Langsung ke konten utama

Pra TLC 2025 Sesi 6:Faith's Journey to a New Heaven and Earth

PERJALANAN IMAN MENUJU LANGIT DAN BUMI YANG BARU

Rencana Tuhan tidak akan pernah gagal ketika orang percaya berfokus pada peran Roh Kudus dalam hidupnya. Dijelaskan bahwa Roh Kudus adalah "Penghibur", bukan dalam arti memberikan hiburan jiwa (emosional), melainkan sebagai penunjuk jalan melalui tantangan hidup dengan mengungkapkan kebenaran Allah dan mengarahkan pandangan pada janji-janji ilahi. Penulis juga menekankan bahwa iman sejati berasal dari Roh Kudus di dalam roh seseorang dan memanifestasikan dirinya dalam jiwa, sehingga memampukan individu untuk menjalani hidup yang berkenan kepada Allah dan pada akhirnya menjadi penghuni langit dan bumi baru yang dijanjikan. Secara keseluruhan, sumber ini mendorong hidup yang dipimpin oleh iman dan ketaatan pada bimbingan Roh Kudus.

.

Berikut adalah catatan lengkap isi khotbah:

I. Rencana Tuhan Tidak Pernah Gagal dan Perspektif Generasi Sekarang

  • Kita banyak belajar tentang bagaimana mengalir dalam rencana Tuhan yang tidak pernah gagal.

  • Terkadang sudut pandang kita mungkin melihat kegagalan di tengah jalan, tetapi rencana Tuhan tidak pernah gagal.

  • Tuhan akan terus melakukan rencana-Nya. Generasi kita saat ini memiliki faktor lebih dibandingkan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebelumnya.

  • Kita tidak boleh pesimis; bangunlah roh saudara untuk mengalahkan kelemahan jiwa.

  • Tidak ada yang bisa mengalahkan atau mematahkan semangat untuk terus mempercayai Tuhan bahwa rencana-Nya tidak akan pernah gagal.

  • Allah tidak memiliki Plan A atau Plan B; satu rencana-Nya yang keluar dari mulut-Nya akan terlaksana, meskipun banyak hal mencoba membuat penyimpangan atau pembelokan.

II. Pengertian "Sudah Selesai" dan Nubuat

  • Yohanes 14:12 menyatakan bahwa Yesus telah "menyelesaikan kuota-Nya".

  • "Sudah selesai" berarti "sudah terbayar", bukan berarti dari A sampai Z semua sudah selesai. Allah akan terus memproses, melengkapi, dan mempercayai kita untuk menggenapi apa yang telah Ia firmankan.

  • Ada dua jenis nubuat: nubuat untuk Yesus dan nubuat untuk hidup saudara. Nubuat untuk Yesus tidak mengambil alih seluruh nubuat bagi hidup kita.

III. Masa Hidup Kita Saat Ini

  • Kita hidup di masa ketika Kristus pergi kepada Bapa.

  • Kita hidup di masa ketika Penghibur, yaitu Roh Kudus, datang.

IV. Roh Kudus sebagai Penghibur (The Comforter)

  • Roh Kudus disebut Penghibur, tetapi Dia bukan "kelompok hiburan" yang menghibur jiwa saudara.

  • Yesus juga adalah penghibur.

  • Penting untuk memahami sejarahnya: ketika Yesus menyebutkan Penghibur, itu berarti akan ada banyak tantangan, hal yang menyakitkan, pertentangan, konflik, aniaya, dan kerugian yang akan terjadi dalam hidup kita.

  • Roh Kudus menghibur dengan menunjukkan apa yang akan terjadi kemudian di alam kekekalan, seperti yang ditunjukkan kepada Rasul Yohanes (Ibrani 11). Ini menghibur semua pahlawan iman.

  • Pekerjaan Roh Kudus adalah menunjukkan bahwa rencana Bapa tidak akan gagal.

  • Jangan meminta hal lain, menginginkan visi atau mimpi lain, atau berdoa menuntut hal yang tidak akan Roh Kudus lakukan. Roh Kudus datang untuk membuat apa yang pada diri manusia menunjukkan bahwa rencana Bapa tidak akan gagal.

V. Rencana Akhir Allah: Langit Baru dan Bumi Baru

  • Rencana Allah pada titik finalnya adalah langit yang baru dan bumi yang baru sesuai dengan janji-Nya dalam 2 Petrus 3:13 dan Yesaya 65:17.

