Langsung ke konten utama

Preparing the Bride Session 11: Di Tengah Peperangan Rohani

Kid 2:5 Kuatkanlah aku dengan penganan kismis, segarkanlah aku dengan buah apel, sebab sakit asmara aku.

Songs 2:5 Sustain me with cakes of raisins, Refresh me with apples, For I [am] lovesick.

Konteks Spiritual: Dalam Kidung Agung, permintaan akan "penganan kismis" oleh gadis Sunam dipahami sebagai **kode atau tanda sinyal** kepada Sang Kekasih, Sang Gembala (bukan Raja Salomo), bahwa ia sedang dalam "medan pertempuran". Namun, pertempuran ini bukanlah fisik, melainkan **spiritual atau emosional**, mengingat konteksnya sebagai gambaran gereja sebagai kekasih Tuhan yang menghadapi pencobaan. Ini adalah seruan batin si gadis Sunem agar  roh dan semangatnya dikuatkan, kekuatan batin untuk tetap teguh dan setia dalam menghadapi pencobaan dan godaan.

"Kue kismis" pada masa itu dipakai untuk memulihkan kekuatan seorang prajurit di medan pertempuran. Metafora ini dipakai sebagai penguatan rohani yang dibutuhkan gereja, yang dipandang sebagai kekasih Tuhan, dalam menghadapi pencobaan. 

Khotbah menekankan bahwa Allah tidak menghilangkan pencobaan, tetapi memberikan kekuatan batin dan jalan keluar agar orang percaya dapat menanggungnya dan tetap setia. 

Kekuatan ini bersumber dari hubungan mereka sebagai "kekasih" Kristus, di mana Dia menyediakan sumber daya rohani seperti iman untuk memampukan mereka. Dengan demikian, umat Kristen didorong untuk tidak hanya mencari pembebasan dari masalah, tetapi juga mencari kekuatan rohani untuk tetap teguh dan setia di tengah kesulitan.

Gereja sebagai kekasih Tuhan tidak perlu meminta kekuatan untuk berperang karena Tuhan telah menyediakan perlengkapan senjata Allah. "Penganan kismis" di sini melambangkan kebutuhan gereja untuk **mengandalkan kekuatan dari dalam Tuhan** agar tetap setia dan tidak tergoda, membuktikan kualitas cintanya kepada-Nya di tengah pencobaan. Kekuatan ini diberikan oleh Roh Kudus dan melalui iman.


Pesan Utama

Tema atau pesan utama yang ingin disampaikan ini secara keseluruhan adalah mengenai status gereja sebagai kekasih Tuhan dan kebutuhan akan kekuatan rohani untuk tetap setia dan teguh dalam menghadapi pencobaan dan peperangan rohani.

Berikut adalah poin-poin penting yang mendukung tema ini:

  • Status Gereja sebagai Kekasih Tuhan: pengharapan Tuhan bagi umat-Nya adalah bukan hanya sekedar menjadi orang percaya atau umat Tuhan, tetapi untuk memiliki status sebagai kekasih Tuhan. Ini adalah status yang lebih tinggi dan lebih intim dengan Allah.

  • Permohonan untuk Kekuatan Batin: Permintaan gadis Sunem dalam Kidung Agung 2:5 ("Kuatkanlah aku dengan penganan kismis, segarkanlah aku dengan buah apel, sebab sakit asmara aku") diinterpretasikan sebagai permohonan untuk kekuatan rohani dan semangat dalam menghadapi "medan pertempuran" atau pencobaan.

  • Simbolisme Kismis: Kismis dianalogikan dengan bekal dan kekuatan bagi tentara yang sedang berperang di Perjanjian Lama. Secara rohani, kismis melambangkan penguatan roh agar tetap kuat seperti sediakala.

1Sam 30:11 Kemudian mereka menemui seorang Mesir di padang lalu membawanya kepada Daud. Mereka memberi dia roti, lalu makanlah ia, kemudian mereka memberi dia minum air, 12  dan memberikan kepadanya sepotong kue ara dan dua buah kue kismis, dan setelah dimakannya, ia segar kembali, sebab ia tidak makan dan minum selama tiga hari tiga malam.


  • Peperangan Rohani: gereja sedang dalam peperangan rohani dan membutuhkan kekuatan untuk menghadapinya. Permintaan akan kismis adalah kode atau sinyal bahwa gadis Sunam (melambangkan gereja) sedang dalam peperangan.

  • Kekuatan dari Dalam Tuhan: Tuhan telah menyediakan segala perlengkapan senjata Allah agar umat-Nya kuat di dalam Tuhan dan di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kekuatan ini bukan sekadar berkat eksternal, tetapi kekuatan yang menguatkan batin dan roh.

  • Janji Allah dalam Pencobaan: Allah tidak menjanjikan hidup tanpa pencobaan, tetapi Dia berjanji tidak akan membiarkan umat-Nya dicobai melampaui kekuatan mereka dan akan memberikan jalan keluar sehingga mereka dapat menanggungnya.

  • Yesus sebagai Imam Besar yang Menolong: Yesus sendiri telah menderita dalam pencobaan dan karena itu dapat menolong mereka yang dicobai. Pertolongan ini berupa jalan-jalan menuju kemenangan dan kekuatan dari Tuhan.


  • Kekuatan "di Dalam Dia": Paulus menyatakan dalam Filipi 4:13 bahwa segala perkara dapat ditanggungnya di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadanya. "Dia" ini diartikan sebagai kekasih Tuhan, dan kekuatan ini diterima karena status sebagai kekasih.

