Langsung ke konten utama

Kelahiran Baru Berarti Berpindah Dari Hukum Kerja Iblis kepada Hukum Kerja Allah

SATE 1 November 2020 – **

 

Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:3-7. Sebagai start awal untuk Allah dapat bergerak dalam kehidupan manusia, yaitu manusia mengalami lahir baru tapi itu bukan akhir karena kehidupan Allah belum terbangun dalam hidup manusia.

 

Manusia pertama kali mengalami kelahiran daging, yaitu melalui rahim manusia, ini kelahiran yang sudah pasti dialami oleh manusia, yaitu kelahiran secara daging. Ketika manusia hanya hidup secara daging, manusia hanya mempunyai satu alternatif kehidupan, karena manusia sudah dilatih dan diajarkan berdasarkan prinsip-prinsip, nilai-nilai dunia ini oleh orang tua lahiriah kita. Hidup dari daging bentuknya bukan hidup full dalam dosa, tetapi masih hidup dalam gelap, pengertiannya belum penuh, hidup dengan prinsip yang BAIK bukan prinsip yang BENAR.

 

Tapi ada alternatif kehidupan yang lain, yaitu hidup melalui roh. Kita sebagai gerejaNya PASTI mempunyai *dua macam kehidupan yaitu hidup melalui roh dan hidup melalui daging*, maka dari itu *kita tidak bisa menyingkirkan kehidupan daging itu, dan Allah juga tidak bisa mengubah kehidupan daging menjadi kehidupan roh!* Kehidupan daging adalah merupakan interaksi antara tubuh dengan jiwa tetapi tidak melibatkan roh di dalamnya.

 

*#1. Menurutmu, mengapa Allah tidak bisa mengubah kehidupan daging menjadi kehidupan roh?*

 

*Yang tidak bisa diubah Allah adalah sifat dari daging itu. Itu sudah menjadi sifat dasar atau karakter atau nature dari daging. Kehidupan daging harus berinteraksi secara natural dan juga secara wajar untuk kita berinteraksi dengan alam dan bumi dan sesama, bukan untuk melakukan hal-hal yang jahat, menjadi alat melakukan dosa.*  Sifat daging itu oleh karena kita sebagai manusia diciptakan Allah dengan kehendak bebas.  Hakekat  kehendak bebas itu adalah kita ada di wilayah yang tidak bisa dipengaruhi baik oleh iblis mau pun oleh Tuhan sendiri sebagai Allah Pencipta (Elohim) kita.

 

*Namun kehidupan daging ini telah lepas kendali oleh kematian roh kita, karena roh itu telah dikuasai oleh dosa. Roh yang mati menyebabkan jiwa (pikiran, perasaan dan kehendak) dikendalikan oleh dosa dan maut yang sekarang berada di wilayah hukum kerja iblis.  Itu dinyatakan oleh ketidakberdayaan manusia daging (manusia lama kita) melawan kehendak dosa dengan keinginannya di dalam kedagingannya. Kenapa?*  Semua itu disebabkan kejatuhan dari satu orang yaitu Adam. Sejak itulah, setiap kelahiran yang dihasilkan dari daging hanya menghasilkan kehidupan daging  dan berada di luar yuridiksi dari hukum kerja Allah.  

_Yohanes 3:6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh._

*Seseorang harus mengalami kelahiran baru terlebih dulu untuk berpindah dari hukum kerja iblis (dosa dan maut) kepada hukum kerja Allah (berdasarkan kasih karunia).  Tanpa kita berpindah ke dalam wilayah yuridiksi hukum kerja Allah, kehidupan daging tidak bisa dikendalikan oleh roh kita.*

 

*#2. Kita sebagai gerejaNya bisa memilih kehidupan mana yang akan dijalani, dan mengapa gerejaNya tidak boleh melanjutkan kehidupan daging?*

 

Sebagai Gereja, kita sudah mengalami kelahiran baru. Roh menjadi baru, kita sudah dipindahkan dari wilayah kerja iblis, dipindahkan dari gelap kepada terang-Nya yang ajaib. Kita diberi kuasa untuk menolak dosa dan maut. Sebaliknya kita diberikan kuasa untuk menjadi anak-anak Allah, bahkan dengan dikaruniakan Roh Kudus sebagai jaminan dan Penolong kita. Kehidupan baru kita sudah berbeda dengan kehidupan Adam-Hawa yang belum memiliki kecenderungan hati kepada Tuhan dan kuasa melawan dosa.  Ini terjadi karena perbuatan satu orang benar, yaitu Yesus Kristus. Maka sewajarnya, kita kita tidak boleh melanjutkan kehidupan daging itu, karena kita memiliki kemerdekaan dalam melakukan hal yang benar!

 

Namun kita masih memiliki kehendak bebas, jadi akhirnya pilihan itu tergantung dari kehendak bebas kita. Jika kita masih mau memilih kehidupan daging, itu memang kehendak sendiri oleh karena pilihan bebas itu. Itu bukan karena iblis. Maka, Tuhan akan membiarkan kita, karena Ia tidak berada di wilayah kerja-Nya. 

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...