Langsung ke konten utama

SATE 1 Agustus 2020 - 7 Bulan Masa Kairos Tuhan April - Oktober 2020

Bacalah terlebih dahulu: Lukas 11:9-13 
Kita mengetahui bahwa selama masa 7 bulan (April-Oktober 2020) adalah masa di mana sorga terbuka. Segala aktivitas sorgawi, aktivitas ilahi akan lebih intens dan sangat sering secara terus menerus. Aktivitas ilahi tersebut termasuk akan ada berbagai tanda dan mujizat. Segala penyediaan Allah akan ditambahkan diantara kita seperti iman kita yang bertambah dan kita juga akan berjumpa dengan para malaikat. Pada intinya, segala sesuatu yang tidak biasa akan terjadi di antara kita. Oleh sebab itu, kita seharusnya menerima janji-janji Allah yang telah dinyatakan diantara kita. Salah satu kunci terbesar untuk mengalami hal ini adalah berkerja sama dan membangun partnership dengan Roh Kudus. 

*1. Ada tiga aktivitas yang harus kita lakukan dalam hal berdoa yaitu meminta (ask), carilah (seek), dan ketoklah (knock). Mengapa Yesus tidak mengatakan hanya meminta saja atau carilah saja atau ketoklah saja?*

Tidak boleh ada keraguan dalam berdoa. Doa itu harus spontan, tidak dibuat-buat. Yesus mengatakan, katakanlah permintaan itu.  KITA HARUS SUDAH PAHAM APA YANG KITA MINTA. Suatu permintaan yang pantas (minta pengampunan dengan mengampuni). Minta sesuatu yang tidak bisa kita dapatkan dari orang dan dari dunia ini. Jika kita kurang iman minta iman, kurang hikmat minta hikmat.  Kita tidak bisa minta uang, karena di sorga tidak ada uang, tapi kita bisa minta kekuatan untuk menciptakan kekayaan. Yesus mengajarkan kita harus yakin, meminta, mencari dan mengetok, karena permintaan kita pantas dan layak, seumpama seorang sahabat meminta bantuan tanpa rasa sungkan atau malu, sehingga membuat sahabatnya itu bangkit dan memenuhi permintaannya.  

*2. Kepada siapa kita harus meminta, mencari dan mengetok? Dan mengapa kita harus sampai meminta, mencari dan mengetok?* 

Sebagai anak, kita harus meminta, mencari dan mengetok kepada Bapa. *Kita harus bisa menjamah dan mengetuk hati Bapa, dengan mencari-Nya dan berani menghadap tahta kasih-karuniaNya; sehingga kita mendapatkan pertolongan pada waktunya.* 

*3. Pemahaman apa yang didapat dari 7 bulan masa kairos Tuhan dalam hidup kita, dan apa kaitannya dengan berdoa?*

Pp. Jonathan David mengatakan dalam masa 7 bulan kairos  *kita akan dibawa kepada level pengenalan Tuhan yang baru, pengenalan dimensi-dimensi sorga (pelayanan malaikat, karunia-karunia dunia yang akan datang dan pengalaman Sion untuk memanifestasikan anak-anak Allah) seperti yang belum pernah kita alami.* Musim SEKARANG ini adalah MUSIM PERALIHAN ZAMAN KEBENARAN DARI ZAMAN DOSA. *Akan ada PENGURAPAN KORPORAT yang baru (minyak baru, pencurahan ganda Roh Kudus, pemulihan doa dan penyembahan, pengubahan keadaan dan status, kepemimpinan global)* dan *PENGURAPAN INDIVIDUAL (pengurapan raja, pengurapan dominion seperti pengurapan Samuel) dan penyataan anak-anak Allah*.  Ini adalah *invasi sorga* untuk Tuhan *mempersiapkan dulu Gereja-Nya menghadapi keruntuhan sistem Babel, dimana SISTEM KEUANGAN AKAN GAGAL* seperti yang terjadi di zaman Yusuf.  DUNIA SEDANG MEMASUKI ZAMAN LEMBU KURUS. Semua yang akan diberikan Tuhan kepada kita sebagai *suplaian besar dari sorga bagi Tubuh Kristus*. Kita harus *memposisikan diri dan mengkondisikan diri untuk merangkul pencurahan besar ini.*  Dia juga akan memunculkan *orang-orang strategis Tuhan untuk menunjukkan pemerintahan Kerajaan.* Tujuan Tuhan mempersiapkan gerejaNya pada generasi ini supaya  *bagaimana kita bisa hidup melalui periode ini dan keluar dengan sukses.* TUHAN AKAN MELAKUKAN EQUALISASI di BUMI DENGAN UKURAN KEBENARAN dan IBADAH DI SORGA. 
*Akan ada Hari PENEBUSAN = REDEEM = Tuhan mengklaim kembali, menebus GEREJA yang SUDAH dibangun-Nya selama ini.   TUHAN YESUS KRISTUS SEGERA MENGAMBIL ALIH GEREJA-NYA (umat-Nya) dalam cemburu-Nya yang kudus. Pada musim yang baru ini Dia akan: PURSUE, OVERTAKE and RECOVER ALL (the things to do with His Church).*


