Langsung ke konten utama

Pra-TLC 2025 Sesi 2: The Holy Spirit Activating God's Power Within You

Sesi ini menekankan pentingnya iman dan kekuatan Roh Kudus dalam hidup orang percaya. Yesus adalah teladan sebagai "Anak Manusia" yang melakukan pekerjaan Bapa, dan bahwa orang percaya juga dapat melakukan pekerjaan yang sama, bahkan yang lebih besar, karena keberadaan Roh Kudus. Khotbah ini juga menyentuh konsep mengendalikan ego dan pentingnya menerima jati diri baru yang dianugerahkan oleh anugerah Allah. Pembicara secara eksplisit menyatakan bahwa Roh Kudus yang sama yang bekerja dalam Yesus juga tersedia bagi orang percaya saat ini.


Yohanes 14:12 dan Pekerjaan yang Lebih Besar

Pembahasan dimulai dari Yohanes pasal 14 ayat 12: "Aku berkata kepadamu, 'Sesungguhnya barangsiapa percaya kepadaku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu...'". Ayat ini menekankan bahwa barang siapa percaya kepada Yesus akan melakukan pekerjaan yang sama, bahkan lebih besar. Yesus juga berkata untuk "Percayalah kepada Allah. Percayalah kepadaku".

1. Konsep "Anak Manusia" dan Peran Bapa

  • Yesus sebagai "Anak Manusia": Yesus disebut "anak manusia" agar menjadi teladan bagi manusia. Ini berarti tidak boleh ada perbedaan anggapan bahwa Dia lebih tinggi atau berbeda. Dia merepresentasikan dirinya sebagai anak manusia.

  • Pekerjaan Yesus adalah Pekerjaan Bapa: Apa yang Yesus lakukan adalah karena Bapa yang berbuat di dalam diri-Nya. Jika seseorang percaya bahwa teladan pada diri Anak Manusia itu demikian, maka ia juga akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Yesus.

  • Tidak Ada Alasan "Tidak Bisa": Frasa "kita tidak bisa, kita belum tahu, kita belum ini" menunjukkan bahwa sebenarnya kita tidak percaya kepada-Nya.

2. Pekerjaan Allah yang Tanpa Syarat (Unconditional)

  • Allah Terus Bekerja: Pekerjaan Allah dalam diri manusia terus-menerus terjadi dan tidak pernah bergantung pada kondisi fisik, ekonomi, atau masalah yang sedang dihadapi (sakit, miskin, bermasalah). Kata "present tense" menunjukkan bahwa pekerjaan-Nya itu tidak bersyarat ("unconditional") dan tidak terpengaruh oleh hal lain; Dia tetap bekerja. Bahkan saat seseorang tidur, Allah tetap melakukan hal yang sama.

  • Firman Allah Selalu Berfirman: Allah terus berfirman kepada Kain dan keturunannya, menunjukkan sifat-Nya yang bekerja tanpa syarat meskipun firman-Nya tidak dipakai.

3. Jiwa, Ego, dan Penguasaan Diri

  • Menjinakkan Jiwa: Penting untuk belajar menjinakkan jiwa, karena penguasa atas jiwa adalah ego.

  • Ego dalam Bahasa Yunani: "Ego" dalam bahasa Yunani berarti "aku", bukan "egois". Galatia 2:20 dikutip: "Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku". Ini menunjukkan bahwa ego ada dan diciptakan oleh Allah.

  • Pengendalian Jiwa Melalui Ego: Seseorang harus bisa mengendalikan jiwanya melalui egonya, karena jiwa adalah area yang bukan milik iblis, juga bukan tubuh yang dikuasai iblis. Kerasukan terjadi karena seseorang menyerahkan diri kepada iblis.

  • Kehendak Bebas: Allah telah memberikan manusia kehendak bebas sejak Kejadian pasal 1. Manusia tidak bisa berdalih bahwa iblis menyeret mereka; manusia tetaplah penguasa dan harus berkuasa atasnya.

