Langsung ke konten utama

Hidup Kekal Dalam Kristus

Saat Teduh 17 Feb 2025

Apa yang dikatakan di Wahyu 1:1, inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah
kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi, BUKAN apa yang AKAN TERJADI, tetapi apa yang HARUS SEGERA TERJADI, itu sebabnya Yesus bisa memberitakan bahwa Dia akan menderita dan mati padahal itu sepenuhnya adalah KEPUTUSAN dari diriNya, berarti kita juga bisa. Karena ada AREA dimana tidak ada CAMPUR TANGAN Iblis, tidak ada CAMPUR TANGAN daripada Tuhan, sepenuhnya. Karena itu jauh-jauh hari kita harus BENAHI kehendak kita, kita harus TANGANI pikiran kita, maka kita akan MEMBANGUN KETETAPAN HATI. Lalu kemudian Yesus memberitakan apa lagi? Dia katakan bahwa Dia akan BANGKIT, kemudian Dia akan NAIK ke sorga, dikatakan kalau Anak Manusia DITINGGIKAN, Dia beritakan itu secara jelas. Berarti Dia sudah tahu dengan ketetapan hatiNya, dengan kehendak yang digunakanNya, Dia sudah tahu apa yang akan dikerjakan oleh Allah di depanNya.


BACA dan RENUNGKAN
Wahyu 1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala, 11 katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."


Wahyu 4:1 Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini. 2 Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang.


Yohanes 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.


1 Yohanes 5:11 Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. 12 Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.

  1. Pada HARI TUHAN, tidak dikatakan pada HARI MINGGU atau hari lain menurut
    KALENDER MANUSIA. Berarti HARI TUHAN ini menurut KALENDER atau ACUAN
    WAKTU siapa? ACUAN WAKTU Tuhan itu berlaku atau mulai dari mana sampai kapan?

  2. Apa yg kita peroleh dari Allah ketika kita percaya dan menerima Yesus Kristus? Apakah HIDUP yang KEKAL itu? Hidup KEKAL itu ada di dalam Anak Allah, Yesus, juga ada di dalam kita yang memiliki Anak, apa artinya? Kapan dan dimana kita akan mengalami hidup yang kekal itu, hidupnya Allah itu?

  3. Pada hari Tuhan, apa yang dialami oleh Yohanes? Saat itu secara fisik Yohanes ada dalam penjara di pulau Patmos, tetapi secara roh, Yohanes ada dimana? Di alam apa, di dimensi apa? Siapa yang membawa dia masuk ke alam itu?

  4. Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh, bagaimana kita bisa masuk ke alam kekekalan, ke alamnya Allah?

  5. Bagaimana seseorang bisa DIKUASAI oleh Roh? Apa yang harus kita serahkan kepadaNya? Setelah kita dikuasai Roh apa yang akan kita DENGAR dan LIHAT? (Wahyu 1:10; 4:1-2)


PENDALAMAN


1. Pada HARI TUHAN, tidak dikatakan pada HARI MINGGU atau hari lain menurut KALENDER MANUSIA. Berarti HARI TUHAN ini menurut KALENDER atau ACUAN WAKTU siapa? ACUAN WAKTU Tuhan itu berlaku atau mulai dari mana sampai kapan?

  • Hari Tuhan menurut Kalender/Acuan Waktu Siapa? Hari Tuhan menurut acuan waktu Tuhan sendiri, bukan kalender manusia. Ini adalah waktu yang ditentukan dan diinisiasi oleh Tuhan untuk tujuan-tujuan khusus-Nya.

  • Acuan Waktu Tuhan berlaku mulai dari mana sampai kapan?  Waktu Tuhan berlaku dari kekal sampai kekal.

    • Waktu Tuhan bisa menunjukkan waktu penghakiman dan intervensi ilahi: Ini bisa merujuk pada peristiwa spesifik di masa lalu, masa depan, atau yang terjadi secara berkelanjutan.

