Langsung ke konten utama

MANUSIA BARU DIPERLENGKAPI DENGAN IMAN ALLAH

SATE 5 November 2020 – 

 

Bacalah terlebih dahulu : 1 Petrus 1:3-4, Roma 6:1-6 dan 1 Petrus 3:18

Di dalam Roma 6:1-5 Manusia yang telah dibaptis, berarti manusia mengalami penguburan, berarti manusia lama sudah mati dan manusia tersebut harus mengalami kebangkitan sehingga ada manusia yang baru. Maka dari itu orang yang percaya di dalam Dia, mengalami hal yang sama sehingga manusia tersebut satu dalam kematian, penguburan dan kebangkitan. Manusia yang mengalami lahir baru adalah salah satu bukti bahwa manusia mengalami kematian dan bangkit bersama-sama dengan Kristus. Hal yang perlu diketahui :

• Kematian bersama dengan Dia, itu adalah untuk mengakhiri zaman dosa (Roma 6:5-6)

• Lahir baru merupakan representasi dari kebangkitan manusia, sehingga manusia mulai mengalami kehidupan Allah / hidup yang kekal.

 

*#1. Baptisan apa yang dimaksud dalam Roma 6:1-6?*

 

Baptisan di dalam Kristus. Maksudnya adalah roh kita yang lama dibawa ke dalam kematian bersama Kristus, agar kita mengalami kematian bagi dosa; kemudian oleh kuasa Roh-Nya yang membangkitkan Kristus, kita dibangkitkan, sehingga kita bisa hidup bagi kebenaran. Inilah pengungkapan dari menanggalkan manusia lama kita dan mengenakan manusia baru. Kita memiliki hidup yang penuh pengharapan untuk menerima bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar, yang tidak dapat layu (1 Pet 1:3-4), yaitu tubuh sorgawi.

 

*#2. Darimanakah kalian mengetahui bahwa kalian sudah lahir baru atau belum?*

 

(i) Kita tidak lagi hidup di dalam dosa. Tidak hidup seperti orang yang tidak mengenal Allah, seperti hidup dalam berbagai hawa nafsu, keinginan jahat, mabuk, hedonisme, penyembahan berhala dan lain-lain (1 Pet 4:3).

(ii) Tubuh manusia baru kita telah dimerdekakan dari kuasa dosa dan maut. Kita mampu menolak dosa dan mampu hidup dalam kebenaran. Dulu hamba dosa, sekarang hamba kebenaran, sebab kuk dari dosa dan kedagingan (hidup dalam daging) telah dihancurkan.

(iii) Kita tidak lagi menuruti keinginan daging (jiwa) dengan keinginannya dan kelemahannya. Tapi kita sekarang memiliki kecenderungan hidup lurus, benar dan mengandalkan Tuhan melalui firman-Nya.

(iv) Roh kita memiliki keinginan untuk bergaul dengan Tuhan melalui firman-Nya untuk mendapatkan pengenalan akan Kristus dan bertumbuh dalam kedewasaan iman.

 

*#3. Untuk apakah kita mengalami lahir baru?*

 

Dengan lahir baru kita diperlengkapi dengan IMAN ALLAH (built in).

(i) Kita dimampukan untuk menyerahkan diri kita kepada Allah sebagai orang yang dulu mati, dan sekarang hidup dalam Allah (Rom 6:13);

(ii) Kita dimampukan hidup damai dengan Tuhan, dengan diri sendiri dan sesama. Kita menyerahkan diri pertama kepada Tuhan dan kepada sumber anugerah yang diutus-Nya untuk diarahkan, dibangun dan dibawa kepada Tuhan, menyesuaikan diri kita sesuai kehendak Bapa (2  Kor 8:5).

(iii) Kita dimampukan hidup kudus oleh firman-Nya, menyerahkan anggota-anggota tubuh kita sebagai senjata kebenaran (rom 6:19).

(iv) kita dimampukan untuk mempersembahkan seluruh tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, kudus dan berkenan (Rom 12:1).

 

Tidak ada satu pun dari hal itu semua merupakan hasil usaha kita; hanya saja kita PERCAYA di DALAM Dia dan kita yang menentukan pilihan dan MEMUTUSKAN untuk hidup di dalam roh dan kebenaran. Hidup berdasarkan iman. Semua dilakukan melalui kuasa dari firman-Nya yaitu oleh IMAN yang ada di dalam kita. Semua perkataan firman-Nya tidak ada yang dibiarkan gugur dan pasti berhasil melaksanakan apa yang diperintahkan sesuai dengan kehendak Tuhan. Itulah kualitas IMAN ALLAH yang ada di dalam kita (Yes 55:11). Dia sendiri yang akan melakukan dan melaksanakannya dan TIDAK ADA SEORANG PUN DAPAT MEMBALIKKANNYA (Bil 23:19,20). Dia memakai manusia untuk apa yang dapat dilakukannya, tapi tidak pernah Tuhan mengandalkan manusia agar firman-Nya tergenapi, sebab ada firmanNya mengatakan: Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia (Yer 17:5).

