Langsung ke konten utama

Abram dan Musuh-Musuhnya (Abram and his enemies)

Mari kita renungkan bersama dari Kejadian 14 dan ayat-ayat pendukungnya.

Kejadian 14:20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke

tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

 


Allah Yang Mahatinggi telah MENYERAHKAN MUSUHMU yaitu 4 kerajaan besar dari Sinear, dari

Babel. Abram juga berasal dari negeri Babel. Empat raja yang dikalahkan Abram, salah satunya adalah raja dari SINEAR, tempat menara Babel dibangun, dimana Nimrod menjadi dewa disana. Abram membebaskan Lot yang ditawan karena dia tinggal di Sodom. Empat raja yang bersatu untuk

menggempur Sodom yaitu Kedorlaomer dari Sinear, Babel dan sekutunya, semuanya itu dari garis

keturunannya HAM. Jadi garis keturunannya Ham ini saling bertikai. Sodom itu juga dari garis

keturunannya Ham, dia tinggal di tanah Kanaan, rupanya karena peradabannya maju dari garis

keturunan Ham ini dan mereka banyak ketidakpuasan sehingga akhirnya saling bertikai untuk

merebut dan menguasai negeri yang kaya raya yang ditempati oleh keturunannya Ham ini. Itulah yg

dilakukan oleh Kedorlaomer terhadap Sodom dan bertepatan, bersamaan Abram dipanggil keluar dari Ur Kasdim dan itu juga bukan daerahnya Sem. Apa yang dikatakan Melkisedek (Sem) semua berkaitan, yang telah menyerahkan musuhmu, apakah keempat raja itu musuhnya Abram secara lahiriah? Lebih tepatnya, mereka musuh dari 5 kerajaan yaitu Sodom dan 4 raja lainnya. Apakah Allah berdusta melalui Sem?

 

Terpujilah Allah yang telah menyerahkan MUSUHMU, berarti Kedorlaomer, Sinear dan Babel itu juga

adalah MUSUH makanya dia menyebutkan Allah Yang Mahatinggi, jadi jangan sekali kali kita hidup

dari musuh kita. Kenapa Kedorlaomer itu menjadi musuhnya Abram juga? Karena dia yang menawan Lot, dia cari gara2. Tapi ada musuh yang hanya Allah yang bisa melihatnya, ini bahaya yang terselubung. Ini yang dinyatakan oleh Sem, dikatakan oleh Sem, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu, Abram mungkin berpikir, oh jadi Tuhan yang menghancurkan, memberi kekuatan kepadaku mengalahkan 4 kerajaan. Tujuan Abram hanya ingin membebaskan Lot, tidak ada yang lain, jadi siapa musuh disini?

 

Lihat selanjutnya.

 

Ayat-ayat kunci:

Kejadian 14:19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang

Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah

menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari

semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan

ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku

bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, EMPUNYA langit dan bumi: 23 Aku tidak akan

mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau

jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya.

Yakobus 4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan

dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini,

ia menjadikan dirinya musuh Allah.

 

1 Yohanes 2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang

mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 16 Sebab semua yang ada di

dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal

dari Bapa, melainkan dari dunia. 17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang

yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

 

Yakobus 2:23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham

kepada Allah (percaya kepada apa yg dikatakan Sem, diberkatilah Abramnya Allah Yang Mahatinggi),

maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." Karena itu Abraham disebut:

"Sahabat Allah."

 

Inti Renungan:

Inti dari renungan ini adalah tentang pilihan yang harus kita buat antara bersekutu dengan Allah atau dengan dunia. Kisah Abram (Abraham) adalah contoh nyata bagaimana seseorang memilih untuk berpihak pada Allah, meskipun ada tawaran menggiurkan dari dunia.

 

1.       Mengapa Abram dengan penuh KETEGASAN MENOLAK pemberian raja Sodom? Siapa raja Sodom ini, dari garis keturunan siapa? Tinggal dimana raja Sodom ini? Ingat bahwa KANAAN itu cucunya Ham yang DIKUTUK oleh Nuh, oleh Tuhan. Jadi apa yang akan terjadi pada RENCANA Allah dalam hidup Abram jika yang DIKUTUK (SODOM) memberkati, memperkaya yang DIBERKATI (ABRAM)?

