Langsung ke konten utama

KUNCI UNTUK MEMASUKI ALAM KEMUSTAHILAN


TAHUN EXTRA-ORDINARY

Kunci untuk masuk ke tahun extra-ordinary adalah pembaruan pikiran.  Apakah saudara rindu dan inginkan terjadinya perubahan? Itu tergantung dari keputusan saudara. Jika anda cukup puas dengan keadaan dan apa yang ada sekarang ini, kau tidak akan mengalami perubahan apa pun, kapan pun. Inginkan progres, terobosan demi terobosan.

Pro 23:7  Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia (akan menjadi, menjadi seperti apa yang dipikirannya).

Apakah saudara sedang menjalani kehidupan yang berkemenangan atau kekalahan, atau sedang menderita, mengalami sakit penyakit, lemah dan tidak berbuat apa-apa? Itu tergantung dari dirimu sendiri. Apa yang kau pikirkan tentang dirimu itulah engkau akan menjadi.

Ada orang yang tidak pandai bergaul dan tidak punya banyak teman. Ia merasa dirinya banyak kekurangan, sehingga tidak berani bergaul dengan teman-teman. Ia tidak bisa menempatkan dirinya di dalam masyarakat. Firman mengatakan: Kau adalah garam dunia dan terang dunia. Kau harus menggarami orang-orang sekelilingmu sehingga mereka merasa dampak. Kau bisa menjadi terang bagi dunia. Jangan menjadi hebat hanya di gereja; di antara teman-teman sendiri. Ubah pola pikirmu: jangan merasa takut dipengaruhi, sebaliknya kita yang harus membawa mereka kepada kebenaran.

Jangan percaya kalau engkau tidak bisa berubah. Kita harus berpikir positif dan bukan berpikir negatif, terutama mengenai diri sendiri. Jangan sembunyi dan merasa kecil. Ketika berada di depan banyak orang, jadilah dirimu sendiri, munculkan potensi apa yang ada di dalam dirimu yang sesuai dengan firman Tuhan. Percayai jatidirimu, gambar dirimu yang sesuai dengan  Saudara baik adanya. Jangan pusing dengan penampilan lahiriah, kalau kau sudah pelihara tubuhmu dan penampilanmu. Tampillah dengan baik dan percaya diri. Nilai dirimu sangat berharga di hadapan dan menurut pandangan Tuhan. Yang penting pola pikir kita, mindset kita, kerangka pikir kita semua harus menurut cara pandang Alkitab, bukan menurut dunia.

Sebagaimana seorang berpikir mengenai dirinya sendiri, menjadi seperti itulah dia.

Roma 12:1-2
(Rom 12:1)  Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

(Rom 12:2)  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu (renewing of your MIND), sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Sulit memaksa orang berobah: dari malas menjadi rajin. Kita harus merobah diri dan merobah pola pikir orang lain. Prinsip untuk berobah adalah robah dulu cara berpikir.
Orang bisa berobah karena takut: takut dihukum, takut kena kutuk, takut rugi. Tapi kalau dia pikir resiko itu bisa dikurangi dia akan melakukannya lagi. Tapi perobahan pola pikir akan membawa perobahan tetap dan positif.

Pola pikir mengenai kesehatan juga harus berobah: jangan alami strook dulu, baru menyadari dan menyesali. Pola pikir anak sekolah harus berobah: miliki mimpi dan cita-cita yang besar untuk masa depanmu. Miliki cita-cita dan visi yang mengobahkan dunia. Kita jangan puas dengan hidup kita.

Jangan berpikir kita sudah tua walau pun berumur 60 tahun. Buatlah 10 tahun atau 5 tahun atau 1 tahun sisa hidupmu itu jauh lebih berarti dan menjadi berkat dari seluruh waktu yang sudah kau lalui.

Jangan katakan tidak bisa. Jangan katakan tidak mengerti. Kau sudah dapatkan perkataan Tuhan mengenai jati-diri kita. Jadi kita pasti bisa.

Fil 4:8

(Php 4:8)  Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia (noble, terhormat), semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Apa yang saudara pikirkan, itu hanya tergantung keputusan dirimu sendiri, bukan setan atau siapa pun. Kita tidak bisa melarang seekor burung terbang di atas kepala kita, tapi kita bisa melarangnya untuk tidak membuat sarang di kepala kita. Kita tidak bisa melarang iblis menggoda kita, tapi kita bisa memutuskan untuk tidak mendengarnya. Pikirkan firman dan perkataan Tuhan, pikirkan semua yang baik.

(Jer 29:11)  Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Aku bisa kalau aku katakan bisa. Aku tidak bisa kalau aku katakan tidak bisa.

Mat 9:16-17 Ada Yohanes Pembaptis, ada Yesus, ada orang Farisi.

(Mat 9:16)  Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.

(Mat 9:17)  Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."

Kantong kulit yang baru masih lembut dan masih elastis. Makin lama, kantong itu menjadi kaku, keras dan tidak lagi lentur. Buih-buih anggur baru bisa merusak kantong anggur yang tua.

