Langsung ke konten utama

ISAAC STRATEGY CONFERENCE 2024 - TRANSFER WARISAN, MENGEJAR WARISANMU

 

Ringkasan dari ISC 2024 – Sesi 1 bagian 1 -  oleh Dr. Jonathan David, TRANSFER WARISAN

Tema Utama:  Kedaulatan Tuhan dalam Kegerakan



Sesi ini berpusat pada gagasan bahwa Tuhan adalah penggerak utama dalam segala sesuatu. Bukan kehendak atau usaha manusia, melainkan inisiatif dan kedaulatan Tuhan yang menjadi fokus utama. Tuhan tidak hanya bergerak, tetapi bergerak dengan cara yang spesifik: berdaulat, strategis, tiba-tiba, serentak, dan spontan.

 

Transfer Warisan dan Generasi Penerus: Ada penekanan kuat pada pentingnya mentransfer warisan rohani dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ini bukan sekadar pewarisan nilai-nilai, tetapi juga pewarisan kuasa, otoritas, dan dimensi rohani. Generasi penerus dipandang sebagai tujuan dari gerakan Tuhan.

 

Membangkitkan Generasi yang Dewasa dan Berpengaruh: Tuhan ingin melihat generasi yang tidak hanya mengenal-Nya secara pribadi tetapi juga memiliki karakter yang dewasa, dipenuhi Roh Kudus, dan mampu membawa transformasi signifikan dalam masyarakat. Generasi ini akan menjadi agen perubahan, bukan hanya penerima berkat.

 

Detail Poin-Poin Kunci:

 

Kedaulatan Tuhan dalam Gerakan:

 

Berdaulat: Tuhan adalah penguasa tertinggi dan memiliki kendali penuh atas segala sesuatu. Rencana dan tujuan-Nya tidak dapat dihalangi. Ini berarti kita harus melepaskan kendali diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada kedaulatan-Nya.

 

Strategis: Tuhan bergerak dengan strategi yang cermat dan tepat, memilih orang, tempat, dan waktu yang tepat untuk menggenapi rencana-Nya. Ini menuntut kita untuk peka terhadap pimpinan Roh Kudus.

 

Tiba-Tiba: Tuhan bertindak di luar dugaan dan di waktu yang tidak kita perkirakan, menuntut kita untuk senantiasa siap. "Tiba-tiba" adalah momen kepekaan akan waktu Tuhan.

 

Serentak: Tuhan mampu bergerak di berbagai tempat dan dalam berbagai dimensi pada waktu yang bersamaan. Ini mengindikasikan luasnya kuasa dan jangkauan Tuhan.

 

Spontan: Gerakan Tuhan berasal dari dalam diri kita, berupa dorongan kuat dan alami dari Roh Kudus. Ini bukan gerakan yang dipaksakan, tetapi berasal dari desakan hati yang dipimpin oleh Roh.

 

Transfer Warisan dan Generasi Penerus:

 

Warisan Rohani: Bukan hanya tentang berkat materi, tetapi pewarisan nilai-nilai, iman, karakter Ilahi, otoritas, dan dimensi rohani. Warisan ini ditransfer dari satu generasi ke generasi berikutnya.

 

Tujuan Pergerakan: Pergerakan Tuhan bukanlah tujuan akhir, tetapi sarana untuk membangkitkan generasi penerus yang mampu melanjutkan pekerjaan-Nya. Penerus ini adalah orang yang tidak hanya menerima warisan tapi juga beroperasi di dalamnya.

 

Kesinambungan: Generasi sekarang harus memastikan ada kesinambungan dalam pergerakan Tuhan, agar warisan rohani terus berlanjut. Ini berarti kita harus aktif mempersiapkan generasi penerus.

 

Membangkitkan Generasi yang Dewasa dan Berpengaruh:

 

Kedewasaan Rohani: Tuhan ingin mendewasakan orang kudus menjadi "putra-putra" yang mampu memimpin dengan hikmat dan kuasa. Kedewasaan ini tidak terjadi secara otomatis, tetapi memerlukan proses pertumbuhan dan pembelajaran.

 

Penuh Roh Kudus: Tuhan ingin memenuhi kita dengan Roh Kudus agar kita mampu berjalan dalam kuasa-Nya dan melakukan pekerjaan-Nya. Bukan hanya karunia, tapi juga pemenuhan yang membawa karakter Kristus.

 

Transformasi Bangsa: Generasi ini akan membawa transformasi bagi bangsa-bangsa, bukan hanya di bidang rohani tetapi juga sosial, ekonomi, dan politik. Ini menuntut kita untuk berani keluar dari zona nyaman dan menjadi agen perubahan.