    • Dimulai dari sebelum Penciptaan hingga Kekekalan: Acuan waktu Tuhan mencakup seluruh rentang waktu dari sebelum penciptaan, waktu penciptaan alam semesta hingga kekekalan. Hari Tuhan bisa terjadi kapan saja dalam rentang waktu tersebut.

    • Suatu keadaan Rohani: Lebih dari sekadar hari tertentu dalam kalender, "Hari Tuhan" dapat merujuk pada suatu keadaan rohani di mana seseorang mengalami hadirat dan kuasa Tuhan secara khusus.

2. Apa yg kita peroleh dari Allah ketika kita percaya dan menerima Yesus Kristus? Apakah HIDUP yang KEKAL itu? Hidup KEKAL itu ada di dalam Anak Allah, Yesus, juga ada di dalam kita yang memiliki Anak, apa artinya? Kapan dan dimana kita akan mengalami hidup yang kekal itu, hidupnya Allah itu?

  • Yang kita peroleh dari Allah: Ketika kita percaya dan menerima Yesus Kristus, kita memperoleh:

    • Hidup yang kekal (Yohanes 5:24, 1 Yohanes 5:11-12): Ini adalah inti dari keselamatan.

    • Pemindahan dari maut ke dalam hidup (Yohanes 5:24): Kita dibebaskan dari hukuman dosa dan diberikan kehidupan baru.

    • Roh Kudus: Roh Kudus tinggal di dalam kita, memampukan kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah.


  • Hidup Kekal itu apa? Hidup kekal bukan hanya tentang hidup selamanya, tetapi juga tentang kualitas hidup. Ini adalah:

    • Persekutuan dengan Allah: Menjalin hubungan yang intim dan abadi dengan Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus.

    • Kemenangan atas maut dan dosa: Memiliki kepastian bahwa dosa kita telah diampuni dan kita akan hidup bersama Allah selamanya.

    • Keluar dari kebodohan dan kesia-siaan hidup: ini berarti keluar dari sistem Babel dan sistem duniawi yang sudah tercemar

    • Keluar dari kehidupan lahiriah dan masuk kepada kehidupan ilahi.

    • Kehidupan yang dipenuhi dengan kasih, sukacita, dan damai sejahtera: Menjadi serupa dengan Kristus dalam karakter dan perbuatan.


  • Hidup Kekal ada dalam Yesus dan dalam kita yang memiliki Anak: Ini berarti bahwa:

    • Yesus adalah sumber hidup: Hidup kekal tidak dapat diperoleh di luar Kristus. Kita harus datang kepada-Nya dan percaya kepada-Nya.

    • Kita menjadi satu dengan Kristus: Ketika kita percaya kepada Yesus, kita dipersatukan dengan-Nya dan menerima kehidupan-Nya.


  • Kapan dan dimana kita mengalami hidup kekal?

    • Saat ini (Yohanes 5:24): Kita sudah memiliki hidup kekal sejak kita percaya kepada Yesus. Ini adalah kehidupan baru yang dimulai saat ini.

    • Setelah kematian: Hidup kekal kita akan mencapai kepenuhannya setelah kematian, ketika kita berada bersama Kristus di surga.

    • Dalam Kerajaan Allah yang akan datang: Hidup kekal akan mencapai puncaknya ketika Kerajaan Allah datang dengan penuh kuasa dengan langit yang baru dan bumi yang baru (diperbarui) di mana hanya terdapat kebenaran.


3. Pada hari Tuhan, apa yang dialami oleh Yohanes? Saat itu secara fisik Yohanes ada dalam penjara di pulau Patmos, tetapi secara roh, Yohanes ada dimana? Di alam apa, di dimensi apa? Siapa yang membawa dia masuk ke alam itu?

  • Yang dialami Yohanes:

    • Dikuasai oleh Roh (Wahyu 1:10): Ini adalah pengalaman di mana Roh Kudus mengendalikan pikiran, emosi, dan kehendaknya.

    • Mendengar suara nyaring seperti bunyi sangkakala (Wahyu 1:10): Ini adalah suara Allah yang berbicara kepadanya.

    • Melihat penglihatan tentang Yesus Kristus yang mulia (Wahyu 1:12-16): Ini adalah penampakan ilahi yang menunjukkan kemuliaan dan kuasa Kristus.


