Langsung ke konten utama

MEMAHAMI YESUS SEUTUHNYA

Mat 13:10  Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?"

Mat 13:11  Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.


Kepada kita sebagai murid-murid-NYA, Tuhan memberikan kita rahasia Kerajaan Sorga. Anugerah ini haruslah kita hargai dengan amat tinggi, sebab tidak semua orang bisa mengenal Yesus sebagaimana kita yang sudah dianugerahkan-NYA.

Jadi sesungguhnya Tuhan itu diskriminatif! Bagi sebagian orang di gereja, firman Tuhan itu masih merupakan misteri. Kenapa murid-murid diberikan karunia itu? Karena mereka dipilih dan mereka menyambut pilihan Tuhan itu. Artinya mereka tidak bisa hidup sembarangan lagi. Firman yang kita dengar harus kita responi dengan akurat, harus ada komitmen dan akuntabilitas atas kebenaran yang dapatkan dari Bapa sorgawi.

Isa 55:6  Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!

Kita harus bertanggung-jawab atas setiap kesempatan yang Tuhan anugerahkan: ibadah, komsel, konferensi, dan lain sebagainya. Jika kita tidak disiplin kita bukanlah murid Yesus. Jangan pernah berpikir jika kita hidup semaunya sendiri, Tuhan akan terus menganugerahi firmanNya, karunia rahasia Kerajaan Sorga. Bagi mereka yang mencari kebenaran dan hidup benar, maka misteri itu tidak ada lagi. Perkataan Tuhan akan menjadi jelas, tidak ada lagi kebingungan.

Tuhan pernah berkata, jangan berikan mutiara kepada babi atau barang berharga kepada anjing. Harta sorgawi itu tidak akan diberikan kepada orang yang tidak bisa menghargai.

Yang disebut murid itu adalah mereka yang memberikan dirinya untuk diajar, dibimbing, diarahkan dan taat kepada gurunya. Dia rela kehilangan kebebasannya.

Daud pernah diremehkan saudara-saudaranya dan orangtuanya. Tapi Tuhan memperhatikan hatinya. Ia orang yang haus akan isi hati Tuhan, haus untuk mengenal mendalam ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum Tuhan.

Mat 13:12  Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

Bartimeus adalah seorang pengemis buta yang duduk di tepi jalan di Yerikho. Walau pun begitu, dia tidak memiliki mental miskin. Dia memiliki “sesuatu”. Dia memikirkan hal-hal besar. Dia berani untuk mempunyai mimpi besar, terbebas dari keadaannya dan berdampak kepada orang-orang.

Kita harus bebas dari kondisi kita, tidak terbelenggu keadaan atau status kita. Tidak bergantung dari hal-hal lahiriah. Tetap fokus pada rencana yang Tuhan sudah tetapkan. Suatu saat Tuhan akan membawa kita untuk bisa menjadi berkat. Kita tidak boleh menghalangi pikiran kita untuk dapat menerima firman yang segar, sehingga menjadi benih kehidupan kita. Benih itu membangkitkan iman dan menyuarakan kebenaran firman itu.

Bartimeus memiliki benih firman. Terbukti ia bisa memahami Yesus adalah anak Daud yang dijanjikan untuk menduduki Tahta Daud dan akan memerintah sebagai Raja segala raja untuk selamanya. Sedangkan orang-orang mengenal Yesus hanya sebagai anak Yusuf, tukang kayu. Bartimeus memiliki suatu benih yang sangat berharga, sehingga ketika ia mendeklarasikan: Yesus Anak Daud…. Maka langkah kaki Yesus terhenti dan menoleh. Siapa yang memiliki, kepadanya akan ditambahkan hingga berkelimpah. Bartimeus bisa mengkaitkan benih firman itu, bahwa Yesus adalah Anak Daud. Maka Yesus bertanya: Apa yang kau ingin Ku perbuat bagimu? Ini luarbiasa. Bartimeus disembuhkan sesuai iman dan permintaannya.

Wanita yang mengalami pendarahan 12 tahun juga hanya memiliki benih firman. Apa yang dia dengar tentang Yesus yang menyembuhkan orang sakit, mentahirkan orang kusta, mencelikkan orang buta, orang lumpuh berjalan.  Dengan benih firman itu dan dengan imannya, ia menciptakan ‘teknologi’ yang mengubahkan seluruh hidupnya.

Kita tidak boleh menjadi ‘pepesan kosong’ tapi kita harus memiliki sesuatu.

