Langsung ke konten utama

Yesus dan Rahasia Kerajaan Sorga

Saat Teduh 4 Feb 2025

BACA dan RENUNGKAN

Matius 13:10 Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan (kiasan, perbandingan, METAFORA)?" 11 Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak. 12 Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. 13 Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti. 14 Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap. 15 Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka. 16 Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.

1 Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." 10 Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.

Yoh 14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."


PENDALAMAN

1. Matius 13:15, mengapa mereka TIDAK MENDENGAR dan TIDAK MENGERTI perkataan dan pengajaran Yesus? Apa artinya HATINYA telah MENEBAL? Apakah HATI itu?

  • Mengapa Tidak Mendengar dan Mengerti:

    • Ayat ini mengutip nubuat Yesaya, yang menggambarkan kondisi rohani sebagian orang Israel pada masa itu. Mereka memiliki hati yang "menebal," telinga yang "berat mendengar," dan mata yang "melekat tertutup." Ini bukan kondisi fisik, melainkan kondisi rohani dan mental.

    • "Hati yang menebal" menggambarkan ketidakpekaan dan "telinga yang berat mendengar" menggambarkan ketidakpedulian terhadap kebenaran (firman). Sikap hati mereka tertutup oleh kesombongan, prasangka, dan penolakan terhadap pesan Yesus. Mereka lebih memilih kenyamanan dan tradisi lama (cara hidup yang lama, kebiasaan) daripada menerima kebenaran baru yang menantang perubahan dan pembaruan akal budi.

    • Akibatnya, mereka mendengar kata-kata Yesus, tetapi tidak benar-benar memahaminya. Mereka melihat perbuatan-perbuatan-Nya, tetapi tidak menyadari makna rohani yang terkandung di dalamnya.

    • Sekalipun mujizat terjadi dalam hidup mereka, belum tentu akan membuat mereka bertobat dalam arti menundukkan kekerasan hati mereka.

    • Sikap hati yang demikian menyebabkan Firman dan Roh tidak dapat bekerja dalam hidup mereka.


  • Apa Itu Hati?

    • Dalam Alkitab, "hati" bukan hanya "cardiac" atau organ fisik yang memompa darah. Hati adalah pusat dari pikiran, emosi, kehendak (jiwa dan moralitas) dan spiritualitas (fungsi-fungsi roh); di mana keputusan dibuat.

    • Akibat sikap hati yang demikian, maka hanya jiwa dan emosi yang bersuara dan termanifestasi serta mengambil keputusan; tetapi roh tidak berfungsi sama sekali. Fungsi-fungsi roh adalah: intuisi (pengenalan akan Tuhan), intimasi (keterhubungan dengan Tuhan) dan hati nurani (kepekaan akan kebenaran).  


2. Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. Perkataan ini ditujukan Yesus kepada siapa? Mengapa MURID-MURID Yesus bisa MELIHAT, bisa MENDENGAR dan MENGERTI hal-hal rohani dari pengajaran Yesus?

  • Ditujukan kepada murid-murid: Perkataan ini ditujukan kepada murid-murid Yesus. Mereka adalah kelompok yang telah memilih untuk mengikut Yesus, mempelajari ajaran-Nya, dan mempercayai-Nya.

  • Mengapa murid bisa melihat, mendengar, dan mengerti:

    • Roh mereka berfungsi:  roh - spirit mereka berfungsi secara normal, artinya indera rohani mereka bekerja.

    • Karunia Roh Kudus: Murid-murid memiliki hati yang terbuka dan tidak mengeraskan hati, mau menerima kebenaran.. Mereka tidak memiliki prasangka yang sama dengan orang banyak. Roh mereka berfungsi secara normal, berarti mereka bisa menangkap pesan dari firman yang dikatakan Yesus, mereka menangkapnya dengan indera rohani mereka, bukan hanya dengan indera jasmani. Ketika mereka membebaskan Roh Kudus bekerja, maka Roh Kudus yang membantu mereka memahami maknanya dan memahami hal-hal rohani (bahasa Tuhan).

Ayb 32:8 Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa (firman yang keluar dari mulut Allah), itulah yang memberi kepadanya pengertian.

  • Hubungan dengan Yesus: Mereka memiliki hubungan pribadi dengan Yesus. Mereka telah menghabiskan waktu bersama-Nya, melihat mukjizat-Nya, dan mendengar pengajaran-Nya secara langsung. Mereka memiliki iman dan kepercayaan kepada Yesus sebagai Mesias dan Juruselamat mereka.

