Langsung ke konten utama

Spiritual Deception and True Motivation (Preparing the Bride #21)

PENCOBAAN TERBERAT

Kid 3:6 Apakah itu yang membubung dari padang gurun seperti gumpalan-gumpalan asap tersaput dengan harum mur dan kemenyan dan bau segala macam serbuk wangi dari pedagang?

Ayat tersebut menggambarkan kedatangan Salomo dari padang gurun, dapat dilihat sebagai gambaran spiritual yang menipu. Fokus utama adalah pada motivasi yang tersembunyi di balik penampilan spiritual, menggunakan kisah Ananias dan Safira, serta Simon si penyihir dari Kisah Para Rasul sebagai contoh motivasi yang salah. Khotbah ini menekankan pentingnya memiliki motivasi hati yang benar dan ketetapan hati dalam mengikut Tuhan, serta berhati-hati terhadap godaan spiritual yang bisa datang dari penampilan luar.

Pada sesi ini dibahas tentang pencobaan terberat yang mungkin dihadapi orang percaya, khususnya yang digambarkan dalam Kidung Agung 3:6. Ayat ini menggambarkan seseorang yang "membubung dari padang gurun" seperti gumpalan asap, beraroma mur, kemenyan, dan wangi-wangian dari pedagang. Tampilan ini adalah tampilan spiritual yang dilihat oleh wanita Sunem dan putri-putri Yerusalem saat Salomo datang. Tampilan ini bisa mengecoh wanita Sunem yang adalah gambaran gereja, kekasih Tuhan.

Pembahasan utama dibagi menjadi dua bagian berdasarkan ayat tersebut: Padang Gurun dan Gumpalan Asap/Tiang Awan.

1. Arti "Datang dari Padang Gurun":

Padang gurun adalah pencobaan terberat.

Ini melambangkan kepemimpinan Tuhan atas bangsa Israel saat keluar dari Mesir dan selama 40 tahun di padang gurun.

Menurut Ulangan 8:2, tujuan Tuhan memimpin Israel di padang gurun selama 40 tahun adalah untuk merendahkan hati mereka, menguji mereka (mencobai), dan mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, yaitu apakah mereka berpegang pada perintah-Nya atau tidak.

Orang yang berhasil di padang gurun adalah mereka yang mengalami kepemimpinan Tuhan, rendah hati, teruji, dan Tuhan mengetahui hati mereka.

Jeremia 2:2 mengingatkan Tuhan akan kasih mula-mula Israel ketika mereka mengikuti-Nya di padang gurun. Mengikut Tuhan di padang gurun dimungkinkan karena dasar cinta kasih yang mula-mula kepada Tuhan.

Wahyu 12:6 dan 14 menggambarkan gereja (wanita) yang lari ke padang gurun di mana Allah memeliharanya. Jadi, padang gurun juga adalah tempat kehidupan manusia yang hanya Allah saja yang mampu memelihara.

Wanita Sunem melihat Salomo seolah-olah sebagai orang yang:

  • Dipimpin Tuhan.

  • Mengasihi Tuhan dengan kasih mula-mula.

  • Hidupnya dipelihara hanya oleh Allah (penyertaan Tuhan).

Tampilan ini sengaja dibuat oleh Salomo, yang dilihat oleh wanita Sunem. Motivasi Salomo memperagakan hal ini adalah untuk mendapatkan cinta si gadis.

2. Arti "Seperti Gumpalan-gumpalan Asap":

Versi King James menggunakan kata "pillars of smoke" (tiang asap), sedangkan Alkitab Bahasa Indonesia menggunakan "gumpalan-gumpalan asap".

"Pillars of smoke" atau Tiang Awan merujuk pada Tiang Awan yang memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir.

Keluaran 13:21 menyatakan Tuhan berjalan di depan mereka pada siang hari dalam Tiang Awan untuk menuntun mereka.

Keluaran 33:9-10 menunjukkan Tiang Awan berhenti di pintu kemah dan Tuhan berbicara dengan Musa, dan bangsa Israel menyembah.

Ulangan 31:15 mengatakan Tuhan menampakkan diri di kemah dalam Tiang Awan.

Nehemia 9:12 dan 19 mengulangi bahwa Tuhan memimpin mereka dengan Tiang Awan dan Tiang Api karena kasih sayang-Nya yang besar.

Arti Tiang Awan (pillars of smoke dalam KJV):

  • Tuntunan Tuhan.

  • Penampakan Tuhan.

  • Kepemimpinan Tuhan.


