Langsung ke konten utama

Abraham dan Sara Menantikan KEPASTIAN Janji Allah

Saat Teduh 7 Feb 2025


Wahyu 1:1 Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya

ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya  yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.


Allah BERNIAT MENUNJUKKAN apa yang harus terjadi, Dia katakan kepada hamba2Nya, Dia tunjukkan berarti kita MELIHATNYA, Dia tunjukkan berarti kita MEMAHAMINYA, Dia

tunjukkan, bukan Dia beritahukan, bukan Dia katakan. Jadi kita dapat MELIHAT apa yang

sebenarnya SUDAH TERJADI, apa yang Allah SUDAH LAKUKAN di ALAMNYA Allah, apa yang sudah terjadi sebenarnya di KURUN WAKTUNYA Allah. KURUN WAKTUNYA Allah itu dari KEKEKALAN sampai KEKEKALAN. Mulai dari Adam sampai berakhirnya semua kehidupan dan masuk ke PENGHAKIMAN itu hanya jangka waktu yang pendek. Allah luar biasa Dia PUNYA PERHATIAN kepada kehidupan di muka bumi ini. Tetapi kebanyakan orang di muka bumi ini orang2nya MELUNJAK, menginginkan bahwa semua yang Tuhan katakan itu terjadi pada kurun waktu hidupnya, sementara Allah memiliki waktu itu dari kekekalan sampai kekekalan.




BACA dan RENUNGKAN

Kejadian 12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak

saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; 2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat

namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. 3 Aku akan memberkati orang-orang

yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu

semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."



Kejadian 15:5 Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit,

hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya:

"Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." 6 Lalu percayalah Abram kepada TUHAN,

maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.


Ibrani 11:11 Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu,

walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia. 12 Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya.


Apa yang Allah perintahkan kepada Abram? Apakah Abram mentaatinya? (Kejadian 12:1)


Lalu apa saja yang Allah janjkan kepada Abram? Kapan janji2 Allah ini TERGENAPI?

Apakah Abraham mengalami penggenapan janji Allah ini ketika dia masih hidup di dunia

ini? (Kejadian 12:2-3)


Mengapa Tuhan menyuruh Abram melihat ke langit dan menghitung jumlah bintang2? Lalu

ketika Tuhan berfirman demikianlah banyaknya nanti keturunanmu, apa yang membuat

Abram PERCAYA padahal saat itu umurnya dan umur Sarai istrinya sudah sangat lanjut dan

saat itu mereka belum punya 1 anakpun? Apa sebenarnya yang Abram LIHAT ketika ia

melihat bintang2 di langit? (Kejadian 15:5-6)


Apa yang membuat Abraham dan Sara memiliki KEKUATAN dan KEMAMPUAN untuk

melahirkan anak di usia yang sudah sangat lanjut? Apakah Abraham mengalami

PENGGENAPAN JANJI Tuhan tentang KETURUNAN BESAR yang seperti bintang di langit

itu di masa hidupnya? Mengapa dia tidak menjadi KECEWA? (Ibrani 11:11-12)


PENDALAMAN

  1. Apa yang Allah perintahkan kepada Abram? Apakah Abram mentaatinya? (Kejadian 12:1)

    • Allah memerintahkan Abram untuk pergi dari negerinya, sanak saudaranya, dan rumah bapanya ke negeri yang akan ditunjukkan Allah kepadanya.

    • Ya, Abram mentaati perintah Allah. (Ini tersirat dari kelanjutan kisah Abram dalam Kejadian).


  1. Lalu apa saja yang Allah janjikan kepada Abram? Kapan janji2 Allah ini TERGENAPI? Apakah Abraham mengalami penggenapan janji Allah ini ketika dia masih hidup di dunia ini? (Kejadian 12:2-3)

    • Allah menjanjikan kepada Abram:

      • Akan membuat Abram menjadi bangsa yang besar.

      • Akan memberkati Abram.

      • Akan membuat nama Abram masyhur.

      • Abram akan menjadi berkat.

      • Akan memberkati orang-orang yang memberkati Abram.

      • Akan mengutuk orang-orang yang mengutuk Abram.

      • Oleh Abram semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.


  • Janji-janji Allah ini tergenapi secara bertahap dan sepenuhnya dalam jangka waktu yang panjang, bahkan setelah kematian Abram. Beberapa aspek janji seperti Abram menjadi bapa bangsa yang besar dan menjadi berkat bagi semua bangsa, terus berlanjut hingga saat ini melalui keturunannya (bangsa Israel dan yang terutama melalui Yesus Kristus).

