Langsung ke konten utama

Mengasihi Tuhan Melalui Pembaharuan Akal Budi

Saat Teduh 16 Feb 2025


Bagaimana kita bisa MENGASIHI Tuhan? Kita mengasihi Tuhan, kita mengikuti jalan2Nya, kita menerima tawaranNya, kita mengasihi Tuhan HARUS dengan SEGENAP hati, tidak boleh ada yang sisa. HATI itu KOMPOSISINYA adalah HATI NURANI, PIKIRAN, PERASAAN dan KEHENDAK BEBAS kita, itulah JIWA kita. Dengan segenap HATI, dengan segenap JIWA, dengan segenap AKAL BUDI, ketiga2nya ini selalu mengandung PIKIRAN, berarti KEGAGALAN banyak orang yang mempengaruhi keputusannya itu adalah PIKIRAN. BIANG KEROK di dalam hidup kita adalah PIKIRAN. Selama ini kita selalu menyalahkan setan. Mengasihi Tuhan itu berhubungan dengan satu organ di dalam hidup kita, itu bisa menjadi biang kerok yang paling RENTAN, paling RAPUH. Di dalam alkitab jelas dikatakan mulai dari PL sampai PB banyak dikatakan tentang PIKIRAN. Tidak pernah dikatakan berubahlah PERASAANMU, paling banyak itu BERUBAHLAH PIKIRANMU, PIKIRKANLAH PERKARA2 yang DI ATAS, jangan PIKIRKAN perkara2 dunia, kenapa? Karena ini yang paling banyak MEMPENGARUHI ataupun DIDENGAR sebelum kita mengambil KEPUTUSAN untuk menggunakan KEHENDAK BEBAS kita. PIKIRAN kita itu MILIK

siapa, DALAM KEKUASAAN siapa? Diri kita, bukan orang lain.




BACA dan RENUNGKAN

Filipi 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. 


Kolose 3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. 3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.


Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh

pembaharuan budimu (RENEWING of your MIND = pembaharuan PIKIRANMU),

sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.


PENDALAMAN

  1. Siapa PENGUASA dan PEMILIK PIKIRAN saudara?
    Penguasa dan pemilik pikiran adalah diri kita sendiri. 


  1. Apa yang harus saudara lakukan dengan PIKIRAN saudara, hal-hal apa yang harus SELALU saudara PIKIRKAN? (Filipi 4:8)
    Berdasarkan Filipi 4:8, kita harus selalu memikirkan:

    • Semua yang benar

    • Semua yang mulia

    • Semua yang adil

    • Semua yang suci

    • Semua yang manis

    • Semua yang sedap didengar

    • Semua yang disebut kebajikan

    • Semua yang patut dipuji

Singkatnya, kita harus memfokuskan pikiran pada hal-hal positif, baik, dan yang membangun sesuai dengan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan.

  1. Mengapa kita harus MEMIKIRKAN PERKARA yang DI ATAS, bukan yang DI BUMI? Sebutkan contoh2 PERKARA yang DI ATAS itu? (Kolose 3:2-3)
    Kita harus memikirkan perkara yang di atas karena:

    • Kita telah mati dari kehidupan lama dan hidup kita sekarang tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Fokus kita harus bergeser dari nilai-nilai duniawi ke nilai-nilai kekal.

    • Dengan memikirkan perkara di atas, kita menyelaraskan diri dengan tujuan dan kehendak Allah bagi hidup kita.

Contoh-contoh perkara yang di atas:

  • Kasih Allah

  • Kebenaran Firman Tuhan

  • Kerajaan Allah

  • Damai sejahtera

  • Kekekalan

  • Hubungan kita dengan Kristus

  • Mempersembahkan hidup bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain


  1. Dalam hal-hal apa saja kita tidak boleh menjadi SERUPA atau MENYESUAIKAN DIRI dengan dunia ini? Apa yang akan saudara lakukan supaya saudara mengalami PEMBAHARUAN PIKIRAN saudara? (Roma 12:2)
    Kita tidak boleh menjadi serupa dengan dunia dalam hal nilai-nilai, gaya hidup, dan pola pikir yang bertentangan dengan kehendak Allah. Ini bisa mencakup:

    • Mengejar kekayaan dan kesenangan duniawi 

    • Mengikuti tren, gaya, budaya dan filosofi dunia yang tidak sesuai dengan  nilai-nilai Kerajaan Sorga

    • Berpikir dan bertindak berdasarkan kepentingan diri sendiri.

    • Mengadopsi pandangan dunia tentang moralitas dan etika yang tidak sesuai dengan Alkitab.

Untuk mengalami pembaharuan pikiran, saya akan:

  • Membaca, mendengar ulang khotbah dan merenungkan Firman Tuhan secara teratur: Firman Tuhan adalah sumber kebenaran dan hikmat yang akan mengubah cara kita berpikir, .

  • Berdoa dan bergaul erat dengan Roh Kudus untuk membaharui pikiran kita dan menuntun kita dalam seluruh kebenaran.

  • Tidak melalaikan pertemuan-pertemuan ibadah dengan saudara-saudara dalam iman dan positif: Lingkungan yang baik akan membantu kita untuk tetap fokus pada hal-hal yang benar.

  • Mengenali dan menolak pikiran-pikiran negatif dan duniawi: Belajar untuk mengidentifikasi pikiran-pikiran yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan dan menggantinya dengan kebenaran. 

  • Selalu berpikir positif dan bersyukur: Memfokuskan diri pada hal-hal baik dalam hidup akan mengubah perspektif kita.

  • Melakukan pekerjaan baik dan Melayani orang lain: Memfokuskan diri pada kebutuhan orang lain membantu kita keluar dari pikiran yang mementingkan diri sendiri.


Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...