Langsung ke konten utama

SATE 9 Juli 2020 - Hidup dipimpin Roh dan Tuduhan Hati Nurani

Bacalah terlebih dahulu: 1 Yohanes 3:21-22

Src: slideshare.net

Roh Kudus akan melatih kita untuk hidup taat dan mendengarkan suara hati nurani kita yang murni. Semakin kita mentaati suara hati nurani, semakin kuat daya tangkal kita terhadap berbagai godaan atau tipu muslihat iblis yang berupaya menahan pertumbuhan dimensi kemuliaan dalam hidup kita.

Dengan selalu mengkondisikan diri untuk alami pekerjaan Roh dan Firman, serta mengikuti suara hati nurani, maka otomatis kita tidak lagi memberi ruang gerak untuk berbagai keinginan daging. Kita hidup hanya untuk Dia dan penggenapan rencanaNya. Kesukaan dan keinginan hati kita sepenuhnya sudah menyatu dengan keinginan hatiNya.

*1. Ketika hidup kita dipimpin oleh Roh, apakah kita masih bisa mengikuti keinginan daging?*

Mengikuti keinginan daging berarti selalu melakukan apa yang tidak kita inginkan (jatuh bangun, lebih jelasnya lanjut sampai pertanyaan 2).  Itu adalah hidup kita yang lama, yang telah kita tinggalkan. 

Jadi tidak mungkin kita mengikuti keinginan daging (sarx), walaupun sifat daging itu tidak bisa diubah selama kita masih ada dalam tubuh yang fana.

Sekarang, sejak lahir baru kita sudah beralih dan di bawa oleh kepada kehidupan Kristus, yakni KUASA yang bekerja dan SIKLUS HIDUP dari PEMERINTAHAN KERAJAAN SORGA (1 Petrus 2:9). 

_Galatia 5:16-17 (TB)  *Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging*. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging — karena keduanya bertentangan — sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki._

Gal 5:16-17 menyatakannya dan ini harus menjadi dasar dari keyakinan dan iman kita. Jika orang masih mengikuti keinginan daging berarti ia belum dilahirkan kembali dan belum dipimpin oleh Roh Kudus. 

Roma 6:11 (TB)  Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Paulus menegaskan kita harus MENYIMPULKANNYA (memandangnya) dan menetapkan dalam hati, bahwa kita HIDUP bagi Allah dalam Kristus Yesus. 

Injil ini  menegaskan, telah sekian lamanya orang Kristen lebih percaya kepada  kuasa dosa dan pemerintah maut LEBIH DARIPADA PERCAYA KEPADA KUASA ALLAH DAN PEMERINTAHAN KERAJAAN SORGA. 

Roma 5:17 (TB)  Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. 

Bukan hanya HIDUP, kita juga memiliki KUASA MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. 




*2. Jelaskan seperti apa hati yang menuduh sehingga kita tidak berani untuk mendekati Allah?*

Itu terjadi jika  orang TIDAK PERCAYA perkataanNya dan tidak menuruti perintah Nya. Hati orang itu sendiri tidak yakin untuk menaruh percayanya kepada-Nya, apalagi di dalam Dia dan di dalam namaNya. Itu *disebabkan suara-suara yang berasal dari pikirannya sendiri* masih sangat kuat dan kesenangannya  hanya berdasarkan perasaan dan keinginan daging / jiwa semata. 

Keyakinannya belum ada di hadapanNya, sebab JIWANYA sendiri MELEMAHKAN NYA. WASPADAI jika masih ada tuduhan-tuduhan ini, sebab itu adalah PEKERJAAN SI JAHAT yang tidak suka kita mendekat kepada Allah. 

Sebab WALAUPUN kita SUDAH mengalami LAHIR BARU, namun posisi kita masih rentan, MASIH JATUH BANGUN. Mengapa? Karena JIWA orang itu BELUM SELURUHNYA DIMENANGKAN bagi Allah, walaupun jiwanya sudah diselamatkan. Ini seperti bangsa Israel yang masih harus menghadapi 7 MUSUH sesudah masuk ke Kanaan yang harus dihalau oleh mereka. Musuh-musuh mereka merepresentasikan  roh intimidasi, sulit percaya firman/percaya hal lahiriah,  angkuh, rendah diri, tidak takut Tuhan, hidup dalam kecemaran/kontaminasi*.

