Langsung ke konten utama

Abram dan Musuh-Musuhnya (Abram and his enemies)

Mari kita renungkan bersama dari Kejadian 14 dan ayat-ayat pendukungnya.

Kejadian 14:20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke

tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

 


Allah Yang Mahatinggi telah MENYERAHKAN MUSUHMU yaitu 4 kerajaan besar dari Sinear, dari

Babel. Abram juga berasal dari negeri Babel. Empat raja yang dikalahkan Abram, salah satunya adalah raja dari SINEAR, tempat menara Babel dibangun, dimana Nimrod menjadi dewa disana. Abram membebaskan Lot yang ditawan karena dia tinggal di Sodom. Empat raja yang bersatu untuk

menggempur Sodom yaitu Kedorlaomer dari Sinear, Babel dan sekutunya, semuanya itu dari garis

keturunannya HAM. Jadi garis keturunannya Ham ini saling bertikai. Sodom itu juga dari garis

keturunannya Ham, dia tinggal di tanah Kanaan, rupanya karena peradabannya maju dari garis

keturunan Ham ini dan mereka banyak ketidakpuasan sehingga akhirnya saling bertikai untuk

merebut dan menguasai negeri yang kaya raya yang ditempati oleh keturunannya Ham ini. Itulah yg

dilakukan oleh Kedorlaomer terhadap Sodom dan bertepatan, bersamaan Abram dipanggil keluar dari Ur Kasdim dan itu juga bukan daerahnya Sem. Apa yang dikatakan Melkisedek (Sem) semua berkaitan, yang telah menyerahkan musuhmu, apakah keempat raja itu musuhnya Abram secara lahiriah? Lebih tepatnya, mereka musuh dari 5 kerajaan yaitu Sodom dan 4 raja lainnya. Apakah Allah berdusta melalui Sem?

 

Terpujilah Allah yang telah menyerahkan MUSUHMU, berarti Kedorlaomer, Sinear dan Babel itu juga

adalah MUSUH makanya dia menyebutkan Allah Yang Mahatinggi, jadi jangan sekali kali kita hidup

dari musuh kita. Kenapa Kedorlaomer itu menjadi musuhnya Abram juga? Karena dia yang menawan Lot, dia cari gara2. Tapi ada musuh yang hanya Allah yang bisa melihatnya, ini bahaya yang terselubung. Ini yang dinyatakan oleh Sem, dikatakan oleh Sem, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu, Abram mungkin berpikir, oh jadi Tuhan yang menghancurkan, memberi kekuatan kepadaku mengalahkan 4 kerajaan. Tujuan Abram hanya ingin membebaskan Lot, tidak ada yang lain, jadi siapa musuh disini?

 

Lihat selanjutnya.

 

Ayat-ayat kunci:

Kejadian 14:19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang

Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah

menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari

semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan

ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku

bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, EMPUNYA langit dan bumi: 23 Aku tidak akan

mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau

jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya.

Yakobus 4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan

dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini,

ia menjadikan dirinya musuh Allah.

 

1 Yohanes 2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang

mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 16 Sebab semua yang ada di

dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal

dari Bapa, melainkan dari dunia. 17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang

yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

 

Yakobus 2:23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham

kepada Allah (percaya kepada apa yg dikatakan Sem, diberkatilah Abramnya Allah Yang Mahatinggi),

maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." Karena itu Abraham disebut:

"Sahabat Allah."

 

Inti Renungan:

Inti dari renungan ini adalah tentang pilihan yang harus kita buat antara bersekutu dengan Allah atau dengan dunia. Kisah Abram (Abraham) adalah contoh nyata bagaimana seseorang memilih untuk berpihak pada Allah, meskipun ada tawaran menggiurkan dari dunia.

 

1.       Mengapa Abram dengan penuh KETEGASAN MENOLAK pemberian raja Sodom? Siapa raja Sodom ini, dari garis keturunan siapa? Tinggal dimana raja Sodom ini? Ingat bahwa KANAAN itu cucunya Ham yang DIKUTUK oleh Nuh, oleh Tuhan. Jadi apa yang akan terjadi pada RENCANA Allah dalam hidup Abram jika yang DIKUTUK (SODOM) memberkati, memperkaya yang DIBERKATI (ABRAM)?

