Langsung ke konten utama

A GREAT VOICE

Rasul Yohanes DIKUASAI oleh ROH pada HARI Tuhan. 

HARI Tuhan berbicara ACUAN WAKTUNYA Tuhan, itu adalah dari KEKEKALAN sampai KEKEKALAN berarti Tuhan bisa membawa kita kepada ACUAN WAKTU itu. Pada HARI Tuhan ini adalah sesuatu yang FINAL. Ini diucapkan oleh Yesus Kristus sendiri. Pada hari Tuhan berarti Dia bisa membawa kita ke waktu kekekalan itu. Kita bisa berjalan2 untuk melihat APA2 SAJA yang SUDAH TERJADI pada ALAM KEKEKALAN itu. Yang belum terjadi di alam fisik ini, di dunia ini, belum sama sekali terjadi dan ketika Dia berfirman, maka firman itu akan menjadi FIRMAN NUBUATAN. Firman nubuatan MENUNGGU  KESESUAIAN WAKTU yang TEPAT untuk MEWUJUDKAN  hal-hal yang SUDAH TERJADI di ALAM KEKEKALAN. Dan itu akan diwujudkan pada waktunya di ALAM FISIK ini. Jadi kita bisa masuk kepada ACUAN WAKTUNYA Tuhan.




BACA dan RENUNGKAN

Wahyu 1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku

suatu suara yang nyaring (a GREAT VOICE), seperti bunyi sangkakala, 11 katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."


Wahyu 2:7 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada

jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah."


Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh, kemudian apa yang Yohanes DENGAR? Seperti

BUNYI apakah SUARA yang didengar oleh Yohanes?


SUARA itu dikatakan a GREAT VOICE, bukan a GREAT NOISE. VOICE berarti suara yang

memiliki arti, sedangkan NOISE adalah bunyi-bunyian yang tidak memiliki arti. VOICE

merupakan ekspresi VOKAL yang berasal dari manusia. Jadi apakah SUARA yang

DIDENGAR Yohanes itu mempunyai ARTI, MAKNA? Apa artinya bahwa SUARA itu, VOICE

itu NYARING dan sangat KERAS? Siapa saja yang BISA MENDENGAR SUARA itu? Apakah para prajurit penjaga di pulau Patmos bisa mendengarnya?


Ternyata HANYA Yohanes saja yang MENDENGAR suara yang SANGAT NYARING dan

KERAS ini, a GREAT VOICE. Hal ini menunjukkan, SUARA ini datang dari mana?


Suara apa yang selalu MENGUASAI hidup kita sehingga dia MENENTUKAN LANGKAH2

yang harus kita perbuat? Apakah itu a GREAT VOICE yang seperti suara SANGKAKALA?

Apakah itu suara PIKIRAN kita, KEINGINAN kita? Itu yang MENENTUKAN. Allah

memberikan kepada kita KEBEBASAN, SUARA mana yang kita mau dengar.



PENDALAMAN

Mari kita telaah pertanyaan-pertanyaan Anda berdasarkan Wahyu 1:10-11 dan Wahyu 2:7, serta konteks teologis yang diberikan:

  1. Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh, kemudian apa yang Yohanes DENGAR? Seperti BUNYI apakah SUARA yang didengar oleh Yohanes?
    Yohanes mendengar suara yang nyaring (terjemahan lain: keras, kuat), yang seperti bunyi sangkakala.


  1. SUARA itu dikatakan a GREAT VOICE, bukan a GREAT NOISE. VOICE berarti suara yang memiliki arti, sedangkan NOISE adalah bunyi-bunyian yang tidak memiliki arti. VOICE merupakan ekspresi VOKAL yang berasal dari manusia. Jadi apakah SUARA yang DIDENGAR Yohanes itu mempunyai ARTI, MAKNA? Apa artinya bahwa SUARA itu, VOICE itu NYARING dan sangat KERAS? Siapa saja yang BISA MENDENGAR SUARA itu? Apakah para prajurit penjaga di pulau Patmos bisa mendengarnya?

    • Ya, suara itu memiliki arti dan makna. Karena disebut "voice," maka suara itu adalah komunikasi, bukan sekadar bunyi-bunyian.

