Langsung ke konten utama

TERUJI, TERBUKTI UNTUK PROMOSI

Rangkuman “TERUJI, TERBUKTI UNTUK PROMOSI (Bag 5)”

Upper Room 178 – 18 Februari 2025

Dr. Jonathan David

Sesi ini berfokus pada konsep "sungai Tuhan" dan lima tahapan yang terkait dengannya, yaitu penyegaran, pembersihan, pembentukan, impartasi, dan pelepasan. Dr. David menekankan pentingnya membersihkan diri dari kedagingan dan "keakuan , pengaruh budaya negatif, dan pola pikir yang membatasi untuk menerima impartasi (pencurahan) ilahi dan pelepasan (release) ke dalam destiny seseorang - agar dapat mengalami berkat dan kelimpahan dari Tuhan. Ia juga memperingatkan tentang bahaya "sungai Babel,"  yang melambangkan sistem duniawi yang korup dan menyesatkan mewakili agama palsu. Khotbah ini memotivasi pendengar untuk terus berproses dalam Tuhan, membiarkan Roh Kudus memimpin mereka menuju transformasi dan tujuan ilahi.


Mengapa "keakuan" menghambat pembentukan diri?

"Keakuan" menghambat pembentukan diri karena beberapa alasan penting yang berkaitan dengan pertumbuhan rohani dan pribadi. Berikut adalah poin-poin yang menjelaskan mengapa "keakuan" menjadi penghalang:

Menghancurkan Proses Pembentukan: Setiap kali pembentukan terjadi, "keakuan" akan menghancurkannya. Ini berarti bahwa setiap upaya untuk memperbaiki diri atau dibentuk oleh Tuhan akan terhambat jika "keakuan" masih dominan.

  • Menghalangi Impartasi dan Pelepasan: Jika Tuhan membiarkan seseorang memasuki tahap impartasi (penerimaan berkat dari surga) dengan "keakuan" yang masih termanifestasi, orang tersebut dapat menjadi bahaya bagi diri sendiri dan orang lain. Misalnya, seseorang mungkin bernubuat atau memberi dengan kesombongan, yang akan membuat segala sesuatu dalam hidup menjadi tidak normal. Dalam tahap pelepasan, "keakuan" yang kuat dapat menyebabkan seseorang merasa memiliki lisensi untuk bertindak semaunya, yang pada akhirnya akan merusak diri sendiri.
  • Mencemari Berkat: Jika seseorang memasuki tahap impartasi dan pelepasan dengan "keakuan", berkat-berkat yang diterima dapat berubah menjadi kutukan. Orang tersebut mungkin melupakan jalan menuju gereja, melupakan Alkitab, dan melupakan berdoa. Hidupnya menjadi dipenuhi dengan hal-hal duniawi.
  • Menghambat Aliran Berkat: "Keakuan" dapat menyebabkan korsleting dari suplai Tuhan, sehingga berkat-berkat tidak dapat mengalir dengan dahsyat. Berkat yang seharusnya diterima menjadi terkontaminasi oleh "keakuan" di dalam diri.
  • Kurangnya Peningkatan: Jika "keakuan" tidak berkurang, Tuhan tidak dapat memberikan peningkatan dalam hidup seseorang. Seseorang harus menundukkan diri dan mengatasi "keakuan" agar Tuhan dapat berkarya lebih besar dalam dirinya.
  • Egois: Pada dasarnya manusia itu egois, sehingga setiap hubungan, setiap ayat yang dibaca, dan segala sesuatu yang digarisbawahi selalu tentang diri sendiri. Ketika "aku" itu tidak ada lagi, Tuhan telah membentuk diri seseorang.

Bagaimana budaya lama dapat menghambat?

Budaya lama bisa menghambat ketika ada bagian-bagian tertentu dari budaya tersebut yang menghalangi seseorang untuk maju. Dr. Jonathan David menjelaskan bahwa seseorang tidak harus dibatasi oleh budayanya. Berikut adalah poin-poin penting terkait hal ini:

  • Identitas dan Budaya: Orang seringkali merasa bahwa kehilangan budaya berarti kehilangan identitas. Namun, identitas sejati seseorang berasal dari kasih karunia Tuhan.
  • Konflik Budaya: Semakin seseorang berpegang pada budayanya, semakin besar kemungkinan terjadi bentrokan dengan budaya lain. Ini karena orang lain juga akan berpegang pada budaya mereka masing-masing.
  • Mentalitas yang Menghambat: Jika ada bagian dari mentalitas atau budaya yang menghambat kemajuan, bagian tersebut harus dilepaskan. Ini termasuk sikap dan ketakutan tertentu yang tidak memungkinkan seseorang untuk maju.
  • Fokus pada Roh: Penting untuk tidak membangun hubungan berdasarkan kedagingan atau politik, melainkan fokus pada hubungan rohani. Dengan demikian, seseorang dapat terbebas dari keterbatasan budaya dan mentalitas yang menghambat.
  • Pengalaman: Pengalaman masa lalu dapat memengaruhi masa kini dan menghalangi masa depan. Pengalaman yang keliru dapat membatasi seseorang, tetapi penting untuk tidak membiarkan pengalaman buruk menghentikan kemajuan.

