Langsung ke konten utama

Kuasa Hidup Dalam Kebenaran

POWER OF THE TRUTH LIFE – WORKS AND RESULTS
By Ps. Ir. Djonny Tambunan

Kebanyakan orang kecewa akan harapan dari hasil pekerjaannya dan secara natural juga kecewa. Karena apa? Karena pekerjaanNya adalah pekerjaan Tuhan dan hasilnya itu tidak kasad mata.

Wah 19 Haleluya Kuasa dan kemuliaan ada pada Allah kita. ..

Perwujudan dari Yesus Kristus itu menjadi makin nyata dan makin nyata.
Ay7 Mengenai perkawinan Anak Domba. Siapa istrinya? GerejaNya telah siap sedia. Yohanes sampai keliru kepada beberapa mahkluk di sana. Kekeliruan bisa terjadi, Karena gereja juga diciptakan serupa dan segambar dengan Tuhan.

Ternyata gerejanya memiliki pakaian lenan halus, perbuatan-perbuatan benar dari orang kudus. Banyak yang mencela karena perbuatan saudara yg salah dan memuji karena perbuatan yang benar. Jadi perbuatan itu seperti baju. Saat terakhir gerejanya akan dipulihkan. Apa yang tetap melekat pada diri saudara adalah perbuatan-perbuatan benar. Tidak ada yang sia-sia dari kehidupan yang benar. Walau pun kau meninggal tapi hidupmu itu tetap dipakai Tuhan. Jerih payah itu tidak pernah sia-sia. Kebenaran itu tetap memberikan hasil dan kuasa dalam hidup saudara. Hal ini supaya saudara mengerti dan menjadi semangat.

Ciri daripada gerejaNya adalah perbuatan-perbuatan yang benar. Perbuatan yang benar itu terus melekat pada gerejaNya menjadi merek dagang yang terus dibawa. perbuatan benar itu tidak bisa muncul tanpa kebenaran. Itu sebabnya sangat penting kita hidup benar. Pertama kali saya bagikan power of the truth life tentang Kain-Habel di Kej4. Saudara sekarang makin baik dan makin baik , mengapa? karena saudara mau bayar harganya, semahal apa pun. Dan itu tidak akan pernah dilupakan Tuhan. Tuhan akan membangun sesuatu dalam hidup saudara. Saudara akan selalu mengalami upgrade dan update.

Di Alkitab dikatakan di Kej4.
(Gen 4:4)  Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Ada sesuatu yang membuat Habel kenal sekali dengan Tuhan; apa yang Tuhan sukai dan apa yang Tuhan inginkan dia tau, tanpa dia dengarkan dari mulut Tuhan langsung. Sesuatu harus turut bekerja dalam hidup saudara sama seperti ini. Kebanyakan orang mengatakan aku belum pernah dengar Firman Tuhan, jadi bagaimana aku bisa mengetahui rencana Tuhan? Bukankah manusia diciptakan melalui firman? Baiklah kita menjadikan manusia menurut rupa dan gambar kita. Jadi zat dasar hidup saudara adalah firman, bagaimana sekarang saudara bisa berkata kepada Tuhan: Tuhan kau belum berkata-kata kepadaku, bagaimana aku bisa mengetahui rencanamu? Bukankah zat dasar hidup kita firman, jadi seharusnya kita memiliki hati nurani yang membuat kita tau dan roh yang mengetahui apa rencana Tuhan. Tuhan bisa berbicara dari dalam diri kita. Tuhan tidak perlu bicara melalui pendengaran kita. Amin? Habel mempersembahkan yang sulung dan lemak-lemak. Dia tau apa yang disukai Tuhan sehingga persembahannya diterima Tuhan. Poin penting itu adalah bagaimana kebenaran itu bisa bekerja dalam diri Habel. Sadari bahwa Habel menemukan kebenaran dan mewujudkan kebenaran itu (dalam persembahannya) sehingga perbuatannya menjadi perbuatan yang benar di mata Tuhan. Dia memiliki kebenaran. Walau pun kebenaran itu gratis, tapi ada korban yang harus saudara lakukan. Korban itu adalah mematikan kedagingan saudara. kenapa? karena kebenaran itu tidak mendapatkan tempat dalam kehidupan kedagingan, keduniawian. Kebenaran itu selalu menjadi lawan daripada duniawi.

