Langsung ke konten utama

Persiapan Kedatangan Tuhan (#9)

 SATE  09 Juni 2025 (Hawa Terakhir)

Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah

kehidupan oleh karena kebenaran. TUBUH kita memang berdosa, tetapi ROH kita adalah kehidupan oleh karena kebenaran, berarti tingkah laku hidup kita bisa kita atur, tindakan kita itu bisa berasal dari ROH kita dan bukan dari JIWA kita atau dari TUBUH kita, mengapa? Karena kita adalah MILIK Kristus. Mengapa digunakan kata “MILIK”? Karena ISTRI adalah milik SUAMI, jadi ini bukan berbicara kepemilikan seperti gembala memiliki domba-dombanya tapi lebih dari itu, gangguannya adalah kehidupan daging. Allah sudah punya rencana, Allah akan siapkan kita sehingga kita sampai pada titik SIAP SEDIA seperti yang tertulis di Wahyu 19:7 “..dan pengantin-Nya telah siap sedia.”

BACA dan RENUNGKAN

Yehezkiel 36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. 27 RohKu akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Roma 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. 9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus 10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka TUBUH memang mati (tidak berdaya, lemah) karena dosa, tetapi ROH adalah kehidupan oleh karena kebenaran 11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam (DWELL = menempati, bermukim, hidup bersama) di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan (QUICKEN = memberi kehidupan dengan kekuatan spiritual yang membangkitkan dan menyegarkan; memberikan peningkatan kehidupan dengan kekuatan yang baru dan lebih besar) juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu

# 1. Apa yang Tuhan berikan kepada kita ketika kita BERTOBAT, PERCAYA dan MENERIMA Kristus serta kita DILAHIRKAN BARU? (Yehezkiel 36:26-27)

Yehezkiel 36:26-27, ketika kita bertobat, percaya, menerima Kristus, dan dilahirkan baru, Tuhan memberikan kita: *Hati yang baru* dan *roh yang baru* di dalam batin kita. Ini berarti Dia menjauhkan hati yang keras dan menggantinya dengan hati yang taat. *Roh-Nya* (Roh Kudus) yang tinggal di dalam batin kita akan mengajar, menasihati dan membimbing kita untuk hidup menurut segala ketetapan-Nya serta tetap berpegang pada peraturan-Nya dan melakukannya.

## 2. Berarti di dalam roh kita itu ada ROH ALLAH, yaitu ROH KUDUS dan ROH KRISTUS. Roh Kristus adalah Roh yang ada pada kehidupannya Kristus. Jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan MILIK Kristus, jika dihubungkan dengan STATUS kita sebagai mempelai wanitanya Kristus, apa artinya kita menjadi MILIK Kristus?

Jika kita menghubungkan status kita sebagai mempelai wanita Kristus dengan pengertian "MILIK Kristus," ini berarti:

* *Terjalinnya identitas istimewa dan hubungan yang mendalam:** Ini disamakan dengan  seorang istri adalah milik suaminya dalam ikatan pernikahan yang kudus, kita (gereja) sebagai mempelai wanita Kristus memiliki hubungan yang sangat pribadi dan mendalam dengan-Nya. Dua menjadi satu dan tidak dapat dipisahkan sekalipun oleh maut.

** *Perlindungan dan Pemeliharaan:* Sebagai milik Kristus, kita berada di bawah perlindungan dan pemeliharaan-Nya sepenuhnya. Dia bertanggung jawab atas kita dan terus menerus menyiapkan kita, seperti yang disebutkan dalam Wahyu 19:7, agar siap sedia sebagai pengantin-Nya.

*** *Kita menjadi milik-Nya sepenuhnya (kepunyaan-Nya sendiri) dan Tujuan Ilahi:*  Ini bukan hanya kepemilikan seperti pemilik domba, melainkan kepemilikan yang mengindikasikan tujuan ilahi sejak sebelum dunia diciptakan. Kristus telah memilih kita dan akhirnya Ia memiliki kita untuk tujuan-Nya, yaitu untuk menjadi satu dengan Dia dan memanifestasikan kehidupan-Nya. Ini juga menyiratkan hubungan kemitraan bersama Tuhan (Kej 1:26-28, mitra destiny).

### 3. Apa yang terjadi jika KRISTUS ada di dalam kita? Karena ROH memang PENURUT tetapi DAGING (TUBUH dan JIWA) LEMAH, maka apa yang akan saudara lakukan, UNSUR apa yang harus lebih DOMINAN dan menentukan dalam menjalani kehidupan saudara, dalam bertindak, berkata-kata dan bertingkah laku? (Roma 8:10)

Jika Kristus ada di dalam kita (Roma 8:10), maka: * *Tubuh memang mati karena dosa:* Tubuh kita (daging) secara intrinsik lemah dan tidak berdaya terhadap dosa (juga karena dosa yang mengakibatkan kehilangan kemuliaan Allah), meskipun roh kita hidup oleh kebenaran.  Tuhan tidak membiarkan ini berlarut-larut. Ia memberikan Roh Kudus-Nya. *Roh yang harus dominan:** Karena roh kita adalah kehidupan oleh kebenaran dan di dalamnya ada Roh Allah (Roh Kudus dan Roh Kristus), maka **roh** kita adalah unsur yang harus lebih dominan dan menentukan dalam menjalani kehidupan, dalam bertindak, berkata-kata, dan bertingkah laku. Ini berarti kita harus membiarkan Roh Allah yang ada di dalam roh kita memimpin, mengarahkan, dan mengendalikan setiap aspek kehidupan kita, bukan kelemahan daging (tubuh dan jiwa). Caranya adalah dengan mematikan kedagingan (keinginan daging) kita dan mendengarkan apa yang dikatakan Roh di dalam roh kita.

