Langsung ke konten utama

Keintiman Dengan Roh Kudus - ISC 2024 - Sesi 2 Pemindahan Warisan, Mengejar Warisanmu - Dr. Tunde Bakare

"ISAAC STRATEGY CONFERENCE 2024 - Keintiman Dengan Roh Kudus

Sesi 1 oleh Dr. Tunde Bakare



Keintiman dengan Roh Kudus

Tujuan utama pengkhotbah adalah membimbing pendengarnya menuju pemahaman yang lebih dalam, lebih pribadi, dan akurat tentang Roh Kudus. Dia menekankan bahwa keintiman tidak mungkin terjadi tanpa pengetahuan dan pemahaman.

Poin dan Konsep Utama:

  1. Pertemuan di Efesus:

    • Khotbah dimulai dengan merujuk pada pertemuan Paulus dengan murid-murid Apolos di Efesus, yang hanya menerima baptisan Yohanes.

    • Paulus menyoroti perlunya baptisan Roh Kudus dan pemahaman yang lebih dalam tentang kasih karunia Allah.

    • Dia membandingkan pemahaman yang lebih lama dengan pemahaman yang lebih lengkap tentang karunia Allah.

  2. Penatalayanan, Bukan Kepemilikan:

    • Orang percaya adalah penatalayan misteri dan kasih karunia Allah, bukan pemilik.

    • Gagasan ini menekankan kerendahan hati dan tanggung jawab.

    • Ada penolakan terhadap kesombongan dan sikap tidak peduli.

  3. Pendekatan yang Berbeda:

    • Pengkhotbah mengakui bahwa pendekatannya mungkin berbeda dari ajaran yang biasa.

    • Dia menekankan komitmennya pada kebenaran alkitabiah dan penolakannya untuk mengikuti tren atau 'menjajakan' Injil.

    • Dia menghargai keaslian dan bertanggung jawab kepada Allah di atas segalanya.

    • Dia menciptakan ruang yang aman di gereja yang dipimpinnya

  4. Keintiman Membutuhkan Pengetahuan:

    • Anda tidak bisa intim dengan seseorang yang tidak Anda kenal.

    • Dia menekankan bahwa Roh Kudus adalah pribadi, bukan kekuatan.

  5. Kedatangan Roh Kudus:

    • Para murid menunggu di ruang atas untuk Roh Kudus.

    • Yesus tidak menentukan konfigurasi Roh Kudus.

    • Dia menyoroti pentingnya Pentakosta sebagai penggenapan hari raya Yahudi.

    • Peristiwa itu termasuk suara seperti angin, api, dan berbicara dalam bahasa lain.

  6. Menghilangkan Kesalahpahaman:

    • Minyak: Dia membantah gagasan bahwa minyak adalah Roh Kudus atau bahwa minyak memiliki kekuatan penyembuhan yang inheren; minyak adalah barang umum yang digunakan oleh orang Yahudi di diaspora.

    • Angin, Air, Api, Merpati: Ini adalah simbol, bukan Roh Kudus yang sebenarnya.

    • Simbolisme Merpati: Dia menjelaskan simbolisme merpati: fokus, pelayanan tanpa kepahitan, dan kemurnian.

    • Jatuh: Dia memperingatkan terhadap perilaku yang tidak terkendali, menekankan karakteristik Roh berupa pengendalian diri.

  7. Roh Kudus adalah Allah:

    • Roh Kudus bukan kekuatan tetapi adalah Allah sendiri, memiliki keilahian penuh.

    • Dia sama Allahnya seperti Allah dan sama Allahnya seperti Yesus.

  8. Mendukakan Roh Kudus:

    • Roh Kudus adalah meterai penebusan, tidak untuk didukakan atau dipadamkan.

    • Kepahitan dan pembicaraan yang tidak berguna mendukakan Roh Kudus.

  9. Tiga Batu Fondasi:

    • Sinkronisasi Kitab Suci: Menunjukkan bagaimana referensi Perjanjian Lama tentang "Tuhan" diatribusikan kepada Roh Kudus dalam Perjanjian Baru.

      • Contoh:

        • Keluaran 17 (Allah berbicara kepada Musa di Bukit Batu) vs. Ibrani 3 (Roh Kudus berbicara di Padang Gurun).

        • Mazmur 95 (Suara Tuhan) vs. Ibrani 3 (Suara Roh Kudus)

        • Yesaya 6 (Tuhan mengutus) vs. Kisah Para Rasul 28 (Roh Kudus mengutus)

        • Yeremia 31 (Perjanjian Baru Tuhan) vs. Ibrani 10 (Roh Kudus adalah saksi Perjanjian Baru)

    • Roh Kudus sebagai Inspirasi Kitab Suci

      • Ayub 32:8 berbicara tentang napas Yang Mahakuasa yang memberikan pengertian kepada manusia

      • Ini adalah inspirasi yang sama dari Allah yang disebutkan dalam 2 Timotius 3:16

      • Yang sekali lagi dikatakan sebagai Roh Kudus dalam 2 Petrus 1:16-21

  10. Roh Kudus, Roh Allah dan Roh Manusia

    • Karena Allah menaruh Roh-Nya dalam diri manusia, maka manusia dapat memiliki pengertian

    • Roh manusia dapat memahami melalui Roh Allah

    • Allah dapat berbicara dan manusia dapat memahami melalui Roh Kudus

    • Beginilah cara manusia dapat memahami kitab suci

Catatan Tambahan:

  • Konteks: Ini tampaknya merupakan pengajaran dalam gereja atau pelayanan tertentu, berdasarkan referensi "di sini" dan penekanan pada lingkungan yang aman dan damai.

  • Ketegasan: Pengkhotbah sangat tegas dan menantang, menyuarakan kesalahpahaman dan mendesak pendengarnya menuju pemahaman yang lebih dalam.

  • Fondasi Alkitabiah: Khotbah sangat bergantung pada kitab suci, dan dia mendorong pendengar untuk belajar sendiri.

  • Penekanan pada Hubungan Pribadi: Pesan intinya adalah untuk memupuk hubungan yang intim dan pribadi dengan Roh Kudus, memandang Dia sebagai pribadi bukan hanya sebagai "kekuatan".

  • Penerapan Praktis: Seruan untuk menghargai dan berjalan dalam Roh berbicara tentang kebutuhan praktis untuk ketergantungan sehari-hari pada Roh Kudus.

  • Penutup: Dia menekankan perlunya menjadi pembawa pesan dari pesan tersebut dengan berjalan dalam Roh.

Kesimpulannya, ini adalah khotbah yang terstruktur dengan baik dan kuat yang berfokus pada membantu orang percaya mengembangkan hubungan yang benar dan intim dengan Roh Kudus, yang didasarkan pada pemahaman yang benar tentang kitab suci dan menekankan keilahian Roh Kudus. Pendekatan langsung pengkhotbah menantang keyakinan konvensional dan mendorong keterlibatan pribadi yang lebih dalam dengan Tuhan. Interlude musik di akhir menunjukkan latar ibadah, yang dirancang untuk melibatkan hati dan pikiran orang-orang secara holistik.

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...