Anugerah dan karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah akan membawa kita kepada pengenalan akan Yesus secara seutuhnya. Ketika Yesus lewat di depan mereka, kepada murid-muridnya, Yohanes Pembaptis memberitahukan:  Inilah Anak Domba Allah!  Dan mereka langsung mengikut Yesus tanpa pernah kembali kepada Yohanes Pembaptis. Mereka langsung terkonek dengan perkataan Anak Domba Allah itu. Bagaimana bisa? Yohanes yang telah mengajari mereka, bahwa Yesaya pernah mengatakan mengenai Anak Domba yang dibawa ke pembantaian, yang bulunya digunting di depan banyak orang, ia kelu, tidak membuka mulutnya  (Yes 53:7).
Andreas dan temannya telah memiliki sesuatu, karena pada waktu itu Yesus belum melakukan mujizat, belum melayani.

Joh 1:40  Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus.

Andreas ini murid Yohanes Pembaptis, tapi Simon Petrus bukan. Andreas telah mengenal Yesus sebagai Anak Domba Allah, tapi tidak bagi Simon Petrus. Oleh karena itu, ketika Yesus menyatakan bahwa Ia akan menanggung banyak penderitaan di Yerusalem, dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga, Simon Petrus malahan ingin menghalangi Yesus untuk melakukan ketetapan Bapa.

Joh 6:22  Pada keesokan harinya orang banyak, yang masih tinggal di seberang, melihat bahwa di situ tidak ada perahu selain dari pada yang satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja yang berangkat.

Respon Petrus beda dengan Andreas. Petrus belum memahami bahwa Yesus adalah Anak Domba yang harus disembelih. 

Joh 1:41  Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."

Andreas tidak hanya memahami Yesus sebagai Anak Domba Allah, tapi juga sebagai Messias (Kristus).  Kepadanya Tuhan menambah-nambahkan pemahaman dan keyakinannya akan Messias.   

Joh 1:42  Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."

Di sini Yesus sedang membangkitkan dan membuat penyataan profetik mengenai Simon. Melalui hidupnya, rencana Tuhan akan berdirinya gereja, salah satunya adalah melalui Simon (Matius 16:18).

Tanpa pemahaman seutuhnya kita akan melakukan banyak kesalahan dan menghalang-halangi ketetapan dan tujuan Bapa seperti Petrus lakukan.

Mat 16:22  Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."

Mat 16:23  Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Kita harus waspada orang-orang seperti Simon, dalam rumah rohani, juga dapat menghalang-halangi jalan Tuhan. Barulah setelah pencurahan Roh Kudus Simon berubah total. Dia yang terkemudian menjadi yang terdahulu, karena dia yang bertobat belakangan menjadi yang terkemuka.

Joh 1:43  Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"

Joh 1:44  Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus.

Ketika bertemu dengan Filipus di Galilea, Yesus mengajak Yesus mengikuti Dia, dan Filipus langsung mengikut Yesus. Mengapa demikian? Karena Filipus memiliki sesuatu. Apa yang ada pada Filipus?
Joh 1:45  Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."

Filipus memiliki firman Tuhan dari kitab Musa.

Deu 18:15  Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

Deu 18:18  seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

Deu 18:19  Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.

Inilah yang telah dikatakan Filipus kepada Natanael di Yoh 1:45.
Benih firman Tuhan yang disampaikan Musa ini ada pada Filipus. Tidak ada kebingungan, tidak ada lagi misteri bagi Filipus. Yesus dari Nazaret, anak Yusuf itulah nabi yang dimaksudkan Musa.  Ini yang menjadikan Filipus langsung mengikut Yesus ketika diajak. Namun, apakah Filipus pernah meneliti tentang Yesus? Ya, berarti Filipus sudah mengamat-amati Yesus dan mengetahui Yesus anak Yusuf. Dan dia dapat mengaitkannya dengan firman yang Musa sampaikan. Mengapa? Karena dia percaya bahwa Yesus adalah nabi yang akan datang yang disebutkan itu. Ia memiliki benih firman dalam hatinya. Bukan pepesan kosong.

Joh 1:46  Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"

Joh 1:47  Kata Filipus kepadanya: "Mari dan lihatlah!" Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: "Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!"

Joh 1:48  Kata Natanael kepada-Nya: "Bagaimana Engkau mengenal aku?" Jawab Yesus kepadanya: "Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara."

Murid-murid Yesus memiliki sesuatu dalam hidupnya. Natanael lebih lagi. Filipus berkata "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."

