Saat Teduh 11 Feb 2025
Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya dan kepada orang banyak bahwa Dia akan menderita, akan mati, akan bangkit pada hari yang ketiga dan akan naik ke sorga, artinya Dia sudah tahu apa yang harus terjadi. Dia juga sudah tahu apa yang harus terjadi pada dirinya Yudas, pada dirinya Petrus. Jadi Yesus sudah tahu apa yang terjadi di hari-hari depannya Dia. Yesus akan menderita dan akan mati, Dia sudah tahu. Berarti apa yang Yesus ketahui dari sini? Dia tahu bahwa itu adalah KUASA daripada KEHENDAK DIRINYA, KEPUTUSANNYA untuk RELA menderita dan mati. Yesus memiliki KEHENDAK BEBAS sama seperti kita memiliki kehendak bebas untuk memutuskan dan melakukan TEPAT seperti yang Bapa kehendaki. Bukankah Dia berdoa di taman Getsemani, kalau boleh cawan ini berlalu daripadaKu. Itu berbicara tentang KEHENDAK. Berarti apa PORSINYA Yesus bahwa Dia tahu Dia akan menderita dan mati? Porsi Dia adalah itu KEHENDAK Saya. Bapa tidak bisa berbuat apa-apa kalau Yesus akhirnya MEMBATALKAN dan Dia tidak mau menderita, Dia tidak mau mati. Tapi Dia beritahu apa yang sudah menjadi KEPUTUSANNYA dan sudah MENETAPKAN HATINYA disini.
Yohanes 13:1 Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus TELAH TAHU (sadar
sepenuhnya), bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. 2 Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. 3 Yesus TAHU, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah.
Matius 26:36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang
bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." 37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, 38 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." 39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." 40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku? 41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." 42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!" 43 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat. 44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga. 45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa. 46 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."
Hal-hal apa yang Yesus TELAH TAHU dan sadar sepenuhnya? (Yohanes 13:1-3)
Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Pernyataan Yesus yang sangat jujur ini,
membuktikan apa tentang diri Yesus? Lalu apa yang Yesus lakukan? Berapa kali Dia berdoa
kepada Bapa di taman Getsemani? Apa isi doa PERMOHONAN Yesus kepada Bapa?
Jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, berbicara tentang apa
permohonan Yesus ini?
Janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki. Apa yang
menjadi kehendak Yesus? Apakah Yesus TAHU apa yang menjadi KEHENDAK Bapa?
Lihat, saatnya sudah tiba, bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah
dekat, apa yang menjadi KETETAPAN HATI Yesus?
PENDALAMAN
Berdasarkan Yohanes 13:1-3 dan Matius 26:36-46:
Hal-hal apa yang Yesus TELAH TAHU dan sadar sepenuhnya? (Yohanes 13:1-3)
Yesus tahu bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. (Saat kematian dan kenaikan-Nya)
Yesus tahu bahwa Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot untuk mengkhianati Dia.
Yesus tahu bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah. (Otoritas, asal, dan tujuan-Nya)
Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Pernyataan Yesus yang sangat jujur ini, membuktikan apa tentang diri Yesus? Lalu apa yang Yesus lakukan? Berapa kali Dia berdoa kepada Bapa di taman Getsemani? Apa isi doa PERMOHONAN Yesus kepada Bapa?
Pernyataan jujur ini membuktikan bahwa Yesus adalah manusia sejati. Dia merasakan emosi yang mendalam, termasuk kesedihan dan ketakutan akan penderitaan yang akan datang. Ini menunjukkan bahwa Dia tidak hanya menjalankan peran, tetapi sungguh-sungguh merasakan beban pengorbanan-Nya.
Yesus melakukan doa yang sungguh-sungguh dan intim kepada Bapa.
Dia berdoa tiga kali kepada Bapa di taman Getsemani.
Isi doa permohonan Yesus adalah: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku". Dia memohon agar penderitaan dan kematian-Nya dapat dihindari jika mungkin.
Jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, berbicara tentang apa permohonan Yesus ini?
Permohonan ini berbicara tentang konflik batin dalam diri Yesus, antara keinginan manusiawi untuk menghindari penderitaan dan ketaatan sempurna kepada kehendak Bapa. "Cawan" di sini adalah simbol penderitaan, kematian, dan murka Allah yang akan ditanggung-Nya bagi dosa manusia. Yesus merindukan untuk menghindari penderitaan itu, namun lebih dari segalanya, Dia menghendaki kehendak Bapa terjadi.
Janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki. Apa yang menjadi kehendak Yesus? Apakah Yesus TAHU apa yang menjadi KEHENDAK Bapa?
Kehendak manusiawi Yesus adalah menghindari penderitaan dan kematian.
Ya, Yesus TAHU apa yang menjadi kehendak Bapa, yaitu bahwa Ia harus menderita, mati, dan bangkit untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa. Frasa "melainkan seperti yang Engkau kehendaki" menunjukkan bahwa Ia menerima dan tunduk pada rencana Bapa.
Lihat, saatnya sudah tiba, bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat, apa yang menjadi KETETAPAN HATI Yesus?
Ketetapan hati Yesus adalah untuk taat sepenuhnya pada kehendak Bapa, meskipun itu berarti menerima penderitaan dan kematian. Dia menerima bahwa saatnya telah tiba untuk ditangkap dan menyerahkan diri-Nya sebagai korban penebusan. Ini menunjukkan keberanian, kasih yang tak terbatas, dan pengorbanan diri yang sempurna.
Hari Proof