Langsung ke konten utama

YESUS MANUSIA SEJATI

 SATE - 4 September 2020

Bacalah terlebih dahulu: Matius 4:1-11

Ketika kita menemukan masalah di dalam satu aspek kehidupan dan kita menemukan firmanNya, itu yang menunjukkan bahwa bukan kita yang menemukan firman, tetapi Roh Kudus berperan di dalam hidup kita. Menjadikan firman tersebut menjadi kebenaran atau kehidupan kita sehingga kita di dalam setiap aspek dapat berpikir benar. Sehingga kita mengalami perubahan kehidupan di dalam setiap aspek berdasarkan firman yang bukan menjadi pilihan kita.

 

*#1. Bagaimana kondisi Yesus saat dicobai oleh Yesus secara jasmani dan rohani?*

Setelah berpuasa 40 hari 40 malam kondisi jasmani Yesus sehat, tapi sangat kelaparan dan kehausan, berarti kondisi daging yang lemah. Kondisi rohani Yesus sangat luarbiasa, Yesus penuh Roh Kudus.

 

#*2. Menurutmu, mengapa Roh memimpin Yesus untuk dicobai?*

 

*Roh memimpin Yesus untuk dicobai untuk membuktikan kepada dunia bahawa YESUS ADALAH MANUSIA SEJATI.*

 

A. Iblis mencobai sambil mengejek jatidiri Yesus.  *IBLIS BERPURA-PURA (BERBOHONG) TIDAK YAKIN APAKAH YESUS ITU ANAK ALLAH.* Padahal *YANG HENDAK  DIBUKTIKAN IBLIS ADALAH APAKAH BETUL DIA MENGOSONGKAN DIRI-NYA MENJADI SAMA DENGAN MANUSIA*, sebab Iblis tau Yesus telah berpuasa 40 hari 40 malam untuk mengosongkan diri-Nya dan agar Ia hanya mendengar suara Bapa-Nya.  

 

 

_Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika *ENGKAU ANAK ALLAH*, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."_  Mat 4:3  

_Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: *MANUSIA* hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."_ Mat 4:4  

 

Yesus menegaskan bahwa saat di bumi ini Dia adalah MANUSIA sejati.

 

B. Apakah MANUSIA YESUS mempertahankan hak-Nya dan keistimewaan-Nya  sebagai Anak Allah?  

 

 

Mat 4:6  _lalu berkata kepada-Nya: "Jika *ENGKAU ANAK ALLAH*, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu."_

 

_Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah *engkau*  mencobai Tuhan, Allahmu!"_ Mat 4:7

 

Pada  jawaban Yesus, “engkau” di sini adalah manusia, sebab Setan tidak mengakui Tuhan sebagai Allahnya.   Janganlah manusia mencoba Tuhan, Allahmu. Yesus menegaskan Dia adalah manusia yang tidak mencobai Tuhan, Allahnya.

 

 

C. Apakah MANUSIA YESUS mau menyembah Tuhan, padahal  jatidiri-Nya adalah ANAK ALLAH?

 

_"Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."_  Mat 4:9

 

Seakan iblis mengatakan jika “Engkau” memang sebagai manusia, sujudlah sembah aku, maka kekayaan dan kemuliaan dunia kuberikan kepada-mu.  

 

_Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: *Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"*_ Mat 4:10

 

Yesus menegaskan Dia juga manusia, berdoa, bersyukur, menyembah Bapa dan berbakti kepada-Nya.

 

 

*#3. Bagaimana respon Yesus ketika Dia dicobai oleh Iblis?*

 

*YESUS TELAH MEMBUKTIKAN bahwa DIA adalah MANUSIA SEJATI.*

 

DUNIA PERCAYA BAHWA YESUS adalah MANUSIA BIASA.

DUNIA TIDAK PERCAYA bahwa YESUS adalah ANAK ALAH.

Sebaliknya……

 

IBLIS:                                       PERCAYA YESUS ADALAH ANAK ALLAH (Mat 8:29).