 

Penolakan Abram: Abram menolak pemberian raja Sodom karena ia PERCAYA apa yang diperkatakan Melkisedek (Sem). Ia telah lebih mengenal siapa Allah, yaitu Allah Yang Mahatinggi (El Elyon). Dia mendapat pemahaman bahwa  Abram tahu bahwa Allah lah yang telah memberikan kemenangan dan segala berkat . Lagi pula ia telah menerima janji Allah. Sedangkan berkat dari raja Sodom berasal dari dunia yang rusak. Jadi Abraham (Abramnya Allah Yang Maha Tinggi) dengan tegas menolak pemberian raja Sodom itu.

Asal usul raja Sodom: Raja Sodom adalah salah satu raja di antara bangsa-bangsa yang mendiami tanah Kanaan. Kanaan sendiri adalah cucu dari Ham, yang dikutuk oleh Nuh (Kejadian 9:20-27). Kutukan ini bukan berarti bahwa semua keturunan Ham dikutuk secara individu, tetapi lebih kepada konsekuensi dan kecenderungan dosa yang diwariskan.

Dampak jika Abram menerima pemberian raja Sodom: Berarti Abram akan berkompromi secara rohani mengkompromikan rencana Allah dalam hidup Abram. Allah-lah yang seharusnya menjadi sumber berkat Abram, bukan Sodom. Dengan menerima dari Sodom, Abram akan terikat dengan nilai-nilai duniawi yang bertentangan dengan standar dan kehendak Allah. Hal ini juga akan memberikan kesan bahwa kesuksesan Abram berasal dari dunia, bukan dari Allah. Lebih jauh, penerimaan tersebut dapat diartikan bahwa Abram setuju dengan gaya hidup Sodom yang penuh dosa. Ini akan merusak kesaksian hidupnya sebagai bapa orang beriman dan orang yang diberkati Tuhan.

 

2.       SODOM itu adalah gambaran DUNIA. Jika Abram menerima pemberian dari raja Sodom, diperkaya oleh raja DUNIA ini maka selanjutnya dia akan menjalin PERSAHABATAN dengannya. Apa yang FT katakan tentang menjalin PERSAHABATAN dengan DUNIA ini, menjadi SAHABAT DUNIA ini? (Yakobus 4:4) Apa artinya menjadi SAHABAT DUNIA ini? (1 Yohanes 2:15-16)

Persahabatan dengan dunia (Yakobus 4:4): Yakobus 4:4 dengan jelas menyatakan bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. Ini berarti bahwa kita tidak bisa mencintai Allah dan dunia sekaligus. Memilih bersahabat dengan dunia berarti bertentangan dan mengkhianati Allah.

Lebih jauh, SODOM menggambarkan kerajaan dunia; sedangkan Allah hendak memberikan Kerajaan Sorga.

Arti Sahabat Dunia (1 Yohanes 2:15-16): 1 Yohanes 2:15-16 menjelaskan bahwa mengasihi dunia berarti mengasihi apa yang ada di dalamnya, yaitu "keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup." Ini adalah nilai-nilai duniawi yang berpusat pada diri sendiri, kenikmatan sesaat, dan status sosial yang bertentangan dengan nilai-nilai kerajaan Allah. Menjadi sahabat dunia berarti menjadikan nilai-nilai dunia ini sebagai prioritas utama dalam hidup. Dengan menolak persahabatan dengan dunia, sebaliknya kita menjadi sahabat Tuhan dan hidup di dalam dan mewarisi semua nilai dan budaya kerajaan Sorga.

 

3.       Ketika saudara memilih untuk menjadi SAHABAT dunia ini, berarti saudara akan MENGASIHI DUNIA ini, maka saudara sedang menjadikan Allah sebagai apa? Mengapa banyak orang yang lebih MEMILIH bersahabat dengan dunia ini, mengasihi dunia ini daripada bersahabat dengan Allah dan mengasihiNya? Apa yang akan terjadi dengan hidup orang yang menjadi MUSUH Allah?

Menjadikan allah sebagai musuh / seteru : Ketika kita memilih menjadi sahabat dunia, kita secara otomatis menjadikan Allah sebagai musuh kita, karena kita menolak nilai-nilai dan kehendak-Nya.

Alasan orang banyak memilih dunia: Banyak orang memilih bersahabat dengan dunia karena dunia menawarkan kenikmatan sesaat, kepuasan materi, dan pengakuan sosial. Dosa seringkali tampak menarik dan menjanjikan kebahagiaan palsu. Orang juga seringkali tidak menyadari betapa besar konsekuensinya jika memilih untuk menolak Allah. Selain itu, godaan dunia seringkali lebih nyata dan langsung dirasakan, sementara kasih Allah seringkali tidak terlihat oleh mata jasmani.

