Langsung ke konten utama

SATE 19 Agustus 2020 – PERSIAPAN MENJELANG KEDATANGAN MEMPELAI KRISTUS

Bacalah terlebih dahulu: Matius 25:1-13 

Persiapan setiap orang berbeda-beda tetapi persamaannya kita ada dalam masa anugerah. Kita terus dibukakan pewahyuan tentang gereja yang memerintah, gereja yang dibangun di atas batu karang yang teguh dimana alam maut tidak bertahan atas kita. Tetapi secara real kita belum tahu gereja dimana alam maut tidak bisa bertahan atasnya. Dan mungkin kita ada di posisi menunggu kapan itu tergenapi? Sampai akhirnya kita pun merasa lelah dan tertidur. Apa yang sudah kita siapkan? 5 gadis yang bijaksana adalah orang-orang yang selalu mempersiapkan diri, maka ketika mempelai itu datang, kita bisa menyongsongnya. 5 gadis yang bodoh, mereka baru mempersiapkan diri mereka ketika waktu mempelai itu datang. Ketika mereka telah kembali pintu sudah tertutup. Mereka kehilangan masa anugerah. Bahkan pengantin laki-laki itu menjawab, “Aku tidak mengenal engkau!” Yang namanya kita percaya gereja yang Tuhan bangun maka itu menuntut respon dan aksi kita. Ini yang harus diubah dalam hidup kita. Ketika berbicara tentang masa anugerah dalam double decade of open heaven, maka kita harus menjadi orang yang selalu mempersiapkan diri.

 

*#1. APA YANG DILAKUKAN 5 GADIS BIJAKSANA DAN 5 GADIS BODOH KETIKA MENDENGAR SUARA BAHWA MEMPELAI ITU DATANG?*

Ke-10 gadis itu sama-sama tertidur; tetapi tahukan anda perbedaannya?  5 gadis bodoh tertidur karena lelah menunggu, tapi 5 gadis bijak lelah karena persiapan dan menunggu. Ketika mendengar suara bahwa mempelai datang, mereka bangun dan membereskan atau menyiapkan pelita mereka.

 

Membereskan pelita berarti MENYATAKAN atau MENAMPILKAN  JATIDIRI MEREKA YANG  ADA DI DALAM KRISTUS.  Yang harus ditampilkan adalah karakter Kristus pada wajah (ciri kehidupan Kristus di dalam mereka) mereka. Oleh karena 5 gadis bodoh tidak bisa melihat wajah mereka sendiri dengan jelas  – mereka berkata: pelita kami hampir padam, karena kurang minyak.

 

Sedang pada wajah ke5 gadis bijak itu nampak terang kemuliaan Kristus. Terang itu memancar dari dalam roh mereka, karena api kemuliaan Roh Kudus.  Minyak itu bicara tentang  roh dan kehidupan rohani seseorang yang bersumber dari Roh Kudus.  

 

*#2. MENGAPA SETELAH 5 GADIS YANG BODOH KEMBALI MENCARI MINYAK, PINTU TIDAK DIBUKAKAN BAHKAN DIKATAKAN TUAN TERSEBUT BAHWA IA TIDAK MENGENAL MEREKA?*

Selain mereka terlambat datang dan pintu anugerah sudah ditutup, Tuan tersebut berkata bahwa IA tidak mengenal mereka, sebab tidak nampak ciri karakter Kristus pada wajah-wajah ke5 gadis bodoh yang  mirip dengan karakter Kristus. Dari celah pintu Tuan itu tidak melihat cahaya kemuliaan dari ke5 gadis bodoh itu, walau pun keadaan di luar sana gelap sekali.

_1 Yohanes 3:2 (TB)  Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, TETAPI BELUM NYATA APA KEADAAN KITA KELAK; akan TETAPI kita tahu, bahwa APABILA KRISTUS MENYATAKAN diri-Nya, KITA AKAN MENJADI SAMA SEPERTI DIA, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya._

 

*#3. BAGAIMANA PERSIAPAN YANG HARUS KITA LAKUKAN SAMPAI KITA SIAP SAAT KEDATANGAN-NYA?*

 

Untuk menjawab pertanyaan ini, saya membayangkan kembali cerita si orang kaya dan Lazarus yang gembel. Dia mendengarkan firman yang disampaikan Lazarus, memperhatikan firman dan percaya firman yang disampaikan, tapi dia tidak mau memakai dan mengaplikasikan firman itu buat hidupnya. Ia kenal bapa Abraham dan tokoh-tokoh Alkitab lainnya. Hanya, ia takut jika sampai menjadi seperti Lazarus yang miskin dan melarat.  Ini membuatnya PASIF dan HANYA MAU MENIKMATI APA YANG MENURUTNYA BAIK. Pasif artinya tidak berusaha meminta Tuhan, mencari dan mengetuk pintu sorga untuk apa yang dibutuhkan bagi perjalanan rohani nya.

 

Jika diadakan survey kepada 100 orang jemaat untuk memilih 1 di antara 2: di posisi mana Anda pilih, apakah mau menjadi Lazarus atau si orang kaya? Pasti terjadi kebingungan, sebab orang terjebak pada LOGIKA pertanyaan itu:  Tidak mau miskin, tapi mau masuk sorga. Mau kaya,  tapi tidak mau masuk neraka.

 

Masalahnya bukan pada logika pertanyaan itu, tapi ini tentang HIDUP YANG KEKAL. Masalahnya adalah MAUKAH KITA MEMPERSIAPKAN DIRI dalam keadaan apa pun. Jangan sampai kita terjebak kekayaan atau kemiskinan.  *Jangan teralihkan oleh keadaan lahiriah kita dan  PATAHKAN KUK INI (kemalasan dan kepasifan).  BERESKAN PELITA kita DALAM MASA ANUGERAH INI dengan menggunakan seluruh perlengkapan yang ada, yang Tuhan telah anugerahkan, terutama Roh Kudus dan Firman-Nya. TERUS ALAMI UPGRADE DAN UPDATE dengan TERHUBUNG kepada ROH dan Firman.  Terus naik dalam pengenalan dan takut akan Tuhan.*

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...