Nazaret itu kota yang jahat, yang dibangun dengan darah. Apa yang Natanael miliki? Ia banyak memiliki banyak firman tentang Messias. Dia berkomentar: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"
Ia tau Messias bukan dari Nazaret, tapi dari Betlehem. Ia pegang kitab Mikha dan kitab Yesaya. Ia orang Yahudi asli. Nama Natanael adalah nama orang Yahudi yang umum sejak jaman PB.  Yesus berpendapat: Natanael adalah orang Israel yang sejati. Tidak ada dusta, tapi apa yang dikatakannya berasal dari imannya. Ia mengetahui Messias bukan dari Nazaret, tapi dari Betlehem di tanah Yudea. Berarti pemahaman Natanael akan Messias lebih baik dari Filipus dan Andreas, sebab ia lebih banyak memiliki firman Tuhan.

Joh 1:50  Yesus menjawab, kata-Nya: "Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu."

Joh 1:51  Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."

 “Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu." Ini penyataan Yesus kepada Natanael.  Sorga akan terbuka dan ia akan melihat malaikat-malaikat Allah turun naik, sama seperti yang dialami Yakub.

Hidup di bawah sorga yang terbuka dengan pelayanan para malaikat, jauh melebihi pengalaman mengusir setan, mengalami mujizat, lebih dari bernubuat, dlsb. Sebab akan banyak penyingkapan rahasia Kerajaan Allah, yaitu hidup di dalam kebenaran, damai sejahtera dan sukacita dari Roh Kudus; kepada hidup kita, menjadi identitas hidup kita. Dan itu adalah kehidupan dari satu kemenangan kepada kemenangan yang lain. Hidup yang berkelimpahan berkat sorga. Yang membuat kita naik dari satu level kepada level berikutnya.

Natanael mendapat perhatian khusus dari Tuhan, karena ia memiliki dasar dan firman Tuhan.  Dikatakan bahwa, Tuhan mengenal siapa kita dan mengenal milik kepunyaanNya. Tidak mungkin dalam satu kali perjumpaan, Filipus, Andreas dan Natanael langsung mengikuti Yesus, tanpa ada perhatian dari Tuhan akan siapa kita dan siapa yang menjadi milik kepunyaanNya.

Kualitas-kualitas apa dan sikap-sikap yang harus saudara punyai:
1. Hati yang lembut, mudah dibentuk dan diajar, mudah berubah.
Mat 5:5  Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
2. Hati yang haus dan lapar akan kebenaran. Siapa yang menciptakan kehausan? Dengan cara mendengar ulang khotbah, merenungkan, membuat notesnya.
Mat 5:6  Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

3. Telinga rohani yang tajam, tidak tumpul. Mendengar dan memperhatikannya dengan akurat. Luk 8:18  Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."

Segera respon dan mentaatinya.

Heb 5:11  Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.

Heb 5:12  Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Lidia merespon firman yang disampaikan Paulus di Tiatira. Ia sekeluarga memberi dirinya dibaptis, menjadi penggenap rencana Tuhan dan menjadi penerus benih. Dia memberikan rumahnya bagi Tuhan, jadi pintu masuk Tuhan di Eropah. Ia menjadi anak rohani Paulus dan penggenap firman Tuhan, ia menangkap apa yang Tuhan taruh dalam hidup rasul Paulus. Lidia memiliki telinga seorang murid.

Yes 50:4b Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

4. Karakter seorang hamba yang baik dan jujur. Ia setia, loyal mengikuti firman dan bertanggung jawab untuk memultiplikasikan benih firman dan apa  pun yang Tuhan berikan. Menyadari bahwa apa yang Tuhan berikan itu adalah Tuhan yang percayakan kepada kita sebagai talenta yang harus dilipatgandakan.

Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.

Pastikan kau bukanlah pepesan kosong.

Khotbah ps Yappy – 17 Juli 2017



Postingan populer dari blog ini

DEKADE GANDA SURGA TERBUKA Bag 17, REFORMASI GEREJA, RESTORASI SION 2 Dr. Jonathan David