  • Hati Panas (Kain): Hati panas atau muram disebabkan oleh satu atau lebih komponen (pikiran, perasaan, kehendak) dalam jiwa yang tidak selaras. Pengaruh hati dapat terlihat pada tubuh (misalnya, muka muram).

  • Ego Melakukan Voting: Ego seringkali melakukan "voting" dalam mengambil keputusan, bertindak, dan berbuat sesuatu (kebanyakan tanpa kehadiran roh).

  • Tujuan Khotbah: Khotbah bertujuan untuk memberitahukan tujuan dan harapan Tuhan bagi hidup, bukan untuk menghibur.

4. Roh, Jiwa, dan Tubuh

  • Komponen Hati: Hati terdiri dari hati nurani (fungsi roh) dan jiwa (pikiran, perasaan, kehendak).

  • Roh Itu Penurut dan Kekal: Roh itu penurut dan kekal karena berasal dari Allah. Iblis juga makhluk kekal karena berasal dari Allah, meskipun dihukum.

  • Dosa Mengintai: Jika seseorang tidak berbuat baik, "dosa sudah mengintip di depan pintu" (diinterpretasikan sebagai pintu hati/keputusan). Dosa sangat menggoda, tetapi seseorang harus berkuasa atasnya.

  • Bahaya Keyakinan Pikiran: Hal berbahaya adalah jika apa yang ada dalam pikiran seseorang sudah menjadi keyakinan, karena ini dapat menutup seluruh saluran dari roh ke jiwa dan tubuh. Ini digambarkan dengan Petrus yang pemikirannya diambil alih iblis.

  • Aliran Roh Tersumbat (Stroke Spiritual): Jika aliran dari roh tidak bisa tampil sempurna, itu bisa menyebabkan "stroke spiritual".

5. Peran Roh Kudus

  • Roh Kebenaran Telah Datang: Yohanes 16:13 menyatakan bahwa Roh Kebenaran akan datang dan memimpin ke dalam seluruh kebenaran. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran, salah satu atribut-Nya.

  • Roh Kudus Memimpin Ego: Roh Kudus akan memimpin, dan ego yang pertama kali akan memberikan tempat untuk dipimpin, mendengarkan dari Dia.

  • Kebenaran Sudah Lengkap dalam Roh: Bukan berarti kebenaran belum lengkap dan Roh Kudus akan menambahkan kebenaran baru. Sebaliknya, kebenaran sudah lengkap dalam roh seseorang (bukan Roh Kudus) karena Firman (Logos) ada di sana. Roh Kudus membawa Firman ini menjadi kebenaran.

  • Roh Kudus Menolong Ego: Roh Kudus akan menolong ego sampai menemukan kebenaran, karena manusialah yang harus berkuasa. Tujuan akhirnya adalah agar jiwa dan tubuh beroperasi dengan benar di mata Tuhan.

  • Roh Kudus Tidak Berkata-kata dari Diri-Nya Sendiri: Roh Kudus membawa apa yang Dia terima, yaitu Firman atau perkataan Bapa. Dia akan memberitakan hal-hal yang akan datang.

  • Memisahkan Jiwa dan Roh: Firman (Logos) diumpamakan seperti pedang bermata dua yang sanggup memisahkan jiwa dari roh (Ibrani 4:12). Namun, pedang tersebut membutuhkan seseorang yang membawanya dan menggunakannya. Roh Kudus akan bekerja sama dengan manusia untuk memisahkan dan membedakan. Ini adalah pekerjaan Roh Kudus yang pertama, bukan menampilkan ke jiwa, tetapi memisahkan/membedakan.

  • Keberangkatan Yesus Menguntungkan: Yesus berkata bahwa lebih berguna jika Ia pergi, karena jika Ia tidak pergi, Penghibur (Roh Kudus) tidak akan datang. Ini adalah "shift" terakhir dalam pekerjaan Allah: Bapa, Kristus (Firman), dan Roh Kudus.

  • Hidup di Zaman Roh Kudus: Kita hidup di zaman Roh Kudus, yaitu masa ketika Kristus pergi kepada Bapa dan Roh Kudus mengisi di bumi. Kasih kepada Bapa dan Kristus adalah karya Roh Kudus.