Apa yang tejadi? Kain dan Habel adalah buah dari manusia yang telah jatuh dalam dosa. Kain anak sulung dan Habel si bungsu. Status ini tidak berobah (tidak menjadi gugur oleh hasil persembahan yang dilakukan oleh Kain dan Habel). Kain berhak menggunakan hak kesulungannya.  Kain tetap memiliki kesempatan, karena dia memang yang sulung. Tapi apa yang dilakukan Kain. Kain tidak belajar mengenal Tuhan. Ia hidup sembarangan. Apakah kau termasuk tipe Kain atau Habel?

Persembahan Habel itu berkenan kepada Tuhan dan Tuhan menghargai persembahan Habel. Karena Habel bisa mengetahui apa yang disukai oleh Tuhan tanpa harus menghadiri sebuah ibadah, maka berarti saudara juga mempunyai peluang untuk melakukan hal yang sama. Walau pun manusia jatuh dalam dosa,kebenaran itu tidak pernah berhenti dan kebenaran itu terus bekerja pada diri manusia. Apa yang terbangun dalam diri Habel sangat penting buat kita.

Yang terbanguan dalam diri Habel adalah:

1. KEBENARAN. Yang terbangun dalam diri Habil itu kebenaran. Kebenaran itu  menghasikan perbuatan benar. Tanpa kebenaran itu masuk ke dalam saudara, tidak mungkin saudara melakukan perbuatan benar.

(Joh 8:30)  Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.

(Joh 8:31)  Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku

Yang menjadi persoalan adalah orang tidak bisa tetap dalam firmanNya; tetapi yang disebut murid hanyalah mereka yang tetap setia  mengikuti prinsip-prinsipNya, hidupNya, caraNya, pandanganNya, nilai-nilai. Kadangkala orang Kristen tidak demikian, mengapa? Dikatakan KAMU yang tetap di dalam firmanKu. Banyak orang Kristen memiliki banyak firman tapi tidak bisa mengikuti Tuhan. Itulah sebabnya yang banyak terjadi pada orang Kristen seperti apa yang terjadi pada film LEFT BEHIND. Film ini menggambarkan peristiwa pengakatan atau rapture. Ini hanya filem Holywood tapi ada satu hal yang menarik. Ada anak perempuan yang tidak percaya, sementara ibunya adalah diaken dan adiknya masih sekolah minggu. Ketika peristiwa pengangkatan itu terjadi dan dia pulang ke rumah tidak lagi menemukan ibunya dan adiknya, hanya tinggal pakaian mereka. Di tembok dia melihat tulisan ibunya yang merupakan firman yang menjadi motto hidup mamanya itu. Dia tau kemana mamanya bergereja dan kesanalah kemudian dia pergi. Gereja itu sangat sepi dan hanya tinggal pakaian-pakaian mereka saja. Tapi lalu dia melihat satu orang di altar yang tertinggal. Dia kenali orang itu dari belakang, pak pendeta. Dia sedang menangis dan menangis. Dia bertanya, pak apa yang terjadi? Pak pendeta menjawab apa yang tertulis di kitab Tesalonika dan kitab Wahyu mengenapi rapture sekarang sedang digenapi Tuhan. Dan orang-orang benar diangkat Tuhan, karena bumi ini sangat jahat dan sebenar lagi akan datang penganiayaan yang sangat besar. Dua kali tiga setengah masa, tujuh tahun masa, penganiayaan yang berat sekali. waktunya dipersingkat oleh Tuhan karena orang-orang kudus. Kemudian anak itu bertanya kenapa yang lain diangkat, pak pendeta tidak? Itulah persoalan hidup saya, jawab pendeta. Saya selalu mengkhotbahkan kebenaran firman Tuhan, tapi saya sendiri tidak percaya akan kebenaran itu. Bayangkan seorang pendeta berkata demikian. Saya berharap cerita ini menjadi peringatan buat saudara, layaknya sebuah kisah nyata. Saudara banyak tau firman Tuhan, tapi tidak mempercayai firman Tuhan. Celakanya suatu hari kau akan mengalami hal demikian. Kau akan tertinggal, left behind. Ada banyak orang yang dalam gereja memiliki firman Tuhan, tapi dia tidak bisa mengikuti Tuhan.

Itu sebabnya dikatakan,  "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku".

Kamu tetap dalam firman. Kau yang hidup dalam firman, bukan firman itu ada dalam hidup saudara.

Hidup saudara yang kau masukkan dalam firman, sehingga firman itu yang berkuasa atas hidup saudara. Firman itu yang mengendalikan hidup saudara, maka kau akan bisa menjadi muridKu. Murid Tuhan artinya engkau bisa mengikuti prinsipNya, kehidupanNya, kemauanNya, perintahNya. Kepatuhan kepada Dia.

