Langsung ke konten utama

Spiritual Deception: Discerning True Aromatic Offerings (Preparing the Bride #22)

 

Membedakan Penampilan Rohani Palsu dan Keharuman yang Menyenangkan Tuhan 

Kid 3:6 Apakah itu yang membubung dari padang gurun seperti gumpalan-gumpalan asap tersaput dengan harum mur dan kemenyan dan bau segala macam serbuk wangi dari pedagang? 

Khotbah ini membahas perumpamaan dari Kidung Agung 3:6 di mana Raja Salomo menampilkan kemegahan yang terlihat rohani untuk memikat seorang wanita. Ini adalah penipuan rohani tingkat tinggi. Kita telaah sekarang dengan membandingkan tindakan Salomo dengan penampilan rohani palsu di gereja saat ini, yang bertujuan untuk mencari pujian atau keuntungan pribadi. Bau-bauan seperti mur dan kemenyan dalam Alkitab dikaitkan dengan persembahan kepada Tuhan, namun digunakan oleh Salomo untuk menciptakan kesan spiritual yang menyesatkan. Salomo hendak mengesankan, bahwa dia adalah orang yang diberkati dan diperkenan oleh Tuhan. Di sini kita perlu menekankan pentingnya membedakan antara spiritualitas sejati dan kepalsuan melalui pengenalan yang akurat akan Tuhan dan motivasi hati yang murni.



Pendahuluan

Khotbah ini melanjutkan pembahasan tentang Kitab Kidung Agung dari minggu sebelumnya untuk mengungkapkan apa yang Tuhan ingin kerjakan dalam hidup jemaat untuk memenuhi harapan-Nya. Kita memohon  agar Tuhan menyelaraskan keinginan jemaat dengan keinginan, kebutuhan, dan rencana Tuhan, agar jemaat (gereja) bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi sebagai kekasih Tuhan.


Kidung Agung 3:6  "Apakah itu yang membumbung dari padang gurun seperti gumpalan-gumpalan asap, tersaput dengan harum mur dan kemenyan dan bau segala macam serbuk wangi dari pedagang?".

Sekarang wanita Sulam (si gadis Sunem) sudah berada di Yerusalem dan orang-orang di Yerusalem melihat ke arah padang gurun di luar kota. Mereka melihat rombongan orang yang menarik perhatian dan kekaguman, terlihat megah dan jelas.


Interpretasi Penampilan Salomo

Penampilan ini, yang nampaknya rohani, sebenarnya adalah strategi Raja Salomo untuk memikat si gadis Sulam agar mau menyambut pinangannya.

Kita harus berhati-hati terhadap tindakan yang nampaknya rohani. Yang perlu dipertanyakan adalah motivasi di balik tindakan yang terlihat rohani.

Motivasi Raja Salomo adalah untuk mendapatkan si gadis Sulam. Penampilan megah dan kehebohan yang terlihat di ayat 6 ini seolah-olah menunjukkan bahwa Raja Salomo mendapat tuntunan Tuhan, dikasihi Tuhan, mengasihi Tuhan, dan ada mujizat dalam kepemimpinannya.

Tindakan seperti ini banyak dilakukan di gereja oleh orang-orang munafik yang ingin mendapatkan sanjungan, pujian, dan perhatian.

Tuhan menyelidiki hati dan tahu motivasi serta tujuan hati seseorang.


Analisis Bau-bauan (Mur, Kemenyan, Serbuk Wangi)

Kedatangan Salomo bukan hanya dilihat (asap membumbung), tetapi juga tercium baunya. Tujuannya adalah untuk meyakinkan orang yang menyaksikan bahwa ini adalah “perbuatan Ilahi atau atraksi rohani dari Tuhan.”

Ada tiga sumber bau utama: mur, kemenyan, dan serbuk wangi dari pedagang.

Bau-bauan ini adalah manipulasi rohani yang menyerang.

Ini adalah pencobaan spiritual terberat bagi si gadis Sulam, seperti pencobaan spiritual yang dialami Yesus di padang gurun.

Si gadis Sulam menjadi contoh bagi gereja untuk memiliki ketangguhan terhadap serangan spiritual.

1. Mur (Myrrh)

  • Penggunaan I: Mur adalah campuran untuk minyak urapan Kudus. Keluaran 30:23-25 menyebutkan mur sebagai komponen utama dengan takaran 500 syikal, dominan di antara bahan lain.