    • Suara yang nyaring dan keras menunjukkan otoritas, kepentingan, dan urgensi pesan yang disampaikan secara audible dan berupa visi. Ini bukan bisikan, melainkan panggilan yang menuntut perhatian. Kehadiran Kristus nyata dalam kemuliaan-Nya.

    • Alkitab tidak mencatat ada orang lain selain Yohanes yang mendengar suara itu. Fakta bahwa hanya Yohanes yang mendengarnya dan mencatatnya, menunjukkan bahwa pesan itu ditujukan khusus kepadanya. Kemungkinan besar, para prajurit tidak mendengarnya, karena pengalaman "dikuasai oleh Roh" bersifat pribadi dan supranatural.


  1. Ternyata HANYA Yohanes saja yang MENDENGAR suara yang SANGAT NYARING dan KERAS ini, a GREAT VOICE. Hal ini menunjukkan, SUARA ini datang dari mana? 

Karena Yohanes "dikuasai oleh Roh" pada saat itu, dan suara itu memiliki otoritas dan pesan profetik, maka paling tepat untuk menyimpulkan bahwa suara itu berasal dari Kristus Yesus sendiri, Sang Firman.  Sangkakala sering kali dikaitkan dengan kehadiran Allah atau pesan ilahi dalam Alkitab.

  1. Suara apa yang selalu MENGUASAI hidup kita sehingga dia MENENTUKAN LANGKAH2 yang harus kita perbuat? Apakah itu a GREAT VOICE yang seperti suara SANGKAKALA? Apakah itu suara PIKIRAN kita, KEINGINAN kita? Itu yang MENENTUKAN. Allah memberikan kepada kita KEBEBASAN, SUARA mana yang kita mau dengar.


Ini adalah poin aplikasi yang sangat penting. Memang benar bahwa banyak suara bersaing untuk mendapatkan perhatian dan mempengaruhi tindakan kita, terutama suara dari pikiran kita sendiri.

  • "Great Voice" dari Allah (melalui Firman-Nya, Roh Kudus, dan prinsip-prinsip kebenaran di Alkitab) seharusnya menjadi panduan utama kita. Namun, suara-suara internal (pikiran, keinginan) dan eksternal (budaya, opini publik dan kenyataan yang terjadi di sekitar kita) sering kali lebih keras dan lebih menarik.

  • Allah memberikan kita kehendak bebas untuk memilih suara mana yang akan kita dengarkan dan taati. Disiplin rohani seperti berdoa, membaca Alkitab, dan bersekutu dengan orang percaya membantu kita untuk lebih jeli membedakan suara Allah dan menguatkan kemampuan kita untuk menaatinya. 

  • Pentingnya melatih tubuh kita, seperti yang rasul Paulus katakan untuk mendisiplinkan dirinya sendiri untuk tetap hidup dalam roh daripada hidup nyaman menurut keinginan daging.  

  • Suara sangkakala menekankan perlunya kita memberikan perhatian penuh kepada apa yang Tuhan ingin sampaikan kepada kita dan harus segera terjadi. Dalam kesibukan dan kebisingan dunia, kita perlu sengaja menciptakan ruang untuk mendengarkan-Nya. Itu adalah bagian dari persiapan diri kita untuk mengalami perjumpaan yang sangat krusial ini.


Kesimpulan Tambahan Mengacu pada Konteks "Hari Tuhan" dan Kekekalan:

Penafsiran tentang "Hari Tuhan" sebagai acuan waktu Tuhan dari kekekalan hingga kekekalan sangat menarik. Jika kita menerima perspektif ini, maka Yohanes bukan hanya menerima pesan untuk jemaat-jemaat pada zamannya, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang rencana kekal Allah. Ini menegaskan bahwa:

  • Wahyu bersifat profetik dan relevan sepanjang zaman. Pesan-pesan kepada jemaat-jemaat itu juga berbicara kepada kita hari ini.

  • Nubuatan adalah pengungkapan dari apa yang sudah ada dalam rencana Allah yang kekal. Nubuatan bukan sekedar prediksi masa depan, tetapi penyataan tentang bagaimana Allah akan mewujudkan kehendak-Nya di bumi seperti di surga.

  • Kita dapat memiliki persekutuan dengan perspektif kekal Allah. Melalui Roh Kudus, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang kehendak-Nya dan berjalan dalam keselarasan dengan rencana-Nya.


Semoga telaah ini bermanfaat.




Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...