Apa pengaruh budaya kepada pola pikir seseorang?

Budaya dapat memengaruhi pola pikir seseorang secara signifikan, terutama jika seseorang terlalu terpaku pada budayanya sendiri. Selain hal-hal yang telah dijelaskan di atas, soal: Keterbatasan IdentitasKonflik dengan Budaya Lain, Mentalitas yang Menghambat, Pengaruh Pengalaman Masa Lalu; juga penting sekali masalah perspektif yang dapat menciptakan batasan dalam pikiran seseorang.

  • Pentingnya Perspektif Rohani Untuk mengatasi pengaruh negatif budaya, penting untuk fokus pada perspektif rohani. Hubungan yang dibangun tidak hanya berdasarkan aspek kedagingan atau hal-hal lahiriah,  tetapi lebih pada hubungan rohani, yang memungkinkan seseorang untuk terbebas dari keterbatasan budaya dan ritual-ritual budaya khususnya.

Dengan kata lain, budaya dapat membentuk pola pikir seseorang, tetapi tidak seharusnya menjadi batasan yang menghalangi kemajuan atau menghalangi hubungan dengan Tuhan dan orang lain. Membebaskan diri dari aspek-aspek budaya yang menghambat dan berfokus pada pertumbuhan rohani dapat membantu seseorang mengembangkan pola pikir yang lebih terbuka dan dinamis mengikuti pola Roh Kudus.

Konsep Sungai Tuhan

Bagaimana konsep sungai Tuhan mempengaruhi pembaharuan diri, pembersihan, pembentukan, impartasi, dan pelepasan?

Konsep sungai Tuhan, seperti yang dijelaskan papa Jonathan, mempengaruhi berbagai aspek pertumbuhan rohani dan pribadi:

  • Penyegaran diri (Tahap pertama): Dimensi pertama sungai Tuhan adalah penyegaran. Ini seperti mandi, di mana seseorang merasa segar kembali setelah merasa kotor atau tercemar. Dalam hadirat Tuhan, seseorang dapat dengan cepat menyelaraskan diri, bangkit, dan memperbarui kekuatan. Ini membantu seseorang untuk tidak terus-menerus terpuruk, tertekan, atau tertindas oleh perasaan negatif, kekhawatiran, dan kecemasan.
  • Pembersihan (Tahap kedua): Tahap kedua dari sungai Tuhan adalah pembersihan. Tuhan mencari hal-hal negatif dan hal-hal dari masa lalu yang menghalangi seseorang untuk melangkah ke masa depan. Ini termasuk menyingkirkan benih musuh dan hal-hal negatif yang menghambat. Seseorang harus meminta Tuhan untuk membersihkan dan membebaskan dari budaya atau mentalitas yang menghambat. Pengalaman masa lalu yang memengaruhi masa kini juga dibersihkan.
  • Pembentukan (Tahap ketiga): Tahap ketiga adalah pembentukan, di mana Tuhan membentuk tetapi juga menyingkirkan 'keakuan'. Tidak semua hal yang diperbolehkan itu berguna. Seseorang harus memutuskan apa yang ingin dipertahankan dan apa yang tidak. Apa pun yang bersifat 'keakuan' yang tidak berguna atau menjauhkan dari kehidupan Roh harus dihentikan. Jika 'keakuan' ada, Tuhan tidak dapat membentuk seseorang.
  • Impartasi (Tahap Keempat): Tahap keempat adalah impartasi, di mana banyak hal akan datang kepada seseorang. Hal-hal yang sebelumnya tidak dipahami atau dipercayai, sekarang mulai dipahami dan diimani. Tuhan melepaskan semuanya kepada orang tersebut karena mereka sekarang berada dalam tahap di mana 'keakuan' tidak ada lagi. Tidak ada korslet dari suplai Tuhan karena tidak terkontaminasi oleh 'keakuan'.
  • Pelepasan (Tahap Kelima): Tahap kelima adalah pelepasan, di mana Tuhan akan mulai melepaskan seseorang. Seseorang telah mempelajari pengendalian ilahi dan sekarang Tuhan memberikan pelepasan ilahi. Ke mana pun orang itu pergi dan apa pun yang mereka lakukan, mereka akan berhasil. Setiap tempat yang diinjak telapak kaki orang itu, Tuhan akan memberikannya kepada mereka karena mereka sudah diciptakan untuk penugasan.

