Langsung ke konten utama

Dekade Ganda Sorga Terbuka (part #3)

UR193 Open Heavens: Double Decade Prophecy and Wisdom (SOS 2018)


Pada sesi ini Dr. Jonathan David berfokus pada pentingnya **ketaatan kepada Tuhan** dan **posisi rohani yang benar** untuk menerima berkat. Ia menekankan bahwa **hikmat sejati datang dari ketaatan** dan bukan dari kecerdasan manusiawi, memperingatkan agar tidak licik seperti Herodes. Khotbah ini juga menguraikan **siklus ekonomi global yang akan datang**, membaginya menjadi delapan fase, mulai dari **kelimpahan ("lembu gemuk")** hingga **kehancuran finansial ("lembu mati")** dan seterusnya hingga "petani tanpa keluarga," menekankan perlunya **perlindungan finansial** dan **pemahaman wahyu ilahi** untuk menavigasi masa-masa sulit. Selain itu, David membahas kisah Elia dan janda Sarfat untuk mengilustrasikan **berkat melalui ketaatan** dan pentingnya **firman Tuhan dalam menghadapi kesulitan**.




Berikut adalah catatan khotbah selengkapnya:


Judul Khotbah: DEKADE GANDA SURGA TERBUKA (BAGIAN 3) Pembicara: DR. JONATHAN DAVID Tanggal: 10 JUNI 2025

I. Kuasa Deklarasi dan Ketaatan

  • Tuhan telah memberikan kuasa kepada gereja untuk mendeklarasikan dan membuat ketetapan. Ini adalah salah satu alat paling berkuasa yang Tuhan berikan kembali kepada gereja.

  • Pengakuan Iman Rasuli disebut sebagai salah satu senjata paling ampuh. Penting untuk menempatkan diri pada posisi rohani yang benar atau posisi strategis pada waktu yang tepat untuk melakukan hal yang benar.

  • Hikmat Tuhan adalah tentang ketaatan. Tuhan tidak meminta hikmat dari kita, melainkan meminta kita untuk taat karena Dia adalah hikmat kita. Jika Dia memberi hikmat tanpa penyerahan hidup, itu bisa membuat licik seperti Herodes.

  • Ketaatan adalah segala yang Dia minta. Jika kita menaati perintah-Nya, semua berkat akan menyertai kita. Ini ditegaskan dalam Matius 7:24 ("Barangsiapa mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, taatilah, bangunlah sebuah rumah") dan Wahyu 3:22 ("Barangsiapa memiliki telinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh Kudus").

  • Seluruh Perjanjian Lama dibangun di atas dasar "Jika kau taat. Ketika kau taat. Bagaimana kau taat". Memenuhi hukum berarti mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan mengasihi sesama (Matius 22:37-40). Yesus juga memberikan perintah baru untuk saling mengasihi sesama saudara-saudari di dalam keluarga Kristus (Markus 3:33-35).

  • Minggu ini banyak hal akan berubah, dan berubah untuk selamanya. Perubahan yang permanen dan tak terubahkan sedang mendekat. Inilah waktu yang telah ditentukan, dan dekade ganda adalah waktu yang tepat untuk melangkah maju, mengambil kendali, dan mengambil tempat dalam sejarah, termasuk dalam bidang keuangan.

  • Waktu tidak menunggu siapapun.


II. Pola dan Siklus Ekonomi (Prediksi Keuangan) Pembicara menjelaskan "pola ekonomi" atau "siklus ekonomi dunia" yang sedang menuju "badai topan". Ia memberikan prediksi 5 poin pertama dengan keyakinan tinggi, sedangkan yang lain perlu menunggu konfirmasi. Penting untuk diingat bahwa hanya Tuhan yang dapat melihat hal-hal secara pasti, dan Dia dapat membalikkan keadaan.

  1. 7 tahun arus kas dan kredit (Lembu gemuk)

    • Arus kas dan kredit yang baik, bank mudah memberikan kredit.

    • Dimulai pada November 2012 dan berlangsung sekitar 7 hingga 9+ tahun.

    • Periode ini berlangsung hingga sekitar 2019.

    • Berkat pada periode ini bisa datang secara supranatural (misalnya, menerima properti tak terduga, investasi naik drastis). Uang dapat datang tanpa keringat atau darah.

    • Contoh keberhasilan finansial dari hal-hal sederhana: penjualan air es/kelapa/tebu atau kerang tiram yang membawa kekayaan. Uang yang diperoleh melalui cara jujur dan ditunjukkan Tuhan akan bertahan lama. Kekayaan yang masuk tidak akan membebani hati atau membuat takut akan penculikan, karena Tuhan membuat kita kaya tanpa menambahkan kesedihan (Amsal 10:22). Ini adalah uang yang bersih.