(Joh 8:32)  dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

Alkitab mengatakan kamu akan mengetahui firman. Banyak orang Kristen merasa dirinya sudah mengetahui firman, tapi dikatakan juga: kebenaran itu akan memerdekakan kamu.
Mengetahui itu dipikiran saudara, di pemahaman saudara. Bagaimana saudara bisa mengetahui firman? Kebenaran itu adalah firman yang telah menjadi daging. Kebenaran itu adalah firman yang telah menjadi perbuatan. Engkau harus mengetahui bagaimana firman itu menjadi perbuatan hidup saudara. Itulah kebenaran yang bisa memerdekakan kamu. Memerdekakan dari apa? Dari ancaman buat hidup saudara: jatuh dalam dosa, melarikan diri, tersesat, dlsb. Jadi kau harus mengetahui kebenaran, bukan hanya firman. Firman sangat penting untuk diketahui, tapi firman itu harus terjadi dalam hidup saudara.  Mengetahui kebenaran itu artinya bagaimana firman itu menjadi perbuatan/sikap hidup saudara, maka kebenaran itu yang memerdekan hidup saudara. Dari rasa bersalah.

Jadi yang pertama-tama harus kau ketahui adalah kebenaran yang menghasilkan perbuatan, seperti yang terjadi pada Habel.

(1Jn 3:11)  Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi;

(1Jn 3:12)  bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.

Jadi perbuatan Habel benar, karena dia memiliki kebenaran. Kalau kau memiliki kebenaran kau bisa menghasilkan perbuatan benar. Tapi kalau kau hanya memiliki firman, belum tentu kau bisa menghasilkan perbuatan yang benar. Oleh karena firman itu harus diproses dulu dalam hidupmu sehingga menjadi kebenaran.

2. PENGENALAN AKAN TUHAN.
Habel mempersembahkan persembahan yang sulung dan lemak-lemaknya dan itu sangat menyukakan hati Tuhan. Jadi yang ke-2 yang harus terbangun dalam hidup saudara adalah pengenalan akan Tuhan. Pengenalan Tuhan dengan benar. Jika kau tidak mengenal Tuhan dengan benar kau akan serba salah dalam sikapmu. Jadi pengenalan Tuhan dengan benar akan membuat kau bisa tau bagaimana kau bersikap kepada Tuhan. Pengenalan ini diperoleh karena Tuhan menyatakan diriNya lebih dulu. Tuhan membuka diriNya buat saudara.


(Isa 19:21)  TUHAN akan menyatakan diri kepada orang Mesir, dan orang Mesir akan mengenal TUHAN pada waktu itu; mereka akan beribadah dengan korban sembelihan dan korban sajian, dan mereka akan bernazar kepada TUHAN serta membayar nazar itu.

Bukankah Habel bisa memberikan persembahan yang benar kepada Tuhan? Mengapa? Karena ada pengenalan akan Tuhan. Begitu juga dengan orang Mesir, meski pun orang Mesir adalah musuh dari Tuhan dan musuh dari umat Tuhan, tetapi Tuhan akan menyatakan diri kepadanya sehingga mereka bisa berbuat dan bersikap yang benar di hadapan Tuhan.

Orang-orang Kristen di dalam gereja banyak yang merasa sudah mengenal Tuhan. Namun kenyataannya orang-orang di luar sana lebih mengenal Tuhan. Mereka takut untuk berbuat dosa, takut akan Tuhan. Mereka mengenal Tuhan sebagai Tuhan yang kudus. Itu terucapkan oleh seorang tukang becak ketika saya berbicara dengan dia mengenai Tuhan. Orang-orang seperti ini akan mudah menjadi murid Tuhan, karena pengenalan akan Tuhan sudah ada padanya.

Jadi Tuhan yang akan datang pada hidup saudara untuk menyatakan diriNya. Bagaimana Dia menyatakan diriNya? Melalui firmanNya. Melalui hamba-hambaNya. Melalui perbuatan-perbuatanNya. Dia memperkenalkan diriNya sebagai Sang Pencipta. Itu sebabnya saudara harus mengenal Tuhan dengan benar. Jadi Dia berikan firman supaya saudara dapat mengenal Dia dan beribadah kepadaNya dengan benar, bukan hanya melayani dengan mulut saja. Kebanyakan di gereja orang menyembah Tuhan hanya dengan kata-kata yang manis-manis. Tuhan Mahakuasa. Siapa bilang Tuhan itu Mahakuasa dalam hidupmu? karena engkau sendiri tidak memberikan tempat buat Dia dalam hidupmu. Kau sendiri yang mengendalikan hidupmu, bukan Dia.