 

 

Postingan populer dari blog ini

YESUS INGATLAH AKAN AKU

KUASA DARI INGAT-INGATAN Kejadian 8:1 * Maka Allah mengingat  Nuh* dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. Ada hal yang aneh dari ayat 1 di atas: Allah mengingat Nuh…. Bagaimana mungkin Allah bisa melupakan dan mengingat Nuh kembali?  Mustahil Allah bisa lupa. Bagaimana mungkin Tuhan melupakan keberadaan Nuh dan keluarganya tengah terombang-ambing dalam bahtera setelah  150 hari lamanya? Gbr:  Trinity Lutheran Church Tapi ayat ini memberitahukan kepada kita, bahwa Tuhan selalu mengingatkan diri-Nya sendiri. Tidak ada seorang pun bisa mengingatkan dan memberikan nasihat kepada Allah. Kejadian 8:21 *Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya:* "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan mem...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

Upper Room 4 - DR. Jonathan David

 15-06-2021 - Catatan Input Pendahuluan  Di sini kita membayar harga dan memberi perhatian, bukan sekedar mendapat pelajaran Firman. Mulai lebih dalam menconfigurasi hidup kita. Percaya Tuhan saat ini, hal yang supranatural pasti terjadi. Jangan punya kebiasaan buruk, pikiran dan emosi yang buruk. Pada masa krisis ini gereja harus bangkit. Tune freq suara kita. sesuatu yang didepositkan, yang fresh akan masuk dalam hidup kita. Kita berdiri di hadapan Tuhan. Kita mendesak di dalam roh. Bapa kami meminta sesuatu yang urgent untuk menangkap apa yang ada dalam hatimu. Bukan di hati kami. Biar frekuensi sorga terjadi, apa yang belum pernah terjadi. Intensitas dari sorga biar kami rasakan saat ini. Aktivitas dalam roh terjadi saat ini. Biar intensitas itu masuk dalam roh dan menawan hati kami saat ini. Dia yang memulai, Dia menguasai dan Dia yang mengakhiri. Biar tanah hati kita jadi subur ketika kita dengar firmannya datang dari hadirat Tuhan. Dia selaraskan hidup kita. Kita me...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Akar dari Krisis Spiritualitas Modern

Banyak orang salah memahami bahwa iman itu hanya soal sorga dan neraka. Pemikiran seperti itu hanyalah manifestasi dari buah Pengetahuan Baik dan Jahat . Padahal di Taman Eden ada hal yang jauh lebih utama, yakni Pohon Kehidupan yang justru diabaikan manusia (Adam dan Hawa). Memahami iman hanya sebagai "tiket ke sorga" atau "penghindar neraka" merupakan bentuk bineristik (hitam-putih) yang sangat khas dari Buah Pengetahuan Baik dan Jahat. Berikut adalah beberapa poin refleksi yang memperkuat pandangan ini: ​ 1. Jebakan Moralitas vs. Kehidupan ​Buah Pengetahuan Baik dan Jahat menciptakan sistem moralitas, sedangkan Pohon Kehidupan menawarkan vitalitas (kehidupan) Ilahi. ​ Sistem Moralitas (Babel): Fokus pada "Apa yang boleh dan tidak boleh?" atau "Bagaimana supaya selamat?". Ini adalah sistem transaksional yang berpusat pada diri sendiri (self-centered). Contoh lain yang gamblang adalah soal halal dan haram atau soal disunat dan tidak disunat...

Duta-duta Kerajaan Sorga

KEWARGAAN SORGA (Php 3:20)   Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Nama kita tercatat di sorga. Kita harus bersuka-cita bukan karena hal-hal yang natural, bukan karena berkat atau rejeki nomplok, tapi kita bersuka-cita karena hal-hal yang dari sorga dan yang spiritual.

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

KORELASI GEREJA DAN KOTA

Korintus adalah sebuah kota kosmopolitan, ibu kota propinsi Akhaya. Korintus menjadi kota bisnis yang kaya, berpenduduk 200.000 jiwa yang terdiri dari berbagai bangsa terdiri dari orang Yunani, Itali, veteran tentara Roma, pengusaha, pejabat-pejabat tinggi, dan orang-orang Asia termasuk Yahudi.

Takdir Ilahi (MKS28)

Pesan penting dari khotbah Pdt. Djonny dalam sesi "Manusia Kerajaan Sorga 28" (1 Maret 2026) berfokus pada panggilan Allah kepada orang percaya untuk keluar dari pengaruh lama dan masuk ke dalam takdir ilahi, mengambil contoh dari kehidupan Abraham. Berikut adalah poin-poin utama pesan yang disampaikan:  *Satu Kesatuan Langit dan Bumi:* Pdt. Djonny menjelaskan bahwa pada mulanya, langit (surga) dan bumi diciptakan sebagai satu kesatuan alam ilahi, bukan dua tempat yang terpisah secara total [10:23]. Pemisahan terjadi karena pemberontakan iblis, dan rencana agung Allah adalah menyatukan kembali keduanya dalam "Langit Baru dan Bumi Baru" yang dipenuhi kebenaran [14:56].  *Panggilan untuk Keluar dari Pengaruh Biologis (Rumah Bapa):* Sebagaimana Abraham dipanggil keluar dari Ur-Kasdim dan rumah ayahnya (Terah), orang percaya dipanggil untuk keluar dari pembentukan, harapan, dan pengaruh masa lalu keluarga yang tidak akurat di hadapan Tuhan [31:21].    * Beliau menekanka...