Supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Itu SIFATNYA Allah, Dia menunjukkan apa yang harus segera terjadi, bukan Dia MEMBERITAHU apa yang harus terjadi tapi Dia MENUNJUKKAN apa yang harus segera terjadi berarti kita bisa MELIHATNYA.
Pewahyuan ini didapat oleh Yohanes di pulau Patmos, pada saat dia dipenjara itu bukan tempat
Bait Suci, dia mendapatkan pewahyuan seperti ini. Dikatakan juga dia DIKUASAI ROH di tempat
seperti ini, padahal itu tempat yang bagi kita tidak layak, untuk berdoa saja tidak layak karena di
ruang atau kamar penjara itu, maka toilet ada di situ, meludah di situ, makan di situ, tidur di situ,
berdoa di situ. Disinilah kita melihat bahwa Allah mau MENUNJUKKANNYA, menunjukkan apa
yang harus segera terjadi.
Ulangan 29:29 Hal-hal yang tersembunyi (the SECRET things = hal2 yang RAHASIA)
ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan (the things which are
REVEALED and DISCLOSED = hal2 yang DISINGKAPKAN dan DIBUKAKAN) ialah
bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini."
Wahyu 1:1 Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya
ditunjukkanNya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes. 2 Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya. 3 Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.
Matius 13:11 Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia (the SECRETS and MYSTERIES) Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.
PENDALAMAN
1. Hal-hal apa yang menjadi BAGIAN Tuhan Allah kita? Dan hal-hal apa yang menjadi BAGIAN kita, umat-Nya, gereja-Nya? (Ulangan 29:29)
Bagian Tuhan Allah: "Hal-hal yang tersembunyi (the SECRET things)" adalah bagian Tuhan Allah. Ini adalah rahasia-rahasia dan rencana-rencana Allah yang tidak dapat kita pahami sepenuhnya atau kita ketahui kecuali jika Dia mengungkapkannya. Ini mencakup pengetahuan tentang masa depan, rencana-rencana-Nya yang sempurna, dan hal-hal yang melampaui pemahaman manusia.
Bagian Kita, Umat-Nya, Gereja-Nya: "Hal-hal yang dinyatakan (the things which are REVEALED and DISCLOSED)" adalah bagian kita. Ini adalah kebenaran dan pewahyuan yang telah Allah singkapkan dan bukakan kepada kita melalui firman-Nya, Roh Kudus, dan karya-karya-Nya dalam sejarah. Ini adalah pengetahuan yang kita butuhkan untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya dan mengalami pertumbuhan rohani.
2. Apa TUJUAN Tuhan menyingkapkan, membukakan dan mewahyukan firman-Nya, rencana-Nya kepada kita? (Ulangan 29:29)
Tujuan Tuhan menyingkapkan firman-Nya adalah "supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini." Ini berarti:
Ketaatan: Allah ingin kita memahami kehendak-Nya agar kita dapat hidup dalam ketaatan kepada-Nya.
Memberikan pengertian dan hikmat: rahasianya ditunjukkan kepada hamba-hambaNya yang taat dan setia untuk memberikan pengertian dan hikmat, kemampuan ilahi untuk melaksanakan bagiannya.
Pertumbuhan: Pewahyuan firman-Nya membantu kita untuk bertumbuh dalam pengenalan akan Allah dan jalan-jalan-Nya.
Berkat: Ketaatan pada firman-Nya membawa berkat dan kehidupan yang berkelimpahan bagi kita.
Musim yang baru: Memberikan pengharapan baru dan membawa kita kepada musim yang baru, bahkan ke zaman yang baru.
Menjadi Saksi: Ketika kita melakukan kehendak-Nya, kita menjadi saksi yang hidup tentang kuasa dan kebenaran-Nya kepada dunia.
3. Allah TELAH MENGARUNIAKAN PEWAHYUAN kepada Yesus Kristus. Kemudian apa yang akan Yesus lakukan kepada hamba-hamba-Nya, kepada Yohanes? Lalu apa yang Yohanes akan lakukan kepada gereja-gereja-Nya? (Wahyu 1:1-2)
Yesus kepada hamba-hamba-Nya (termasuk Yohanes): Setelah menerima pewahyuan dari Allah, Yesus akan:
Menunjukkan (bukan memberitahu): Yesus akan menampakkan atau memperlihatkan (bukan sekadar memberitahu) kepada hamba-hamba-Nya apa yang "harus segera terjadi." Ini berarti memberikan pemahaman yang mendalam dan pengalaman akan realitas rohani.