 

Penolakan Abram: Abram menolak pemberian raja Sodom karena ia PERCAYA apa yang diperkatakan Melkisedek (Sem). Ia telah lebih mengenal siapa Allah, yaitu Allah Yang Mahatinggi (El Elyon). Dia mendapat pemahaman bahwa  Abram tahu bahwa Allah lah yang telah memberikan kemenangan dan segala berkat . Lagi pula ia telah menerima janji Allah. Sedangkan berkat dari raja Sodom berasal dari dunia yang rusak. Jadi Abraham (Abramnya Allah Yang Maha Tinggi) dengan tegas menolak pemberian raja Sodom itu.

Asal usul raja Sodom: Raja Sodom adalah salah satu raja di antara bangsa-bangsa yang mendiami tanah Kanaan. Kanaan sendiri adalah cucu dari Ham, yang dikutuk oleh Nuh (Kejadian 9:20-27). Kutukan ini bukan berarti bahwa semua keturunan Ham dikutuk secara individu, tetapi lebih kepada konsekuensi dan kecenderungan dosa yang diwariskan.

Dampak jika Abram menerima pemberian raja Sodom: Berarti Abram akan berkompromi secara rohani mengkompromikan rencana Allah dalam hidup Abram. Allah-lah yang seharusnya menjadi sumber berkat Abram, bukan Sodom. Dengan menerima dari Sodom, Abram akan terikat dengan nilai-nilai duniawi yang bertentangan dengan standar dan kehendak Allah. Hal ini juga akan memberikan kesan bahwa kesuksesan Abram berasal dari dunia, bukan dari Allah. Lebih jauh, penerimaan tersebut dapat diartikan bahwa Abram setuju dengan gaya hidup Sodom yang penuh dosa. Ini akan merusak kesaksian hidupnya sebagai bapa orang beriman dan orang yang diberkati Tuhan.

 

2.       SODOM itu adalah gambaran DUNIA. Jika Abram menerima pemberian dari raja Sodom, diperkaya oleh raja DUNIA ini maka selanjutnya dia akan menjalin PERSAHABATAN dengannya. Apa yang FT katakan tentang menjalin PERSAHABATAN dengan DUNIA ini, menjadi SAHABAT DUNIA ini? (Yakobus 4:4) Apa artinya menjadi SAHABAT DUNIA ini? (1 Yohanes 2:15-16)

Persahabatan dengan dunia (Yakobus 4:4): Yakobus 4:4 dengan jelas menyatakan bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. Ini berarti bahwa kita tidak bisa mencintai Allah dan dunia sekaligus. Memilih bersahabat dengan dunia berarti bertentangan dan mengkhianati Allah.

Lebih jauh, SODOM menggambarkan kerajaan dunia; sedangkan Allah hendak memberikan Kerajaan Sorga.

Arti Sahabat Dunia (1 Yohanes 2:15-16): 1 Yohanes 2:15-16 menjelaskan bahwa mengasihi dunia berarti mengasihi apa yang ada di dalamnya, yaitu "keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup." Ini adalah nilai-nilai duniawi yang berpusat pada diri sendiri, kenikmatan sesaat, dan status sosial yang bertentangan dengan nilai-nilai kerajaan Allah. Menjadi sahabat dunia berarti menjadikan nilai-nilai dunia ini sebagai prioritas utama dalam hidup. Dengan menolak persahabatan dengan dunia, sebaliknya kita menjadi sahabat Tuhan dan hidup di dalam dan mewarisi semua nilai dan budaya kerajaan Sorga.

 

3.       Ketika saudara memilih untuk menjadi SAHABAT dunia ini, berarti saudara akan MENGASIHI DUNIA ini, maka saudara sedang menjadikan Allah sebagai apa? Mengapa banyak orang yang lebih MEMILIH bersahabat dengan dunia ini, mengasihi dunia ini daripada bersahabat dengan Allah dan mengasihiNya? Apa yang akan terjadi dengan hidup orang yang menjadi MUSUH Allah?

Menjadikan allah sebagai musuh / seteru : Ketika kita memilih menjadi sahabat dunia, kita secara otomatis menjadikan Allah sebagai musuh kita, karena kita menolak nilai-nilai dan kehendak-Nya.

Alasan orang banyak memilih dunia: Banyak orang memilih bersahabat dengan dunia karena dunia menawarkan kenikmatan sesaat, kepuasan materi, dan pengakuan sosial. Dosa seringkali tampak menarik dan menjanjikan kebahagiaan palsu. Orang juga seringkali tidak menyadari betapa besar konsekuensinya jika memilih untuk menolak Allah. Selain itu, godaan dunia seringkali lebih nyata dan langsung dirasakan, sementara kasih Allah seringkali tidak terlihat oleh mata jasmani.

