Langsung ke konten utama

Pentingnya Firman dalam Diri - TLC Medan 27-30 Desember 2024 Sesi 2

Ringkasan  sesi 2 TLC Medan 27-30 Desember 2024

Fokus utama bagaimana Firman Allah bekerja dalam diri kita dan bagaimana kita dapat hidup dalam roh: menerima kebenaran Firman. terbukanya pikiran, jiwa, dan hati untuk menerima pekerjaan Allah, bertumbuh secara progresif dan transformatif, serta naik ke level (stature) yang lebih tinggi. Harus ada keselarasan frekuensi pikiran dengan frekuensi Firman. Keyakinan bahwa ini adalah waktu perkenanan Allah untuk membangkitkan generasi penggenap dengan menyatakan kemuliaan Allah.


Pentingnya Firman dalam Diri:

Rm 2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.

Roma 3:23 & 6:23: Upah dosa adalah maut, tapi karunia Allah adalah hidup kekal dalam Kristus. Manusia telah berdosa sejak kejatuhan di Taman Eden (sekitar 6000 tahun lalu menurut perhitungan Yahudi), sementara Rasul Paulus menulis ini sekitar 2000 tahun lalu.

Rm 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Rm 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Poin Penting: tentang Adam (dan semua manusia) tidak bisa beralasan tidak tahu Firman, karena Firman yang utuh sudah ada dalam diri manusia, bukan hanya di pikiran. Yang belum diketahui adalah pemahaman di pikiran, bukan esensi Firman itu sendiri.

Mika 6:8: Allah memberitahukan apa yang baik dan yang dituntut-Nya, yaitu berlaku adil, mencintai kesetiaan (ketaatan dalam kebenaran), dan hidup rendah hati di hadapan Allah.

"Oh Adam" (bahasa Ibrani): Menunjuk pada semua manusia yang dibuat dari debu tanah dan mengandung darah.

Firman yang utuh sudah ada dalam diri, jadi manusia harus hidup benar.

Ukuran rendah hati adalah di hadapan Tuhan, bukan manusia.

Roma 2:14-15: Bangsa-bangsa lain (bukan Israel) yang tidak punya hukum Taurat pun memiliki dorongan dari dalam untuk melakukan apa yang dituntut hukum Taurat.

Hukum Taurat tertulis dalam hati disebutkan kesadaran dari hati nurani (conscience).

Hati nurani terus bersaksi. Pikiran bisa saling menuduh atau membela, menyebabkan konflik batin.

 

Firman Lebih dari Alkitab:

Firman lebih luas, dalam, dan besar dari Alkitab. Firman memiliki otoritas, sementara Alkitab tidak.

 

Firman itu adalah nafas hidup Allah, kehidupan Allah, kepekaan Allah, dan Roh Allah.

Orang yang lahir baru tidak boleh disamakan dengan yang belum lahir baru karena Nafas hidup Allah ada dalam diri orang percaya.

 

Kisah Rasul Paulus:

Rasul Paulus adalah contoh mengerikan tentang orang yang tampaknya mustahil untuk bertobat, namun berhasil karena Nafas hidup Allah ada padanya. Paulus merasa tidak bercacat dalam hukum Taurat (tanpa kasih), padahal Yesus menggenapi hukum Taurat dengan kasih kepada Allah dan sesama.

Yesus datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, tetapi menggenapinya.

Paulus sulit menerima Yesus sebagai Mesias karena Yesus adalah orang Nazaret (kota yang dianggap jahat). Allah ingin membalikkan cara berpikir kita: pikiran kita bukanlah pikiran Allah.

Nafas Hidup Allah & Rencana Allah:

Nafas hidup Allah bukan nafas hidup kita, melainkan anugerah Allah pada kita.

Ulangan 29:29: Hal-hal yang misteri adalah bagi Tuhan, tetapi hal-hal yang tersingkapkan pasti akan Dia singkapkan.

Kejadian 1:27-28: Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya, memberkati mereka, dan memberi perintah (beranak cucu, penuhi bumi, taklukkan).

Memberkati (barak): Allah menekuk lutut melayani kita, bukan sekadar memberkati secara lahiriah.