    • Pembicara memberikan contoh dirinya sendiri yang memiliki berbagai sumber pendapatan (buku, kaset, pelayanan di tempat lain) dan bagaimana Tuhan secara langsung mendatangkan berkat finansial melalui orang-orang.

  2. 5 tahun konservasi dan pengendalian kas/uang tunai (Lembu kurus)

    • Ini adalah periode untuk menyimpan dan memperbanyak, menjaga dengan hati-hati agar tidak dicuri.

    • Tujuannya adalah melindungi dan melipatgandakan sumber daya untuk sepuluh tahun ke depan.

  3. 4 tahun yang sulit, krisis (Lembu berdarah)

    • Masa-masa "kegentingan" dan "krisis".

  4. 3,5 tahun kekacauan (Lembu sekarat)

    • Orang-orang akan berlarian mencari sumber daya, uang, bakat, personel karena tidak mengelola atau melipatgandakannya sebelumnya.

    • Kekacauan berarti tidak ada keteraturan, investasi yang salah tempat, pekerjaan yang salah, dan pembayaran kredit yang jatuh tempo.

  5. 3,5 tahun kehancuran (Lembu mati)

    • Krisis keuangan yang melanda individu, perusahaan, dan pemerintah.

    • Beberapa negara bisa bangkrut, dan kebangkrutan satu negara dapat menyeret negara lain (contoh: Eropa).

    • Akan ada peningkatan masalah finansial, sosial, dan emosional, dengan lebih banyak orang yang sakit parah dalam pikiran dan kepala mereka.

    • Meskipun demikian, Tuhan akan memberi air kepada yang haus dan roti kepada yang lapar, serta membawa penyembuhan dan pemulihan sosial.

III. Tahap Akhir Siklus Ekonomi (Prediksi Lanjutan)

  • 6. 3,5 tahun krisis/mata uang (Petani tanpa lembu)

    • Banyak mata uang akan sangat tidak stabil atau tidak bisa ditebak, seperti pasar saham yang berfluktuasi.

    • Uang tunai tidak selalu menjadi raja; mata uang suatu negara bisa meningkat sementara mata uang lain turun, menyebabkan hilangnya daya beli.

    • Krisis keuangan akhir zaman seringkali berkaitan dengan "pemerintahan" yang menindas pemerintah, menunjukkan bahwa sistem dunia ditentukan oleh suatu roh.

  • 7. 4 tahun keruntuhan ekonomi (Petani tanpa pertanian)

  • 8. Hari-hari terakhir (Petani tanpa keluarga)

IV. Intervensi Ilahi dan Kekayaan dari Tuhan

  • Tuhan dapat membalikkan keadaan meskipun prediksi medis atau situasi terlihat buruk (contoh: kanker stadium akhir). Ini bukan keberuntungan, melainkan kehendak Tuhan.

  • Penyediaan Tuhan melalui Elia:

    • Tuhan memerintahkan Elia untuk pergi ke Sungai Kerit dan memerintahkan burung gagak untuk memberinya makan roti dan daging (1 Raja-raja 17:3-5). Makanan tersebut dicuri dari altar Izebel dan Ahab, menunjukkan bahwa Allah dapat memberi informasi yang benar kepada pencuri sekalipun.

    • Tuhan memerintahkan Elia untuk pergi ke Sarfat, di mana seorang janda diperintahkan untuk memberinya makan (1 Raja-raja 17:9, 18). Janda ini hanya memiliki sedikit makanan, merencanakan untuk memakannya dan kemudian mati bersama anaknya.

    • Elia meminta janda itu untuk membuatkan roti baginya terlebih dahulu sebelum untuk dirinya dan anaknya (1 Raja-raja 17:11-13). Ini adalah rencana iman Elia yang menyelamatkan seluruh rumah janda itu dari "rencana kematian" mereka.

    • Perbedaan antara Elia dan janda itu adalah ketaatan Elia pada Allah yang hidup (1 Raja-raja 17:1). Kuasa kata-kata dalam membangun batasan di sekitar hidup sangat penting.

    • Melalui firman Tuhan yang diucapkan Elia, tempayan tepung dan buli-buli minyak janda itu tidak habis (1 Raja-raja 17:14-16).

  • Elia membangkitkan anak janda di "Ruang Atas":

    • Anak janda itu jatuh sakit dan meninggal.

    • Elia membawanya ke "ruang atas" (Upper Room). Di sanalah mujizat dimulai karena terhubung dengan ruang takhta dan pasokan firman Tuhan.

