Langsung ke konten utama

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️

Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus

Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.


                                    

Pendahuluan

Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar akan firman Tuhan, yang merupakan anugerah Tuhan. 

Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk merespon suara Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus agar mendapatkan pengertian, pemahaman, pengetahuan, dan hikmat.

Umat Tuhan disebut bukan hanya umat Tuhan, tetapi juga kekasih, yang akan mewujudkan harapan Tuhan sebagai gereja, mempelai wanita Kristus yang siap sedia.

Tuhan bertanggung jawab sebagai suami untuk menjadikan gereja sebagai mempelai-Nya sesuai dengan pengharapan-Nya.

Roh Kudus akan menyingkapkan dan menuntun kepada seluruh kebenaran.


Adam Pertama dan Adam Terakhir

Roma 9:25: seperti yang difirmankan-Nya juga dalam kitab nabi Hosea: "Yang bukan umat-Ku akan Kusebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih."

1 Korintus 15:45: Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup," tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

Adam pertama menjadi makhluk yang hidup, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

Adam pertama diciptakan setelah Taman Eden dan pohon-pohonan, dan Tuhan memberikan perintah tentang pohon pengetahuan. Iblis mencobai Adam setelah Adam menerima firman Tuhan. Namun, iblis menunggu situasi yang baru, yakni saat Hawa diciptakan.

1 Timotius 2:13-14: Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa. Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.

Adam diciptakan pertama, baru Hawa. Bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.

Hawa diambil dari dalam Adam untuk dinikahkan. Adam yang pertama memiliki pasangan (Hawa Pertama) yang menjadi penyebab kejatuhan dalam dosa. Adam yang terakhir (Kristus) juga memiliki Mitra Destiny (gereja, Hawa Terakhir).

Gereja adalah gambaran Hawa yang diambil dari dalam Adam yang terakhir (Kristus).


Orang yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru.

2 Korintus 5:17: Siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Roma 8:1: Tidak ada hukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

Di dalam Kristus, umat adalah istri roh yang memberi hidup dan telah dimerdekakan dari hukuman dosa dan maut.

Kasih Allah ada dalam Kristus Yesus, dan umat adalah penikmat kasih Allah karena ada di dalam Dia.

1 Korintus 1:30: Oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat, pembenaran, pengudusan, dan penebusan.

Roma 12:5: Kita walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus (gereja), dan masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.

Pola pernikahan Allah adalah kekal, diambil dari dalam untuk dinikahkan.

Pernikahan Adam yang akhir dengan gereja adalah hari perkawinan dengan Anak Domba Allah.


Kidung Agung dan Gambaran Gereja

Di Alkitab ada teladan tentang wanita yang dicobai tetapi tetap setia, seperti Kristus.

Kitab Kidung Agung menunjukkan contoh wanita seperti itu.

Nama-nama dalam Kidung Agung adalah nyata, bukan hanya kiasan, dan mirip dengan pencobaan Hawa di Taman Eden. Kidung Agung ditulis oleh Salomo. Ada tokoh "gadis Sulam" atau "gadis Sunem" dalam Kidung Agung.

Kidung Agung menceritakan percintaan antara gadis sulam dan kekasihnya, serta ketertarikan Salomo padanya. Ini adalah kisah cinta segitiga antara gadis Sulam dan kekasihnya Sang Gembala, serta raja Salomo yang menginginkannya menjadi istri dan ratu.


Penulis Kitab Kidung Agung

Penulis Kidung Agung adalah Salomo. Allah memberikan hikmat dan pengertian yang amat besar serta akal yang luas kepada Salomo. Hikmat Salomo melebihi hikmat segala Bani Timur dan Mesir. Hikmat Mesir pada masa itu terkenal di seluruh dunia. Hikmat Musa berasal dari didikan di Mesir. Allah memakai hikmat yang ada dalam kepala Musa, contohnya dalam pembuatan Tabernakel dengan kulit lumba-lumba. Salomo menggubah 3.000 amsal dan 1.005 nyanyian. Ia bersajak tentang berbagai hal dan hikmatnya didengar oleh segala bangsa.


Kisah Gadis Sulam (gadis Sunem)

Kid 1:2   —  Kiranya ia mencium aku dengan kecupan! Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur, 3  harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu, oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu! 4  Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi! Sang raja telah membawa aku ke dalam maligai-maligainya. Kami akan bersorak-sorai dan bergembira karena engkau, kami akan memuji cintamu lebih dari pada anggur! Layaklah mereka cinta kepadamu!

Gadis sulam berkata, "Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi! Raja telah membawa aku ke dalam mahligai-mahligainya". Mahligai-mahligai ini kemungkinan adalah perkemahan Salomo saat dia melakukan perjalanan. Gadis sulam memiliki kekasih selain Raja Salomo.

  • Yesaya 54:5: Tuhan adalah suami bagi umat-Nya.

  • Hosea 2:18-19: Tuhan akan menjadikan umat-Nya sebagai istri dalam keadilan, kebenaran, kasih setia, kasih sayang, dan kesetiaan.