Perintah beranak cucu: Bukan sekadar biologis, tetapi juga menghasilkan keturunan rohani yang terus-menerus menghidupi nafas hidup Allah.

Allah tidak bisa memberi perintah tanpa memberkati terlebih dahulu.

 

Yesaya 59:20-21:

20  Dan Ia akan datang sebagai Penebus untuk Sion dan untuk orang-orang Yakub yang bertobat dari pemberontakannya, demikianlah firman TUHAN.

21  Adapun Aku, inilah perjanjian-Ku dengan mereka, firman TUHAN: Roh-Ku yang menghinggapi engkau dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulutmu tidak akan meninggalkan mulutmu dan mulut keturunanmu dan mulut keturunan mereka, dari sekarang sampai selama-lamanya, firman TUHAN.

 

Inisiatif Allah untuk membuat perjanjian. Dia terikat pada sumpah atas diri-Nya sendiri.

Firman yang ada di batin tidak akan meninggalkan mulut (keturunan rohani).

Proses: Firman dari batin, menembus pikiran, perasaan, dan kehendak, selaras dengan jiwa.

Pentingnya Roh dan Bukan Jiwa:

Jiwa tidak bisa menyembah Tuhan. Menyembah Tuhan adalah tentang mengenal pribadi Allah.

Pribadi Allah sudah terungkap di batin kita saat menerima Kristus dan Roh Kudus.

Pikiran menjadi persoalan karena masih mengandalkan pikiran (botol ungu = bodoh, tolol, dungu).

Nafas hidup Allah bekerja terus, bahkan saat kita tidak sadar.

Allah memberi perintah untuk memenuhi bumi, menunjukkan rencana-Nya.

Allah membentuk manusia dari debu tanah, lalu menghembuskan nafas hidup (roh).

 

Faktor Allah vs. Berkat Lahiriah:

Banyak orang melihat berkat lahiriah sebagai ukuran keberhasilan dan penyertaan Tuhan.

Harus belajar melihat faktor Allah dalam hidup orang, bukan hanya berkat materi.

Contoh1: 2 jemaat yang sukses secara materi dan pelayanan, tetapi fokusnya bukan pada kesuksesan materi, melainkan pengorbanan dan kasih karunia Allah.

Contoh2: Lazarus (Lukas 16): Orang miskin, sakit, dan hina, namun dibenarkan oleh Tuhan.

Cara pandang yang salah menghalangi Firman sampai ke mulut.

Menerapkan Firman:

Kejadian 2:7: Allah membentuk manusia dari debu tanah, lalu menghembuskan nafas hidup (roh)

Roh hanya bisa hinggap di roh manusia.

Manusia harus mulai melatih diri hidup dalam roh, dipimpin oleh roh, karena roh kita bersama Roh Kudus akan bekerja sama.

Roh Kudus memberi tuntunan kepada roh kita (Yohanes 16:13) untuk mencapai kebenaran.

Yoh 16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Hidup oleh roh, berjalan dalam roh dan dipimpin oleh roh:

Galatia 5:16, 18, 25:

Gal 5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

Gal 5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.

Gal 5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Hidup oleh roh (zao): Mengekspresikan hal Ilahi yang berasal dari roh.

Berjalan dalam roh (sto): Bergantung pada roh.

Dipimpin oleh roh (ago): Seperti anjing jinak yang mengikuti tuannya.

Daging (tubuh dan jiwa) adalah musyawarah besar yang tidak mengundang roh, selalu memberontak.

Mulut adalah "pertarungan terakhir" antara Allah dan iblis.

Iblis tidak memiliki hikmat Allah.

 

Pesan Akhir:

Mulailah hidup dalam roh, berjalan dalam roh, dan dipimpin oleh roh.

Hentikan mengandalkan pikiran, karena pikiran adalah produk dari diri kita sendiri, bukan pikiran Allah.

Tantangan untuk hidup dalam roh, mudah karena semua sudah tersedia dari Allah.

Semua strategi, material, sudah ada dalam diri kita.

Hidup dalam roh adalah kunci untuk menggenapi rencana Allah dan memahami kebenaran yang utuh. Hal ini bukan hanya tentang memahami Firman, tetapi mengalami dan menghidupinya melalui Roh Kudus.

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...