  • Roh Kudus yang Sama: Roh Kudus yang diterima oleh Yesus adalah Roh Kudus yang sama yang bekerja dalam hidup orang percaya. Allah tidak memiliki stok Roh Kudus yang berbeda kualitasnya (KW1, KW2, KW3). Roh Kudus yang sama yang memimpin Yesus sampai kematian, membangkitkan-Nya, dan mendudukkan-Nya di surga, disiapkan untuk orang percaya. Jangan batasi pekerjaan Roh Kudus hanya untuk penyembuhan saja; ini adalah pemikiran yang picik.

6. Pekerjaan yang Lebih Besar (Yohanes 14:12)

  • Bukan Pribadi yang Lebih Besar: "Pekerjaan yang lebih besar" bukan berarti pribadi orang percaya lebih besar dari Kristus.

  • Pekerjaan Abadi: Pekerjaan yang lebih besar adalah perbuatan-perbuatan yang abadi. Contohnya, mengampuni dosa (Markus 2:10-17).

  • Melalui Kemitraan dengan Roh Kudus: Perbuatan besar ini diterima melalui kemitraan dengan Roh Kudus di zaman ini, yaitu zaman kasih karunia Allah.

  • Kasih Karunia adalah Kemampuan Allah: Kasih karunia bukan hanya pemberian Allah, tetapi adalah kemampuan yang hanya dimiliki oleh Allah. Contohnya, mengampuni dosa. Kemampuan Allah ini akan dimiliki oleh orang percaya.

  • Jati Diri yang Baru: Kasih karunia Allah membuat seseorang memiliki jati diri yang baru di mata Allah.

  • Kelemahan dan Kekuatan Kristus: Seperti Paulus yang diberi "duri dalam daging" agar tidak meninggikan diri, kuasa Kristus menjadi sempurna dalam kelemahan manusia. Ini menunjukkan bahwa dalam kelemahan, seseorang menjadi kuat karena kasih karunia.

  • Contoh Pekerjaan yang Lebih Besar:

    • Menyembuhkan Orang Sakit: Yesus menyembuhkan berdasarkan kehendak Bapa. Murid-murid diutus untuk meletakkan tangan pada orang sakit, dan mereka akan sembuh (Markus 16:18). Ketaatan adalah meletakkan tangan, bukan berusaha menyembuhkan dengan kekuatan sendiri.

    • Memegang Ular dan Minum Racun: Markus 16:18 juga berbicara tentang memegang ular dan minum racun maut tanpa celaka. Ini mengacu pada situasi berbahaya di mana orang percaya dilindungi, seperti Paulus di Malta (Kisah Para Rasul 28:3). Ini bukan berarti mencari ular atau racun, melainkan perlindungan dalam bahaya.

    • Membatalkan Maut Kekal dan Memberikan Hidup Kekal: Yesus membatalkan maut (misalnya, pada wanita yang pendarahan, "pergilah dengan selamat" - gozo, yang berarti diselamatkan, Efesus 2:8-9). Orang percaya juga bisa membatalkan maut kekal dan mentransfer hidup yang kekal (hidup Allah, zoe) kepada orang lain (Yohanes 17:2-3, Yohanes 20:21-23).

    • Mengampuni Dosa: Yesus menghembusi murid-murid-Nya dan berkata, "Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada" (Yohanes 20:22-23). Ini adalah kemampuan Allah yang diberikan kepada orang percaya.

    • Membentuk Kepribadian Baru: Perjalanan Kristus kepada Bapa membentuk kepribadian dan jati diri baru bagi orang percaya.

    • Dapat Mengusir Angin dan Danau: Murid-murid bertanya "Siapa gerangan orang ini? Sehingga angin danau pun taat kepadanya?" setelah Yesus menghardik angin dan danau (Markus 4:39-41). Ini menunjukkan keterbatasan mereka dalam mengenali Yesus sebagai Firman (Yohanes 1:1). Yohanes tidak menulis peristiwa ini karena ia sendiri termasuk yang "kurang percaya" pada saat itu, namun kemudian ia mengenali Yesus dari sisi kekekalan.