 

### 4. Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, apa arti Roh Kristus itu DIAM di dalam roh kita? Apakah berarti Roh Kristus itu PASIF dan tidak berbuat apa-apa? Apakah Roh Kristus itu hanya memberikan IDENTITAS kepada kita sebagai MILIK Kristus? Apa yang akan dilakukan oleh Roh Kristus yang DIAM di dalam kita itu kepada TUBUH dan JIWA kita? (Roma 8:11)

Jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam (DWELL = menempati, bermukim, hidup bersama) di dalam kita (Roma 8:11):

* *Arti Roh Kristus DIAM:* Ini tidak berarti Roh Kristus pasif atau hanya memberikan identitas. Sebaliknya, "diam" atau "menempati" menunjukkan kehadiran yang aktif, selalu siap sedia menolong, Ia hidup, dan menetap di dalam roh kita. Roh Kristus secara terus-menerus hadir, bekerja, dan bermukim di dalam kita sebagai sumber kehidupan dan kekuatan. Kehadiran-Nya adalah manifestasi dari otoritas dan kuasa Kristus yang membangkitkan.

* *Yang akan dilakukan oleh Roh Kristus kepada TUBUH dan JIWA kita:* Dia akan *menghidupkan* (QUICKEN = memberi kehidupan dengan kekuatan spiritual yang membangkitkan dan menyegarkan; memberikan peningkatan kehidupan dengan kekuatan yang baru dan lebih besar) juga tubuh kita yang fana itu. Ini berarti Roh Kristus memberikan vitalitas, kekuatan spiritual, dan penyegaran kepada tubuh dan jiwa kita, memungkinkan kita untuk hidup kudus, berdaya, dan memanifestasikan kehidupan Kristus, bahkan dalam tubuh yang masih fana. Ini transformasi dan pembaruan yang terus-menerus.

1Kor 15:45 Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup," tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan (quicken).

 

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Percepatan dan Kelahiran Ishak (MKS #46)

Khotbah ini berfokus pada percepatan rencana Tuhan melalui kehidupan Abraham . Tuhan mengubah identitas Abraham untuk melepaskannya dari pola hidup lama yang menghambat janji ilahi. Melalui penafsiran kitab Kejadian 17 , pp Djonny  menekankan pentingnya respons yang akurat terhadap firman Tuhan serta peran penyunatan batiniah dalam hubungan bapa-anak rohani. Jemaat diajak untuk hidup tidak bercela agar dapat menjadi bagian dari rencana agung universal Allah sebagai gereja yang sejati. Fokus utamanya adalah bagaimana perkataan profetik dari otoritas rohani mampu mengubah kepribadian seseorang menjadi ahli waris janji Tuhan. Akhirnya, sumber ini menegaskan bahwa menjadi keturunan Abraham berarti memiliki dimensi kehidupan Allah yang terwujud melalui ketaatan total. Berikut adalah catatan lengkap dari khotbah "Ibadah JMD Bandung 12 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 46" : 1. Konsep Percepatan (Acceleration) dan Ketetapan Allah Percepatan Ilahi: Kejadian 17 berbicara ...

Tujuh Gunung Budaya (UR #235)

Sesi  Dr. Tunde Bakare  kali ini membahas konsep tujuh gunung budaya sebagai kerangka pengaruh dalam masyarakat. Beliau menekankan pentingnya peran orang percaya di berbagai bidang seperti pemerintahan, pendidikan, media, ekonomi, keluarga, dan hiburan . Beliau secara tegas menolak klasifikasi gereja sebagai gunung agama , melainkan mendefinisikannya sebagai gunung rumah Tuhan yang harus berdiri di atas segala sistem lainnya. Melalui referensi Alkitabiah, ia mendorong jemaat untuk menjadi generasi surga terbuka yang memiliki kejeniusan kreatif dan solusi spiritual bagi dunia. Penjelasan ini menggambarkan kehidupan sebagai permadani yang kaya , di mana setiap elemen budaya dijalin untuk menyatakan kedaulatan Tuhan di bumi. Secara keseluruhan, pesan ini mengajak individu untuk beroperasi dengan hikmat ilahi guna membawa transformasi nyata di tengah masyarakat.   The Rich Tapestry of the Seven Cultural Mountains Berikut adalah catatan lengkap sesi pengajaran Dr. Tund...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

Pemulihan Identitas Melalui Percepatan dan Ikat Janji (MKS #47)

Sesi ini masih membahas konsep percepatan ilahi melalui teladan kehidupan Abraham. Penulis menekankan pentingnya transformasi jati diri dari manusia lama menjadi manusia baru sebagai syarat mutlak agar rencana agung Tuhan tergenapi. Melalui penjelasan kitab Kejadian 17 dan 18, sumber ini menguraikan bahwa ketaatan pada otoritas bapa rohani dan respons yang akurat terhadap firman adalah kunci perubahan karakter. Khotbah tersebut menegaskan bahwa perubahan kepribadian seseorang akan menentukan kualitas kunjungan dan pergerakan Tuhan dalam hidupnya. Selain itu, ditekankan bahwa benih firman yang diterima harus mewujud dalam tindakan nyata agar janji Tuhan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. Secara keseluruhan, teks ini mengajak jemaat untuk menanggalkan sifat-sifat lama demi mengenakan identitas baru yang sesuai dengan takdir ilahi . Ibadah JMD Bandung 19 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 47 Berikut adalah catatan lengkap mengenai rencana Tuhan bagi keturunan Abraham, tr...