"UPPER ROOM 207 – 30 September 2025 REFORMASI GEREJA, PEMULIHAN SION (Bag 2)" ,  Sesi ini bertema pertumbuhan rohani dan manifestasi kemuliaan Allah melalui anak-anak-Nya. Pengkhotbah secara ekstensif menggunakan kutipan dari Alkitab, terutama 2 Korintus 3 dan Roma 8 , untuk menjelaskan pentingnya transformasi dari kemuliaan kepada kemuliaan yang terjadi ketika seseorang menanggapi Roh Kudus dengan muka yang tidak berselubung. Poin utama adalah bahwa orang percaya harus bertumbuh dewasa dari status "anak kecil" atau "hamba" menjadi "putra" (mengacu pada Galatia 4:1 ), karena seluruh ciptaan menantikan pembebasan dari kerusakan melalui manifestasi nyata dari anak-anak Allah. Selain itu, khotbah ini menekankan perlunya memelihara hubungan yang benar dan mempromosikan reformasi gereja dari agenda duniawi ke fokus ilahi, sehingga kuasa zaman yang akan datang dapat dijamah. Catatan Selengkapnya: Reformasi Gereja, Pemulihan Sion (Bag 2) I....

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

TUHAN MENGENAL MILIK KEPUNYAANNYA

2Ti 2:19  Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan." Kita harus membangun hidup kita dan anak-anak kita menjadi milik kepunyaan Tuhan. Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih. Dipilih menjad milik kepunyaanNya. Ada kriteria, ada standard yang ditetapkan sehingga termasuk orang-orang yang terpilih. Bangun dirimu menjadi benih dan fondasi. Ada Andreas, Filipus, Natanael dan murid-murid yang lain. Andreas memilih untuk mengikut Yesus. Lalu ia membawa Simon kepada Yesus. Lalu Yesus mengajak Filipus, karena ia sudah siap. Lalu Filipus mengajak Natanael. Ia terkejut mendengar penyataan Yesus, tapi dia akhirnya dia ikut Yesus. Jadi di rumah rohani ada yang miliki kepunyaan Tuhan dan ada orang-orang yang bukan milik kepunyaan Tuhan. Mungkin mereka tetap ke gereja, ikut Tuhan, tapi belum tentu menjadi milik kepun...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PEKERJAAN ALLAH DALAM HIDUP SAUDARA – SESI 3

Banyak orang dalam gereja tidak menyadari bahwa Allah bekerja dalam hidupmu. Kebanyakan dari mereka berdoa pada Tuhan untuk melakukan sesuatu buat hidupnya, demi kepentingannya. Tuhan jawab doaku, Tuhan lindungi aku, Tuhan buat ini, Tuhan lakukan ini. Jadi ia ingin Allah berbuat sesuatu demi hidupnya.   Banyak orang percaya yang tidak menyadari dan tidak menghargai pekerjaan Allah. Padahal Allah bekerja sangat dahsyat, tidak tanggung-tanggung. Dia bekerja bukan menurut apa yang ada pada pikiran saudara, keinginan saudara, cita-cita saudara, dan harapan saudara. Dia bekerja menurut apa yang ada pada diri-Nya, jauh melampaui apa yang ada pada saudara. [Banyak orang salah mengartikan “kamu akan menerima kuasa jika Roh Kudus datang….”. Roh Kudus bukan kuasa. Pribadi Roh Kudus yang akan bekerja, mengerjakan pekerjaan Allah di dalam hidup kita, bukan kuasa untuk membuat mujizat bagi kita. Kita harusnya mendapati, bahwa pekerjaan Allah mengubahkan hidup kita itu sendiri adalah mujizat yan...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Berkat Abraham dan Bagaimana Allah Memproses Hidupnya (Abram's Blessing And God's Process)

 BACA dan RENUNGKAN Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi,   Kejadian 24:1 Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal. 34 Lalu berkatalah ia: "Aku ini hamba Abraham. 35 TUHAN sangat memberkati tuanku itu, sehingga ia telah menjadi kaya; TUHAN telah memberikan kepadanya kambing domba dan lembu sapi, emas dan perak, budak laki-laki dan perempuan, unta dan keledai.   Pokok-pokok Renungan:   1. Proses pembentukan Abram dan berkat melalui Melkisedek: Hal pertama yang Al...

DIMENSI SPIRITUAL

MASUK KE DALAM DIMENSI SPIRITUAL By Ps.Yappy Widjaya, 17Jul2016 Betapa pentingnya kita membangun manusia roh kita, sehingga kita bisa mengalami dinamika ROH, mecapai garis-akhir dan menyelesaikan destiny kita dengan kuat tidak pernah tergoyahkan dan tidak pernah menyimpang ke kanan dan ke kiri tapi makin lama makin kuat. Yeh47:1-5 (Ezekiel 47:1)  Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah. (Ezekiel 47:2)  Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan. (Ezekiel 47:3)  Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan m...