7. Contoh Kain dan Pelajaran Penting

  • Kain dan Habel: Kisah Kain dan Habel (Kejadian 4) digunakan untuk menunjukkan tanggung jawab manusia atas dosa. Hati Kain panas karena persembahannya tidak diindahkan Tuhan, sementara Habel diindahkan.

  • Allah Terus Berfirman: Allah terus berbicara kepada Kain bahkan setelah dosa, menunjukkan konsistensi-Nya.

  • Peradaban Tanpa Tuhan: Keturunan Kain maju pesat dalam peradaban (membangun kota, memelihara ternak, alat musik, ilmu fisika, penambangan tembaga dan besi) tanpa Tuhan. Kemajuan ini sering disalahgunakan (tembaga dipakai untuk membunuh). Ini adalah peringatan agar tidak pamer berkat materi di gereja karena itu bisa menjadi doktrin yang salah.

  • Darah Habel Berteriak: Darah Habel yang "berteriak" kepada Tuhan dari tanah (Kejadian 4:10) menggunakan kata Ibrani "blats" (jamak), melambangkan jutaan generasi yang terputus dari Habel yang seharusnya menjadi harapan Tuhan.

  • Set Sebagai Pengganti: Adam melahirkan Set sebagai pengganti Habel (Kejadian 4:25). Ini menunjukkan bahwa rencana Tuhan tidak terputus; ada pengganti dan harapan akan Mesias yang akan meremukkan kepala ular.

8. Perjalanan Paulus dan Kasih Karunia

  • Penglihatan Paulus dan Duri dalam Daging: Paulus memiliki pengalaman diangkat ke tingkat ketiga surga (Firdaus) dan mendengar kata-kata yang tak terucapkan (2 Korintus 12:1-4). Untuk mencegah kesombongan karena pernyataan-pernyataan luar biasa ini, ia diberi "duri dalam daging" (utusan iblis) untuk menggocohnya.

  • Kasih Karunia Cukup dalam Kelemahan: Paulus berseru kepada Tuhan tiga kali untuk hal itu, tetapi jawab Tuhan adalah "Cukuplah kasih karuniaku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaku menjadi sempurna." Oleh karena itu, Paulus senang dan rela dalam kelemahan, siksaan, kesukaran, penganiayaan, dan kesesakan, karena jika ia lemah, maka ia kuat melalui kasih karunia Kristus. Ini menunjukkan bahwa perbuatan besar terjadi karena Allah yang mengerjakan di dalam diri orang percaya.

Kesimpulan Kita hidup di masa ketika Kristus telah pergi kepada Bapa, dan Roh Kudus telah datang. Ini adalah masa di mana orang percaya, melalui kasih karunia dan pekerjaan Roh Kudus yang sama yang bekerja dalam diri Yesus, memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sama, bahkan yang lebih besar, dan menerima jati diri yang baru di hadapan Allah. Penting untuk tidak membatasi pekerjaan Roh Kudus dan memahami bahwa kemampuan Allah akan terwujud dalam hidup kita, terutama di tengah kelemahan.


Postingan populer dari blog ini

DEKADE GANDA SURGA TERBUKA Bag 17, REFORMASI GEREJA, RESTORASI SION 2 Dr. Jonathan David

"UPPER ROOM 207 – 30 September 2025 REFORMASI GEREJA, PEMULIHAN SION (Bag 2)" ,  Sesi ini bertema pertumbuhan rohani dan manifestasi kemuliaan Allah melalui anak-anak-Nya. Pengkhotbah secara ekstensif menggunakan kutipan dari Alkitab, terutama 2 Korintus 3 dan Roma 8 , untuk menjelaskan pentingnya transformasi dari kemuliaan kepada kemuliaan yang terjadi ketika seseorang menanggapi Roh Kudus dengan muka yang tidak berselubung. Poin utama adalah bahwa orang percaya harus bertumbuh dewasa dari status "anak kecil" atau "hamba" menjadi "putra" (mengacu pada Galatia 4:1 ), karena seluruh ciptaan menantikan pembebasan dari kerusakan melalui manifestasi nyata dari anak-anak Allah. Selain itu, khotbah ini menekankan perlunya memelihara hubungan yang benar dan mempromosikan reformasi gereja dari agenda duniawi ke fokus ilahi, sehingga kuasa zaman yang akan datang dapat dijamah. Catatan Selengkapnya: Reformasi Gereja, Pemulihan Sion (Bag 2) I....