Wanita Sunem melihat pada Salomo seolah-olah ada tuntunan Tuhan, penampakan Tuhan, dan kepemimpinan Tuhan.

Namun, Alkitab Bahasa Indonesia menggunakan kata yang berbeda untuk "gumpalan-gumpalan asap" (timarah ashan).

Yoel 2:30 menyebutkan gumpalan-gumpalan asap sebagai bagian dari mukjizat-mukjizat dari Tuhan.

Jadi, "gumpalan-gumpalan asap" (dalam konteks Kidung Agung 3:6 menurut sumber) juga melambangkan mukjizat-mukjizat yang Tuhan adakan.

Tampilan spiritual Salomo mencakup hal-hal yang tampak seperti mukjizat Tuhan. Putri-putri Yerusalem melihat gumpalan asap itu sebagai pertanda mukjizat Tuhan menyertai orang ini.


3. Pentingnya Motivasi:

Pencobaan terberat ini adalah tampilan spiritual yang megah. Kuncinya adalah membedakan motivasi di baliknya.

Motivasi di balik tampilan spiritual Salomo adalah untuk memikat dan mengubah kesetiaan wanita Sunam dari kekasih sejatinya.

Contoh motivasi yang salah digambarkan dalam Kisah Para Rasul:

  • Ananias dan Safira (Kisah Para Rasul 5:1-11): Mereka menjual tanah tetapi menahan sebagian hasilnya. Hati mereka dikuasai iblis. Mereka berdusta bukan kepada manusia, tetapi kepada Allah. Mereka bersepakat untuk mencobai roh Tuhan. Kata "mencobai" (petrazo) sama seperti ketika iblis mencobai Yesus, menunjukkan karakter seperti iblis. Motivasi mereka adalah melihat Yusuf (Barnabas) mendapat gelar "Rasul" (anak penghiburan) karena perbuatannya, dan mereka ingin mendapatkan jabatan Rasul dengan menggunakan uang. Ini menunjukkan gereja yang Tuhan tidak berkenan.

  • Simon si Tukang Sihir (Kisah Para Rasul 8:9-24): Dia sebelumnya menakjubkan orang dengan sihirnya. Setelah melihat mukjizat Filipus dan pembaptisan oleh Petrus dan Yohanes, dia menawarkan uang kepada para rasul untuk mendapatkan kuasa menumpangkan tangan agar orang menerima Roh Kudus. Motivasinya adalah membeli karunia Allah dengan uang, ingin melakukan hal seperti sihirnya dulu. Petrus menegurnya bahwa hatinya tidak lurus di hadapan Allah, seperti empedu yang pahit dan terjerat kejahatan. Dia perlu bertobat dari niat hatinya yang jahat. Simon ini adalah gambaran gereja yang Tuhan tidak berkenan.


Pencobaan tampilan spiritual ini mudah menjatuhkan orang-orang yang belum dewasa.

Wanita Sunam tidak gagal dalam pencobaan ini karena dia terpikat pada kepribadian kekasihnya, bukan pada tampilan spiritual atau perbuatan hebatnya. Kekasihnya (Yesus) ada di dalam hatinya, seperti sebungkus mur di antara buah dadanya, menunjukkan prinsip dan ketetapan hati (Purpose in heart).

Motivasi (niat hati, tujuan hati, ketetapan hati) sangat penting.

Motivasi kita perlu dibenahi oleh Tuhan melalui orang-orang yang Dia utus dalam hidup kita.

Kita tidak boleh memilih-milih orang yang Tuhan utus, meskipun kita mungkin melihat kelemahan atau perbedaan pada mereka. Tuhan bisa memakai siapa saja untuk membenahi kita.

Tuhan menyelidiki hati dan motivasi kita untuk melindungi dan menjaga kita agar tidak tersesat dan gagal dari rencana agung-Nya.

Gereja, sebagai kekasih Tuhan, ditantang untuk mengetahui motivasi di balik semua tampilan rohani yang dilihat.

Secara ringkas, pencobaan terberat yang dibahas dalam sumber ini adalah godaan melalui tampilan spiritual yang menyerupai kepemimpinan, kasih mula-mula, pemeliharaan, tuntunan, penampakan, dan mukjizat Tuhan, tetapi yang dimotivasi oleh keinginan yang salah (misalnya, status, uang, atau mendapatkan cinta seseorang). Kunci untuk menang atas pencobaan ini adalah memiliki ketetapan hati yang benar, mengetahui dan membenahi motivasi, dan terpikat pada pribadi Yesus bukan hanya pada tampilan spiritual atau mukjizat.



Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...