Dia juga memperkenalkan diriNya melalui ciptaanNya. Melalui ciptaanNya saudara bisa tau, bahwa ciptaanNya itu memiliki tujuan. Saudara juga diciptakan dengan tujuan. Jangan berpikir bahwa Tuhan itu sulit untuk didapati. Yang membuatNya sulit untuk didapati karena kau mempersulit dirimu sendiri. Percayakah engkau ketika berkata: Tuhan Engkau dekat. Menurut saudara apakah Dia dekat? Dia memang dekat. Namun sering kau berseru dan menyembahNya sambil teriak-teriak, meraung-raung seolah-olah Dia itu jauh. Sedangkan Alkitab mengatakan, meskipun Mesir itu musuhNya, musuh umat Tuhan, tapi Tuhan menyatakan diriNya kepada Mesir supaya dikenal. Pengenalan akan Tuhan itu sangat penting. Kita bergereja itu untuk mengenal Dia, bukan supaya kita bisa menghitung berkat-berkatNya. Bukan. Saudara diberkati supaya bisa mengenal Dia.

(Pro 9:10)  Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.

Banyak orang yang tidak mempunyai hikmat. Ada sebuah keluarga dengan Dia tidak mampu untuk mengurus anak-anaknya. Bahkan anaknya berkata: saya tidak melihat papa dan mama bisa melakukan apa yang dikatakan papa Djonny. Suatu hari anak-anakmu bisa berkata demikian, karena kau tidak mampu menghandel anak-anakmu.


 Kalau kita bisa mengenal, kita bisa berjalan bersama Dia dan mengikuti Dia.


Ketika Dia datang sebagai raja kita harus mengenal Dia sebagai Raja. Kita memiliki cara penyembahan berbeda.

3. KUASA TUHAN.

Kita harus membangun kuasa Tuhan yang sempurna meskipun kita lemah. Habel artinya rumah sombong, kesia-siaan, mudah menguap, sementara, tidak kekal. Kain artinya kepemilikan. Kalau kau hidup dalam kebenaran, kuasa Tuhan itu sempurna dalam hidup saudara. Saudara memiliki kekuatan. 2 Kor 9:12 Paulus minta dicabut duri dari dalam dagingnya.

4. IMAN.

Yang terbangun adalah iman. Iman yang timbul dari pendengaran akan firman Roma 10:17). Firman yang saudara dengar dan proses menjadi iman. Iman itu adalah wujud nyata bukan fiktif. Siapa yang bisa membaca bukti dari iman? Hanya rohmu. Yang bisa merasakan adanya iman adalah roh. Abraham sebagai bapa orang beriman. Abram percaya dengan iman, yaitu ia menerima buktinya. Apa yang ditangkap Abraham dalam roh itu disebut iman, itu yang akan dikerjakan oleh Tuhan. Hal itu tidak pernah Tuhan batalkan, walau pun kau sudah mati. Itu akan tergenapi pada generasi berikutnya. Tuhan tidak akan pernah menganulirnya apa yang telah ditangkap dalam roh (iman).

5. NILAI-NILAI.
Nilai dari apa yang berkenan bagi Tuhan. Nilai –nilai yang dihargai oleh Tuhan itu akan terbangun dalam hidup saudara. Apa yang Tuhan sukai bisa kau ketahui.

6. KEHIDUPAN KEKAL.
Yang terbangun adalah kehidupan yang tidak pernah berakhir. Bekerja harus pensiun. Tapi darah Habel masih terus berteriak pada Tuhan. Itu adalah kehidupan yang kekal.

7. ROH PENGORBANAN.
Yang terbangun adalah roh pengorbanan. Salah satu sifat Allah yang menonjol adalah berkorban. Kau bisa tau bagaimana memberikan pengorbanan. 2Kor12:15 , Ibr 9:28

Semua hal-hal ini harus menjadi wujud nyata.

Bagaimana proses ini bisa terjadi?