  • Keterbukaan Hati: Murid-murid memiliki hati yang rela diajar dan dibentuk oleh Yesus. Mereka bersedia untuk meninggalkan pemikiran lama mereka dan menerima kebenaran baru dari Yesus.


3. Apa RAHASIA atau KUNCI supaya kita bisa melihat, mendengar dan mengerti HAL2 ROHANI, perkara2 ILAHI, menerima pewahyuan dari Tuhan? Jadi apa sebenarnya yang Allah telah SEDIAKAN dan SIAPKAN bagi orang yang MENGASIHI Dia? (1 Korintus 2:9-10) Apa BUKTI bahwa kita MENGASIHI Tuhan? (Yohanes 14:21)

  • Rahasia/Kunci:

    • Memiliki telinga seorang murid: mau mendengar seperti seorang murid sedang menerima pengajaran.

Yes 50:4 Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

  • Tidak mengeraskan hati: tidak berprasangka, ingat bahwa Tuhan ada di pihak kita untuk membela kita, bukan bermusuhan.

Ibr 3:15 Tetapi apabila pernah dikatakan: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman,"

  • Menghargai firman dan kebenaran-Nya: 

Yoh 8:32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."


  • Mengasihi Tuhan: Kunci utama untuk menerima pewahyuan dari Tuhan adalah mengasihi Dia. Kasih kepada Tuhan membuka hati kita untuk menerima kebenaran dan mengerti hal-hal rohani.

  • Dipimpin Roh Kudus: Roh Kudus adalah Guru dan Penolong kita dalam memahami kebenaran Alkitab. Roh Kudus menyelidiki hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah dan membukakannya kepada kita.

  • Ketaatan: Kita harus taat kepada perintah-perintah Tuhan. Ketaatan membuka jalan - bahkan jalan yang supranatural - bagi kita untuk mengalami dan memahami kasih dan kebenaran-Nya.

  • Rendah Hati: Hati yang rendah hati dan mau diajar akan lebih mudah menerima kebenaran dan pewahyuan dari Tuhan.


  • Yang Disediakan Allah bagi Orang yang Mengasihi-Nya (1 Korintus 2:9-10):

    • Pewahyuan: Allah memberikan pewahyuan, pengertian dan hikmat (kemampuan ilahi)  kepada mereka yang mengasihi-Nya. Pewahyuan ini berupa pemahaman yang mendalam tentang diri-Nya, rencana-Nya, dan kehendak-Nya.

    • Hal-hal yang Belum Pernah Dilihat, Didengar, atau Dipikirkan: Allah telah menyediakan hal-hal yang luar biasa bagi orang yang mengasihi-Nya, yang melampaui pemikiran dan imajinasi manusia.

    • Menjadi sahabat Allah: Roh Kudus akan menyelidiki dan menyatakan hal-hal tersembunyi dalam diri Allah kepada kita. Dia sendiri yang berinisiatif datang dan menyatakan Diri-Nya kepada kita. 


  • Bukti Mengasihi Tuhan (Yohanes 14:21):

    • Memegang Perintah-Nya: Bukti kita mengasihi Tuhan adalah dengan memegang perintah-perintah-Nya. Bukan hanya mendengarkan firman-Nya, tetapi juga melakukan dan menaati firman-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

    • Melakukan Perintah-Nya: Ketaatan kita adalah ungkapan kasih kita kepada Tuhan. Jika kita mengasihi-Nya, kita akan berusaha untuk menyenangkan hati-Nya dengan melakukan kehendak-Nya.


Kesimpulan

Untuk memahami hal-hal rohani, kita perlu memiliki hati yang terbuka dan mengasihi Tuhan. Kasih itu akan memimpin kita pada ketaatan, yang akan membawa kita pada pemahaman yang lebih dalam tentang kebenaran-Nya. Roh Kudus berperan penting dalam membuka mata rohani kita untuk melihat, mendengar, dan mengerti kebenaran-Nya. Allah telah menyediakan hal-hal yang luar biasa bagi mereka yang mengasihi Dia, dan bukti dari kasih kita adalah melalui ketaatan kita kepada perintah-perintah-Nya.

Semoga renungan ini memberkati.



Beranda (Home)

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...