Sebaliknya kita yang PERCAYA AKAN NAMA NYA sudah ada di DALAM DIA dan DIA ADA di dalam kita yakni ROH yang TELAH IA KARUNIAKAN (1 Yohanes 3:23-24.) Ini hidup kita yang dipimpin oleh Roh Kudus. 

*3. Apa sebenarnya yang Roh Kudus inginkan supaya kita doakan?*

Supaya DATANG PEMERINTAHAN ALLAH  di dalam hidup kita dan KEHIDUPAN-NYA mengalir dalam tubuh kita - yakni aliran air hidup itu mengalir,  mulai dari roh, melimpah kepada jiwa dan terus kepada tubuh kita. Sebab Kristus telah datang supaya kita MEMPUNYAI HIDUP dan mempunyainya DALAM SEGALA KELIMPAHAN.  Pemerintahan dan kehidupanNya akan memberikan KEBENARANNYA, DAMAI SEJAHTERA, SUKACITA DAN KEKUATAN kepada roh,  jiwa dan tubuh untuk kita MELAKUKAN KEHENDAK-NYA dan untuk berkarya dalam kehidupan kita sehari-hari. 

*4. Apa yang kita minta pasti akan diberikanNya. Apa yang kita minta?*

*Kita minta hikmat dan pengertian untuk dapat melakukan setiap firman yang mendatangi hidup kita supaya kita makin diubahkan menjadi serupa dengan gambar Nya, yakni karakter Nya.*

Kita tidak harus mencari-cari kesempatan, biarlah kesempatan itu yang mendatangi hidup kita.  Maka, *kita minta supaya tidak lagi melakukan KEBODOHAN DAN PERBUATAN SIA-SIA sehingga mudah bagi-Nya untuk MEMBAWA KITA KEPADA HIDUP YANG KEKAL.*

Postingan populer dari blog ini

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

MENJADI SERUPA DENGAN YESUS KRISTUS

gbr: seperti memiliki DNA spiritual yang sama Menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya atau menjadi serupa dengan Yesus Kristus merupakan tujuan dari panggilan kita sebagai gereja. Menjadi serupa dengan Kristus merupakan takdir / destiny yang sudah ditetapkan Bapa (predestinated). _Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara._  Rom 8:29 _Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya._  Rom 8:30 Membaca berulang-ulang ayat-ayat yang sama mungkin membosankan; tapi saya percaya rahmat Tuhan selalu baru setiap hari, amin! Selalu perkataan Tuhan adalah untuk mengingatkan kita untuk meneguhkan panggilanNya atas hidup kita, sehingga kita dikuatkan. B...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

Preparing the Bride (session 12): Prinsip Mengasihi Tuhan dengan Benar

Prinsip Cinta dan Keteguhan Iman Kid 2:5 Kuatkanlah aku dengan penganan kismis, segarkanlah aku dengan buah apel, sebab sakit asmara aku. Kismis melambangkan kekuatan roh, sementara buah apel diartikan sebagai perkataan Tuhan yang tepat waktu dan menyegarkan.   Ams 25:11  Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak. Pembicara menjelaskan bahwa perkataan ini, seperti apel emas di pinggan perak, tersedia di "istana raja," menunjuk pada kehadiran Roh Kudus yang menyampaikan firman Kristus. Lebih lanjut, teks membahas tangan kiri kekasih di bawah kepala mempelai sebagai kasih Tuhan yang menjangkau orang-orang "bodoh" dan "asing," sementara tangan kanannya yang memeluk melambangkan kemenangan, kekuatan, dan kehormatan yang melingkupi gereja. Akhirnya, ditekankan pentingnya menjaga kemurnian cinta kepada Kristus dan menolak cinta palsu yang digerakkan oleh faktor lahiriah. Kuatkanlah Aku dengan Kue Kismis: Cin...