  • Abraham hanya melihat sebagian kecil dari penggenapan janji Allah semasa hidupnya. Ia memiliki seorang putra, Ishak, tetapi tidak melihat keturunannya menjadi bangsa yang besar dan berkuasa.


  1. Mengapa Tuhan menyuruh Abram melihat ke langit dan menghitung jumlah bintang2? Lalu ketika Tuhan berfirman demikianlah banyaknya nanti keturunanmu, apa yang membuat Abram PERCAYA padahal saat itu umurnya dan umur Sarai istrinya sudah sangat lanjut dan saat itu mereka belum punya 1 anakpun? Apa sebenarnya yang Abram LIHAT ketika ia melihat bintang2 di langit? (Kejadian 15:5-6)

    • Tuhan menyuruh Abram melihat ke langit dan menghitung jumlah bintang-bintang untuk memberikan gambaran yang jelas dan visual tentang jumlah keturunannya yang akan datang. Jumlah bintang yang tak terhitung melambangkan jumlah keturunan Abram yang tak terhitung.

    • Abram percaya karena:

      • Ia percaya pada kuasa dan kesetiaan Allah. Janji Allah itu sendiri sudah cukup untuk Abram, meskipun secara logika manusia hal itu mustahil.

      • Ia mungkin melihat sesuatu yang lebih dari sekadar bintang. Dalam iman, Abram mungkin "melihat" visi atau pemahaman tentang rencana Allah yang lebih besar, sebuah keyakinan yang kuat bahwa janji itu pasti akan digenapi. Visi merupakan pewahyuan langsung. Ini membangkitkan daya imajinasi tentang penciptaan dan kemampuan bermultiplikasi.  Ia melihat janji Allah bukan hanya sebagai kemungkinan, tetapi sebagai kepastian.


    • Yang Abram lihat bukanlah sekadar bintang-bintang di langit, tetapi janji dan kuasa Allah yang tak terbatas untuk memenuhi janji tersebut. Dan Allah  memperhitungkannya sebagai kebenaran.


  1. Apa yang membuat Abraham dan Sara memiliki KEKUATAN dan KEMAMPUAN untuk melahirkan anak di usia yang sudah sangat lanjut? Apakah Abraham mengalami PENGGENAPAN JANJI Tuhan tentang KETURUNAN BESAR yang seperti bintang di langit itu di masa hidupnya? Mengapa dia tidak menjadi KECEWA? (Ibrani 11:11-12)

    • Yang membuat Abraham dan Sara memiliki kekuatan dan kemampuan untuk melahirkan anak di usia lanjut adalah iman mereka kepada Allah yang memberikan janji. Ibrani 11:11 mengatakan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu, setia.

    • Abraham tidak mengalami penggenapan janji Tuhan tentang keturunan besar yang seperti bintang di langit di masa hidupnya.

    • Abraham tidak kecewa karena:

      • Imannya yang teguh pada janji Allah. Ia percaya bahwa Allah akan menepati janji-Nya, meskipun ia tidak melihat penggenapannya secara penuh di masa hidupnya.

      • Ia memandang ke masa depan yang kekal. Ia menyadari bahwa hidup di bumi ini sementara, dan janji Allah akan digenapi dalam rencana-Nya yang sempurna, bahkan mungkin melampaui hidupnya di bumi.

      • Ibrani 11:13 mengatakan bahwa "Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi dari jauh mereka telah melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini." Mereka tahu bahwa warisan sejati mereka adalah di surga, bersama Allah.Nilai-nilai  spiritual yang terbangun dalam diri mereka itu tetap berlaku dan efektif sampai Firman Tuhan sendiri yang menggenapinya menjadi realita.


Intinya, Abram dan Sarai berpegang pada janji Allah dengan iman yang teguh, bahkan ketika keadaan tampaknya mustahil. Mereka memahami bahwa janji Allah lebih besar dari kehidupan mereka sendiri, dan bahwa Allah akan menepati janji-Nya dalam waktu dan cara-Nya sendiri. Mereka melihat penggenapan janji Allah dengan mata iman. Kita harus memiliki iman seperti Abraham, ketika kita melihat kenyataan hidup kita sepertinya mustahil.



Beranda (Home)

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...