 

Aspek Penting Lainnya:

Kebenaran Firman: Pergerakan Tuhan selalu selaras dengan Firman Tuhan. Kita tidak bisa memisahkan pergerakan Roh dari Firman-Nya.

 

Tempat Kudus: Tuhan ingin bergerak di tempat kudus (bait suci) dan memperluas pergerakan-Nya ke seluruh bumi. Ini mencakup gereja dan juga dunia.

 

Musim Tuhan: Tuhan bergerak dalam musim yang tepat, dan kita harus peka terhadap perubahan musim rohani. Ini berarti ada waktu yang tepat untuk setiap tindakan, bukan berdasar kehendak sendiri.

 

Ukuran Roh: Tuhan ingin meningkatkan ukuran Roh Kudus dalam hidup kita agar kita memiliki kemampuan untuk melakukan kehendak-Nya. Ini bukan hanya tentang karunia, tetapi juga tentang dimensi Roh dalam hidup.

 

Kekudusan: Kekudusan akan membawa rasa takut akan Tuhan dan akan menjadi dasar bagi tindakan yang benar. Kekudusan bukan hanya soal tidak melakukan dosa, tetapi juga beroperasi dalam kebenaran.

 

Roh Kesatuan: Tuhan ingin mempersatukan gereja dalam Roh Kesatuan agar kita mampu bekerja sama dalam rencana-Nya. Perbedaan denominasi atau pandangan harus dikesampingkan demi kesatuan dalam Kristus.

 

Kebangkitan: Tuhan akan membangkitkan nilai-nilai Kerajaan dan memulihkan dunia. Ini bukan hanya tentang pertobatan individu, tapi juga transformasi sistem dan struktur di bumi.

 

Jangan Berpuas Diri: Kita tidak boleh berpuas diri dengan pencapaian kita saat ini, tetapi terus mengejar lebih banyak dari Tuhan. Ini adalah panggilan untuk tidak berhenti bertumbuh dan selalu haus akan Tuhan.

 

Jangan Meremehkan Gereja: Gereja merupakan tempat pergerakan Tuhan dimulai dan sangat penting untuk diperhatikan dan dijaga. Jangan meremehkan atau mengabaikan gereja.

 

Fokus pada Tuhan: Kita harus fokus pada Tuhan dan kedaulatan-Nya, bukan pada ambisi pribadi atau pujian manusia. Ini berarti kita harus selalu mengarahkan hati dan pikiran kita pada Tuhan.

 

Harapan Masa Depan: Tuhan memberikan harapan untuk masa depan yang lebih baik dan lebih hebat, bukan hanya untuk kita sendiri tetapi juga untuk generasi yang akan datang.

 

Ciri-Ciri Nubuatan dari Gerakan Baru Tuhan:

 

Peningkatan Ukuran Roh Kudus: Roh Kudus akan memberikan kekuatan dan kemampuan lebih besar.

 

Dimensi Kekudusan: Akan muncul rasa takut akan Tuhan dan orang-orang yang tidak benar akan bertekuk lutut.

 

Roh Kesatuan: Gereja akan dipersatukan oleh Roh Kudus, melewati batas-batas denominasi.

 

Ukuran Roh Memulihkan Nilai Kerajaan: Tuhan akan memulihkan nilai-nilai kerajaan dan transformasi bangsa.

 

Aplikasi Praktis:

 

Berdoa dengan Penuh Pengharapan: Berdoa agar Tuhan bergerak secara berdaulat dan memenuhi kita dengan Roh Kudus.

 

Siap dan Peka: Peka terhadap pimpinan Roh Kudus dan siap untuk tindakan Tuhan yang tiba-tiba.

 

Transfer Warisan: Aktif mentransfer warisan rohani kepada generasi berikutnya.

 

Mengejar Kedewasaan: Berkomitmen untuk bertumbuh secara rohani dan mengejar kedewasaan dalam Kristus.

 

Berani Berubah: Berani berubah dan melepaskan cara lama demi cara baru yang dari Tuhan.

 

Bergabung dalam Kesatuan: Bergabung dengan sesama orang percaya untuk bekerja sama dalam rencana Tuhan.

 

Fokus pada Kekudusan: Mengejar kekudusan dan kebenaran dalam setiap aspek hidup.

 

Menjadi Agen Perubahan: Berani menjadi agen perubahan di lingkungan kita dan di bangsa-bangsa.

 

Sesi ini merupakan seruan yang kuat untuk umat Tuhan untuk bangkit, menerima warisan rohani, dan berpartisipasi aktif dalam rencana Tuhan untuk generasi ini dan yang akan datang, dengan kedaulatan Tuhan sebagai dasar utama.


 

 


Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...