IBLIS:                                       TIDAK PERCAYA YESUS ADALAH MANUSIA SEJATI.

 

Semua orang kristen:   PERCAYA YESUS ADALAH ANAK ALLAH.

Banyak orang kristen:  TIDAK PERCAYA YESUS ADALAH MANUSIA SEJATI.

 

Dunia termasuk  banyak orang Kristen yang membuat penafsiran sendiri tentang  siapa Yesus.

Jikalau seseorang masih dalam kebingungan tentang SIAPA JATIDIRI YESUS, maka IA TIDAK MEMILIKI DASAR KEYAKINAN YANG TEGUH.

KESIMPULAN:

1. Ternyata ORANG KRISTEN yang TIDAK PERCAYA bahwa YESUS ADALAH MANUSIA SEJATI, berada di posisi yang sama dengan IBLIS. Orang itu akan terus diserang dan dicobai oleh iblis. Iblis akan terus-menerus meyakinkan orang itu bahwa Yesus benar-benar Allah, bukan manusia.  

Prinsip yang dipakai para penganut saksi YHWH juga sama: Yesus bukan manusia sejati, tapi Dia adalah YHWH sendiri. Mereka bingung siapa jatidiri Yesus, tapi hendak melemparkan orang lain kepada kebingungan itu.  Iblis bermaksud MELEMAHKAN IMAN kita bahwa tidak mungkin kita bisa menjadi sama seperti Yesus.  Jangan ikuti Dia….jangan percaya Dia. Dia adalah Allah, kamu mah apa? Percaya saja takdir, tunggu aja nasib.

 

 

2. DUNIA tidak berada di posisi yang sama dengan iblis. Jadi dunia masih punya harapan.

 

 

#4.  MENURUTMU, APA YANG MENDASARI SEMUA PERNYATAAN-NYA?

 

Dari semua pernyataan-NYA YESUS MENGAKUI DAN TELAH TERBUKTI MELALUI PENCOBAAN IBLIS bahwa DIA BISA MEWAKILI MANUSIA.  Dia mengambil rupa manusia dan rupa hamba. Ini soal kematian daging. Yesus sudah melakukannya dan itu keselamatan buat kita sebagai manusia yang sama dengan Dia.

 

JATIDIRI-NYA DI BUMI INI ADALAH MANUSIA SEJATI. Bukan berarti Ia membantah bahwa Ia adalah Anak Allah.  Dia adalah manusia sejati, dari YESUS sampai menjadi KRISTUS dan duduk di Tahta-Nya. Gelar YESUS KRISTUS di tahta adalah ANAK MANUSIA.

 

Dia adalah yang SULUNG, MANUSIA yang PERTAMA yang MENGALAHKAN DOSA dan MAUT. MANUSIA PERTAMA YANG BANGKIT. MANUSIA yang PERTAMA KE SORGA. MANUSIA PERTAMA DUDUK YANG DI TAHTA. Kerajaan Sorga itu nyata. Kuasa kita berasal dari sorga dan ada di sorga.

_Fil 2:7  melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 8  Dan DALAM KEADAAN SEBAGAI MANUSIA, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib._

 

Dia mengambil tubuh yang serupa, daging yang serupa, memiliki kehendak-Nya sendiri. Yesus suka makan roti dan ikan. Dia membuktikannya dengan memakai tubuh yang sama, yang rentan terhadap dosa. Dia kenakan tubuh manusia yang serupa seperti tubuh manusia yang berdosa. Dia dilahirkan oleh seorang ibu.  MAKA KITA BISA DIBENARKAN DENGAN PEMBANDING YANG SAMA. Apple to apple.  DENGAN TUBUH YANG SAMA KITA BISA: MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT DI DUNIA INI.

 

Dia ingin supaya kita sampai di mana Dia berada kita pun berada, sampai ke Sion dan ke Tahta. 

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...