  • Di langit dan bumi baru, hanya akan ada kebenaran; tidak ada kemunafikan atau hal jahat.

  • Yesaya 65:17 menggunakan kata "bara" (menciptakan dari tidak ada) untuk langit dan bumi baru. Hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi. Ini berarti Allah akan membuat dunia baru yang membuat kita tidak lagi menyukai atau mengingat kondisi kehidupan yang membuat sesak napas saat ini.

  • Bumi tidak akan dihancurkan, melainkan kita akan tetap berdomisili di bumi yang baru.

  • Kualitas langit dan bumi saat ini dipengaruhi oleh dosa manusia. Bumi sudah rusak sebelum manusia jatuh dalam dosa, namun dosa manusia memperburuknya.

  • Hati manusia, yang terdiri dari hati nurani, roh, pikiran, perasaan, dan kehendak, memiliki kecenderungan kepada yang jahat, bukan dosa. Roh manusia berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.

  • Semua makhluk menantikan saat anak-anak Allah lahir dan muncul.

  • Langit dan bumi baru akan berisi kebenaran karena penduduknya adalah orang-orang benar, orang-orang yang memiliki kecenderungan hati kepada kebenaran.

  • Allah sedang bekerja secara tandem/paralel: Dia menjadikan saudara segambar dan serupa dengan Dia, menjadi bahan dasar utama bagi langit dan bumi baru yang hanya berisi kebenaran.

  • Iblis tidak punya tempat di langit dan bumi baru karena dia tidak hidup dalam kebenaran.

VI. Kebenaran dan Iman

  • Kebenaran berawal dari firman, tetapi firman dan kebenaran tidak sama.

  • Yohanes 16:13 menyatakan bahwa Roh Kebenaran akan memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran.

  • Iblis juga mengutip firman Tuhan, tetapi ia adalah pendusta dan tidak hidup dalam kebenaran. Firman Tuhan harus diolah oleh Roh Kudus.

  • Injil adalah kekuatan Allah (dunamis, yang mayoritas adalah Roh Kudus) yang menyelamatkan setiap orang yang percaya.

  • Kebenaran Allah nyata dalam Injil, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman. "Orang benar akan hidup oleh iman".

  • Iman timbul dari pendengaran Firman Kristus (Rhema). Rhema tercipta dalam roh saudara oleh Roh Kudus.

  • Iman adalah suatu zat yang adalah roh.

  • Tanpa iman, tidak mungkin orang berkenan kepada Allah.

  • Perjalanan hidup kita adalah "dari iman sampai kepada iman". Jangan sampai "iman" berubah menjadi "main" (bermain-main).

  • Jika seseorang mengendurkan diri dari iman, Allah tidak berkenan kepadanya.

  • Allah mencari iman di bumi ketika Kristus datang kembali (Lukas 18:8).

  • "Di manakah kepercayaanmu?" (Lukas 8:25) menunjuk pada di mana iman itu diletakkan, seharusnya dalam roh, bukan hanya di jiwa.

  • Ketidakpercayaan (apistia) di Matius 13:58 berarti mengandalkan jiwa untuk menilai, sehingga tidak menuruti roh yang punya iman.

  • "Kurang percaya" (oligopistos) di Matius 8:26 berarti hanya sedikit ekspresi iman dari roh yang mempengaruhi jiwa, sehingga masih didominasi oleh keyakinan pikiran dan menyebabkan bimbang.

  • Percaya (di Markus 11:22-23) adalah ekspresi jiwa atas seluruh apa yang datangnya dari roh. Hati yang tidak bimbang berarti seluruh jiwa sudah menyatu.

  • Yesus mengatakan diberkatilah mereka yang tidak melihat namun percaya. Generasi kita adalah generasi yang mengekspresikan seluruh iman dalam jiwanya secara utuh, tidak bimbang.

  • Iman adalah kemampuan ilahi untuk melihat segala hal yang sudah ada, sudah terjadi, di alam waktunya Allah.

  • Jangan "ngotot" (memaksakan) kehendak sendiri karena itu menunjukkan jiwa tidak bisa mengekspresikan iman.

  • Orang-orang di Perjanjian Lama seperti Musa, Daud, Daniel, Yesaya, dan Nuh melihat generasi ini melalui iman mereka.