Orang Farisi adalah gambaran orang yang tidak mau berobah, yang kaku dan tidak bisa menerima kegerakan yang baru. Mereka tergantung dari tata-cara yang sudah mati dan tergantung dari hukum-hukum. Yohanes Pembaptis adalah kegerakan yang lama. Tapi Yesus adalah gambaran kegerakan yang baru. Kita tidak bisa masuk kepada kegerakan yang baru dengan sikap mental yang lama. Hari ini 4 bulan sudah berlalu. Adakah yang sudah berobah di tahun 2014 yang luarbiasa ini? Ini adalah tahun luarbiasa di mana kita harus menyeberang. Ini adalah tahun penyediaan yang berlimpah-limpah. Tahun di mana kita dapat melakukan hal-hal yang mustahil menjadi tidak mustahil. Kita sedang memasuki bulan yang kelima? Sudah kita masuk, sudahkan ketaatan kita meningkat. Sudahkan semangat kita mengalami perobahan. Sudahkan kegairahan kita, kerinduan kita, ketekunan kita? Sudahkan sikap kita dalam pengorbanan meningkat? Kita tidak bisa mengalami hal-hal luarbiasa ini dengan mentalitas yang lama dan cara yang lama.

Tidak bisa kita alami hal-hal yang luarbiasa dengan ketakutan dan kekhawatiran. Israel sebelum masuk ke Kanaan mendapatkan firman Tuhan. Ada sesuatu yang baru. Mereka akan menjadi bangsa yang baru, yang merdeka. Ada negeri yang baru buat mereka.

Para pengintai yang diutus melihat tanah Kanaan melaporkan hal-hal yang buruk saja.
Jangan bergaul dengan orang-orang seperti itu.

(Isa 43:18)  firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!

(Isa 43:19)  Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.

Tuhan sedang membuat sesuatu yang baru. Yang lama harus berlalu, sebelum yang baru datang. Buang pola hidup yang lama. Miliki gaya hidup yang mudah diajar, ditegur, yang mudah dibentuk, tidak picik dan tidak kaku. Itulah ciri-ciri kantong anggur yang baru. Masih bisa diperbesar kapasitas hidupnya.

Sudahkah kamu mengetahuinya? Hari-hari ini Tuhan sudah siapkan yang baru. Mempromosikan kita, memberi lebih banyak adalah kerinduan Tuhan. Bukan hanya hal-hal rohani, tapi juga hal-hal jasmani. Tuhan memberikan kesempatan-kesempatan dan peluang-peluang atas apa yang Tuhan sudah kerjakan itu. Apakah kau memberikan ruang dalam hatimu dan maukah kau mengambil kesempatan itu? Apakah kita mempercayai hal-hal yang besar yang Tuhan kerjakan itu? Apakah kita merencanakan untuk hal-hal yang terbaik itu? Merencanakan cita-cita kita, percaya akan pemulihan dan kesembuhan kita? Tuhan bertanya, sudahkah engkau mengetahuinya? Apakah kau menginginkannya? Apa kau mencarinya? Siapa yang memutuskan hal itu? Diri kita sendiri. Dari pihak Tuhan, Tuhan sudah menyediakannya. Jadi tergantung dari diri kita untuk mengalami peningkatan ekonomi dan lain-lainnya. Kita harus kejar itu. Robah minsetmu. Jangan mau terus hidup miskin atau susah. Jangan mau hidup dalam kesakitan. Bangkitkan dirimu dengan semangat. Potensi ilahi di dalammu tidak pernah hilang. Bangkitkan itu. Sesuatu yang orang bilang mustahil, bisa kau patahkan asal kau obah dulu caramu berpikir.

Ini tahun yang luarbiasa buat keluargamu, buat anak-anak kita. Tahun yang luarbiasa, tahun yang penuh terobosan, yang penuh dengan peningkatan.


Tahun ini tahun extraordinary. Bukan tahun yang biasa-biasa. Kita bersyukur ada di rumah rohani ini. Kita tau pasti apa yang dapat terjadi di hari esok.  Apa yang Tuhan katakan itu pasti, ya dan amin.

2013 kita sudah cross over.

 (Luk 1:37)  Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Kita memiliki keyakinan: mungkinkan yang tidak mungkin. Semua mungkin.
Kalo kita hidup secara natural, maka kita akan menikmati hal-hal yang natural. Tapi jika kita hidup secara supranatural maka kita akan menikmati hal-hal yang mustahil, hal yang supranatural. Ada dunia yang namanya dunia mustahil. Di sanalah Allah hidup. Apakah kita bisa masuk pada dunia yang mustahil itu?

(Luk 1:38)  Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Maria memiliki keyakinan yang kuat bahwa dia bisa masuk pada dunia yang mustahil itu. Apakah kita bisa? Pintu itu sudah terbuka di tahun 2014 itu. Tuhan akan tunjukkan jalan bagaimana kita bisa masuk ke pintu itu. Dia tidak hanya membuka pintu, tapi juga menunjukkan caranya.