Peringatan Terhadap "Sungai Babel": 

Peringatan terhadap sungai Babel dijelaskan papa Jonathan sebagai peringatan terhadap percampuran antara agama palsu dan sistem duniawi yang dapat merusak kehidupan rohani. Berikut adalah poin-poin penting terkait peringatan ini:

  • Sumber Pencemaran: Sungai Babel digambarkan sebagai sungai yang mengairi bangsa-bangsa di dunia, tetapi tercemar. Bangsa-bangsa meminum dari sungai ini dan menjadi mabuk oleh percabulan rohani.
  • Campuran Agama dan PerdaganganBabel adalah campuran dari agama palsu dan sistem perdagangan duniawi yang menikah bersama. Sistem ini membuat orang menjadi kaya, tetapi juga menyebabkan kehancuran orang-orang kudus.
  • Penghakiman Tuhan: Tuhan akan menghakimi Babel dalam satu jam, dan sistem ini akan runtuh. Keruntuhan bank dan sistem keuangan adalah contoh dari penghakiman ini.
  • Akibat Meminum dari Sungai Babel: Orang-orang yang meminum dari sungai Babel akan mengalami kehancuran sumber daya mereka. Mereka akan berdiri jauh karena takut akan siksaan yang akan datang.
  • Sistem yang Menindas: Sistem Babel menggunakan pinjaman dan utang untuk membuat bangsa-bangsa menjadi budak. Negara-negara yang terjerat utang akan terus membayar bunga tanpa pernah benar-benar terbebas.
  • Pentingnya Memilih Sungai Kehidupan: Umat Tuhan diperintahkan untuk menutup sungai-sungai Babel dan minum dari sungai kehidupan yang mengalir dari takhta Allah. Dengan minum dari sungai kehidupan, umat Tuhan dapat terhindar dari pencemaran dan kehancuran yang disebabkan oleh sistem Babel.
  • Ciri-ciri Sungai Babel: Sungai ini memberi makan kedagingan dan memelihara pertumbuhan kedagingan. Humanisme dan filosofi manusia bukanlah tujuan dari sungai kehidupan.
  • Pentingnya Kerohanian: Orang percaya harus fokus pada sungai Yang Mahatinggi dan minum dari sungai kehidupan untuk memperoleh air yang menyelamatkan dan membersihkan. Sungai internal yang mengalir dari dalam hati akan membawa orang percaya ke tingkat berikutnya.
  • Keruntuhan Sistem Babel: Keruntuhan sistem Babel digambarkan sebagai kesempatan bagi orang-orang benar untuk menerima kelimpahan dari Tuhan. "Dekade mendatang akan menjadi dekade yang penting karena ini adalah dekade di mana kelimpahan dari Tuhan akan turun atas orang-orang benar."

Pentingnya Cetak Biru Mental (Mental Blueprint): Papa ini menyatakan bahwa memiliki cetak biru mental yang tepat adalah kunci untuk menghasilkan kekayaan dan mematuhi kehendak Tuhan. Pikiran yang diperbarui memungkinkan seseorang untuk membedakan kehendak Tuhan dan menerima kasih karunia-Nya. "Karena sebagaimana seseorang berpikir demikianlah ia akan menjadi."

Untuk penjelasan detil mengenai "Mental Blueprint" KLIK DI SINI: Lihat Sesi Upper Room berikutnya:"Kuasa menghasilkan kekayaan" dari Perspektif Spiritual (Upper Room 179).

Pentingnya Kreativitas: Kemampuan untuk berkreasi dan berinovasi dipandang sebagai dimensi penting untuk menghasilkan kekayaan di masa depan. "Uang akan berada dalam dimensi roh kreatif dan intuitif dalam dekade ini." Tuhan akan memberikan hal-hal baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Kutipan Penting:

"Kau tidak akan pernah bisa mengubah dunia sampai hal ini lenyap, biarlah hal ini tertanam di dalam hatimu, bahwa daging bukanlah cara hidup yang kau inginkan."

"Makanan-Ku adalah kehendak Dia yang telah mengutus Aku dan untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya."

"Jika ada bagian tertentu dari budaya yang menghambatmu, lepaskan hal itu."

"Jika 'keakuan/diri' ada, Tuhan tidak dapat membentuk kita."

"Dekade mendatang akan menjadi dekade yang penting karena ini adalah dekade di mana kelimpahan dari Tuhan akan turun atas orang-orang benar."

Kesimpulan:

Pesan ini merupakan ajaran tentang transformasi rohani melalui pemurnian diri, penundukan ego, dan keterhubungan dengan sumber ilahi. Dokumen ini mendorong para pendengar untuk melepaskan diri dari pengaruh duniawi, mencari hadirat Tuhan, dan membiarkan diri dibentuk menjadi wadah berkat bagi bangsa-bangsa.

Untuk melihat catatan lengkapnya klik link ini.

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...