  • Minyak urapan Kudus ini adalah perintah Tuhan, komposisinya tidak boleh diubah.

  • Minyak urapan Kudus ini hanya digunakan di dalam ruangan tertentu, bukan di padang gurun.

  • Keharuman minyak urapan Kudus hanya khusus untuk Tuhan yang hadir di Bait Suci. Keluaran 30:37-38 melarang siapapun membuat minyak serupa untuk diri sendiri atau menghirup baunya, ancamannya dilenyapkan. Tuhan memilih komposisi ini karena Dia ingin mencium bau harum mur yang dominan.

  • Penggunaan II: Mur adalah minyak oles pilihan Raja untuk kulit. Ester 2:12 menyebutkan penggunaan minyak mur selama 6 bulan dalam perawatan gadis-gadis yang akan menghadap Raja Ahasyweros. Ini menunjukkan bau mur spesifik disukai raja.

  • Aplikasi pada Salomo: Salomo datang dengan rombongannya tercium bau mur untuk menunjukkan kehadiran raja (dirinya). Tujuannya adalah untuk kepentingannya sendiri, yaitu mendapatkan si gadis Sulam. Mazmur 45:9 menguatkan bahwa pakaian raja berbau mur, gaharu, dan cendana, ini adalah minyak pilihan raja.

  • Perbandingan: Mur yang dipakai Salomo pasti tidak sama dengan minyak urapan Kudus yang ditentukan Tuhan, karena dicampur berbeda dan digunakan di tempat umum (padang gurun). Orang lain juga mencium bau mur Salomo, bukan hanya Tuhan.

  • Kesimpulan Mur Salomo: Penggunaan mur oleh Salomo adalah tanda untuk menyukakan Raja Salomo, bukan Tuhan.

2. Kemenyan (Frankincense)

  • Penggunaan I: Kemenyan adalah campuran untuk parfum dan ukupan Ilahi di Bait Suci. Keluaran 30:34-36 menyebutkan kemenyan tulen sebagai bagian dari ukupan yang dicampur dengan cermat.

  • Ukupan ini diletakkan di hadapan Tabut Hukum (Ruang Mahakudus) dan Maha Kudus bagi Tuhan.

  • Seperti minyak urapan, ukupan ini juga khusus untuk Tuhan dan dilarang dibuat untuk diri sendiri atau dihirup baunya (Keluaran 30:37-38 diulang). Kemenyan dibakar di mezbah ukupan, awalnya di Ruang Kudus, lalu berdekatan dengan Ruang Mahakudus.

  • Penggunaan II: Kemenyan dibubuhkan pada korban bakaran agar memberikan keharuman spesifik. Imamat 2:1 menyebutkan kemenyan di atas tepung terbaik korban sajian.

  • Keharuman asap kemenyan bersifat spesifik. Pengalaman pribadi pembicara terkait hutan kemenyan dijelaskan untuk memberi gambaran baunya.

  • Pengecualian: Kemenyan tidak dibubuhkan pada korban penghapus dosa orang miskin (Imamat 5:11). Ini menunjukkan bahwa keharuman kemenyan adalah untuk keharuman bagi Tuhan, bukan terkait penghapus dosa.

  • Penggunaan III: Kemenyan tulen dibubuhkan di atas roti sajian (Imamat 24:7).

  • Tujuannya adalah menjadi bagian ingat-ingatan (memorial), korban api-apian bagi Tuhan.

  • Kesimpulan Kemenyan: Keharuman kemenyan semerbak di Ruang Kudus dan Ruang Mahakudus, tempat kehadiran Allah, sebagai memorial dan penyukakan bagi Tuhan.


Penipuan Rohani dan Kebutuhan Kepekaan Spiritual

Rombongan Salomo datang untuk memikat, mencoba melakukan hal luar biasa yang mudah menipu orang yang tidak akurat indra rohaninya (mata, penciuman).

Ada perbedaan bau mur/kemenyan yang asli (untuk Tuhan) dengan yang dipakai Salomo.

Perbedaan ini hanya bisa dibedakan oleh orang yang setiap hari taat, berada di Bait Suci, mengenal Allah sehingga mereka tahu bau yang disukai Tuhan.