Yohanes kepada Gereja-Gereja-Nya: Setelah menerima pewahyuan dari Yesus, Yohanes akan:
Menjadi saksi: Yohanes akan bersaksi tentang firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus.
Mencatat: Ia akan mencatat "segala sesuatu yang telah dilihatnya," yaitu semua penglihatan dan pewahyuan yang diterimanya.
Menyampaikan: Ia akan menyampaikan pewahyuan ini kepada gereja-gereja, sehingga mereka juga dapat memahami kehendak Allah dan mempersiapkan diri untuk masa depan.
4. Apa yang Yesus KARUNIAKAN kepada murid-murid-Nya? (Matius 13:11) Mengapa Yesus memberikan KARUNIA untuk MENGETAHUI RAHASIA Kerajaan Sorga kepada murid-murid-Nya? Jelaskan hubungannya dengan Ulangan 29:29.
Karunia Yesus kepada murid-murid: Yesus mengaruniakan "untuk mengetahui rahasia (the SECRETS and MYSTERIES) Kerajaan Sorga" kepada murid-murid-Nya. Tuhan memberikan persepsi yang tepat, sehingga mereka mendapatkan pengertian yang akurat.
Tujuan dan Hubungan dengan Ulangan 29:29:
Perbedaan: Walaupun "rahasia" (the SECRETS and MYSTERIES) pada Matius 13:11 merujuk kepada aspek-aspek yang tersembunyi di Kerajaan Sorga, perbedaan dari "rahasia" (the SECRET things) pada Ulangan 29:29 terletak pada siapa yang berhak menerimanya. Pada Ulangan 29:29, "rahasia" adalah bagian Allah, sementara pada Matius 13:11, "rahasia" Kerajaan Sorga diberikan kepada murid-murid.
Pengungkapan: Yesus memberikan karunia ini karena Dia ingin menyingkapkan rahasia Kerajaan Sorga kepada para murid-Nya, sama seperti pada Ulangan 29:29, Tuhan menyatakan hal-hal yang sebelumnya tersembunyi. Tujuan akhirnya sama, yaitu agar mereka:
Memahami: Mereka bisa memahami rahasia Kerajaan Sorga (hal-hal yang tadinya tersembunyi).
Berpartisipasi: Mereka bisa mengambil bagian dalam Kerajaan Sorga.
Memberitakan: Mereka bisa memberitakan Injil Kerajaan Sorga kepada orang lain.
Ketaatan dan Penerapan: Sama seperti Ulangan 29:29, pemberian karunia ini bertujuan supaya murid-murid menaati dan menerapkan kebenaran yang telah disingkapkan dalam kehidupan mereka.
Koneksi: Matius 13:11 adalah penggenapan dari prinsip Ulangan 29:29, di mana Allah memilih untuk mengungkapkan rahasia-Nya kepada orang-orang yang telah dipilih-Nya, bukan untuk menguasainya dan membiarkannya tetap menjadi rahasia , tetapi untuk memberitakan sampai ke anak-cucu dan melayani kehendak dan tujuan Bapa. .
Kesimpulan
Renungan ini mengajarkan bahwa:
Ada perbedaan antara apa yang Allah simpan sebagai rahasia dan apa yang Dia singkapkan kepada umat-Nya. Rahasia Allah tidak perlu dicari-cari, karena Ia sendiri yang akan menyingkapkannya kepada orang-orang pilihan-Nya.
Tujuan Allah menyingkapkan firman-Nya adalah agar kita hidup dalam ketaatan dan mengalami pertumbuhan rohani.
Yesus menunjukkan (bukan sekadar memberitahu) pewahyuan kepada hamba-hamba-Nya, dan mereka harus bersaksi dan menyampaikannya kepada orang lain.
Allah memberikan karunia untuk memahami rahasia kerajaan sorga agar kita dapat menjadi bagian dalam kerajaan itu, hidup di dalamnya, melakukannya dan membagikan kebenaran kepada orang lain.
Penting bagi kita untuk menerima dengan rendah hati baik apa yang Allah nyatakan, tidak usah menghitung-hitung waktu dan harinya hari Tuhan yang dahsyat itu. Biarlah itu tetap menjadi milik Bapa, Yesus pun tidak mengetahuinya dan tidak berusaha mengambil hak Bapa - sebab Ia berpegang pada prinsip firman Ulangan 29:29. Jadi kita hidup berdasarkan kebenaran yang telah dinyatakan-Nya. Dengan demikian, kita akan menjadi saksi yang hidup bagi kemuliaan-Nya.