    • Elia berseru kepada Tuhan dan mengunjurkan badannya di atas anak itu tiga kali; Tuhan mendengarkan dan nyawa anak itu kembali ke tubuhnya (1 Raja-raja 17:20-22).

    • Mujizat ini menyebabkan janda itu mengakui: "Sekarang aku tahu, bahwa engkau abdi Allah dan firman TUHAN yang kauucapkan itu adalah benar" (1 Raja-raja 17:24). Ini menunjukkan bahwa tidak akan terjadi apa-apa jika firman Tuhan tidak ada di mulut kita.

V. Janji Kemuliaan dan Kelimpahan (Yesaya 59 & 60)

  • Yesaya 59:19: Ada beberapa terjemahan, namun intinya adalah: "Ketika musuh datang seperti banjir, Roh TUHAN akan mengangkat panji melawannya.". Ini berarti Tuhan sendiri akan datang seperti sungai yang deras, didorong oleh angin Tuhan, dan akan campur tangan langsung untuk menghentikan gelombang musuh ketika tidak ada yang membela. Ini bukan berarti musuh datang seperti banjir, tetapi Tuhan akan datang dengan dahsyat.

  • Yesaya 60:1, 5: "Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu sudah datang...". Jika kita berada di tempat yang tepat, dalam tatanan yang tepat, dan posisi yang tepat, semuanya akan mengarah kepada kita.

    • Kemuliaan dan terang datang kepada kita.

    • Bangsa-bangsa datang kepada kita.

    • Raja-raja akan datang kepada kita.

    • Orang-orang yang hidup dalam kegelapan akan datang kepada kita.

    • Kelimpahan laut dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepada kita.

    • Sumber daya akan datang ke tempat kudus, datang pada kita.

    • Tuhan akan meningkatkan material kita (dari perunggu menjadi perak, dari besi menjadi emas). Segala sesuatu akan mengarah kepada kita; kita tidak perlu mencari, melainkan semua itu yang akan mencari kita.

  • Perjanjian dalam Yesaya 59:21: Tuhan berkata, "Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya.". Tuhan telah memutuskan dan memulai sebuah siklus investasi dalam Roh dan Firman-Nya yang terus-menerus. Bahasa Tuhan tegas dan tidak ragu-ragu.

  • Mengatasi Oposisi (Yesaya 60:14):

    • Pembicara menekankan untuk tidak melawan denominasi atau orang-orang yang menentang, karena anak-anak dari mereka yang menindas akan datang dan tunduk, dan semua yang menista akan sujud menyembah.

    • Jika kita melakukan yang benar, setiap orang yang benar akan datang kepada kita.

VI. Doa untuk Pewahyuan dan Pemahaman

  • Mintalah agar Roh pewahyuan, pengertian, hikmat, dan Roh pengetahuan pewahyuan membuka mata kita untuk melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat orang lain. Hal-hal yang tersembunyi adalah milik Tuhan, tetapi hal-hal yang disingkapkan melalui pewahyuan adalah untuk kita nikmati (Ulangan 29:29).

  • Pewahyuan datang seperti sungai yang mengalir deras, menyingkirkan pendapat manusia. Ketidaktahuan bukanlah kebahagiaan, terutama dalam kepemimpinan.

  • Berdoalah untuk melihat, mendengar, memahami, dan mengerti, yang berarti menerima opini dan perspektif surga. Mintalah semua informasi, data, intel yang perlu diketahui agar dapat mengamati dan menggunakannya.

  • Mintalah Roh pengertian agar dapat menangkap pewahyuan dan menafsirkannya sesuai dengan firman Tuhan dan Roh kebenaran, agar terbebas dari roh kesesatan.

  • Kita harus memahami dan menafsirkan arti dari pewahyuan, tidak hanya menerimanya sebagai data. Yesus berkata orang menyelidiki Kitab Suci tetapi tidak mengerti kuasanya (Matius 22:29). Kita harus diajar oleh Roh Kudus agar dapat menafsirkan, mengartikulasikan, dan menerjemahkan misteri sehingga orang lain mengerti.

  • Mintalah hikmat untuk memulai, bagaimana melakukannya, kapan melakukannya, seberapa cepat, dan berapa harganya. Hikmat Tuhan akan membantu membangun rumah yang baik.

  • Deklarasi iman di akhir: "Pewahyuan, mengalirlah ke dalam hidupku! Pengertian, masuklah ke dalam pikiranku! Eksekusi, masuklah ke dalam keinginan kehendakku! Dan kuatkan imanku, sehingga aku memiliki keberanian untuk melakukan panggilan-Mu untuk kulakukan, dalam nama Yesus, amin."




Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...