).

Gereja yang diharapkan Tuhan mengekspresikan hidup yang didasarkan pada iman.

Tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah (Ibrani 11:6). Tuhan menyukai iman yang adalah pemberian Allah, kekayaan Allah.

Pujian ini bukan tentang hal fisik, melainkan hal supranatural yaitu iman.

Tuhan selalu mencari iman dalam hidup (perumpamaan janda miskin di Lukas 18). Yesus bertanya apakah Anak Manusia akan mendapati iman di bumi saat datang kembali (Lukas 18:8). Ini adalah tantangan bagi kita.

Luk 18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

Apakah Tuhan mendapati iman dan ekspresi iman yang berdampak pada kesetiaan yang teguh kepada Kristus dalam hidup kita?.

Ini bukan perjalanan instan, melainkan melalui respons terhadap fasilitas Tuhan.

Pujian ini adalah pujian langsung dari Tuhan: "bagaikan merpati matamu penuh kesetiaan penuh ekspresi karena iman dibalik telekungmu/fisikmu yang lemah".

Lazarus (Lukas 16) yang miskin dan berborok adalah gambaran telekung/tabir yang menutupi imannya. Borok dan penyakitnya seperti tabir yang menutupi imannya.

Iman Lazarus tidak digunakan untuk kaya atau sembuh secara fisik, tetapi memberikan keteguhan pada posisi yang benar dan tetap setia.

Tuhan tidak menilai dari luar (miskin, sakit, menderita), tetapi melihat batin, apakah didapati iman. Iman memberikan keteguhan hati yang tidak tergoyahkan, bahkan dalam kesulitan. Ini yang menyukakan hati Tuhan dan menghasilkan kesetiaan. Ini adalah pujian Tuhan.


Rambut bagaikan kawanan kambing yang bergelombang turun dari pegunungan Gilead

Rambut wanita adalah penambah kecantikan. Menurut Alkitab, rambut adalah faktor keunggulan.

Rambut wanita mengekspresikan kemuliaan laki-laki (1 Korintus 11:6-7). Laki-laki adalah gambaran dan kemuliaan Allah, perempuan adalah kemuliaan laki-laki.

1Kor 11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya. 7  Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.

Ini pujian bahwa rambut gadis Sulam mengekspresikan kemuliaannya Sang Gembala.

Hidup gereja seharusnya mengekspresikan kemuliaan dan keagungan Kristus melalui setiap aspek kehidupan (ide, cara berpikir, prinsip hidup). Ini adalah gambaran kekasih Tuhan yang disiapkan.

1Kor 11:15 tetapi bahwa adalah kehormatan bagi perempuan, jika ia berambut panjang? Sebab rambut diberikan kepada perempuan untuk menjadi penudung.

Dalam 1 Korintus 11:15, rambut panjang adalah kehormatan bagi perempuan.

Deskripsi "bergelombang turun dari pegunungan Gilead" menyiratkan rambut panjang terurai. Rambut panjang pada Nazir Allah (seperti Simson, Samuel) melambangkan kekuatan Allah atau kasih karunia Allah yang menyertai.

Pujian ini berarti rambut gadis Sulam mengekspresikan kemuliaan Kristus melalui kekuatan/kasih karunia Allah yang ada padanya. Kekuatan Allah diperlukan karena kekuatan manusia (fisik, ide, pendidikan) tidak cukup. Ketika sesuatu dilakukan oleh kasih karunia Allah, bukan kemampuan manusia, nama Allah dipermuliakan. Orang lain melihat bahwa hal yang mustahil bagi manusia hanya mungkin karena Allah.

Rambut melambangkan kewenangan, kasih karunia, kekuatan Allah, yang mengembalikan dan menunjukkan kemuliaan Tuhan, bukan kehebatan manusia.

"Dari pegunungan Gilead": Gilead adalah padang rumput terbaik untuk penggembalaan (Bilangan 32:1, Mika 7:14).

Ini menunjukkan gereja berada pada posisi spiritual yang tepat, dipilih dan dikenal oleh Sang Gembala. Posisi spiritual terbaik tidak diukur dengan berkat lahiriah, melainkan dengan menjadi pemenang dan penguasa (seperti Israel di tanah Kanaan). Tuhan ingin mendapati gereja dalam posisi ini.

Deskripsi "kawanan kambing yang bergelombang turun" memfokuskan pada penampilan kulit/bulu kambing.

Bulu kambing di Timur Tengah halus bagaikan Sutra, melambangkan kekayaan atau kemakmuran Ilahi.

Kemuliaan yang dipancarkan oleh hidup jemaat memancarkan pribadi Kristus.