Kita harus percaya dulu perkataan nubuatan yang disampaikan ps. Jonathan David ini, sehingga kita punya keyakinan untuk dapat berdoa dan mendapatkan pengertian dan pewahyuan dan kebenaran yang Tuhan maksud.  *Jadi kita harus paham dan percaya apa yang kita minta*. Hal pertama yang dikatakan pp. Jonathan: *Sesuatu (TANDA) yang berdaulat akan mulai menginisiasi awal baru dari kegerakan baru Tuhan di bumi ini*. Dan kita dapat melihat “tanda” yang berdaulat itu seperti pandemi covid-19 ini. Tidak ada satu pun hamba Tuhan di bumi ini diberitahukan sebelum covid-19 ini merebak.  Itulah tanda kedaulatan Tuhan untuk *membawa keinsyafan (kesadaran akan dosa) dan kesadaran akan Tuhan, iman yang meningkat dan iblis yang dikalahkan orang –orang  itu.* 

Dulu ada peristiwa besar yang mengubah zaman dan menyapu bumi ini, yaitu air bah Nuh. Tidak ada yang percaya apa yang dikatakan Nuh, maka tidak ada yang berdoa.  Jangan kita mengulangi kesalahan yang sama. Maka, kita dapat meminta, mencari dan mengetuk *supaya mendapatkan kasih-karunia-Nya untuk merangkul pencurahan pada musim ini dan meminta-Nya untuk mengingat kita apabila Ia datang sebagai Raja.* Saya berdoa di dalam namaNya, supaya jangan ada satupun di antara kita yang terlewati. Amin.

Postingan populer dari blog ini

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

MENJADI SERUPA DENGAN YESUS KRISTUS

gbr: seperti memiliki DNA spiritual yang sama Menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya atau menjadi serupa dengan Yesus Kristus merupakan tujuan dari panggilan kita sebagai gereja. Menjadi serupa dengan Kristus merupakan takdir / destiny yang sudah ditetapkan Bapa (predestinated). _Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara._  Rom 8:29 _Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya._  Rom 8:30 Membaca berulang-ulang ayat-ayat yang sama mungkin membosankan; tapi saya percaya rahmat Tuhan selalu baru setiap hari, amin! Selalu perkataan Tuhan adalah untuk mengingatkan kita untuk meneguhkan panggilanNya atas hidup kita, sehingga kita dikuatkan. B...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

Preparing the Bride (session 12): Prinsip Mengasihi Tuhan dengan Benar

Prinsip Cinta dan Keteguhan Iman Kid 2:5 Kuatkanlah aku dengan penganan kismis, segarkanlah aku dengan buah apel, sebab sakit asmara aku. Kismis melambangkan kekuatan roh, sementara buah apel diartikan sebagai perkataan Tuhan yang tepat waktu dan menyegarkan.   Ams 25:11  Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak. Pembicara menjelaskan bahwa perkataan ini, seperti apel emas di pinggan perak, tersedia di "istana raja," menunjuk pada kehadiran Roh Kudus yang menyampaikan firman Kristus. Lebih lanjut, teks membahas tangan kiri kekasih di bawah kepala mempelai sebagai kasih Tuhan yang menjangkau orang-orang "bodoh" dan "asing," sementara tangan kanannya yang memeluk melambangkan kemenangan, kekuatan, dan kehormatan yang melingkupi gereja. Akhirnya, ditekankan pentingnya menjaga kemurnian cinta kepada Kristus dan menolak cinta palsu yang digerakkan oleh faktor lahiriah. Kuatkanlah Aku dengan Kue Kismis: Cin...