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

TUHAN MENGENAL MILIK KEPUNYAANNYA

2Ti 2:19  Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan." Kita harus membangun hidup kita dan anak-anak kita menjadi milik kepunyaan Tuhan. Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih. Dipilih menjad milik kepunyaanNya. Ada kriteria, ada standard yang ditetapkan sehingga termasuk orang-orang yang terpilih. Bangun dirimu menjadi benih dan fondasi. Ada Andreas, Filipus, Natanael dan murid-murid yang lain. Andreas memilih untuk mengikut Yesus. Lalu ia membawa Simon kepada Yesus. Lalu Yesus mengajak Filipus, karena ia sudah siap. Lalu Filipus mengajak Natanael. Ia terkejut mendengar penyataan Yesus, tapi dia akhirnya dia ikut Yesus. Jadi di rumah rohani ada yang miliki kepunyaan Tuhan dan ada orang-orang yang bukan milik kepunyaan Tuhan. Mungkin mereka tetap ke gereja, ikut Tuhan, tapi belum tentu menjadi milik kepun...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PEKERJAAN ALLAH DALAM HIDUP SAUDARA – SESI 3

Banyak orang dalam gereja tidak menyadari bahwa Allah bekerja dalam hidupmu. Kebanyakan dari mereka berdoa pada Tuhan untuk melakukan sesuatu buat hidupnya, demi kepentingannya. Tuhan jawab doaku, Tuhan lindungi aku, Tuhan buat ini, Tuhan lakukan ini. Jadi ia ingin Allah berbuat sesuatu demi hidupnya.   Banyak orang percaya yang tidak menyadari dan tidak menghargai pekerjaan Allah. Padahal Allah bekerja sangat dahsyat, tidak tanggung-tanggung. Dia bekerja bukan menurut apa yang ada pada pikiran saudara, keinginan saudara, cita-cita saudara, dan harapan saudara. Dia bekerja menurut apa yang ada pada diri-Nya, jauh melampaui apa yang ada pada saudara. [Banyak orang salah mengartikan “kamu akan menerima kuasa jika Roh Kudus datang….”. Roh Kudus bukan kuasa. Pribadi Roh Kudus yang akan bekerja, mengerjakan pekerjaan Allah di dalam hidup kita, bukan kuasa untuk membuat mujizat bagi kita. Kita harusnya mendapati, bahwa pekerjaan Allah mengubahkan hidup kita itu sendiri adalah mujizat yan...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Berkat Abraham dan Bagaimana Allah Memproses Hidupnya (Abram's Blessing And God's Process)

 BACA dan RENUNGKAN Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi,   Kejadian 24:1 Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal. 34 Lalu berkatalah ia: "Aku ini hamba Abraham. 35 TUHAN sangat memberkati tuanku itu, sehingga ia telah menjadi kaya; TUHAN telah memberikan kepadanya kambing domba dan lembu sapi, emas dan perak, budak laki-laki dan perempuan, unta dan keledai.   Pokok-pokok Renungan:   1. Proses pembentukan Abram dan berkat melalui Melkisedek: Hal pertama yang Al...

DIMENSI SPIRITUAL

MASUK KE DALAM DIMENSI SPIRITUAL By Ps.Yappy Widjaya, 17Jul2016 Betapa pentingnya kita membangun manusia roh kita, sehingga kita bisa mengalami dinamika ROH, mecapai garis-akhir dan menyelesaikan destiny kita dengan kuat tidak pernah tergoyahkan dan tidak pernah menyimpang ke kanan dan ke kiri tapi makin lama makin kuat. Yeh47:1-5 (Ezekiel 47:1)  Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah. (Ezekiel 47:2)  Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan. (Ezekiel 47:3)  Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan m...