Gadis sulam merindukan ciuman dari kekasihnya, yang cintanya lebih nikmat dari anggur. Harum bau minyak kekasihnya seperti minyak yang tercurah, dan namanya sepadan dengan kepribadiannya. Gadis sulam tetap merindukan kekasihnya meskipun berada di perkemahan Raja Salomo dengan segala kemewahannya. Kekasih gadis sulam adalah seorang gembala.

Raja Salomo tertarik pada gadis sulam dan melayaninya dengan fasilitas kerajaan untuk memikat hatinya. Gadis sulam berasal dari Sunem, daerah di utara Yerusalem yang berarti tempat kedamaian ganda. Meskipun memiliki kesempatan untuk menikah dengan raja yang terkenal, gadis sulam tetap setia pada kekasihnya. Keteguhan hati gadis sulam dalam menghadapi godaan adalah contoh bagi gereja. Cinta gadis sulam kepada kekasihnya lebih nikmat daripada apa yang diberikan raja. Nama dan kepribadian kekasihnya sangat harum dan menyenangkan baginya. Banyak gadis-gadis desa tertarik pada kepribadian sang gembala, namun Sang Gembala hanya jatuh cinta pada gadis sulam. Gadis sulam membandingkan cinta kekasihnya dengan minuman raja. Ia merindukan kepribadian kekasihnya yang lebih baik dari parfum raja.

Ungkapan "Tariklah aku di belakangmu" adalah permohonan kepada kekasihnya, bukan kepada raja Salomo. Ini menunjukkan penolakan terhadap raja. 


Kid 1:5 Memang hitam aku, tetapi cantik, hai puteri-puteri Yerusalem, seperti kemah orang Kedar, seperti tirai-tirai orang Salma. 6  Janganlah kamu perhatikan bahwa aku hitam, karena terik matahari membakar aku. Putera-putera ibuku marah kepadaku, aku dijadikan mereka penjaga kebun-kebun anggur; kebun anggurku sendiri tak kujaga.

Gadis sulam mengakui dirinya hitam tetapi cantik. Putri-putri Yerusalem heran mengapa raja mencintai gadis yang hitam.Kecantikan gadis sulam berasal dari kepribadiannya, bukan fisik semata. Ia hitam karena terik matahari saat menjaga kebun-kebun anggur saudara-saudaranya. Saudara-saudaranya marah padanya dan menjadikannya penjaga kebun anggur mereka, sehingga kebun anggurnya sendiri tidak terurus. Ini menunjukkan kepribadian wanita yang perkasa, pekerja keras, dan menjaga hubungan persaudaraan.

Saudara-saudaranya (umat Tuhan) mungkin marah, tetapi ini adalah bentuk kepedulian yang menyelamatkannya dari kemalasan.

Kecantikan lahiriahnya mungkin hilang, tetapi kepribadiannya tetap kuat.


Aplikasi bagi Gereja

  • Kristus sebagai suami (Gembala Agung) juga dicobai tetapi tidak berbuat dosa.

  • Kristus dapat menolong mereka yang menderita karena pencobaan.

  • Tuhan mengharapkan gereja memiliki kepribadian seperti gadis sulam: setia, tangguh, pekerja keras, dan menjaga persaudaraan.

  • 2 Korintus 4:16: Manusia lahiriah semakin merosot, namun manusia batiniah diperbarui dari hari ke hari.

  • Gereja diharapkan tidak tawar hati meskipun secara lahiriah mengalami kesulitan.

  • Seperti gadis Sulam, fokus gereja seharusnya pada kepribadian rohani yang semakin meningkat, bukan kepada hal-hal lahiriah.

  • 2 Korintus 4:17-18: Penderitaan ringan menghasilkan kemuliaan kekal yang jauh lebih besar. Jangan memperhatikan yang kelihatan (sementara), tetapi yang tak kelihatan (kekal).

  • Kehidupan lahiriah umat Tuhan mungkin merosot, tetapi kehidupan rohani harus semakin meningkat.

  • Tuhan menginginkan gereja menjadi pasangan Adam yang terakhir, diambil dari dalam (proses kehidupan lahiriah merosot, rohani tampil).

  • Gereja jangan hanya melihat pada hal-hal lahiriah, tetapi pada keperkasaan roh.

  • Gereja dipersiapkan Tuhan sampai siap untuk hari pernikahan.

  • Umat dapat bertahan dari apa yang tidak dilihat karena Tuhan menganugerahkan Firman Rhema yang menyucikan dan memurnikan.

  • Seperti gadis Sulam yang tidak melihat kekasihnya tetapi tetap mencintainya karena kepribadiannya, gereja juga harus demikian.

  • Gereja adalah tubuh Kristus dengan banyak saudara, dan setiap anggota harus menjaga hubungan persaudaraan dengan benar.


Kesimpulan

Tuhan sedang menyatakan pengharapan-Nya tentang gereja yang siap sebagai kekasih dan istri untuk hari perkawinan Anak Domba.

Puji nama Tuhan atas pekerjaan Roh Kudus dan Firman-Nya.




Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...