VII. Tubuh Kebangkitan

  • Tubuh Yesus yang bangkit dan naik ke surga adalah tubuh yang sama yang lahir dari Maria dan disalibkan. Henokh juga tidak mengalami kematian dan tubuhnya ada di surga.

  • Tubuh kita yang sekarang akan hancur dan kembali menjadi debu.

  • Pada langit baru dan bumi baru, orang percaya yang masih hidup akan diubahkan tubuhnya, dan yang sudah meninggal akan dibangkitkan.

  • Gereja adalah Tubuh Kristus.

  • Dosa manusia (Adam dan Hawa) terjadi dalam tubuh dan mempengaruhi bumi. Kutuk Tuhan terhadap tanah mempengaruhi tubuh manusia ("kembali menjadi debu tanah").

  • Kristus, yang tidak berdosa, dijadikan dosa dalam tubuh-Nya, sehingga tubuh-Nya layak dipersembahkan untuk membayar kita.

  • Kita akan memakai tubuh milik Kristus yang telah bangkit, memiliki kualitas dan spesifikasi yang sama dengan tubuh yang naik ke surga, termasuk bekas paku di tangan. Ini lebih baik daripada tubuh Henokh karena Henokh tidak mengalami kuasa kebangkitan.

  • Allah menganggap kita patut dibangkitkan pada saat langit baru dan bumi baru.

VIII. Generasi Saat Ini

  • Allah sedang mendekati perampungan langit dan bumi baru yang berisi kebenaran.

  • Tanpa disadari, orang-orang benar bermunculan di mana-mana, bukan hanya di gereja, yaitu mereka yang hidup oleh iman dan berkenan kepada Allah.

  • Kita hidup di zaman iman, dari iman menuju iman.

  • Diselamatkan oleh iman adalah karena kasih karunia dan kemampuan Allah, bukan usaha kita. Iman tanpa perbuatan adalah mati.

  • Generasi ini adalah generasi yang bisa melihat kerajaan Allah, bukan hanya mendengar penjelasannya.

  • Mereka adalah keturunan Abraham yang selalu hidup dan dipimpin oleh Roh Tuhan.

  • Mereka mempercayai apa yang Yesus katakan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.

  • Ini adalah generasi di mana Kristus bernubuat akan terwujudnya Yerusalem yang turun dari surga, yaitu gereja, bangsa yang terpilih, Tubuh Kristus.

  • Allah menjadikan mereka layak menjadi penghuni langit baru dan bumi baru.

IX. Pentingnya Pemahaman Spiritual

  • Penting untuk rendah hati di hadapan Tuhan dan sesama.

  • Jadilah orang yang kritis dan nalar dalam berpikir; jangan menerima begitu saja suatu pernyataan tanpa alasan.

  • Alkitab tidak lengkap dalam mencatat semua perbuatan Yesus. Kita hanya memiliki sekitar 0,001% dari semua yang terjadi.

  • Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

  • Oleh iman, kita mengerti bahwa alam semesta dijadikan oleh firman Allah (rhema), bukan hanya logos.

  • Allah tidak dipengaruhi oleh keinginan atau rencana manusia.

  • Para pahlawan iman di masa lalu (seperti Musa) melihat dengan iman apa yang belum terjadi secara fisik, dan ini mengubah langkah serta sikap mereka. Mereka tidak mendapatkan janji di masa mereka, tetapi iman mereka menyaksikan bahwa itu akan terjadi pada generasi sekarang.


Postingan populer dari blog ini

DEKADE GANDA SURGA TERBUKA Bag 17, REFORMASI GEREJA, RESTORASI SION 2 Dr. Jonathan David

"UPPER ROOM 207 – 30 September 2025 REFORMASI GEREJA, PEMULIHAN SION (Bag 2)" ,  Sesi ini bertema pertumbuhan rohani dan manifestasi kemuliaan Allah melalui anak-anak-Nya. Pengkhotbah secara ekstensif menggunakan kutipan dari Alkitab, terutama 2 Korintus 3 dan Roma 8 , untuk menjelaskan pentingnya transformasi dari kemuliaan kepada kemuliaan yang terjadi ketika seseorang menanggapi Roh Kudus dengan muka yang tidak berselubung. Poin utama adalah bahwa orang percaya harus bertumbuh dewasa dari status "anak kecil" atau "hamba" menjadi "putra" (mengacu pada Galatia 4:1 ), karena seluruh ciptaan menantikan pembebasan dari kerusakan melalui manifestasi nyata dari anak-anak Allah. Selain itu, khotbah ini menekankan perlunya memelihara hubungan yang benar dan mempromosikan reformasi gereja dari agenda duniawi ke fokus ilahi, sehingga kuasa zaman yang akan datang dapat dijamah. Catatan Selengkapnya: Reformasi Gereja, Pemulihan Sion (Bag 2) I....