Akibat menjadi musuh Allah: berarti kehilangan berkat-berkat-Nya, dan akan menjauhkan diri dari-Nya. Konsekuensinya adalah terhenti perjalanan rohani, kehilangan tujuan dan rencana Allah, kekecewaan, dan pada akhirnya, hukuman kekal, karena dirinya menjadi seteru salib. Ini karena kita telah kehilangan kasih yang mula-mula. Akibatnya iman kitalah yang digeroti secara perlahan tapi pasti, karena kecenderungan hati kita sudah berobah.

 

4.       Apa yang membuat Abram memiliki KEKUATAN untuk MENOLAK BERSAHABAT dengan raja Sodom, raja dunia? Akibatnya, apa POSISI ROHANI Abraham di mata Allah? (Yakobus 2:23)

Kekuatan Abram: Kekuatan Abram untuk menolak godaan dunia berasal dari imannya kepada Allah dan pemahamannya tentang sumber berkat  yang sejati.  Abram percaya bahwa Allah-lah satu-satunya yang dapat memberikan berkat yang kekal dan berharga. Ia lebih menghargai hubungan dengan Allah daripada harta duniawi. Inilah gambaran dari kekuatan Allah melalui intervensi dari imam besar Melkisedek. Sifat keserakahan dengan semua keinginannya telah ditaklukkan dengan memberikan sepersepuluh dari semua jarahan itu.

Posisi Rohani Abraham: Yakobus 2:23 menyatakan bahwa Abraham disebut "sahabat Allah" karena imannya yang terbukti melalui perbuatannya. Posisi sahabat diperkuat Allah dengan mengadakan perjanjian (ikat-janji / covenant) dengan Abram; dengan ini Abram menerima Allah sebagai perisai dan upahnya Imannya kepada Allah. Dan ketaatannya, telah memperhitungkannya sebagai kebenaran di hadapan Allah. Ia menunjukkan bahwa ia sungguh-sungguh percaya kepada Allah dan mengasihi-Nya.

 

5.       Jadi dalam kehidupan saudara, saudara akan selalu DIPERHADAPKAN kepada DUA PILIHAN, sebutkanlah kedua PILIHAN itu (Yakobus 4:4). Mana yang akan saudara PILIH? Apa KETETAPAN HATI saudara?

 

Dua pilihan yang selalu kita hadapi adalah:

Bersahabat dengan Allah: Memilih untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah, mencintai Dia, dan mengutamakan Kerajaan-Nya.

Bersahabat dengan dunia: Memilih untuk mengejar kesenangan duniawi, nilai-nilai yang bertentangan dengan Allah, dan mengutamakan diri sendiri (self: membesarkan diri).

Pilihan dan Ketetapan Hati: Pilihan ada di tangan kita masing-masing. Sebagai orang percaya, saya memilih persahabatan dengan Allah. Ini adalah pilihan yang membutuhkan ketetapan hati yang kuat, kesadaran bahwa dunia adalah tempat yang berbahaya bagi iman kita. Kita harus memohon kekuatan dari Roh Kudus untuk mampu menolak godaan dunia, dan terus berpegang pada nilai-nilai kerajaan Allah.

 

Kesimpulan:

Kisah Abram mengajarkan kita bahwa berkat yang sejati berasal dari Allah, bukan dari dunia. Kita harus berhati-hati terhadap tawaran dunia yang menggiurkan, karena persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah. Mari kita belajar untuk mengutamakan Allah dalam segala aspek kehidupan kita dan menjadikan-Nya sahabat terbaik kita. Oleh karena itu persekutuan yang intim dengan Roh Kudus merupakan kunci yang menjaga kecenderungan hati kita hanya pada Tuhan. Iman percaya itu bergantung pada Tuhan saja.

Jadi kita perlu bertekun dalam mempercayai dan yakin dengan menyatakan kesetiaan yang bersifat taat. Inilah iman yang dimiliki Abram. Hatinya terarah kepada Allah dalam kepercayaan, ketaatan dan penyerahan yang tetap. Iman kita harus bertumbuh bukan apa adanya, tapi kita harus dari percaya “hanya bergantung pada-Nya”, tapi terus mengusahakan kepercayaan Tuhan atas diri kita, sehingga kita mengikat persabatan dengan Allah di atas dasar ikat-janji (covenant) yang dibuat-Nya dengan Abrahama. Kita menjadi “partaker” atau bagian dari ikat-janji itu. Ini yang harus kita kejar.

Semoga renungan ini bermanfaat bagi kita semua.

Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...