Gigimu bagaikan kawanan domba yang baru saja dicukur, yang keluar dari tempat pembasuhan, yang beranak kembar semuanya yang tak beranak tak ada

Giginya seperti kawanan domba yang putih bersih dan tidak ada noda atau kerusakan setelah dicukur dan keluar dari tempat pembasuhan. Gigi melambangkan pertumbuhan dan kedewasaan iman. Fungsi gigi adalah mencerna/melunakkan makanan sebelum masuk ke tubuh dan menjadi darah, membuat kuat. Bayi tidak punya gigi, hanya bisa minum susu. 

Firman Tuhan adalah makanan. Gigi mengekspresikan respons untuk mengunyah Firman, menjadikannya doktrin/keyakinan, sehingga menjadi kuat dalam Tuhan. Kekuatan ini adalah kasih karunia Allah yang tinggal dalam hidup, datang dari Firman. Kasih karunia/kekuatan ini menolong mengatasi pencobaan, celaan, penentang, godaan dunia, membuat tetap teguh.

Efesus 6:10: Kuat di dalam Tuhan dan kekuatan kuasa-Nya ("finally", pesan penting Paulus). 

Kuat datang dari Tuhan, terutama dari Firman-Nya. Mengunyah Firman membutuhkan fokus dan semangat, bukan mengantuk atau terganggu. Makanan rohani (Firman) diproses oleh gigi (sikap / respon) dan menghasilkan jiwa yang tangguh. Jiwa yang tangguh tidak mudah putus asa. 

Dampak Firman yang dikunyah (Logos, Rhema) adalah kekuatan. Gigi menggambarkan sikap respons terhadap Firman. Memiliki gigi menggambarkan kedewasaan rohani. Orang dewasa rohani berbeda.

Matius 16:16-19: Yesus memuji pengakuan Petrus ("Anak Allah yang hidup"), menyatakan itu datang dari Bapa di surga. Kunci Kerajaan Surga diberikan kepada mereka yang dewasa rohani, yang didasarkan pada "batu karang" (kekokohan).

Tuhan berharap hidup jemaat dewasa rohani, diekspresikan dengan munculnya gigi (sikap menyerap Firman dan tidak membantah).

Kedewasaan rohani diekspresikan melalui gigi (sikap terhadap Firman). Membuat catatan khotbah bisa menjadi sikap, tapi pemahaman yang penting. Ada yang dewasa fisik tapi tidak mau dewasa rohani.

"Keluar dari tempat pembasuhan": Melambangkan pembaharuan oleh Roh Kudus. Roh Kudus membersihkan dan memperbaharui hidup berdasarkan Firman yang diterima dan direspons.

Menerima doktrin/pengajaran yang benar, murni, sehat akan mengubah pikiran.

Roma 8:6-7: Keinginan daging adalah maut/permusuhan terhadap Allah, tidak takluk pada hukum Allah. Pikiran rohani (spiritual) adalah hidup dan damai sejahtera. Roh Kudus memperbaharui pikiran dan memberikan pikiran Allah. Pikiran kedagingan menentang ini.

Roma 12:2: Berubahlah oleh pembaharuan budi untuk membedakan kehendak Allah. Ini penting untuk pemahaman dan keyakinan.

"Yang beranak kembar semuanya yang tak beranak tak ada": Gigi tersusun rapi dalam dua baris. Tidak ada gigi busuk. "Beranak kembar" berarti subur, menghasilkan buah.

Apa yang dikunyah (Firman/benih Kerajaan) akan menghasilkan buah/hasil. Hasilnya bisa berupa doa, pujian, perbuatan dari keyakinan.

1 Korintus 15:58: Jerih payah dalam Tuhan tidak sia-sia, selalu ada hasilnya.

2 Petrus 1:8: Sifat-sifat yang berlimpah membuat giat dan berhasil dalam pengenalan akan Kristus.

Tuhan melihat gigi sebagai organ, sikap dalam hidup terhadap Firman. Apakah itu menjadi keyakinan?.

Contoh Maria (Lukas 10:38-42): Ia duduk di kaki Yesus, terus mendengarkan perkataan-Nya. Sikapnya seperti gigi yang dilihat Tuhan, tidak terganggu. Yesus memuji sikapnya sebagai bagian terbaik yang tidak akan diambil.

Sikap mendengarkan ini (mengunyah Firman) adalah posisi rohani yang tidak akan digeser oleh Tuhan. Hasilnya terlihat dari sikap Maria (Yohanes 12:1-8): Ia meminyaki kaki Yesus dengan minyak narwastu mahal. Yudas mengkritik, tapi Yesus membela. Maria, Marta, Lazarus miskin, tapi tindakan Maria menunjukkan kasih karunia yang luar biasa, hasil dari menerima Firman. Ada hasil yang terlihat.

Tuhan memuji sikap hidup dan hasilnya.

Pembahasan Kidung Agung pasal 4 ayat 1 dan 2 akan dilanjutkan minggu depan. Tantangan bagi kita adalah apakah Tuhan mendapati karakteristik (mata, rambut, gigi) ini dalam hidup kita dan apakah kita bisa mendengar pujian-Nya.







Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...