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

TUHAN MENGENAL MILIK KEPUNYAANNYA

2Ti 2:19  Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan." Kita harus membangun hidup kita dan anak-anak kita menjadi milik kepunyaan Tuhan. Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih. Dipilih menjad milik kepunyaanNya. Ada kriteria, ada standard yang ditetapkan sehingga termasuk orang-orang yang terpilih. Bangun dirimu menjadi benih dan fondasi. Ada Andreas, Filipus, Natanael dan murid-murid yang lain. Andreas memilih untuk mengikut Yesus. Lalu ia membawa Simon kepada Yesus. Lalu Yesus mengajak Filipus, karena ia sudah siap. Lalu Filipus mengajak Natanael. Ia terkejut mendengar penyataan Yesus, tapi dia akhirnya dia ikut Yesus. Jadi di rumah rohani ada yang miliki kepunyaan Tuhan dan ada orang-orang yang bukan milik kepunyaan Tuhan. Mungkin mereka tetap ke gereja, ikut Tuhan, tapi belum tentu menjadi milik kepun...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PEKERJAAN ALLAH DALAM HIDUP SAUDARA – SESI 3

Banyak orang dalam gereja tidak menyadari bahwa Allah bekerja dalam hidupmu. Kebanyakan dari mereka berdoa pada Tuhan untuk melakukan sesuatu buat hidupnya, demi kepentingannya. Tuhan jawab doaku, Tuhan lindungi aku, Tuhan buat ini, Tuhan lakukan ini. Jadi ia ingin Allah berbuat sesuatu demi hidupnya.   Banyak orang percaya yang tidak menyadari dan tidak menghargai pekerjaan Allah. Padahal Allah bekerja sangat dahsyat, tidak tanggung-tanggung. Dia bekerja bukan menurut apa yang ada pada pikiran saudara, keinginan saudara, cita-cita saudara, dan harapan saudara. Dia bekerja menurut apa yang ada pada diri-Nya, jauh melampaui apa yang ada pada saudara. [Banyak orang salah mengartikan “kamu akan menerima kuasa jika Roh Kudus datang….”. Roh Kudus bukan kuasa. Pribadi Roh Kudus yang akan bekerja, mengerjakan pekerjaan Allah di dalam hidup kita, bukan kuasa untuk membuat mujizat bagi kita. Kita harusnya mendapati, bahwa pekerjaan Allah mengubahkan hidup kita itu sendiri adalah mujizat yan...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Berkat Abraham dan Bagaimana Allah Memproses Hidupnya (Abram's Blessing And God's Process)

 BACA dan RENUNGKAN Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi,   Kejadian 24:1 Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal. 34 Lalu berkatalah ia: "Aku ini hamba Abraham. 35 TUHAN sangat memberkati tuanku itu, sehingga ia telah menjadi kaya; TUHAN telah memberikan kepadanya kambing domba dan lembu sapi, emas dan perak, budak laki-laki dan perempuan, unta dan keledai.   Pokok-pokok Renungan:   1. Proses pembentukan Abram dan berkat melalui Melkisedek: Hal pertama yang Al...

DIMENSI SPIRITUAL

MASUK KE DALAM DIMENSI SPIRITUAL By Ps.Yappy Widjaya, 17Jul2016 Betapa pentingnya kita membangun manusia roh kita, sehingga kita bisa mengalami dinamika ROH, mecapai garis-akhir dan menyelesaikan destiny kita dengan kuat tidak pernah tergoyahkan dan tidak pernah menyimpang ke kanan dan ke kiri tapi makin lama makin kuat. Yeh47:1-5 (Ezekiel 47:1)  Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah. (Ezekiel 47:2)  Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan. (Ezekiel 47:3)  Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan m...