Flp 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.


  • Fokus pada Kesetiaan dan Keteguhan: Daripada meminta Tuhan menyelesaikan masalah, gereja diharapkan untuk menunjukkan kesetiaan dan keteguhan dalam cinta kepada Tuhan di tengah pencobaan. Ini membuktikan kualitas cinta kepada Sang Kekasih.

  • Peranan Iman: Iman dipandang sebagai dasar dan bukti dari segala sesuatu yang diharapkan dan yang tidak dilihat. Iman memberikan keteguhan dan kekuatan untuk tetap berdiri teguh dalam menghadapi kesulitan, seperti yang dicontohkan dalam Ibrani pasal 11.

Dengan demikian, pesan utama adalah bahwa gereja, sebagai kekasih Tuhan, dipanggil untuk memiliki kekuatan rohani yang berasal dari hubungan intim dengan-Nya dan dari iman, agar dapat tetap setia dan teguh dalam menghadapi berbagai pencobaan dan peperangan rohani, bukan hanya mengharapkan penyelesaian masalah secara eksternal dari Tuhan.

Dengan "penganan kismis" rohani, gereja belajar untuk **bertahan dan menang dalam pencobaan** dengan kekuatan yang sudah ada di dalam dirinya dari Tuhan, bukan mengharapkan Tuhan menyelesaikan masalahnya secara langsung. Ini adalah bagian dari proses kedewasaan rohani untuk menjadi kekasih Tuhan.

Gereja tidak bersama-sama dengan Kristus secara fisik tetapi menerima kasih karunia-Nya untuk menanggung dan menang atas pencobaan.


Kekuatan dalam Pencobaan: Janji dan Tanggung Jawab Allah

*   Dalam 1 Korintus 10:13, disebutkan bahwa pencobaan yang dialami tidak melebihi kekuatan manusia, dan Allah setia menyediakan jalan keluar sehingga dapat ditanggung.

1Kor 10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

*   Allah tidak menjanjikan hidup tanpa peperangan atau pencobaan.

*   Kekuatan yang dibutuhkan sudah ada dalam diri manusia dan terus disuplai oleh Allah, sehingga jenis pencobaan pun berbeda-beda.

*   Allah **bertanggung jawab** agar kita tidak dicobai melampaui kekuatan kita. Tanggung jawab ini diwujudkan dengan memberikan "kue kismis" rohani, yaitu kasih karunia yang menguatkan roh kita.


Kekuatan "Di Dalam Dia": Identitas sebagai Kekasih Tuhan

*   Filipi 4:13 menyatakan, "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku".

*   "Dia" yang dimaksud adalah **Kekasih Tuhan**.

*   Sebagai kekasih Tuhan, sebab gereja diambil dari "dalam Kristus" seperti Hawa yang diambil dari Adam (Kejadian 2:15-25).

*   Oleh karena itu, kita tidak perlu terus-menerus meminta kekuatan dalam setiap pencobaan, karena Tuhan otomatis memberikan kekuatan kepada kekasih-Nya.


Perlengkapan Senjata Allah dalam Peperangan Rohani

*   Efesus 6:10-18 menjelaskan bahwa kita harus kuat di dalam Tuhan dan mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah untuk melawan iblis.

*   Kekuatan ini adalah kekuatan Allah yang tersedia bagi kita sebagai kekasih-Nya.


Penguatan Batin Melalui Roh dan Iman

Ef 3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 17  sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.

*   **Iman adalah pemberian Allah** yang menguatkan dan meneguhkan.

*   Meminta dikuatkan dengan "penganan kismis" secara rohani berdampak pada keteguhan melalui iman.


Keteguhan Iman di Tengah Penderitaan (Ibrani 11)

*   Pasal ini memberikan contoh orang-orang beriman yang tetap teguh meskipun tidak menerima janji-janji Allah secara langsung dan mengalami berbagai penderitaan.

*   Keteguhan mereka didasarkan pada iman, yang memberikan kesaksian dan kekuatan meskipun dalam kekurangan.

*   Mereka seperti memakan "penganan kismis" rohani yang menguatkan roh mereka.


Tujuan Pencobaan: Pembuktian Cinta dan Kesetiaan

*   Gereja sebagai kekasih Tuhan menghadapi pencobaan bukan agar Tuhan menyelesaikan masalahnya, tetapi agar gereja dapat menunjukkan cinta dan kesetiaannya kepada Sang Gembala dengan tetap teguh.

*   **Kesetiaan (faithful)** dihubungkan dengan **kepenuhan iman**.

Kata “kesetiaan” dan kata “Iman” digunakan kata bahasa Yunani yang sama. Di dalam bahasa Inggris “kesetiaan” atau setia itu digunakan kata “faithful” artinya kepenuhan Iman.

 

Pergeseran Cara Berpikir: Menuju Kedewasaan Rohani

*   Kerinduan yang salah adalah mengharapkan Tuhan selalu menyelesaikan masalah kita, yang menghambat kedewasaan rohani.

*   Tuhan ingin kita menjadi dewasa rohani agar dapat menjadi kekasih-Nya.

*   Meminta "penganan kismis" berarti meminta kekuatan rohani untuk tetap setia dan teguh dalam cinta kepada Tuhan di tengah peperangan, bukan meminta Tuhan berperang bagi kita.




Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...