 (Psa 24:7)  Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Sekarang pintu sudah terbuka, masuklah! Kita akan melihat perkara-perkara yang tertutup, yang selama ini orang berkata tidak mungkin, semua menjadi mungkin. Masalahnya adalah pikiran kita. Jangan pakai pikiranmu bagaimana caranya. Jangan bertanya lagi siapakah aku ini Tuhan?  Jangan pikirkan yang rumit-rumit. Tuhan tidak pernah meminta yang rumit-rumit.

Kuncinya untuk dapat masuk ke pintu itu, masuk kepada kemustahilan:

 A. Dengar suara Tuhan dan dapatkan perkataanNya. Apakah setiap saat kita bisa dapatkan suara Tuhan? Apakah kita hidup dari suara Tuhan itu? Ada suara-suara yang harus kita matikan: yang mengintimidasi, yang menakut-nakuti. Karena takut banjir, saudara mungkin takut hujan. Yang berbahaya adalah trauma pasca bencana. Pastikan hanya satu suara yang kita dengar. Setiap hari Dia berbicara. Jika kita dapat mendengarNya setiap hari, pasti kita bisa masuki dunia yang mustahil itu. Katakan: diamlah! Pada suara yang lain. Bisakah saudara katakan: diamlah pada suara yang lain? Saudara memiliki otoritas. Hanya kepada gerejaNya Tuhan memberikan otoritas. Maka katakan: diam! Kepada setiap bencana yang mendatangi kota saudara. Jangan lagi ketakutan akan tanggul jebol, hujan atau badai yang lebat. Katakan dalam roh kepada pemerintah, pemborong: jangan lagi ada korupsi di sana ketika ada pembangunan!  Dapatkan perkataan Tuhan dan deklarasikan, sebab perkataan Tuhan itu sudah final!  Kalo firman sudah dilepaskan dan kita meresponi firman maka itu sudah final, sudah terjadi. Kita tinggal menunggu harinya seperti Maria yang menunggu 9 bulan lamanya.  Perkataan Tuhan yang dilepaskan akan membuat semua hal terjadi, hanya dengan satu perkataan: Jadilah… (Kej 1:1-3).


B.      Firman adalah bahan dasar buat diri kita untuk masuk ke alam yang mustahil.

Perwira di Kapernaum sangat mengerti prinsip otoritas, sehingga ia berkata kepada Yesus: katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. (Luk 7:6-7). Perwira ini bisa menangkap bahwa setiap perkataan Tuhan itu sudah final.
(Num 14:28)  Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN, bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan Kulakukan kepadamu.

Jangan sembarangan berkata kepada orang lain:  Tuhan memberkatimu atau jadilah sembuh, padahal kau tidak mendapatkan perkataan Tuhan mengenai dia. Yang Tuhan kehendaki buat kita kepada orang lain adalah melepaskan perkataanNya. Bukan dengan berkata dan bertindak sembarangan.  Itu sebabnya kita harus selalu mendapatkan perkataan Tuhan.  Suara itu pe nting buat hidup kita.
2.  
              C. Ketaatan yang tegas. 
      Kita taat bukan karena ketakutan atau ada konsekuensi hukuman. Tentara taat karena takut tidak naik pangkat. Kita taat karena kita tau itu yang Tuhan mau. Kita taat bukan supaya terlindung, supaya diberkati dan bukan karena belalang pelahap, bukan juga untuk kepentingan kita.  Tuhan tidak minta Ishak kepada Abraham, tapi Ia meminta hati Abraham. Tuhan tidak ingin uang saudara, tapi ia inginkan hati saudara.
  
     D. Ketaatan untuk mengikuti setiap instruksi.  
      Ketaatan untuk mengikuti instruksi atau arahan harus akurat. Setiap ketaatan mengandung resiko, tapi Tuhan bertanggung-jawab atas setiap ketaatan yang kau lakukan. Tuhan menyediakan domba, ganti Ishak.

2 Raj2 5:9-12

Naaman tidak dapat mengikuti instruksi yang diberikan Elisa. Ia memiliki pandangan dan keingingannya sendiri yang menurutnya lebih biak. Instuksi Elisa diresponi dengan gusar dan panas hati serta marah-marah.
Segala kendala dan halangan harus dihandel baik-baik. Kita harus pikirkan masalah yang mungkin jadi kendala. Tapi lakukan instruksi pemimpin kita dengan baik. Semua resiko dalam melakukan ketaatan akan ditanggung oleh Tuhan. Jangan besar-besarkan alasan dan ketakutan. Ketika kita bisa menghandel semuanya maka akan ada penyediaan dan perlindungan Tuhan.

Janda istri seorang nabi (Obaja) diminta untuk melakukan ketaatan. Elisa meminta apa yang ada padanya. Apa yang ada dirumahmu? Minyak. Tuhan tidak pernah minta apa yang tidak ada padamu. Juga Elisa minta si janda meminjam bejana-bejana kosong, karena Elisa tau, semua bejana para tetangga itu sudah kosong semua.  Si janda mentaati apa pun yang  Elisa instruksikan. Setelah semua bejana menjadi penuh dengan minyak: Elisa menginstruksikan supaya ia menjual minyak itu, membayar hutang-hutangnya hidup dari lebihnya. Ada penyediaan dan perlindungan karena mengikuti instruksi dengan akurat.






Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...