  • Secara Roh, Yohanes ada dimana? Secara fisik, Yohanes berada di Pulau Patmos. Namun, secara roh, ia dibawa ke:

    • Alam Roh: Dimensi spiritual di mana Allah dan malaikat-malaikat berada.

    • Masa Depan: Penglihatan-penglihatan yang diberikan kepadanya menyingkapkan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di masa depan.


  • Siapa yang membawa Yohanes masuk ke alam itu? Roh Kudus (Wahyu 1:10, 4:2).

4. Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh, bagaimana kita bisa masuk ke alam kekekalan, ke alamnya Allah?

  • Dikuasai oleh Roh: Untuk masuk ke alam kekekalan dan alam Allah, kita perlu:

    • Memiliki hubungan pribadi dengan Yesus Kristus: Ini adalah dasar dari segala-galanya.

    • Berserah kepada Roh Kudus: Mengizinkan Roh Kudus untuk memimpin dan mengendalikan hidup kita. Berarti mudah diarahkan dan menerima kekuasaan dan kemuliaan Roh. 

    • Mencari hadirat Allah: Melalui doa, penyembahan, dan perenungan firman Allah.

    • Hidup dalam ketaatan kepada firman Allah: Melakukan apa yang diperintahkan Firman.


5. Bagaimana seseorang bisa DIKUASAI oleh Roh? Apa yang harus kita serahkan kepadaNya? Setelah kita dikuasai Roh apa yang akan kita DENGAR dan LIHAT? (Wahyu 1:10; 4:1-2)

  • Bagaimana Dikuasai oleh Roh?

    • Mengakui ketidakberdayaan kita: Baik secara jasmaniah dan rohaniah, menyatakan bahwa kita tidak dapat hidup sesuai dengan kehendak Allah tanpa pertolongan Roh Kudus. 

    • Mengundang Roh Kudus untuk memenuhi kita: Berdoa dengan sungguh-sungguh agar Roh Kudus memenuhi hidup kita.

    • Menyerahkan kendali hidup kita kepada Roh Kudus: Membuat keputusan untuk mengikuti pimpinan Roh Kudus dalam segala hal.

    • Melatih diri untuk peka mendengar suara Roh Kudus: Memperhatikan bisikan lembut Roh Kudus dalam hati kita.


  • Yang harus diserahkan: Kita harus menyerahkan:

    • Kehendak kita sendiri: Mengizinkan kehendak Allah yang terjadi dalam hidup kita.

    • Pikiran kita: Memfokuskan pikiran kita pada hal-hal yang benar, suci, dan mulia.

    • Emosi kita: Mengizinkan Roh Kudus untuk mengendalikan emosi kita.

    • Seluruh agenda hidup kita: Menjadikan Allah sebagai prioritas utama dalam hidup kita.


  • Setelah Dikuasai Roh, apa yang akan kita Dengar dan Lihat?

    • Dengar:

      • Suara Allah (Wahyu 1:10): Bimbingan, petunjuk, arahan, dan wahyu dari Allah.

      • Kebenaran Firman Allah: Rhema, pemahaman yang lebih dalam tentang Alkitab (logos).


    • Lihat:

      • Penglihatan (Wahyu 4:1-2): Penampakan ilahi yang menyingkapkan kebenaran rohani.

      • Kemuliaan Allah: Kesadaran akan hadirat dan kuasa Allah dalam hidup kita.


Kesimpulan:

Pesan dari Wahyu dan Yohanes menekankan pentingnya hubungan pribadi dengan Yesus Kristus dan penyerahan diri kepada Roh Kudus. Ketika kita mengizinkan Roh Kudus untuk mengendalikan hidup kita, kita dapat mengalami hadirat Allah secara nyata, menerima bimbingan-Nya, dan hidup dalam kuasa-Nya. "Hari Tuhan" bukan hanya tentang waktu tertentu, tetapi juga tentang keadaan rohani di mana kita hidup dalam persekutuan yang erat dengan Allah.

Semoga memberkati. 


Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...