Aplikasi di Gereja: Banyak orang tidak bisa membedakan motivasi kesaksian (memegahkan Tuhan atau diri sendiri). Kesaksian yang memegahkan diri bisa menindas orang lain.

Bau yang dicium si gadis Sulam itu mirip, tetapi tidak sama. Mampu membedakan bahwa itu mirip adalah posisi rohani yang matang, sedangkan tertipu berarti menganggapnya sama.

Iblis menyerupai malaikat terang, serigala berbulu domba, singa yang mengaum (seperti Yesus singa Yehuda), atau Bintang Timur (seperti Yesus Bintang Fajar) – banyak kemiripan.

Diperlukan kedewasaan rohani dan hidup yang akurat dalam Tuhan untuk bisa memilah. Ini adalah harapan Tuhan bagi gereja-Nya (kekasih-Nya).

Hanya mereka yang tahu secara akurat apa yang diinginkan dan dibutuhkan Allah yang bisa membedakan penipuan rohani.


Asap dan Wangi-wangian Lain

Prosesi arak-arakan Salomo menggunakan asap yang membumbung. Asap ini juga dikenal sebagai tanda Ilahi (Kisah Para Rasul 2:18-20, Yoel 2:30 menyebutkan "gumpalan-gumpalan asap" sebagai tanda mukjizat). Orang Israel mengenali asap Ilahi.

Salomo menggabungkan asap dengan bau-bauan untuk menciptakan kesan spiritual yang palsu dan meyakinkan bahwa Allah berkenan kepadanya. Tujuannya adalah mengkonfirmasi penampilan spiritual yang palsu.


Mur dan Kemenyan dalam Perjanjian Baru

Orang Majus mempersembahkan mur dan kemenyan kepada Yesus (Matius 2). Ini dipahami sebagai penghormatan kepada raja, raja yang Ilahi.

Iblis tidak selalu mencobai dengan dosa terang-terangan (mencuri, merampok, berzina) tetapi dengan pencobaan spiritual. Allah mengizinkan ini untuk menguji keakuratan dan kedewasaan rohani jemaat.

Orang yang melihat penampilan dan mencium bau-bauan Salomo mendapat kesan bahwa itu sangat spiritual, Ilahi, dan perkenanan Tuhan. Betapa mengerikannya penipuan ini.


Keharuman Sejati yang Menyenangkan Tuhan

Mur dan kemenyan (dan bahan lain) yang ditetapkan Tuhan adalah persembahan harum yang menyenangkan Dia.

Kehidupan Orang Percaya sebagai Keharuman

2 Kor 2:14 Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana. 15  Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa. 16  Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?

2 Korintus 2:14-16 menyebutkan bahwa Allah menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia melalui orang percaya. Orang percaya adalah bau yang harum dari Kristus bagi Allah, bau kehidupan bagi yang diselamatkan dan bau kematian bagi yang binasa. Paulus melakukannya dengan maksud murni, bukan mencari keuntungan.

Persembahan hidup orang percaya harus menjadi persembahan yang harum. Banyak orang hanya terlihat seperti bau-bauan harum dari Tuhan, tetapi sebenarnya menipu atau tertipu.

Doa sebagai Kemenyan: Wahyu 5:8 menyebutkan cawan emas penuh kemenyan sebagai doa orang-orang kudus. Doa orang kudus adalah keharuman yang menyukakan hati Tuhan. Kita perlu gigih berdoa, bukan hanya untuk kebutuhan diri sendiri, tetapi supaya kebutuhan Allah terjawab dalam hidup kita.

Motivasi yang Benar: Matius 7:15-16 menyebutkan nabi palsu dikenal dari buahnya. Penyamaran Salomo tujuannya adalah mendapatkan si gadis Sulam. Mengetahui keaslian bukan hanya dari melihat atau mencium, tetapi dari materi/bahan di dalamnya (buahnya).


Gembala yang Baik vs. Gembala yang Buruk

Perbuatan Salomo dibandingkan dengan gambaran gembala yang menggembalakan dirinya sendiri dalam Yehezkiel 34:2-12. Celakalah gembala yang makan susu dan memakai bulu domba, menyembelih domba gemuk, tetapi tidak merawat yang sakit, luka, tersesat, atau hilang. Mereka memerintah dengan kekerasan dan kejam, menyebabkan domba terserak.