                                  
Kej3:14-15 Sebelum Kain lahir. Ular dikutuk sehingga jalan di tanah dan makan debu. Tuhan mendeklarasikan permusuhan antara ular dan keturunan perempuan. Ini adalah pertempuranNya Tuhan. Film Lone Ranger dan SuperHero yang hebat bukan pemerannya tapi sutradaranya. Tuhan adalah sutradaraNya. Kau tidak perlu takut. Kelihatannya kau akan kalah, tapi Tuhan sebagai sutradaranya akan membuat engkau menang. Kita diset bukan untuk kalah. Benih dari perempuan akan meremukkan kepala ular. Itu artinya KO.

Kemenganan perempuan/gereja sudah ditentukan oleh Tuhan sejak awal, walau pun pada ronde pertama perempuan itu kalah. Kita sudah diset untuk menang.

1.         Tuhan menabur benih Kristus pada hidup saudara.
Firman bukan untuk memberkati. Firman diberikan berupa firman Kerajaan. Saudara menerima benih dengan kualitas tinggi Yer2:21.

2.         Karena Tuhan yang tau benihNya dan benih itu adalah benih kerajaan, benih Kristus. Supaya berhasil, maka dibutuhkan tanah yang baik supaya berhasil.    4 macam tanah: tanah yang keras  di pinggir jalan, tanah berbatu-batu, tanah yang banyak semak-duri, dan yang baik. Tanah yang baik a)tidak khawatir, tidak takut. Tanah yang baik artinya b)memiliki frekwensi yang sama dengan Tuhan, bukan dengan dunia ini. C)Dibutuhkan respon terhadap firman.

3.         Ijinkan sifat dasar firman Tuhan itu tumbuh, termanifestasi dan terbangun dalam hidup kita. Mat7:16-20 Tidak mungkin pohon yang baik mengeluarkan buah yang tidak baik. Sifat dasar firman akan menghasilkan buah yang baik. Itulah pentingnya mendapatkan sifat dasar firman itu sendiri, untuk mengubahkan suadara menjadi wadah. Sifat dasar yang dituntut firman/tertanam oleh firman: ketaatan, kesetiaan.

4.         Bangun nilai-nilai yang disukai Tuhan dalam roh kita. Tuhan melihat roh. Ada 4 yang bernilai dalam roh saudara: a) roh pengenalan akan Tuhan. B)roh pengorbanan c) roh yang mengenali korban yang lebih baik d) roh iman. Yang menilai bukan melayani.


5.         Memberi dasar yang kuat bagi generasi selanjutnya untuk mewujudkan benih Kristus (Your Seed).  Luk3:23, 31,34,37

Bagaimana memberi respon:
1. Perhatikan siapa yang berbicara kepadamu.
2. Waspadai apa yang kau dengar.
 Pegang apa yang benar. Kau akan memiliki kekuatan untuk mewujudkannya.
3. Bagaimana caranya. Luk8:18. Perhatikan cara kamu mendengar… bagaimana engkau mendengarnya? Sekarang Tuhan bicara, Ia bicara tentang Firman, tapi bagaimana? Kalo kau tidak focus kau menanam seperti tanh yang hidup ditepi jalan, jangan ngantuk. Bikin catatan. Dengar berulang-ulang.


 Spirit Kain:
1.         Kain sangat mudah menjadi tanah yang baik bagi benih si jahat untuk menghasilkan dosa. Kej4:7
2.         Dia memiliki roh sembarangan, tidak mencari tau apa yang berkenan bagi Tuhan. Yang penting kasih persembahan, tanpa mengetahui apa yang disukai Tuhan
3.         Tidak menganggap penting mengenal Tuhan dibandingkan mengenal uang
4.         Tidak memiliki kepedulian akan rumah rohani. Di mana adikmu? Aku bukan penjaga adikku.
5.         Mementingkan diri sendiri/ minta perlindungan Kej4:17-19
6.         Spirit Kain adalah pembangkang/memberontak dan hidup jauh dari hadiratNya, jalan-jalanNya, dan prinsip-prinsip Tuhan. Kej4:16
7.        Ingin menyejahterahkan dirinya atau kaumnya sendiri melalui kekuatan dan kemampuan manusia. Yer9:23,24; Yer17:5-8; Kej4:17-
8.         Membangkitkan generasi yang lebih buruk dan tidak memiliki pola ilahi dalam pernikahan dan persaudaraan. Kej4:19 Lamekh melanggar pola pernikahan; Ay23.

Bagaimana kebenaran itu terwujud dalam hidup saudara, menunjukkan hasil. Mungkin hasilnya belum terlihat dalam hidup saudara, tapi mungkin pada masa generasi berikutnya.
 





Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...