Akibat menjadi musuh Allah: berarti kehilangan berkat-berkat-Nya, dan akan menjauhkan diri dari-Nya. Konsekuensinya adalah terhenti perjalanan rohani, kehilangan tujuan dan rencana Allah, kekecewaan, dan pada akhirnya, hukuman kekal, karena dirinya menjadi seteru salib. Ini karena kita telah kehilangan kasih yang mula-mula. Akibatnya iman kitalah yang digeroti secara perlahan tapi pasti, karena kecenderungan hati kita sudah berobah.

 

4.       Apa yang membuat Abram memiliki KEKUATAN untuk MENOLAK BERSAHABAT dengan raja Sodom, raja dunia? Akibatnya, apa POSISI ROHANI Abraham di mata Allah? (Yakobus 2:23)

Kekuatan Abram: Kekuatan Abram untuk menolak godaan dunia berasal dari imannya kepada Allah dan pemahamannya tentang sumber berkat  yang sejati.  Abram percaya bahwa Allah-lah satu-satunya yang dapat memberikan berkat yang kekal dan berharga. Ia lebih menghargai hubungan dengan Allah daripada harta duniawi. Inilah gambaran dari kekuatan Allah melalui intervensi dari imam besar Melkisedek. Sifat keserakahan dengan semua keinginannya telah ditaklukkan dengan memberikan sepersepuluh dari semua jarahan itu.

Posisi Rohani Abraham: Yakobus 2:23 menyatakan bahwa Abraham disebut "sahabat Allah" karena imannya yang terbukti melalui perbuatannya. Posisi sahabat diperkuat Allah dengan mengadakan perjanjian (ikat-janji / covenant) dengan Abram; dengan ini Abram menerima Allah sebagai perisai dan upahnya Imannya kepada Allah. Dan ketaatannya, telah memperhitungkannya sebagai kebenaran di hadapan Allah. Ia menunjukkan bahwa ia sungguh-sungguh percaya kepada Allah dan mengasihi-Nya.

 

5.       Jadi dalam kehidupan saudara, saudara akan selalu DIPERHADAPKAN kepada DUA PILIHAN, sebutkanlah kedua PILIHAN itu (Yakobus 4:4). Mana yang akan saudara PILIH? Apa KETETAPAN HATI saudara?

 

Dua pilihan yang selalu kita hadapi adalah:

Bersahabat dengan Allah: Memilih untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah, mencintai Dia, dan mengutamakan Kerajaan-Nya.

Bersahabat dengan dunia: Memilih untuk mengejar kesenangan duniawi, nilai-nilai yang bertentangan dengan Allah, dan mengutamakan diri sendiri (self: membesarkan diri).

Pilihan dan Ketetapan Hati: Pilihan ada di tangan kita masing-masing. Sebagai orang percaya, saya memilih persahabatan dengan Allah. Ini adalah pilihan yang membutuhkan ketetapan hati yang kuat, kesadaran bahwa dunia adalah tempat yang berbahaya bagi iman kita. Kita harus memohon kekuatan dari Roh Kudus untuk mampu menolak godaan dunia, dan terus berpegang pada nilai-nilai kerajaan Allah.

 

Kesimpulan:

Kisah Abram mengajarkan kita bahwa berkat yang sejati berasal dari Allah, bukan dari dunia. Kita harus berhati-hati terhadap tawaran dunia yang menggiurkan, karena persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. Mari kita belajar untuk mengutamakan Allah dalam segala aspek kehidupan kita dan menjadikan-Nya sahabat terbaik kita. Oleh karena itu persekutuan yang intim dengan Roh Kudus merupakan kunci yang menjaga kecenderungan hati kita hanya pada Tuhan. Iman percaya itu bergantung pada Tuhan saja.

Jadi kita perlu bertekun dalam mempercayai dan yakin dengan menyatakan kesetiaan yang bersifat taat. Inilah iman yang dimiliki Abram. Hatinya terarah kepada Allah dalam kepercayaan, ketaatan dan penyerahan yang tetap. Iman kita harus bertumbuh bukan apa adanya, tapi kita harus dari percaya “hanya bergantung pada-Nya”, tapi terus mengusahakan kepercayaan Tuhan atas diri kita, sehingga kita mengikat persabatan dengan Allah di atas dasar ikat-janji (covenant) yang dibuat-Nya dengan Abrahama. Kita menjadi “partaker” atau bagian dari ikat-janji itu. Ini yang harus kita kejar.

Semoga renungan ini bermanfaat bagi kita semua.

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...