Domba menjadi mangsa karena tidak ada gembala yang memperhatikan.Tuhan akan menjadi lawan gembala-gembala seperti itu dan menuntut domba-Nya kembali, menghentikan mereka menggembalakan diri sendiri.

Perbuatan menipu Salomo untuk keuntungannya sendiri bertentangan langsung dengan Tuhan. Penipuan ini banyak terjadi di gereja.


Menghindari Kemunafikan

Mazmur 26:4-5 (Daud): 4  Aku tidak duduk dengan penipu, dan dengan orang munafik aku tidak bergaul; 5  aku benci kepada perkumpulan orang yang berbuat jahat, dan dengan orang fasik aku tidak duduk.

Tidak duduk dengan penipu dan orang munafik. Salomo disebut munafik di sini.

Matius 6:1-6 tentang kewajiban agama: Jangan melakukan kewajiban agama (sedekah, doa) di hadapan orang supaya dilihat. Melakukannya untuk dipuji orang adalah kemunafikan, dan mereka sudah mendapat upahnya dari manusia.

Doa seharusnya di tempat tersembunyi (in the Secret Place), dimana Bapa yang melihat di tempat tersembunyi akan membalas. Ini berarti Allah melihat motivasi di tempat rahasia hati.

Yesus mengecam ahli Taurat dan orang Farisi yang munafik (Matius 23:13-29) – ini disebut "celaka" oleh Allah.

Motivasi hati yang buruk (penipuan, kemunafikan) menyeret pada kejahatan. Bau-bauan Salomo menyebar untuk mengkonfirmasi penampilan spiritual palsu, tetapi Allah melihat hati.

Apa yang Menyukakan Hati Tuhan?

  • Allah menyukai bau-bauan yang wangi.

  • Melakukan segalanya hanya bagi Tuhan di tempat rahasia. Allah menyelidiki hati. Tidak memegahkan diri supaya dilihat orang.

  • Iman: Ibrani 11:6 - Tanpa iman tidak mungkin berkenan kepada Allah. Iman berarti percaya Allah ada dan memberi upah kepada yang sungguh mencari Dia. Upah dari Tuhan di tempat rahasia (Matius 6). Upah utama adalah perkenanan Allah.

  • Kasih: Efesus 5:2 - Hidup dalam kasih seperti Kristus yang menyerahkan diri sebagai persembahan dan korban harum bagi Allah. Ketaatan kepada Allah dan hidup dalam kasih adalah bau yang harum. Hidup menjauhi kebenaran menjadi bau kematian.

  • Pemberian/Dukungan: Filipi 4:13-18 - Jemaat Filipi mendukung Paulus secara materi. Paulus mengutamakan buahnya (keuntungan rohani bagi yang memberi), bukan pemberian itu sendiri. Pemberian mereka adalah persembahan yang harum, korban yang disukai dan berkenan kepada Allah. Ini bukan tipuan rohani karena Allah menyelidiki motivasi kasih mereka.


Keharuman Sejati Sang Kekasih (Gembala)

  • Kidung Agung 1:3 - Si gadis Sulam mencintai kekasihnya karena keharuman namanya (nama bagaikan minyak yang tercurah) dan cintanya lebih nikmat dari anggur.

  • Nama yang bagaikan minyak tercurah berbicara tentang kepribadian, karakter, reputasi Sang Gembala.

  • Reputasinya sebagai gembala yang bersedia membela domba (seperti Daud) adalah keharuman yang memikat si gadis Sulam dan gadis-gadis lain.

  • Ini adalah keharuman sejati yang diharapkan Tuhan dari Sang Gembala (Yesus) dan dari gereja.


Kesimpulan

  • Penampilan Salomo dalam Kidung Agung 3:6 adalah kepalsuan rohani.

  • Kepalsuan ini berdampak pada "putri-putri Yerusalem" (orang-orang gereja/rohani lain) yang mudah disesatkan dan akhirnya mungkin melakukan penipuan dan kemunafikan yang sama.

  • Si gadis Sulam tidak tertipu karena dia tetap teguh, mampu membedakan yang mirip dari yang sebenarnya/benar. Dia mengenal minyak dan bau harum yang sebenarnya dari Sang Kekasihnya.

  • Mengenal Kristus dengan benar memungkinkan seseorang membedakan dan mengetahui apa yang disukakan Tuhan.




Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...